Menulis Puisi Bebas Dengan Media Gambar


Sinopsis

Program ini berisi cuplikan pembelajaran dengan pokok bahasan Menulis Puisi. Dalam awal pembelajaran, Guru memancing imajinasi para siswa dengan beberapa video terkait dengan topik yang dibahas, yakni Tukang Jamu Gendhong, Penjual Skoteng, dan Kehidupan Petani. Media gambar tersebut dipilih guru berhasil memancing perhatian siswa sehingga ketika guru meminta para siswa menulis puisi bebas dengan topik yang ditentukan, yakni kemiskinan, para siswa dapat mengerjakannya dengan mudah.

Mengapresiasi cerpen. Siswa langsung diberikan sebuah cerpen untuk dibaca secara pribadi. Setelah itu, ketika membahas unsur intrinsiknya, mereka dibentuk dalam kelompok-kelompok. Dengan cara ini, semua siswa dapat dengan jelas menangkap materi pembelajaran dan menjelaskan dengan benar unsur-unsur tersebut atas dasar apresiasi secara langsung.

Alternatif pemecahan kasus pembelajaran yang terdapat pembelajaran pertama. Di dalam alternatif pembelajaran tersebut, diperlihatkan bagaimana proses pembelajaran menulis  dengan menggunakan puisi sebagai medianya. Penggunaan puisi sebagai media pembelajaran menulis membuat siswa tertarik, senang, aktif, dan kreatif dalam menulis cerita.

Anda tertarik untuk mengetahui secara lengkap proses pembelajaran tersebut? Silakan Anda simak baik-baik video berikut. Selamat menyimak dan semoga Anda mendapatkan pencerahan dari tayangan video tersebut.

Ditulis oleh: -

FORUM DISKUSI


Pakar Dosen:

Media merupakan komponen penting di dalam sebuah pembelajaran. Salah satu ciri Guru profesional memiliki kemampuan memilih dan menggunakan media yang tepat di dalam pembelajarannya. Video pembelajaran ini menggambarkan bahwa guru memiliki keterampilan tersebut di dalam menyampaikan materi pelajaran menulis puisi.

Dalam tayangan ini proses pembelajaran yang dilakukan guru sangat baik sejak awal pembelajarn sampai akhir, hanya penutupnya atau umpan balik tidak tampak. Sedikit mungkin bisa disebut kelemahan yaitu guru lebih fokus pada tokoh-tokoh dalam media, bukan kepada tujuan belajar puisi dan kandungannya. Pendekatan, strategi, metode, dan media serta evaluasi yang digunakan  sudah tepat. Sayangnya hanya satu siswa yang menjadi contoh, mungkin karena kurangnya waktu tayang. Akan halnya kurikulum, bagi seorang guru profesional kurikulum manapun yang berlaku tidak akan menghalangi kreativitasnya.

Secara umum tayangan video pembelajaran puisi ini sudah sangat baik, gurunya bagus, para siswanya juga cerdas. Sedikit perlu ditambahkan adalah informasi kepada siswa tentang apa itu puisi, manfaat, dan kandungan (unsur-unsur) puisi yang harus juga dimiliki siswa secara bertahap. Sedikit yang perlu diperhatikan fokus guru di dalam pembelajaran harus kuat. Puisi adalah yang utama, komponen lain merupakan pendukung.

Ditulis oleh: - Lis Setiawati

Pakar Guru

-

Ditulis Oleh: -