0 Comments

Sinopsis

Program ini menggambarkan siswa yang tidak peduli dengan sampah yang berserakan di halaman sekolah dan membuang sampah sembarangan. Untuk mengatasi masalah ini, guru dapat melakukan pembelajaran untuk menanamkan pembiasaan menjaga kebersihan melalui bentuk permainan ”kompetitif area”, yaitu dengan membagi siswa menjadi kelompok kecil dan berlomba untuk melakukan pembersihan lingkungan sekolah / area masing-masing.

Dadang Sukirman

Dari tayangan yang ada, tidak ada proses pembelajaran, dikarenakan dalam tayangan siswa langsung berada di luar kelas, kebanyakan mereka sedang bermain. Guru keluar kelas dan langsung memperingatkan siswa untuk tidak membuang sampah sembarangan. Tayangan ini lebih mengutamakan pendidikan karakter dimana siswa diharapkan mempunyai sikap kerja sama, disiplin, dan pembiasaan diri dalam hal kebersihan.

Drs. Hanafi, M.Pd.

  1. Tidak ada berdoa sebelum belajar dan penutup selesai belajar.
  2. Tidak ada evaluasi diakhir kegiatan belajar.
  3. Sesuai peserta didik.
  4. Sesuai kurikulum.

Ranny Indriany Syam S, S.Pd.

One Reply to “Pembelajaran Model Kompetitif

  1. Nama : Nina Triana
    NIM : 860718099

    Video ini menunjukkan penerapan model pembelajaran kompetitif yang bertujuan meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa melalui suasana persaingan. Dalam model ini, siswa didorong untuk berpartisipasi aktif dan berusaha memberikan hasil terbaik karena adanya unsur kompetisi. Hal ini sejalan dengan konsep pembelajaran kompetitif yang menekankan persaingan sehat untuk mencapai prestasi belajar yang lebih baik

    Pembelajaran terlihat lebih hidup karena siswa menjadi lebih semangat dalam mengikuti kegiatan. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, model kompetitif juga dapat menimbulkan ketimpangan, di mana siswa yang lebih aktif mendominasi sementara siswa lain menjadi pasif.

    Kelebihan
    Meningkatkan motivasi dan semangat belajar siswa
    Mendorong siswa untuk aktif dan berpartisipasi
    Menumbuhkan sikap kompetitif yang positif
    Suasana kelas menjadi lebih hidup dan dinamis

    Kekurangan
    Ada kemungkinan siswa kurang percaya diri menjadi pasif
    Siswa yang pintar cenderung mendominasi
    Guru kurang mengontrol agar kompetisi tetap sehat dan adil
    Tidak ada apersepsi dan penutup yang jelas

    Saran
    Guru perlu menekankan kompetisi yang sehat, bukan saling mengalahkan
    Mengombinasikan dengan kerja kelompok (kooperatif)
    Memberikan apresiasi kepada semua siswa, bukan hanya pemenang
    Menambahkan refleksi dan evaluasi di akhir pembelajaran

    Kesimpulan

    Secara keseluruhan, model pembelajaran kompetitif dalam video ini sudah baik karena mampu meningkatkan semangat belajar siswa. Namun, pembelajaran akan lebih efektif jika guru dapat mengelola kompetisi secara seimbang agar semua siswa tetap terlibat dan merasa dihargai.

Tuliskan komentar anda disini