Sinopsis
Program ini berisi gambaran tentang seorang guru IPA di SMP yang kebingungan karena siswanya tidak ada yang dapat menjawab pertanyaannya bahkan tidak mendengarkan penjelasannya (tidak focus). Solusi yang ditawarkan dalam program ini untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan beberapa langkah, yaitu: memetakan anak yang tidak focus untuk menjadi pusat perhatian dan siswa didekati secara individual lalu guru mengadakan pendekatan secara persuasif pada siswa yang tidak focus tersebut.
Hartinawati
Memberikan alternatif solusi untuk guru yang siswanya tidak fokus dalam mengikuti pelajaran.
Pada saat membuka pelajaran, guru tidak menjelaskan tujuan pembelajaran. Dapat dikatakan guru tidak melakukan apersepsi, tapi guru menutup pelajaran dengan baik, yaitu memberikan motivasi belajar (mengerjakan PR) agar nilai akhir terbantu.
Guru menggunakan strategi yang tepat dalam menyelesaikan masalah. Guru melakukan refleksi setelah mengajar, kemudian mencoba mendekati siswa yang tiak fokus belajar. Setelah memahami masalahnya, guru memberikan perhatian khusus dan memotivasi siswa-siswa yang kurang fokus.
Video ini bagus sebagai video pembelajaran, perlu ditonton oleh guru yang mempunyai masalah yang sama, yaitu siswa dikelasnya tidak fokus dalam belajar.
Yang perlu dicontoh dari guru dalam video ini adalah:
Guru selalu melakukan refleksi kemudian mencoba mencari solusi dengan terlebih dulu mencari tau masalah siswa.
Saran:
Sebaiknya guru tidak pelit dalam memberikan pujian sebagai penguatan
Deetje Sunarsih
Nama: Parida Herianti Gurning
NIM: 501574259
Prodi: Magister Pendidikan Dasar
UPBJJ: Medan
Pada situasi yang ada divideo saya melihat siswa yang tidak fokus belajar dan mendengarkan guru. Hal ini sering terjadi pada proses pembelajaran dikelas. Yang saya temukan, guru tersebut cepat memahami situasi kelasnya dan mencoba menarik siswa dari pekerjaan nya yang lain dengan memberikan pertanyaan pada siswa yang dilihatnya tidak fokus. Guru tersebut juga memiliki pemikiran terbuka dengan praktik mengajarnya dengan merefleksikan dirinya, mengapa anak saya tidak fokus dalam pelajaran? apa yang harus saya lakukan? Guru tersebut melakukan pendekatan secara langsung dengan siswa diluar kelasnya untuk mengetahui permasalahan siswa tersebut. Dengan memberikan pertanyaan (tidak menyudutkan) sehingga siswa bisa lebih terbuka menyuarakan kesulitannya. Saya merasa langkah guru tersebut sudah tepat.
Alternatif solusi lainnya adalah mengintegrasikan Pembelajaran Sosial Emosional pada pembelajaran. Salah satunya dengan menerapkan Teknik STOP/ Body Scanning. Yang ditujukan untuk menciptakan konsentrasi belaajar siswa serta menjadikan siswa lebih fokus. Terima kasih.
Nama : JUNI NETRIL
NIM : 501132738
Prodi : Magister Pendidikan Dasar
Berdasarkan video tersebut, saya lihat dalam vidio guru dalam mengajar terlalu banyak ceramah sehingga siswa didalam kelas tersebut bosan dan Mereka sibuk sendiri dengan kegiatan masing-masing sehingga tidak fokus dengan penjelasan guru yang mana guru kurang aktif dalam melakukan PBM tidak ada menggunakan media yang bisa membuat siswa semangat dalam belajar sebaiknya kita sebagai seorang guru harus bisa mengkondisikan kelas yang kita ajar terlebih dahulu dan bisa membuat siswa bersemangat dan aktif dalam PBm tersebut,baru kita bisa memasukan materi yang akan kita berikan kepada siswa. dengan melihat situasi yang seperti itu guru mecari inisiatif untuk bertanya pada jam saat istirahat guru mendekati siswa dan bertanya apa yang menyebabkan mereka tidak fokus saat belajar. Siswa tersebut ada yang menjawab tentang permasalahan yang dihadipinya di rumah dan PR yang terlalu banyak. Kemudian guru menasehati mereka, tentang fokus terhadap pembelajaran. Setelah mengetahui permasalahan anak-anak tersebut maka guru dapat menemukan solusi untuk membuat anak-anak fokus pada pembelajaran. Seorang guru harus membuka dirinya untuk siap menjadi teman bagi anak dari permasalahan yang anak hadapi diluar. Pendekatan pembelajaran dapat diubah menjadi semenarik mungkin agar anak tidak bosan dan menjadi fokus untuk belajar,guru harus bisa memberikan perhatian kusus kepada siswa yang membutuhkan perhatian agar dalam belajar bisa lebih efektif dan PMB bisa menjadi nyaman sesuai dengan profil pelajar pancasila.
Nama : Winda Oktavia
Nim : 501132923
Prodi : Magister pendidikan Dasar
Berdasarkan Video yang telah saya lihat, Tentunya kita sebagai guru juga pernah mengalami hal yang demikian. Hal ini disebabkan karena guru kurang melakukan persiapan sebelum mengajar,di dalam video tersebut guru terlalu banyak menggunakan metode ceramah sehingga siswa merasa bosan dan sibuk sendiri dengan kegiatan masing-masing dan tidak mendengarkan guru menjelaskan pembelajaran sehingga siswa tidak merespon guru dalam kegiatan belajar mengajar ,hal ini terlihat disaat guru bertanya siswa kebingungan untuk menjawab pertanyan tersebut. Untuk itu kita sebagai guru harus berusaha supaya pembelajaran lebih bermakna,pembelajaran sesuai dengan kebutuhan murid,minat dan bakat peserta didik.
pembelajaran lebih menarik bagi siswa apabila guru mampu memenuhi kebutuhan siswa dalam belajar dengan melakukan persiapan terlebih dahulu , perlunya menyesuaikan materi dengan pendekatan dan metode pembelajaran yang sesuai.
Nama: Amri Saleh
NIM: 501133008
Prodi: Magister Pendidikan Dasar
Dari Vidio yang saya lihat, Guru tidak menjelaskan tujuan pembelajaran dan tidak mampu memotivasi peserta didik dalam proses pembelajaran. Guru menggunakan metode ceramah. Padahal pembelajaran IPA tentang Ciri-ciri makhluk hidup dapat dilakukan dengan cara diskusi kelompok dengan menggunakan lembar kerja siswa. apalagi peserta didik yang sedang berada di dalam kelas adalah peserta didik SMP. Media pembelajaran juga belum digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran. Walaupun demikian, guru sudah mau refleksi diri terhadap pembelajaran yang sudah dilakukan dengan menghampiri peserta didik dan bertanya jawab terhadap masalah yang sedang dihadapinya. Walaupun demikian, guru belum mengajak peserta didik untuk terlibat aktif dalam melaksanakan proses pembelajaran yang ada. Sebaiknya peserta didik di ajak berdiskusi dalam kelompok dan mengerjakan lembar kerja yang berisi pertanyaan tentang ciri-ciri makhluk hidup sehingga peserta didik dapat terlibat langsung dapat proses menemukan.
Masukan dan saran saya terhadap vidio pembelajaran IPA di SMP adalah, guru harus mengajak peserta didik terlibat aktif dalam proses pembelajaran dengan berdiskusi kelompok, presentasi, dll sehingga proses menemukan dalam pembelajaran dapat tersimpan dalam memori. Pembelajaran dalam menggunakan media pembelajaran seperti gamabr, dan vidio pembelajaran karena pembelajaran yang ideal merupakan pembelajaran yang mampu medorong kreativitas anak secara keseluruhan, membuat siswa aktif, mencapai tujuan pembelajaran secara efektif dan berlangsung dalam kondisi menyenangkan.
Nama : Dinny Sela Seftiani
NIM : 501223231
Prodi : Magister Pendidikan Dasar
Pada video tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa anak tidak fokus mendengarkan ketika guru menjelaskan karena kurangnya kepekaan persiapan guru sebelum pembelajaran dimulai. Sebaiknya, guru memberikan kesempatan kepada siswa agar mempersiapkan secara maksimal sebelum pembelajaran dimulai. Dan metode yang digunakan oleh guru sedikit banyak menjenuhkan karena hanya menggunakan metode ceramah. Biasanya, metode ini akan menghilangkan fokus anak saat belajar karena anak bersifat pasif saat proses pembelajaran.
Berdasarkan video tersebut, saya lihat dalam video guru dalam mengajar terlalu banyak ceramah sehingga siswa didalam kelas tersebut bosan dan Mereka sibuk sendiri dengan kegiatan masing-masing sehingga tidak fokus dengan penjelasan yang diberikan oleh guru yang mana guru kurang aktif dalam melakukan PBM disamping itu gurupun tidak menggunakan media pembelajaran yang cocok.
Kendala dalam menghadapai siswa yang tidak fokus dalam pembelajaran pasti pernah di alami semua guru. Salah satu cara untuk menghadapi siswa yang demikian adalah dengan mendekatinya secara personal dan menanyakan masalah apa yang dialaminya. selain itu membuat suasana belajar yang nyaman dan menarik: Guru dapat membuat suasana belajar yang lebih menarik dengan memanfaatkan media pembelajaran yang berbeda, seperti gambar atau video, dan juga menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan menarik.
kemudian guru juga harus mampu melibatkan anak dalam proses belajar: Guru juga dapat melibatkan anak dalam proses belajar dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk berdiskusi, bertanya, dan berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Dengan cara ini, anak akan merasa lebih termotivasi dan terlibat dalam pembelajaran. Cara lain adalah dengan memberikan penguatan positif juga dapat membantu memperbaiki konsentrasi mereka. Penguatan positif bisa berupa pujian atau hadiah kecil yang bisa meningkatkan semangat anak untuk terus fokus dalam pembelajaran.
Nama : Sufina Siti Zulfa
NIM : 501223113
Prodi : Magister Pendidikan Dasar
Berdasarkan video di atas mengenai permasalahan siswa yang tidak fokus memperhatikan guru di saat pembelajaran IPA.
Penyebab dari masalah tersebut
1. Guru melakukan pembelajaran secara klasikal, metode pembelajaran yang dilakukan guru kurang menarik secara visual, dan guru kurang peka terhadap siswa.
2. Masalah pribadi pada setiap siswa, seperti masalah keluarga, masalah emosional yang dapat mengganggu kemampuan siswa untuk fokus dalam pembelajaran.
3. Kondisi kesehatan, kurang istirahat yang mempengaruhi konsentrasi dapat menyebabkan siswa tidak fokus.
Dari permasalahan tersebut sehingga guru perlu melakukan beberapa tindakan antara lain :
1. Guru melakukan pendekatan khusus terhadap siswa yang tidak fokus dalam kegiatan belajar, guru mencari tahu penyebab ketidak fokusan.
2. Kembangkan hubungan yang positif, guru memberikan dukungan emosional. Guru menjadi pendengar yang baik bagi siswanya yang memiliki masalah.
3. Buat pembelajaran yang menarik dan relevan. Guru berusaha memberikan materi pelajaran yang menarik, interaktif, dan relevan dengan kehidupan siswa. Gunakan metode pembelajaran yang menarik seperti penggunaan media visual, permainan, dan diskusi kelompok.
4. Berikan umpan balik yang positif dan berikan umpan balik yang positif saat siswa fokus dan berpartisipasi aktif dalam pembelajaran
2.
Mira Sasmita 501133133
Dari video diatas saya melihat dimana guru fokus terhadap materi tidak memperhatikan anak anak jadi tidak ada interaksi , tidak ada nya hubungan emosional. Jadi anak anak tidak fokus terus dengan hanya memakai metode ceramah sihingga pelajaran tidak bermakna sebaiknya sebalum memulai pelajaran minta pendapat anak anak ingin pembelajaran seperti apa dan berikan topik terlebih dahulu lalu metode apa yg anak mau pakai untuk bisa membuat pembelajaran lebih menarik. Lakukan pendekatan cari tau permasalahan yang terjadi dengan anak bangun komunikasi baik dengan demikian anak anak akan lebih peka dengan kita jadikan guru sebagai mitra
Nama: NUR AZIZAH
NIM: 501333173
Prodi: MAGISTER PENDIDIKAN DASAR
Kendala dalam menghadapai siswa yang tidak fokus dalam pembelajaran pasti pernah di alami semua guru. Salah satu cara untuk menghadapi siswa yang demikian adalah dengan mendekatinya secara personal dan menanyakan masalah apa yang dialaminya. selain itu membuat suasana belajar yang nyaman dan menarik: Guru dapat membuat suasana belajar yang lebih menarik dengan memanfaatkan media pembelajaran yang berbeda, seperti gambar atau video, dan juga menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan menarik.
kemudian guru juga harus mampu melibatkan anak dalam proses belajar: Guru juga dapat melibatkan anak dalam proses belajar dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk berdiskusi, bertanya, dan berpartisipasi aktif dalam pembelajaran. Dengan cara ini, anak akan merasa lebih termotivasi dan terlibat dalam pembelajaran. Cara lain adalah dengan memberikan penguatan positif juga dapat membantu memperbaiki konsentrasi mereka. Penguatan positif bisa berupa pujian atau hadiah kecil yang bisa meningkatkan semangat anak untuk terus fokus dalam pembelajaran.
Mira Sasmita 501133133
Menurut saya tentang video dimana anak anak tidak memperhatikan guru saat pembelajaran karena disisi tidak adanya hubungan emosional antara guru dan anak guru sibuk menyampaikan materi tampa melihat sejauh mana paham terhadap yang kita sampaikan , tugas guru tidak saja menyampaikan materi tapi bagaimana kita bisa menuntun murid agar bisa saling komunicative dan berinteraksi satu sama lain agar hubungan sosial dapat tercipta. Kita jadikan murid kita mitra apa yang menyebabkan anak tidak mengerti ada faktor eksternal dan internal sehingga tujuan pembelajaran dapat tercipta dan pembelajaran lebih memyennagkan