silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar
Sinopsis
Program ini menggambarkan seorang guru Taman Kanak-kanak yang sedang menangani anak yang tidak percaya diri atas hasil belajarnya. Tampak bahwa guru itu berupaya mendekati anak. Guru memberikan penguatan dengan cara memotivasi anak, menanyakan kepada anak jika masih ragu atau tak mengerti atas tugasnya, memberikan motivasi pada kreativitas anak dengan cara meminta anak untuk melakukan pilihan aktivitas lain yang dapat dilakukan, memberikan saran untuk menggambar sesuatu yang disukai anak yang masih berhubungan dengan tema awal dan mengeksplorasi hal lain yang bisa dibuat terkait dengan tema menggambar yang sedang ditugaskan kepada anak.
Dwi Astuti
–
–
Dalam tayangan tersebut, kegiatan belajar mengajar dalam sebuah kelas sudah terlihat jelas. Strategi, pendekatan dan metode pembelajaran sudah bagus, guru aktif memberi motivasi dan stimulasi untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dalam melakukan sesuatu. Media yang dipergunakan sebaiknya lebih diperkaya. Dan di akhir pembelajaran, evaluasi perlu ditambahkan untuk lebih menumbuhkan rasa percaya diri anak anak, dengan memberikan kesempatan anak bercerita tentang hasil karya yang dibuatnya sendiri.
Harimurti
Nama : Lia Anggraini
Nim. : 859508206
Judul : Anak Tidak Percaya diri
Menurut saya vidio pembelajaran di atas sangatlah menginspirasi sebab sebagai guru baru yang baru saja terjun didunia pendidikan seperti saya ini , sangat membantu saya bagaimana caranya pendekatan ke anak anak yang memang kurang percaya diri .
Bahkan saya sempat mengalami kesulitan dimana sebagian banyak anak anak ini dapat memperlamban jalannya kegiatan pembelajarab sebab saya kesulitan menangani anak anak seperti ini .. setelah saya melihat ini saya jadi semangat terus tanpa menyerah dalam menghadapi anak anak yang memaang pada dasarnya ingin lebih di perhatikan dan masih mencari rasa aman dan kenyamanan di diri kita sebagai pendidik .
Menurut saya video tersebut sangat membantu serta menjadikan inspirasi bagi kami para guru dalam menghadapi anak-anak yang memiliki rasa kurang percaya diri. didalam video tersebut dijelaskan bagaimana cara menangani anak yang kurang percaya diri serta diberikan beberapa contoh bagaimana menangani anak-anak kurang percaya diri dalam melakukan kegiatan. Diantaranya :
– Guru membantu anak dalam mengungkapkan imajinasinya saat menggambar atau mewarnai.
– Guru mengarahkan dan memberi masukan kepada anak-anak yang kurang percaya diri atas pekerjaannya.
– Guru selalu setia mendampingi dan memberi dukungan kepada anak-anak yang kurang percaya diri agar terus bisa berkembang dan maju.
Sehingga seiring berjalannya waktu, anak-anak yang kurang percaya diri akan menemukan jati dirinya serta dapat mandiri dengan sendirinya.
Video ini memberikan gambaran yang inspiratif tentang pendekatan guru PAUD dalam menangani anak yang kurang percaya diri atas hasil belajarnya. Guru tersebut menunjukkan empati dengan mendekati anak secara personal dan memberikan motivasi melalui penguatan positif. Dengan sabar, guru bertanya untuk memastikan pemahaman anak terhadap tugas, sekaligus memberikan ruang bagi anak untuk mengeksplorasi kreativitasnya. Pendekatan ini tidak hanya membantu anak merasa lebih nyaman, tetapi juga mendorong anak untuk berani mencoba hal baru yang sesuai dengan minatnya, seperti menggambar sesuatu yang disukai namun tetap relevan dengan tema. Strategi ini mencerminkan praktik pengajaran yang mendukung kebutuhan emosional dan perkembangan individu anak, serta menjadi contoh baik dalam membangun rasa percaya diri dan kreativitas anak di usia dini.
Nama : Stefany yohana Simanjuntak
NIM : 859795793
Setelh saya menonton video ini, ssya rahu bahwa untuk bisa melakukan pendekatan kepada anak PAUD adalah hal yang sangat luar biasa, dimana guru dapat peka dan mengerti kemauan serta gerak gerik tubuh anak saat anak merasa terganggu.. motivasi dan dorongan dari guru sangatlh mempengaruhi rasa percaya diri anak dalam belajar.
Nama : Reni Deswita
Nim : 856223956
Video ini sangat informatif dan membantu guru memahami cara mendukung anak yang kurang percaya diri.Guru dapat memotivasi anak sehingga kreativitas anak dapat muncul dan semangat, Guru terus bertanya dan mengeksplorasi kemampuan anak.Guru juga perlu menciptakan suasana kelas yang nyaman, sehingga anak tidak takut salah atau dibandingkan dengan teman-temannya.
secara keseluruhan, video ini bermanfaat dan memberikan inspirasi bagi para pendidik untuk lebih memperhatikan aspek kepercayaan diri dalam proses belajar mengajar.
Nama : Fri Corina Sandrawati
NIM : 859946247
Menurut saya apa yang disampaikan dalam video informatif dan inspiratif. Beberapa upaya lain yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan kepercayaan diri anak antara lain:
1. Guru memahami bahwa anak sedang berproses sehingga tidak memaksa anak untuk mendapatkan hasil yang sempurna.
2. Guru menghargai setiap hasil karya yang dibuat anak.
3. Guru memberikan umpan balik terhadap hasil karya anak, yang diberikan dengan bahasa positif.
4. Guru memberikan kesempatan kepada anak untuk menghasilkan karya sesuai imajinasinya.
5. Guru memberikan penghargaan, afirmasi positif terhadap proses belajar yang sudah dilakukan anak.
Dari video di atas terlihat bahwa kegiatan belajar mengajar sudah efektif, guru aktif memberi motivasi dan stimulasi untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dalam melakukan sesuatu. Berikut adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan rasa percaya diri pada anak: 1) Menjadi contoh yang baik: Tunjukkan kepada anak bahwa Anda bisa menyelesaikan tugas dengan semangat dan optimis. 2) Berikan pujian: Pujilah anak untuk setiap usaha yang dilakukannya, termasuk saat mereka mengalami kegagalan. 3) Ajarkan tanggung jawab: Ajarkan anak untuk disiplin dan bertanggung jawab.
Dukung minat dan bakat: Bantu anak menemukan minatnya dan dukung bakatnya. 4) Dorong anak mengambil keputusan: Biarkan anak memilih dan membuat keputusan sendiri. 5) Ajarkan cara menyelesaikan masalah: Ajarkan anak cara menyelesaikan masalah dan menghadapi kesalahan. 6) Beri pengertian bahwa setiap anak spesial: Beri pengertian kepada anak bahwa setiap anak memiliki keunikannya sendiri. 7) Ciptakan lingkungan yang positif: Ciptakan lingkungan rumah yang penuh dengan dukungan, apresiasi, dan komunikasi yang baik. 8) Bermain bersama: Bermain bersama dapat membantu anak merasa lebih percaya diri.
Dari video di atas menunjukkan bahwa guru memberikan stimulasi kepada anak untuk menumbuhkan rasa percaya dirinya seperti main bersama dengan teman, memberikan kesempatan kepada anak untuk mengambil keputusan, cara menyelesaikan masalah yang dihadapi
Nama: Eka Yuanita Putri
Nim : 857328219
Video ini sangat bagus dalam memberi parenting bagaimana kita berhadapan dan cara menanggulangi anak yang kurang percaya diri.
Beberapa tambahan dari saya untuk kita bersama-sama dengan tujuan yg baik. Dalam menghadapi anak yg kurang percaya diri kita harus rajin dan sering melibatkan anak dalam berbagai kegiatan. Walau terkadang sulit dan kaku, jika kita terus menerus melakukan, mencoba, dan dilakukan secara berkala anak lambat laun akan berkembang dengan diri nya sendiri. Berilah pujian atas hasil karyanya atau apresiasi segala pencapaian nya. Afirmasi kan setiap hari dengan kata-kata positif agar mereka lebih bersemangat dan yakin bisa melakukan segala hal dengan baik. Membuat kegiatan pembelajaran secara berkelompok agar anak terbiasa dna bangga turut serta disetiap kegiatan.
Nama: Suryanti Setiyoningsih
NIM: 859015282
Setelah saya melihat video diatas dengan judul ANAK TIDAK PERCAYA DIRI, dimana menjelaskan bahwa tampak bahwa guru dapat mendekatkan diri pada anak yang bermasalah atau anak yang tidak percaya diri cenderung tidak kreatif. Kondisi ini tentunya perlu diperbaiki mengingat Anak Usia Dini adalah periode penting untuk penanaman kepercayaan diri/ Self Estime.
Maka guru dapat menanyakan kepada anak jika masih ragu atas tugas yang diberikan.
Guru memberikan saran untuk menggambar yang disukai meskipun tidak sesuai dengan tema saat itu.
Guru memotivasi kreativitas anak dengan cara meminta anak untuk menggambar sesuatu yang paling di sukai anak.
Guru mencoba mengeksplorasi hal lain yang bisa dibuat terkait dengan tema menggambar yang ditugaskan kepada anak.
Lakukan pendekatan kepada anak dengan cara memotivasi bahwa anak pasti bisa menggambar sendiri. Pada anak bermasalah guru meminta anak untuk menggambar hal yang disukai dan bisa dilakukan oleh anak.
Pada beberapa kasus terutama pada anak baru masuk sekolah, anak belum dapat menggambar dengan baik karena motorik halus belum berkembang dengan sempurna maka gambar anak hanya berupa corat coret atau berupa garis.
Dalam hal ini guru dapat meminta anak untuk mengerjakan hasil coretan yang dibuatnya dan menuliskan judul karya anak tersebut di kertas gambarnya karena anak belum bisa menulis sendiri.
Jika diperlukan ajak anak-anak untuk menggambar di luar kelas atau menggambar di sekitar sekolah dan biarkan anak menggambar apapun yang mereka sukai. Hal ini sangat baik untuk mengembangkan daya kreatif anak dan menghindarkan dari kebosanan.