2 Comments

Sinopsis

Video ini berisi tentang pemecahan masalah dalam strategi pembelajaran berbicara di kelas III SD, yaitu cara menyampaikan pesan yang di peroleh dari penelpon. Pada waktu berlatih menerima telepon siswa mendapat pesan dari penelpon. Karena dia tidak mencatat pesan yang di terimanya, maka pesan tersebut tidak jelas penyampaiannya. Guru memberikan petunjuk-petunjuk agar siswa dapat bertelepon dan menerima telpon dengan benar. Pada hakikat nya bertelepon adalah berkomunikasi dengan orang lain yang berjarak jauh . Kecermatan menerima pesan sangat di perlukan.

Apakah anda pernah melakukan pembelajaran dengan tema “bertelepon” ? Bagaimana cara anda melakukan proses pembelajarannya? Ayo berbagi dengan guru-guru lain dengan cara menuliskan pengalaman atau komentar anda! 

Dra. Zulfahnur Z.F., M.Pd.

2 Replies to “Bagaimana Cara Menyampaikan Pesan yang di Peroleh dari Penelepon

  1. Nama : Nina Triana
    NIM : 860718099

    Video “Bagaimana Cara Menyampaikan Pesan yang Diperoleh dari Penelepon” menunjukkan pentingnya ketelitian dalam menerima dan menyampaikan pesan. Pembelajaran sudah baik karena menggunakan praktik langsung, namun siswa masih perlu dibiasakan mencatat pesan agar informasi tidak keliru.

  2. Nama: Wiewid Wiarni, NIM: 856101188, UPBJJ: Batam

    1. Video tersebut berisi pembelajaran tentang cara menerima dan menyampaikan pesan dari telepon. Di awal, diceritakan Maya menerima telepon dari Anisa yang tidak masuk sekolah. Setelah itu, guru menjelaskan materi tentang cara menerima pesan dengan benar. Siswa kemudian diajak berlatih melalui kegiatan bermain peran dengan menggunakan handphone, sehingga mereka bisa langsung mempraktikkan apa yang dipelajari. Di akhir pembelajaran, guru memberikan motivasi dan pesan moral.

    2. Kekurangan dalam pembelajaran ini adalah guru tidak mengajak siswa berdoa di awal dan di akhir pelajaran, tidak mengingatkan materi sebelumnya, serta kurang memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanya. Selain itu, saat kegiatan berlangsung, guru langsung menunjuk siswa tanpa memberi kesempatan untuk sukarela maju.

    3. Kelebihannya, guru sudah menyiapkan materi dengan baik, siswa terlihat tertarik dan aktif, serta penggunaan handphone membantu siswa memahami materi dengan lebih mudah. Kegiatan bermain peran juga membuat pembelajaran menjadi lebih menarik.

    4. Hal unik dari pembelajaran ini adalah siswa belajar dengan cara praktik langsung melalui bermain peran, sehingga mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga mencoba sendiri. Penggunaan handphone juga membuat pembelajaran terasa lebih nyata karena dekat dengan kehidupan sehari-hari.

    5. Untuk perbaikan, guru sebaiknya membiasakan berdoa sebelum dan sesudah belajar, mengingatkan kembali materi sebelumnya, memberi kesempatan siswa untuk bertanya, dan memberikan tugas rumah agar siswa bisa belajar kembali di rumah.

    Terimakasih Pak.

Komentar