silahkan klik icon    jika video tidak dapat diputar

Sinopsis

Video ini berisi tentang pemecahan kesulitan siswa dalam menjawab pertanyaan isi dongeng pada mata pelajaran bahasa Indonesia di kelas I SD, beserta alternatif pemecahan masalahnya.
Dra. Yetty Morelent, M.Hum. & Dra. Benedicta Esti Pramuki Sri Karyati, Mpd.

Similar Posts

212 Comments

  1. SHELLY TRINAWANG SARI
    NIM: 857018623
    Dalam video pembelajaran Bahasa Indonesia berjudul “Metode Pembelajaran Menyimak di Kelas 1 SD”, terlihat beberapa kekurangan di awal pembelajaran. Guru tidak memberikan salam, tidak melakukan absensi, maupun menyampaikan tujuan dari materi yang akan diajarkan. Awal pembelajaran berlangsung kurang efektif karena guru hanya menggunakan metode ceramah (teacher-centered). Hal ini membuat siswa terlihat kurang fokus, dan ketika guru mengajukan pertanyaan untuk mengecek pemahaman mereka, ternyata siswa tidak memahami isi cerita yang disampaikan.

    Melihat kondisi tersebut, guru berinisiatif mengubah strategi dengan meminta seorang siswa membaca cerita di depan kelas. Pergeseran metode ini mengubah pembelajaran dari yang awalnya satu arah menjadi dua arah (student-centered), sehingga siswa lebih terlibat aktif dalam proses belajar. Strategi ini berhasil meningkatkan antusiasme siswa terhadap pembelajaran. Namun, keterbatasan terlihat karena hanya siswa yang membaca di depan kelas yang mampu menjawab pertanyaan guru dengan baik.

    Meskipun demikian, pendekatan ini memberikan pengalaman langsung bagi siswa untuk berkontribusi dalam proses pembelajaran. Untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan seluruh siswa, guru disarankan menggunakan metode yang lebih variatif dan menarik, seperti media pembelajaran interaktif atau bermain peran. Dengan demikian, semua siswa dapat berpartisipasi aktif dan lebih antusias dalam pembelajaran.

  2. Nama : Nahidatul Hasanah
    NIM : 877693381
    UPBJJ : Semarang

    Ringkasan isi video:
    Dalam video tersebut ditampilkan Anak-anak terlihat kurang fokus karena metode pembelajaran yang digunakan cenderung teacher centered. Sehingga guru tsb menyadari bahwa siswa kurang memahami dari isi cerita yang dibacakan. Untuk mengatasi hal tsb, guru meminta salah satu siswa untuk maju ke depan kelas membaca cerita tersebut student-centered.

    Kekurangan :
    1. Guru tidak melakukan kegiatan awal pembelajaran spt salam, tanya kabar, absensi.
    2. Guru tidak melakukan apersepsi untuk memotivasi semangat siswa
    3. Guru terlalu cepat membacakan cerita
    4. Guru tidak melakukan kegiatan akhir pembelajaran, sehingga tidak ada review ulang atas materi yang disampaikan.

    Hal unik : Guru mengajak salah satu siswa untuk membacakan isi cerita tersebut ke depan kelas

Leave a Reply