Similar Posts
Keterpaduan Pembelajaran Sastra
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis Video ini memuat gambaran tentang pembelajaran sastra klasik di SD yang dirasakan sulit bagi siswa. Dengan menggunakan pendekatan terpadu, antarketerampilan berbahasa maupun antarlintas bidang studi, masalah ini dapat diatasi. Melalui kegiatan membaca, menyimak, berbicara, dan menulis, serta dengan kegiatan berdiskusi di dalam kelompok, siswa akan…
Tangga Nada Mayor
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis – – Pakar Dosen – – Pakar Guru – –
Perlawanan pangeran Diponegoro VS Makam Mbah Priok
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis Program ini menggambarkan kesulitan guru kelas V SD dalam mengajarkan peristiwa Perang Diponegoro secara bermakna kepada siswa. Ketika siswa diminta untuk mencatat hal-hal yang dijelaskan guru, siswa kebingungan untuk mencatatnya. Anak-anak diminta untuk mengingat sesuatu atau menghafal sesuatu yang terjadi pada masa lalu, tanpa mengaitkannya…
Membangun Suasana Aktif, Interaktif dan Menyenangkan
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis Pada program ini digambarkan upaya seorang guru yang mengajar namun tidak memperhatikan apakah siswa memperhatikan atau tidak. Solusi yang disampaikan dalam tayangan ini adalah upaya guru mengajak siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran. Caranya adalah dengan mengajak siswa mengeksplorasi suatu objek/benda dengan membilangan/operasi berhitung dasar,…
Belajar Menjawab Pertanyaan isi Puisi
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis – – Pakar Dosen – – Pakar Guru – –
Yuk, Kita Baca Lagi
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis – – Pakar Dosen – – Pakar Guru – –
SHELLY TRINAWANG SARI
NIM: 857018623
Dalam video pembelajaran Bahasa Indonesia berjudul “Metode Pembelajaran Menyimak di Kelas 1 SD”, terlihat beberapa kekurangan di awal pembelajaran. Guru tidak memberikan salam, tidak melakukan absensi, maupun menyampaikan tujuan dari materi yang akan diajarkan. Awal pembelajaran berlangsung kurang efektif karena guru hanya menggunakan metode ceramah (teacher-centered). Hal ini membuat siswa terlihat kurang fokus, dan ketika guru mengajukan pertanyaan untuk mengecek pemahaman mereka, ternyata siswa tidak memahami isi cerita yang disampaikan.
Melihat kondisi tersebut, guru berinisiatif mengubah strategi dengan meminta seorang siswa membaca cerita di depan kelas. Pergeseran metode ini mengubah pembelajaran dari yang awalnya satu arah menjadi dua arah (student-centered), sehingga siswa lebih terlibat aktif dalam proses belajar. Strategi ini berhasil meningkatkan antusiasme siswa terhadap pembelajaran. Namun, keterbatasan terlihat karena hanya siswa yang membaca di depan kelas yang mampu menjawab pertanyaan guru dengan baik.
Meskipun demikian, pendekatan ini memberikan pengalaman langsung bagi siswa untuk berkontribusi dalam proses pembelajaran. Untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan seluruh siswa, guru disarankan menggunakan metode yang lebih variatif dan menarik, seperti media pembelajaran interaktif atau bermain peran. Dengan demikian, semua siswa dapat berpartisipasi aktif dan lebih antusias dalam pembelajaran.
Nama : Nahidatul Hasanah
NIM : 877693381
UPBJJ : Semarang
Ringkasan isi video:
Dalam video tersebut ditampilkan Anak-anak terlihat kurang fokus karena metode pembelajaran yang digunakan cenderung teacher centered. Sehingga guru tsb menyadari bahwa siswa kurang memahami dari isi cerita yang dibacakan. Untuk mengatasi hal tsb, guru meminta salah satu siswa untuk maju ke depan kelas membaca cerita tersebut student-centered.
Kekurangan :
1. Guru tidak melakukan kegiatan awal pembelajaran spt salam, tanya kabar, absensi.
2. Guru tidak melakukan apersepsi untuk memotivasi semangat siswa
3. Guru terlalu cepat membacakan cerita
4. Guru tidak melakukan kegiatan akhir pembelajaran, sehingga tidak ada review ulang atas materi yang disampaikan.
Hal unik : Guru mengajak salah satu siswa untuk membacakan isi cerita tersebut ke depan kelas