3 Comments

Sinopsis

Program ini menggambarkan seorang guru yang kesulitan untuk memulai pelajaran karena siswa dalam kelasnya memiliki tingkat pengetahuan yang tidak merata. Upaya yang dilakukan guru dalam program ini adalah meminta siswa untuk mempelajari materi dikrumah sebelum materi tersebut diajarkan keeseokan harinya. Selain itu guru juga memberikan tugas-tugas secara individual agar siswa dapat lebih memahami yang disampaikan. Apabila siswa masih belum dapat menguasai materi juga maka dapat diberikan remedial dengan menggunakan tutor sebaya.

Hartinawati

Video ini bertujuan untuk membantu guru mengatasi masalah, khususnya masalah pengetahuan dasar siswa yang tidak merata.

Pembukaan kurang menarik. Akan lebih menarik bila dikaitkaitkan dengan kehidupan siswa apalagi ini pelajaran IPA yang erat kaitannya dengan kehidupan siswa. Guru menutup pelajaran dengan menarik yaitu sedikit memuji dan memotivasi siswa untuk belajar

Pendekatan dan strategi yang digunakan guru dalam mengatasi masalah sudah OK (mengaktifkan tutor sebaya, memberi PR, dan tugas individual)

Video ini bagus sebagai video pembelajaran. Kekuatan guru: selalu melakukan refleksi kemudian mencari solusi untuk mengatasi masalah.

Saran:
Sebaiknya guru tidak lupa melakukan apersepsi pada saat membuka pelajaran.
Pergantian jam pelajaran (tiba-tiba istirahat) sebaiknya dibuat lebih mulus dan masuk akal.

Deetje Sunarsih

3 Replies to “Tidak Meratanya Pengetahuan Dasar Siswa dalam Kelas

  1. Video pembelajaran tersebut memberikan banyak manfaat, terutama dalam memahami bagaimana seorang guru menghadapi perbedaan kemampuan siswa di dalam kelas. Dari pengamatan saya, manfaat pertama yang saya dapatkan adalah memahami pentingnya strategi pembelajaran yang berpusat pada kebutuhan siswa. Guru tidak hanya menyampaikan materi secara langsung, tetapi juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar terlebih dahulu di rumah. Cara ini membantu siswa lebih siap mengikuti pembelajaran sehingga proses belajar menjadi lebih efektif.

    Masukan dan saran saya, pembelajaran sudah baik karena guru memberikan belajar mandiri, tugas individu, dan tutor sebaya untuk membantu siswa memahami materi. Namun, pembelajaran dapat dibuat lebih menarik dengan menggunakan media pembelajaran interaktif dan diskusi kelompok agar siswa lebih aktif dan termotivasi. Selain itu, guru juga perlu menyesuaikan pembelajaran dengan kemampuan masing-masing siswa sehingga semua siswa dapat belajar secara optimal.

  2. dari video ini saya mendapatkan contoh nyata pentingnya asesmen diagnostik sebelum melakukan pembelajran. dan langkah yang di lakukan guru sudah pas sekali dengan solusi yang di butuhkan, guru memberikan tugas individu sesuai dengan kebutuhan siswa dari hasil assesmen diagnostik sehingga pembelajaran bisa lebih aktif.

    1. Pendekatan yang ditunjukkan dalam video ini mencerminkan filosofi pembelajaran yang berpusat pada siswa (student-centered learning). Dengan memberikan tanggung jawab belajar kepada siswa serta memanfaatkan dukungan dari lingkungan sebaya, guru berhasil menciptakan lingkungan kelas yang lebih inklusif dan suportif. Saran saya, video perlu menunjukkan bagaimana guru memetakan kemampuan siswa sebelum memberikan tugas individual. Apakah guru menggunakan tes diagnostik singkat di awal? seperti pembelajaran yang saya dapatkan di video ini sehingga dengan Menampilkan proses pemetaan ini akan sangat bermanfaat bagi guru lain dalam mengidentifikasi titik awal kemampuan siswa.

Komentar