0 Comments

Sinopsis

Video ini berisi tentang kegiatan belajar anak dalam mempelajari teknik penjarian bermain recorder / suling tangga nada 1 = C pada siswa kelas 4 SD. Pada awal pertemuan guru menyampaikan apersepsi dengan penjelasan bagaimana cara memainkan alat musik sederhana yaitu recorder. Pada topik ini guru sering merasa kewalahan karena pada saat proses belajar mengajar dengan materi belajar memainkan alat musik recorder, ternyata banyak siswa yang tidak membawa / mempunyai recorder sehingga mengakibatkan tidak tercapai tujuan pembelajaran dari materi tersebut.

Rusdianto

Bagus untuk tahap awal. Tinggal pembelajarannya dimatangkan kembali sesuai judul pembelajaran.

Arfan Santoso, S.S.

One Reply to “Belajar Penjarian dengan Bermain Recorder tanpa Recorder

  1. Nama : Nina Triana
    NIM : 860718099

    Video ini menunjukkan inovasi pembelajaran seni musik yang kreatif, yaitu mengajarkan teknik penjarian recorder tanpa menggunakan alat recorder secara langsung. Guru memanfaatkan metode alternatif seperti simulasi menggunakan jari atau media sederhana, sehingga siswa tetap dapat memahami konsep dasar penjarian meskipun keterbatasan alat.

    Pendekatan ini sangat baik karena melatih imajinasi dan pemahaman dasar siswa sebelum praktik menggunakan alat sebenarnya. Selain itu, siswa terlihat aktif dan antusias karena pembelajaran dibuat sederhana namun tetap menarik.

    Kelebihan
    Menggunakan metode kreatif tanpa alat musik langsung
    Mengatasi keterbatasan fasilitas (tidak semua siswa punya recorder)
    Membantu siswa memahami konsep dasar penjarian
    Siswa tetap aktif dan terlibat dalam pembelajaran
    Pembelajaran menjadi sederhana dan inovatif

    Kekurangan
    Tidak ada kegiatan pembuka (apersepsi dan motivasi)
    Guru belum mengaitkan secara langsung dengan praktik menggunakan recorder asli
    Tidak semua siswa mungkin memahami tanpa contoh alat nyata
    Tidak ada penutup atau evaluasi pembelajaran

    Saran
    Mengombinasikan dengan demonstrasi menggunakan recorder asli (jika tersedia)
    Memberikan gambar atau diagram penjarian
    Menyampaikan tujuan pembelajaran di awal
    Memberikan evaluasi atau praktik di akhir pembelajaran
    Melibatkan semua siswa secara merata

    Kesimpulan

    Secara keseluruhan, video ini sangat baik karena menunjukkan kreativitas guru dalam mengatasi keterbatasan alat. Pembelajaran tetap dapat berjalan efektif dengan metode sederhana, namun akan lebih optimal jika dilengkapi dengan media pendukung, evaluasi, dan praktik menggunakan alat sebenarnya.

Tuliskan komentar anda disini