49 Comments

Sinopsis

Tampak seorang guru PKN dengan beberapa siswa di kelas VII. Beliau mengajar materi tentang “Kebiasaan mengemukakan pendapat di muka umum”. Guru mengawali pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan kepada siswa, siapa yang mau mengemukakan pendapat tentang masalah-masalah yang terjadi di Indonesia. Akan tetapi tidak ada satu siswa pun yang berani menjawabnya. Mereka hanya duduk terdiam dan hanya saling pandang. Guru pun langsung menunjuk dua siswa dari mereka untuk menjawabnya, tetapi tetap saja tidak ada yang menjawabnya. Untuk mengatasi hal tersebut, guru langsung membagi kelas menjadi 5 kelompok. Setiap kelompok memiliki tugas mewawancarai orang dekat dalam kehidupan siswa, seperti Kepala sekolah, Ketua RT, Polisi, Lurah, dan orang tua siswa. Setelah siswa selesai mewawancarai orang yang telah ditentukan, maka mereka harus mempresentasikan hasil wawancaranya di depan kelas. Setelah ke 5 kelompok selesai mempresentasikan hasil laporannya, maka guru memberi tepuk tangan sambil berkata ”ternyata kalian mempunyai kemampuan menyampaikan pendapat, teruslah berlatih, terimakasih”.

Pertanyaan pemicu diskusi :
1. Strategi apa yang akan digunakan oleh guru untuk mengatasi kesulitan siswa dalam mengemukakan pendapatnya di muka umum ? Jelaskan alasannya!
2. Bagaimanakah pendapat saudara tentang metode yang diterapkan oleh guru di atas, sudah efektifkah dengan metode tersebut?

Ary Purwantiningsih

Tampilan Video secara umum cukup menarik karena topiknya adalah cara mengatasi pembelajaran PKn untuk berlatih mengemukakan pendapat di depan umum, namun belum terlihat yang menjadi fokus kompetensi yang diharapkan, karena guru dalam mengawali pembelajaran tidak melalui apresepsi.

Dalam tayangan proses pembelajaran tidak terlihat secara utuh, contoh siswa untuk mengemukakan pendapatnya, guru langsung memerintahkan membentuk kelompok, dan masing-masing kelompok ditugaskan untuk mewawancarai seorang pejabat seperti kepala sekolah dan lurah. Tayangan ketika siswa melakukan wawancara tidak di tampakan, tahu-tahu setiap kelompok memberikan laporannya, laporan itupun hanya terbatas beberapa kata.

Strategi pembelajaran yang disampaikan guru hanya ceramah menugaskan siswa untuk melakukan wawancara di luar kelas. Terkesan dalam proses pembelajaran kurang adanya interaksi.

Dalam tayangan video belum menggambarkan proses pembelajaran yang utuh atau sempurna ketuntasannya dan perlu penggiringan siswa berlatih untuk mengemukakan pendapatnya

Kompetensi dalam topik pembelajaran tersebut semestinya sangat menarik, jika diimbangi oleh inovatif dan kreatif strategi guru yang diterapkan.

Topik pembelajaran tersebut adalah sangat menarik saran perbaikan tentunya guru dituntut lebih kreatif lagi dalam menyampaikan sajiannya.

Drs. Sriyono, M.Hum.

49 Replies to “Berlatih Mengemukakan Pendapat di Depan Umum2

  1. Nama : Tolkha Khuriza
    NIM : 044139488
    Prodi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
    1. mengatasi kesulitan siswa dalam mengemukakan pendapat bisa di coba dengan sebelum siswa mempresentasikan di depan kelas siswa untuk menyampaikan pendapatnya masing masing di kelompok tersebut dan setiap anak di setiap kelompok bergilir untuk menyampaikan pendapat dan pembagian kelompok d tentukan guru dengan di acak tidak monoton (yang bisa dengan yang bisa yang tidak bisa dengan yang tidak bisa) dengan begitu menutrut kami siswa yg kurang mampu menyampaikan pendapat akan sedikit belajar dengan teman yang sudah bisa mengeluarkan pendapat
    2. saya sangat suka dengan metode menyampaikan pendapat tersebut, pengalaman kami metode tersebut sangat membantu kekreatifab siswa sehingga siswa bisa menyampaikan apa yang menjadi kendala dalaman pemahaman bisa di sampaikan kepada teman kelompok terlebih dahulu sebelum di sampaikan ke guru.

  2. Nama : Ari Wibowo
    NIM : 042444878
    Prodi : S1 PKN

    1. Strategi apa yang akan digunakan oleh guru untuk mengatasi kesulitan siswa dalam mengemukakan pendapatnya di muka umum ? Jelaskan alasannya
    Strateginya dengan membentuk diskusi secara berkelompok dan diberi masing masing peran untuk wawancara atau berkomunikasi dengan tugas masing masing. Alasannya memberikan rangsangan untuk berkomunikasi terutama dengan orang terdekat dulu.

    2. Bagaimanakah pendapat saudara tentang metode yang diterapkan oleh guru di atas, sudah efektifkah dengan metode tersebut?
    Metode guru sudah efektif dalam hal ini siswa berkolaborasi dengan teman membentuk kelompok, wawancara dengan orang terdekat, hasilnya dipresentasikan di depan kelas dan itu bisa.

  3. Nama : Rabiah Zahratul Jannah
    NIM : 044358267
    Prodi : S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

    Bismillah, izinkan saya untuk mengemukakan pendapat saya :
    1. Salah satu strategi yang dapat kita lakukan adalah dengan mengelompokan siswa dengan terdiri dari 5 orang setiap kelompok nya. Agar siswa dapat menguasai materi dengan sama sama, dan berlatih mengemukakan pendapatnya di depan teman nya, sebelum di kemukakan didepan guru. Sehingga siswa akan tampil berani karna sudah menguasai materi yang telah disiapkan. Karna bisa jadi kesulitan untuk mengemukakan pendapatnya di depan umum karna tidak menguasai materi atau tidak ada gambaran seputar materi yang akan dibahas. Maka dari itu guru dapat memberitahukan materi yang akan dipelajari siswa nanti dipertemuan yang akan datang, supaya siswa membaca seputar materi dasar yang akan dibahas pekan depan.
    2. Menurut saya sudah efektif sang guru mengelompokan siswa, agar siswa tampil lebih berani. Karna bisa jadi alas an mengapa siswa tidak berani mengemukakan pendapatnya, karna merasa kurang percaya diri. Dengan adanya kelompok siswa menjadi lebih berani karna sudah mendiskusikan apa yang akan mereka sampaikan.

  4. Nama : Rabiah Zahratul Jannah
    NIM : 044358267
    Prodi : S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
    Bismillah, izinkan saya untuk mengemukakan pendapat saya :
    1. Salah satu strategi yang dapat kita lakukan adalah dengan mengelompokan siswa dengan terdiri dari 5 orang setiap kelompok nya. Agar siswa dapat menguasai materi dengan sama sama, dan berlatih mengemukakan pendapatnya di depan teman nya, sebelum di kemukakan didepan guru. Sehingga siswa akan tampil berani karna sudah menguasai materi yang telah disiapkan. Karna bisa jadi kesulitan untuk mengemukakan pendapatnya di depan umum karna tidak menguasai materi atau tidak ada gambaran seputar materi yang akan dibahas. Maka dari itu guru dapat memberitahukan materi yang akan dipelajari siswa nanti dipertemuan yang akan datang, supaya siswa membaca seputar materi dasar yang akan dibahas pekan depan.
    2. Menurut saya sudah efektif sang guru mengelompokan siswa, agar siswa tampil lebih berani. Karna bisa jadi alas an mengapa siswa tidak berani mengemukakan pendapatnya, karna merasa kurang percaya diri. Dengan adanya kelompok siswa menjadi lebih berani karna sudah mendiskusikan apa yang akan mereka sampaikan.

  5. Nama : Warsadi
    NIM : 044360722
    Prodi : S1 PKN
    Upbjj : UT Bandung

    Pertanyaan pemicu :
    1. Strategi apa yang akan digunakan oleh guru untuk mengatasi kesulitan siswa dalam mengemukakan pendapatnya di muka umum ? Jelaskan alasannya!

    jawab :
    Banyak strategi dan metode belajar yang bisa dilakukan seorang guru untuk mengatasi kesulitan siswa dalam menemukakan pedapatnya , diantaranya :
    1. Metode Jigsaw
    2. Metode Wawancara / interview
    3. Metode Talking stick
    dan masih banyak lagi metode atau strategi guru dalam mengatasi kesulitan siswa dalam mengemukakan pendapatnya.
    2. Bagaimanakah pendapat saudara tentang metode yang diterapkan oleh guru di atas, sudah efektifkah dengan metode tersebut?
    Strategi pembelajaran yang dilakukan oleh guru di video tersebut sudah sangat efektif, dengan mengajak siswa agar aktif bertanya sebagai pe wawancara, karena tugas pewawancara harus bertanya, dengan sendirinya siswa itu secara tidak langsung dipaksa untuk bertanya.

    terimakasih

Komentar