8 Comments

silahkan klik icon    jika video tidak dapat diputar

Sinopsis

Pembelajaran merupakan suatu interaksi  antara guru dan siswa beserta unsur yang ada di dalamnya. Guru merupakan salah satu faktor yang paling utama dalam menentukan kualitas pembelajaran. Kualitas pendidikan yang akan mampu melahirkan hasil didik yang baik pula. Dalam sistem pembelajaran, guru dituntut agar mampu memilih model pembelajaran yang dapat meningkatkan keaktifan dan kemampuan berpikir kritis siswa. Salah satu pelajaran yang menuntut siswa agar memiliki kemampuan berpikir kritis adalah mata peajaran IPA. 

Salah satu upaya yang yang diperbaiki dalam proses pembelajaran adalah mengubah metode pembelajaran ceramah dengan model pembelajaran yang lebih menekankan keaktifan dan kemampuan berpikir kritis siswa, yaitu problem based learning (PBL). Menurut Arends (2008), model pembelajaran problem based learning adalah pembelajaran yang memiliki makna berupa pemberian berbagai bermasalah yang  bermakna kepada peserta didik, yang dapat berfungsi sebagai sarana untuk melakukan investigasi dan penyelidikan agar mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi, berpikir kritis, kemandirian, dan percaya diri.

Pada video ini akan dijelaskan bagaimana penerapan dari model pembelajaran PBL yang dilakukan pada pelajaran IPA dengan materi energi. Dimulai dari pemberian masalah, yaitu kurangnya sumber listrik pada suatu daerah terpencil, lalu diberikan pertanyaan-pertanyaan pemicu untuk di diskusikan dengan anggota kelompok, dan guru berperan dalam membimbing proses diskusi. Gambaran dan contoh yang diberikan dalam sebuah tayangan video diharapkan menjadi media yang mudah dipahami bagi guru dan mahasiswa dalam menerapkan model PBL.

PERTANYAAN PEMACU DISKUSI

  1. Apakah sintaks model PBL sudah tergambar jelas dari tayangan video tersebut?
  2. Apakah seluruh sintaks sudah diaplikasikan dengan baik dari tayangan video tersebut?
  3. Menurut anda, apakah penggunaan LKPD sudah efektif dalam penerapan model PBL?
  4. Hal-hal apa saja yang menunjang keberhasilan proses pembelajaran dengan model PBL?
  5. Berdasarkan tayangan video, apakah proses pembelajaran tersebut sudah mencapai tujuan pembelajaran?

8 Replies to “Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah pada Materi Energi dalam Sistem Kehidupan2

  1. Dalam tanyangan 2 video model pembelajaran A dan B ada perubahan model pembelajaran, pada video A guru menerangkan pembelajaran dengan metode ceramah sehingga siswa tidak bersemangat karena pembelajaran teacher centered, pada video B guru memberikan sebuah masalah sebagai pemantik, yaitu kurangnya sumber listrik pada suatu daerah terpencil, lalu diberikan pertanyaan-pertanyaan pemantik untuk di diskusikan dengan anggota kelompok, dan guru berperan sebagai fasilitator. dengan begitu siswa bisa berfikir kritis dan aktif maka PBL langkah-langkahnya terlaksana dengan baik.

  2. Itsna Rosyidah (877301921)

    manfaat yang saya lihat dan dapat diambil dari pembelajaran ini adalah cara membangkitkan keaktifan siswa dalam kelas.
    dari 2 vidio ini ada perubahan model pembelajaran, pada vidio satu guru menerangkan pembelajaran dengan metode ceramah atau hanya penjelasan satu arah sehingga siswa tidak bersemangat dan tidak termotifasi,pada vidio ke 2 guru memberikan masalah, yaitu kurangnya sumber listrik pada suatu daerah terpencil, lalu diberikan pertanyaan-pertanyaan pemicu untuk di diskusikan dengan anggota kelompok, dan guru berperan dalam membimbing proses diskusi. dengan begitu siswa bisa berfikir kritis dan aktif maka PBL terlasana dengan baik,komentar saya untuk vidio 2 sangat bagus nan bisa diterapkan disekolah tentang PBL. PBL adalah model pembelajaran yang melibatkan keaktifan peserta didik untuk selalu berpikir kritis dan selalu terampil dalam menyelesaikan suatu permasalahan. Alur kerja peserta didik bergantung pada seberapa kompleks permasalahan yang diberikan dan cara menyelesaikannya.

  3. dalam tanyangan 2 video model pembelajaran A dan B ada perubahan model pembelajaran, pada video A guru menerangkan pembelajaran dengan metode ceramah sehingga siswa tidak bersemangat karena pembelajaran teacher centered, pada video B guru memberikan sebuah masalah sebagai pemantik, yaitu kurangnya sumber listrik pada suatu daerah terpencil, lalu diberikan pertanyaan-pertanyaan pemantik untuk di diskusikan dengan anggota kelompok, dan guru berperan sebagai fasilitator. dengan begitu siswa bisa berfikir kritis dan aktif maka PBL langkah-langkahnya terlaksana dengan baikdan tepat .karena kipas angin dapat bekerja dengan baik .setrika listrrk mnjdijuga pengantar panas

Tuliskan komentar anda disini