Sinopsis
Salah satu kesulitan guru dalam mengajar yaitu adanya rasa bosan dan tidak fokus yang dialami para siswa. Untuk mensiasati hal tersebut guru perlu memberikan kegiatan belajar yang variatif. Metode “Live Oral Story Telling“ dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kebosanan. Program video ini memperlihatkan bagaimana guru memberikan variasi kegiatan baik dengan metode maupun suasana kelas yang baru. Metode yang diberikan itu adalah dengan mendongengkan sebuah cerita serta tidak lupa juga memberikan latihan dan men setting kelas dengan suasana yang lain. Kegiatan tersebut cukup efektif membuat siswa menikmati suasana belajar bahasa Inggris, sehingga mereka pun bersemangat dalam belajar. Anda ingin mencoba metode tersebut? Saksikan video di atas. Selamat menyaksikan.
–
Pakar Dosen
Tujuan pembelajaran sesuai dengan kurikulum akan lebih baik jika dilakukan apersepsi agar peserta didik lebih siap mengikuti proses pembelajaran. Diperlukan juga kata – kata sapa dari guru untuk membangkitkan semangat belajar.
Isi cerita dalam video yang ditayangkan cukup menarik dan sesuai dengan perkembangan usia peserta didik.
Penggunaan media pembelajaran cukup baik untuk menghilangkan rasa kebosanan para siswa.
Alangkah baiknya jika siswa diminta menceritakan kembali cerita dalam tayangan video dengan cara saling melengkapi bagian – bagian cerita yang dilontarkan guru sehingga para siswa menjadi aktif. Ditunjang dengan setting kelas duduk melingkar agar seluruh peserta didik konsentrasi pada materi pembelajaran, setelah itu guru menjelaskan dan menganalisa kalimat – kalimat dalam cerita dikaitkan dengan topik yang akan diajarkan.
Meminta peserta didik untuk menyusun gambar – gambar yang dibagikan guru disesuaikan dengan uji tayangan video, cukup bagus dan dapat digunakan sebagai evaluasi kegiatan proses pembelajaran.
Secara umum proses pembejalaran cukup baik. Namun akan lebih bagus jika para peserta didik tidak dikondisikan terlebih dahulu, sehingga suasana menjadi kaku.
Ratih Kusumastuti.
21 Replies to “Live Oral Story Telling2”
Leave a Reply Cancel reply
You must be logged in to post a comment.
Mira Sasmita Nim 501133133
Menurut saya cara yang pertama yang digunakan guru untuk story stelling belum tepat karena anak anak hanya membaca buku text yang dibacakan oleh gurunya dan cara kedua dimana guru langsung berinteraksi dengan peserta didik untuk ikut langsung bercerita dan lebih baiknya dalam story telling sebaiknya anak anak bermain peran (role play ) sehingga anak anak akan lebih mudah tahu dengan apa isi dari cerita nya tersebut. Sehingga pelajaran story telling akan lebih mudah dipahami
nama : muhammad satria
nim : 501172966
Prodi : Magister Pendidikan Dasar
dalam pembelajaran di atas guru ingin menjelaskan sebuah cerita dan menunjuk siswa untuk membacakan akan tetapi cara yang dilakukan guru tidak sesuai dengan tujuan pembelajaran maka dari itu guru mengganti metode mengajar dengan cara “life oral story Telling” atau mendongeng secara lisan , dalam hal ini guru mengganti suasana kelas yang di awal dengan duduk di bangku lalu di ubah dengan duduk melingkar yang memuat titik pusat pada guru sehingga dalam hal ini memberikan kemudahan dalam menjadi pusat untuk belajar . dalam hal ini guru sudah bagus dalam mengkondisikan suasana kelas , dalam pembelajaran life oral story telling mungkin kita harus mencari topik yang sesuai dengan anak dan dapat di mengerti oleh anak maka guru tersebut mengambil cerita fabel yang mungkin sudah familiar untuk anak dan kata-kata di dalamnya mudah di pahami dan dicerna oleh peserta didik , akan tetapi penyebutan kata yang tepat juga menjadi unsur penting guru dalam menceritakan agar dapat mudah di pahami , terlebih lagi jika guru menggunakan bahan tambahan seperti boneka ataupun gambar yang menyerupai tokoh yang di ceritakan tentu ini akan menraik perhatian anak , dan bagusnya lagi untuk final agar anak dapat memahami dengan baik materi guru memberikan exam atau soal yang berhubungan dengan cerita yang disampaikan sehingga ini mengacu siswa untuk dapat memahami materi tersebut
NAMA : TIARA KUSUMA WARDHANI
NIM : 501323197
UPBJJ : SURABAYA
JURUSAN : MAGISTER PENDIDIKAN DASAR
Dalam video tersebut menunjukkan bahwa dalam pembelajaran awal yang kurang antusias, guru mencoba metode baru dengan penggunaan metode “live oral story telling” atau mendongeng memiliki manfaat dalam mengurangi kebosanan siswa dan meningkatkan fokus mereka dalam pembelajaran. Melalui menciptakan lingkungan yang interaktif dan mengajak siswa duduk melingkar, guru dapat memastikan bahwa siswa tertuju pada cerita yang disampaikan dan lebih terlibat dalam pembelajaran. Metode ini menggabungkan hiburan dengan pendidikan, memberikan pengalaman belajar yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi siswa. Namun, metode baru tersebut memiliki beberapa kekurangan. Pertama, keberhasilan metode baru tergantung pada pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan, sehingga diperlukan perbendaharaan kata yang mencukupi. Kedua, keberhasilan metode baru juga bergantung pada keterampilan bercerita guru untuk menjaga minat dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.
Saran yang dapat diberikan yaitu, dengan menggunakan media pembelajaran yang mendukung metode “live oral story telling” agar pembelajaran menjadi lebih bermakna. Misalnya, guru dapat menggunakan gambar-gambar yang menarik, seperti gambar kancil dan buaya, untuk memvisualisasikan cerita yang disampaikan.Penting juga bagi guru untuk memperhatikan kemampuan siswa dalam memahami materi dan memastikan bahwa metode yang digunakan sesuai dengan tingkat pemahaman mereka. Selain itu, guru perlu mengembangkan keterampilan bercerita yang menarik agar siswa tetap tertarik dan terlibat dalam pembelajaran.
Nama : Ema Sapriani
NIM : 501574488
Prodi : Magister Pendidikan Dasar
UPBJJ : Jakarta
menurut saya metode kedua yang digunakan guru lebih variatif dan menarik. Pembelajaran lebih menyenangkan, santai dan tidak membosankan daripada pembelajaran pertama guru meminta siswa untuk membaca teks cerita dongeng secara bergiliran dan siswa yang lain menyimak. Tentu metode pembelajaran pertama akan terasa membosankan. Metode live oral story telling ( mendongeng ) dapat digunakan untuk mengubah pembelajaran agar tidak membosankan.
Nama : Mohamad Saerofi
NIM : 501343199
Prodi : Magister Pendidikan Dasar
Diawal pembelajaran yang disajikan menunjukkan bahwa siswa acuh/ tidak fokus, guru tidak dapat menguasai dalam belajar, perlu strategi yang lebih baik dibanding hanya meminta siswa untuk membacakan cerita dibukunya, salah satunya dengan menggunakan live oral story telling.
Live oral story telling merupakan cara efektif untuk menggabungkan pelajaran dengan hiburan. Beberapa hal yang harus diperhartikan dalam live oral story telling :
1. Memilih cerita yang disuka dan sesuai dengan pembelajan
2. Cerita sederhana kata-katanya dan mudah dimengerti
3. Bernilai positif dan edukatif
Saran saya dalam melakukan cerita dikombinasikan dengan media visual, salah satunya dengan gambar, sehingga fokus siswa bisa lebih baik.
Terimakasih