2 Comments

Sinopsis

Isi video tersebut memperlihatkan tentang situasi pembelajaran di sebuah kelas, tepatnya kelas 1 Sekolah Dasar. Adapun mata pelajaran yang diberikan adalah Bahasa Indonesia, dengan materi “Membaca Cerita Secara Bergilir” dengan judul cerita “Timun Mas”. Guru memberikan pembelajaran dengan memperkenalkan materi tersebut.  Setelah itu guru menjelaskan materi sedikit, disertai contoh berupa gambar tokoh utama yaitu  Timun Mas, dengan tokoh lainnya yang menjadi lawannya yaitu Raksasa yang Jahat. Selanjutnya…

Guru terlihat sedikit mengatur siswa yang agak ribut, tidak memperhatikan pelajaran karena sibuk dengan mainannya sendiri.  Setelah itu guru menyita mainan yang dimiliki siswa tersebut. Guru pun melanjutkan penjelasan mengenai materi. Pembelajaran diakhiri dengan beberapa nasihat dari guru kepada siswa-siswanya.

Apakah Anda pernah mengalami masalah seperti ini? Bagaimana cara Anda mengatasinya? Ayoo berbagi dengan guru-guru lain dengan cara menuliskan pengalaman atau komentar Anda mengenai masalah tersebut.!

Dra. Yetty Morelent, M. Hum.

2 Replies to “Membaca Cerita Secara Bergilir

  1. Nama : Nina Triana
    NIM : 860718099

    Saya pernah mengalami kondisi seperti pada video “Membaca Cerita Secara Bergilir”, di mana siswa kurang fokus saat pembelajaran berlangsung. Untuk mengatasinya, saya membuat aturan kelas, memberikan ice breaking, dan melibatkan siswa melalui pertanyaan agar tetap aktif. Dengan cara tersebut, suasana kelas menjadi lebih kondusif dan pembelajaran berjalan lebih efektif.

  2. Nama : Priya Arya Fanadhi
    Nim : 857610051

    Saya juga pernah mengalami kondisi seperti yang ditampilkan pada video tersebut, di mana beberapa siswa kurang fokus saat pembelajaran berlangsung. Menurut saya, hal ini bisa diatasi dengan variasi metode pembelajaran yang lebih menarik, seperti penggunaan media gambar, permainan edukatif, atau melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan membaca bergilir. Selain itu, guru juga perlu memberikan perhatian khusus kepada siswa yang kurang fokus agar mereka merasa diperhatikan dan termotivasi untuk mengikuti pelajaran. Dengan suasana kelas yang interaktif dan menyenangkan, diharapkan proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan tujuan pembelajaran tercapai dengan baik.

    Terimakasih

Komentar