4 Comments

Sinopsis

Isi video tersebut memperlihatkan tentang situasi pembelajaran di sebuah kelas, tepatnya kelas 1 Sekolah Dasar. Adapun mata pelajaran yang diberikan adalah Bahasa Indonesia, dengan materi “Membaca Cerita Secara Bergilir” dengan judul cerita “Timun Mas”. Guru memberikan pembelajaran dengan memperkenalkan materi tersebut.  Setelah itu guru menjelaskan materi sedikit, disertai contoh berupa gambar tokoh utama yaitu  Timun Mas, dengan tokoh lainnya yang menjadi lawannya yaitu Raksasa yang Jahat. Selanjutnya…

Guru terlihat sedikit mengatur siswa yang agak ribut, tidak memperhatikan pelajaran karena sibuk dengan mainannya sendiri.  Setelah itu guru menyita mainan yang dimiliki siswa tersebut. Guru pun melanjutkan penjelasan mengenai materi. Pembelajaran diakhiri dengan beberapa nasihat dari guru kepada siswa-siswanya.

Apakah Anda pernah mengalami masalah seperti ini? Bagaimana cara Anda mengatasinya? Ayoo berbagi dengan guru-guru lain dengan cara menuliskan pengalaman atau komentar Anda mengenai masalah tersebut.!

Dra. Yetty Morelent, M. Hum.

4 Replies to “Membaca Cerita Secara Bergilir”

  1. Nama : Nina Triana
    NIM : 860718099

    Saya pernah mengalami kondisi seperti pada video “Membaca Cerita Secara Bergilir”, di mana siswa kurang fokus saat pembelajaran berlangsung. Untuk mengatasinya, saya membuat aturan kelas, memberikan ice breaking, dan melibatkan siswa melalui pertanyaan agar tetap aktif. Dengan cara tersebut, suasana kelas menjadi lebih kondusif dan pembelajaran berjalan lebih efektif.

  2. Nama : Priya Arya Fanadhi
    Nim : 857610051

    Saya juga pernah mengalami kondisi seperti yang ditampilkan pada video tersebut, di mana beberapa siswa kurang fokus saat pembelajaran berlangsung. Menurut saya, hal ini bisa diatasi dengan variasi metode pembelajaran yang lebih menarik, seperti penggunaan media gambar, permainan edukatif, atau melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan membaca bergilir. Selain itu, guru juga perlu memberikan perhatian khusus kepada siswa yang kurang fokus agar mereka merasa diperhatikan dan termotivasi untuk mengikuti pelajaran. Dengan suasana kelas yang interaktif dan menyenangkan, diharapkan proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif dan tujuan pembelajaran tercapai dengan baik.

    Terimakasih

  3. Nama: Martha Aisha Natha NS
    NIM: 858958263

    Saya pernah mengalami masalah seperti itu, terutama ketika ada siswa yang mulai bosan atau lebih tertarik bermain saat pembelajaran berlangsung. Menurut saya, hal seperti ini cukup wajar terjadi pada siswa kelas 2 SD karena mereka masih dalam tahap belajar untuk fokus dan mengikuti aturan di kelas. Biasanya saya tidak langsung memarahi siswa tersebut. Saya akan menegurnya dengan cara yang baik dan mengingatkan supaya mainannya disimpan dulu selama pelajaran. Kalau masih mengganggu teman yang lain, saya akan mengambil mainannya sementara dan mengembalikannya setelah pembelajaran selesai. Saya juga berusaha membuat pembelajaran lebih menarik, misalnya dengan menggunakan gambar, cerita, atau mengajak siswa ikut membaca secara bergantian supaya mereka tidak mudah bosan.

  4. Menurut saya, masalah siswa yang ribut, bermain sendiri, atau kurang memperhatikan pelajaran juga bisa terjadi di kelas atas. Saya pernah mengalami hal seperti ini. Cara saya mengatasinya dengan menegur dan mengingatkan siswa secara baik-baik, kemudian memberikan kegiatan yang lebih menarik agar mereka kembali fokus. Saya juga mencoba melibatkan siswa dalam pembelajaran supaya mereka tidak mudah bosan dan lebih aktif mengikuti pelajaran

Leave a Reply