silahkan klik icon    jika video tidak dapat diputar

Sinopsis

Program ini menggambarkan kesulitan guru kelas V SD dalam mengajarkan peristiwa Perang Diponegoro secara bermakna kepada siswa. Ketika siswa diminta untuk mencatat hal-hal yang dijelaskan guru, siswa kebingungan untuk mencatatnya. Anak-anak diminta untuk mengingat sesuatu atau menghafal sesuatu yang terjadi pada masa lalu, tanpa mengaitkannya dengan masa sekarang. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah mengajarkan masa lalu, dapat dilakukan dengan cara:

  1. Mengaitkan masa lalu dengan masa sekarang,
  2. Analog kesamaan atau perbedaannya,
  3. Humor dapat membantu siswa untuk mengingat.

Cecep Kuatandi

Konten video tersebut hanya menampilkan guru membuka pelajaran tanpa melalui apersepsi. Sebaiknya ditambahkan bagaimana guru membuka pelajaran dengan apersepsi kepada siswa terlebih dahulu. Hal ini dapat menjadi inspirasi bagi pengunjung, Guru telah menggunakan pendekatan saintifik walaupun tidak sepenuhnya ditampilkan, Solusi pada konten video dapat diterapkan pada berbagai tingkat perkembangan peserta baik kelas bawah maupun kelas atas. Tetapi pada akhir video yang ada beberapa hal yang hanya tepat digunakan pada kelas atas (frame 03.15), Konten video telah sesuai dengan kurikulum nasioanl (kurikulum 2013), Konten video perlu ditambahkan langkah yang tepat ketika guru membimbing siswa kelas bawah atau atas ketika melakukan eksperimen.

Anugerah Putro Setiyo Wibowo, S.S

Similar Posts

190 Comments

  1. Nama : Sari Rahmadani
    Nim : 856023615
    Prodi: S1 PGSD
    UPBJJ : Medan

    Berdasarkan video pembelajaran tentang efektif kan waktu pada saat menggunakan alat peraga pada mata pelajaran IPA SD di atas berikut analisis yang dapat saya berikan :
    Kelemahan
    1. Guru tidak melakukan kegiatan awal (apersepsi ) seperti memberikan salam, menanyakan kabar kepada peserta didik dan memberikan ice breaking terlebih dahulu agar suasana kelas menjadi ceria dan siswanya bersemangat mengikuti pembelajaran.
    2. Dalam proses kegiatan pembelajaran tersebut guru tidak memberikan tujuan dari pembelajaran pada hari ini sehingga membuat para siswa menjadi bingung dan tidak kondusif.
    3. Kurangnya persiapan pembelajaran yang dilakukan guru sehingga ketika guru tersebut mempersiapkan alat peraga akan memakan waktu yang cukup lama, hal tersebut kurang efektif dalam mengingat waktu pembelajaran yang terbatas.
    4. Perencanaan dalam proses kegiatan pembelajaran kurang efektif karena sebelum kegiatan pembelajaran dimulai seharusnya guru melakukan persiapan terlebih dahulu agar waktu yang dipakai sesuai dengan di RPP dan tujuan pembelajaran pun akan tercapai kepada siswa.
    Kelebihan :
    1. Guru tersebut sudah menggunakan alat peraga dalam melakukan pembelajaran.
    2. Metode yang digunakan sudah bagus karena adanya alat peraga.

    Saran perbaikan untuk video tersebut :
    1. Guru harus menjadikan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) sebagai pedoman untuk mengajar di dalam kelas dengan lebih berstruktur adapun yang terkandung dalam rpp berstruktur karena di dalam RPP itu sudah tercantum kegiatan awal pembelajaran seperti salam, doa dan apersepsi. Kemudian kegiatan inti (penjelasan mengenai materi yang akan diajarkan dan kegiatan akhir atau penutup (tanya jawab, tugas dan kesimpulan pembelajaran ).
    2. Dalam kegiatan pembelajaran guru juga harus membuat rincian tugas praktikum yang akan dilakukan oleh siswa. Hal ini bisa membantu siswa untuk lebih memahami apa yang diperintahkan oleh guru tersebut.
    3. Selanjutnya guru juga bisa membuat kelompok diskusi untuk mengefektifkan waktu proses pembelajaran.
    4. Dalam kegiatan pembelajaran guru juga harus membimbing siswa dalam menulis, menganalisis dan menyimpulkan data dari proses eksperimen yang dilakukan oleh siswa secara berkelompok.

    Terima kasih.

  2. Nama : May Ambarwati
    NIM : 856022108
    Prodi ; S1 PGSD
    UPBJJ : Medan
    1. Kelemahan
    – Guru tidak melakukan kegiatan awal (apersepsi) terlebih dahulu, sehingga siswa belum merasa enjoy saat pembelajaran dimulai. Tidak adanya kegiatan berdoa serta tidak menyampaikan tujuan pembelajaran.
    – Guru tersebut tidak merefleksi pembelajaran sebelumnya, serta tidak adanya pengaitan dengan pembelajaran hari ini.
    – Tidak adanya kedekatan intens dari guru terhadap muridnya. Contohnya menanyakan kabar hari ini.
    – Kurangnya kesiapan guru dalam mengajar sehingga waktu yang digunakan terbuang sia-sia.
    – Dikarenakan guru sibuk merakit alat peraga dan juga tidak melibatkan siswa, maka kondisi kelas menjadi tidak kondusif.
    – Karena memakan waktu untuk merakit alat peraga. Maka, guru tersebut juga melewatkan kegiataan penutup.

    2. Kelebihan
    – Guru tersebut sudah menentukan alat peraga yang akan digunakan.
    – Siswa yang siap menerima pelajaran diawal video.
    – Metode yang akan digunakan bagus dengan adanya alat peraga.

    3. Saran perbaikan
    – Gunakan alat peraga interaktif
    a. Permainan edukatif : gunakan permainan edukatif yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses KBM, dengan hal ini dapat membantu mereka agar belajar dengan lebih menyenangkan dan efisien, sehingga proses KBM lebih fleksibel.
    – Membuat materi pembelajaran yang menyenangkan
    Membagi siswa menjadi berkelompok dengan mendiskusikan materi pembelajaran dengan teman sebaya serta pengalaman yang mereka punya, guru tetap membimbing kebingungan yang di alami siswa.
    – Menggunakan alat peraga untuk membantu siswa belajar mandiri
    – Menggunakan alat peraga untuk mengevaluasi diri siswa. Dengan membuat lembar penilaian rubik penilaian ataupun teknologi dengan aplikasi penilaian dan tes online.

    Rita Wulandari says:
    April 26, 2024 at 2:04 am
    NAMA : RITA WULANDARI
    NIM : 858069701
    Pokjar: Teratai Putih Kayong Utara
    UPBJJ-UT: 47/ PONTIANAK

    Berdasarkan video pembelajaran tentang “Mengefektifkan Waktu pada Saat Menggunakan Alat Peraga pada Mata Pelajaran IPA SD” diatas. Berikut hasil analisis yang saya lakukan:

    Pada awal kegiatan pembelajaran siswa dalam video tersebut tampak siap dan fokus untuk mengikuti pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Akan tetapi dalam kegiatan proses pembelajaran tersebut, pada saat guru menyiapkan alat peraga, siswa menjadi bosan sehingga suasana kelas menjadi ribut dan menjadi tidak kondusif dikarenakan guru tersebut terlalu lama menyiapkan alat peraga.

    Adapun kelemahan guru dalam video tersebut diantaranya;
    a). Pada awal kegiatan pembelajaran guru tersebut tidak mengucapkan salam dan tidak berdoa bersama-sama sebelum belajar.
    b).Guru tersebut tidak melakukan apersepsi, sehingga awal kegiatan tampak kaku dan tegang.
    c). Kurangnya persiapan pembelajaran yang dilakukan guru sehingga ketika guru tersebut mempersiapkan alat peraga akan memakan waktu yang cukup lama dan hal tersebut kurang efektif dalam mengingat waktu pembelajaran yang terbatas.
    d). Dalam proses kegiatan pembelajaran tersebut, guru tidak memberikan motivasi kepada siswa untuk bertanya sehingga mengakibatkan siswa tidak aktif di dalam kelas.
    e).Perencanaan dalam proses kegiatan pembelajaran kurang efektif karena sebelum kegiatan pembelajaran dimulai guru tersebut seharusnya melakukan persiapan terlebih dahulu agar waktu yang dipakai sesuai dengan RPP dan tujuan pembelajaran akan tercapai siswa yang diharapkan.

    Adapun kelebihan guru dalam video tersebut diantaranya;
    a). Dalam video tersebut guru memberitahu kepada siswa apa yang akan dipelajarinya pada hari itu. Ini akan membuat siswa berimajinasi apa yang akan dipelajarinya pada saat itu dan tidak membuat siswa bingung dengan apa yang dibicarakan atau dijelaskan oleh guru tersebut.
    b).Guru tersebut juga memulai kegiatan pembelajaran dengan intonasi yang semangat. Hal ini akan sangat berpengaruh pada siswa-siswa yang mendengarkan dan melihat guru tersebut menjadi ikut semangat dan proses pembelajaran juga menyenangkan.
    c). Guru tersebut cukup kreatif dalam penggunaan alat peraga yang ada di sekitarnya dan alat peraga tersebut juga mudah dijumpai oleh siswa.

    Hal-hal unik yang dapat saya temukan dalam video tersebut ialah seperti dalam penggunaan alat peraga, guru menggunakan alat peraga seadanya dan mudah didapatkan oleh siswa. Hal ini akan membantu siswa dalam memahami apa yang sedang dijelaskan oleh guru tersebut. Meskipun dalam video tersebut persiapan guru tersebut memakan waktu yang cukup lama yang mengakibatkan siswa merasa bosan dan suasana kelas menjadi ribut dan tidak kondusif sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai atau tidak sesuai dengan yang di harapkan.

    Upaya yang dapat diusulkan untuk meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran berikutnya diantaranya;
    a). Guru harus membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebagai pedoman untuk mengajar dengan lebih terorganisir dan berstruktur, adapun yang terkandung dalam RPP itu seperti pada kegiatan awal ( ucapan salam, doa, dan Apersepsi), kegiatan inti ( penjelasan mengenai materi yang diajarkan), dan kegiatan akhir/penutup (tanya jawab, tugas, dan kesimpulan).
    b). Sebelum pembelajaran dimulai, guru harus lebih dahulu membuat persiapan apa-apa saja yang diperlukan pada saat kegiatan pembelajaran misalnya dalam kegiatan pembelajaran tersebut memerlukan alat peraga seperti benda-benda nyata, gambar atau foto, dan lain sebagainya. Hal ini akan membantu guru tersebut dalam mengefektifkan waktu dalam kegiatan pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran akan tercapai dan sesuai dengan yang diharapkan.
    c). Dalam kegiatan pembelajaran juga guru harus membuat rincian tugas praktikum yang akan dilakukan oleh siswa. Hal ini bisa membantu siswa untuk memahami apa yang diperintahkan oleh guru tersebut dan sesuai tujuan pembelajaran.
    d).Selanjutnya, guru juga dapat membuat sebuah kelompok diskusi untuk mengefektifkan waktu proses pembelajaran.
    e).Dalam kegiatan pembelajaran juga, guru diharuskan membimbing siswa dalam menulis, menganalisis, dan menyimpulkan data dari proses eksperimen yang dilakukan oleh siswa secara berkelompok tersebut.

  3. Nama : Ayu Metri Karianti
    Nim : 856818459
    Upbjj : Universitas Terbuka Bengkulu
    pokjar : Argamakmur

    Judul
    Mengefektifkan Waktu pada Saat Menggunakan Alat Peraga pada Mata Pelajaran IPA SD
    Setelah di amati pada video tersebut terdapat kelemahan yaitu:
    Pada awal kegiatan pembelajaran guru tidak menanyakan kabar dan tidak berdoa bersama sebelum pelajaran di mulai serta guru tidak melakukan ice breaking.
    Guru tidak menjelaskan tujuan pembelajaran
    Pada proses kegiatan pembelajaran, guru tidak memberikan tanya jawab kepada siswa.
    Kurangnya kesiapan guru, karena guru sibuk merakit alat peraga.
    Dapat di simpulkan bahwa sebelum kegiatan pembelajaran dimulai guru tersebut seharusnya melakukan persiapan terlebih dahulu agar waktu yang dipakai sesuai dengan RPP dan tujuan pembelajaran akan tercapai siswa yang diharapkan.

  4. Nama : Sintia
    Nim: 856024964
    Semester:8
    Pokjar: sei.balai

    Dari video pembelajaran yang saya lihat guru tidak memiliki kesiapan dalam membawakan materi dan terlalu terburu -buru dalam menyiapkan alat peraga yg sudah dipersiapkan. Tidak ada nya penjelasan kepada siswa mengenai pembelajaran tentang ciri-ciri perubahan benda dan kegunaannya supaya dapat dipahami oleh seluruh siswa. Tidak memiliki Feed back (umpan balik) respon antara guru dan siswa kurangnya melakukan diskusi.

    Perbaikan:
    Seharusnya guru sudah mempelajari RPP yang akan di terapkan dalam pembelajarandan sudah mempersiapkan semuanya agar lebih mudah disampaikan dan dimengerti oleh siswa, jadi pada saat jam istirahat guru sudah selesai smw melakukan pembelajaran didalam kelas dan tidak ketinggalan pembelajaran yang harus dibawakan.

  5. NAMA : M. NUR FADHILAH
    NIM : 858906842
    Pokjar: WULUHAN
    UPBJJ-UT: JEMBER

    Saat pembelajaran di kelas, siswa sering kali terobsesi dengan metode menghafal dan menyampaikan informasi tanpa mempertimbangkan konteksnya, dan siswa kesulitan memahami makna dan relevansinya dengan kehidupan mereka sendiri.
    Solusi yang diusulkan – menghubungkan masa lalu dan masa kini melalui analogi dan humor – merupakan langkah tepat untuk mengatasi permasalahan tersebut.
    Berikut rincian beberapa solusi yang disebutkan:
    1. Menghubungkan masa lalu dan masa kini: Guru dapat membantu siswa memahami peristiwa Perang Diponegoro, perjuangan melawan penindasan, pentingnya, dll. Dampak unifikasi nasional dan kolonialisme terhadap kebudayaan daerah, dll.
    Misalnya, guru dapat mengajak siswanya mendiskusikan bagaimana semangat perlawanan Pangeran Diponegoro dapat menginspirasi aktivisme sosial saat ini.
    Sebagai alternatif, guru dapat menunjukkan bagaimana kebijakan kolonial Belanda pada masa Perang Diponegoro masih berdampak pada kesenjangan sosial ekonomi saat ini.
    2. Menggunakan analogi: Guru dapat menggunakan analogi yang berkaitan dengan kehidupan siswa untuk menjelaskan konsep-konsep abstrak dalam cerita.
    Misalnya, guru dapat membandingkan sistem kerja pemerintah kolonial Belanda dengan struktur organisasi modern.
    Alternatifnya, guru dapat membandingkan perjuangan Pangeran Diponegoro dengan perjuangan kemerdekaan di negara lain.
    3. Humor: Penggunaan humor yang tepat dalam pembelajaran dapat membantu siswa menjadi lebih tertarik dan mengingat informasi.
    Guru dapat menceritakan anekdot lucu tentang tokoh sejarah atau menggunakan meme atau kartun yang berkaitan dengan mata pelajaran.
    Namun harus diperhatikan agar humor yang digunakan tidak menghina atau meremehkan peristiwa-peristiwa sejarah.
    Metode pembelajaran lainnya: Selain solusi di atas, guru juga dapat menggunakan berbagai metode pembelajaran yang menarik dan interaktif untuk mengajarkan peristiwa perang Diponegoro, seperti: Peristiwa pada masa Perang Diponegoro.
    4. Diskusi Kelompok: Siswa dapat melakukan diskusi kelompok untuk mendiskusikan berbagai sudut pandang mengenai Perang Diponegoro.
    Proyek Pembelajaran: Siswa dapat mengerjakan proyek pembelajaran yang berkaitan dengan Perang Diponegoro, seperti: Misalnya membuat poster, menulis cerita, atau melakukan penelitian.

    Dengan menggunakan berbagai metode pembelajaran yang kreatif dan inovatif, guru dapat membantu siswa memahami peristiwa Perang Diponegoro dengan cara yang bermakna bagi kehidupannya.
    Guru harus menciptakan lingkungan belajar yang informatif dan aman di mana siswa dapat mengeksplorasi ide-idenya dan mengajukan pertanyaan.
    Penggunaan teknologi pendidikan yang tepat dapat membantu guru menjadikan pembelajaran sejarah lebih menarik dan interaktif.
    Dengan menerapkan solusi di atas dan terus mengembangkan metode pembelajaran, guru dapat membantu siswanya belajar sejarah dengan cara yang lebih bermakna dan menyenangkan.

  6. NAMA : FIERDA MARTINA LAIA
    NIM : 856039624
    POKJAR : TAPTENG
    UPBJJ : MEDAN

    Analisi masalah yang pada vidio diatas, yaitu keefektifkan Waktu Pada Saat Menggunakan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA SD. Dimana maslaah yang terpat pada vidio diatas yaitu, guru tidak adanya persiapan atau perencanaan pembelajaran untuk menjelaskan materi yang akan disampaikan didepan kelas, yang dimana materi saat itu guru akan mengajar IPA dengan menggunakan alat peraga. Dengan guru yang tidak ada perencanaan pembelajaran atau tidak adanya kesiapan untuk menyiapkan alat peraga terlebih dahulu, sehingga membuat guru tersebut menyiapkan alat peraga pada saat jam pelajaran dimulai, yang dimana menimbulkan kurangnya waktu yang dimiliki. Guru tersebut hanya fokus menyiapkan alat peraga yang akan digunakan sehingga tidak memperhatikan jam pergantian pembelajaran sudah tiba dan juga siswa yang ribut didalam kelas akibat menunggu guru yang sedang menyiaokan alat peraga tersebut.
    Jadi cara memecahkan permasalah diatas yaitu, guru harus terlebih dahulu menyiapkan atau merancang pembelajaran terlebih dahaulu sebelum akan memulai materi yang akan diajarkan besoknya. Sehingga dengan guru yang telah menyiakan pembelajaran yang akan disamapaikannya nanti tidak akan memakan waktu yang banyak, yang dapat membuat guru tidak dikejar waktu pada saat menyampaikan materi didepan kelas.

    Terimakasih

  7. Nama : INDAH DEVISELINA PUTRI
    NIM : 858434994
    Jurusan : Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)
    UPBJJ : 50 Samarinda / UT Tunas Mandiri Melak

    Berdasarkan hasil analalisis saya pada video diatas pembelajaran tentang “Meningkatkan Efektivitas Penggunaan Alat Peraga dalam Mata Pelajaran IPA SD”,

    Pada awal pembelajaran, siswa nampak siap dan fokus, tetapi ketika guru menyiapkan alat peraga, mereka menjadi bosan, menyebabkan kelas menjadi ribut dan tidak kondusif.

    Analisis saya tentang kelemahan guru dalam video ini adalah :
    1) Guru tidak memberikan salam atau berdoa sebelum pembelajaran.
    2) Guru tidak melakukan apersepsi, membuat awal pembelajaran terasa kaku.
    3) Persiapan pembelajaran kurang efektif, terlalu memakan waktu lama, dan mengganggu waktu pembelajaran yang terbatas.
    4) Guru tidak memberikan motivasi kepada siswa untuk bertanya, membuat mereka tidak aktif.
    5) Perencanaan pembelajaran kurang efektif, seharusnya guru mempersiapkan lebih baik agar sesuai dengan RPP dan tujuan pembelajaran.

    Analisis saya tentang kelebihan guru dalam video ini adalah :
    1) Memberitahu siswa apa yang akan dipelajari pada hari itu, membantu siswa berimajinasi.
    2) Memulai pembelajaran dengan semangat, membuat siswa ikut semangat.
    3) Kreatif dalam menggunakan alat peraga yang mudah dijumpai oleh siswa.

    Dari hasil analisis saya pada video tersebut, upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran adalah sebagai berikut :
    a) Membuat RPP untuk mengajar lebih terstruktur.
    b) Persiapan yang lebih baik sebelum pembelajaran dimulai.
    c) Membuat rincian tugas praktikum untuk membantu pemahaman siswa.
    d) Membuat kelompok diskusi untuk mempercepat proses pembelajaran.
    e) Membimbing siswa dalam menulis, menganalisis, dan menyimpulkan data dari eksperimen.

  8. Nama : Ndaru Puspito
    NIM : 856973941
    Semester : 8
    Pokjar : tulang bawang udik
    Berdasarkan video pembelajaran tentang “Mengefektifkan Waktu pada Saat Menggunakan Alat Peraga pada Mata Pelajaran IPA SD” diatas. Berikut hasil analisis yang saya lakukan:

    Pada awal kegiatan pembelajaran siswa dalam video tersebut tampak siap dan fokus untuk mengikuti pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Akan tetapi dalam kegiatan proses pembelajaran tersebut, pada saat guru menyiapkan alat peraga, siswa menjadi bosan sehingga suasana kelas menjadi ribut dan menjadi tidak kondusif dikarenakan guru tersebut terlalu lama menyiapkan alat peraga.

    Adapun kelemahan guru dalam video tersebut diantaranya;
    a). Pada awal kegiatan pembelajaran guru tersebut tidak mengucapkan salam dan tidak berdoa bersama-sama sebelum belajar.
    b).Guru tersebut tidak melakukan apersepsi, sehingga awal kegiatan tampak kaku dan tegang.
    c). Kurangnya persiapan pembelajaran yang dilakukan guru sehingga ketika guru tersebut mempersiapkan alat peraga akan memakan waktu yang cukup lama dan hal tersebut kurang efektif dalam mengingat waktu pembelajaran yang terbatas.
    d). Dalam proses kegiatan pembelajaran tersebut, guru tidak memberikan motivasi kepada siswa untuk bertanya sehingga mengakibatkan siswa tidak aktif di dalam kelas.
    e).Perencanaan dalam proses kegiatan pembelajaran kurang efektif karena sebelum kegiatan pembelajaran dimulai guru tersebut seharusnya melakukan persiapan terlebih dahulu agar waktu yang dipakai sesuai dengan RPP dan tujuan pembelajaran akan tercapai siswa yang diharapkan.

    Adapun kelebihan guru dalam video tersebut diantaranya;
    a). Dalam video tersebut guru memberitahu kepada siswa apa yang akan dipelajarinya pada hari itu. Ini akan membuat siswa berimajinasi apa yang akan dipelajarinya pada saat itu dan tidak membuat siswa bingung dengan apa yang dibicarakan atau dijelaskan oleh guru tersebut.
    b).Guru tersebut juga memulai kegiatan pembelajaran dengan intonasi yang semangat. Hal ini akan sangat berpengaruh pada siswa-siswa yang mendengarkan dan melihat guru tersebut menjadi ikut semangat dan proses pembelajaran juga menyenangkan.
    c). Guru tersebut cukup kreatif dalam penggunaan alat peraga yang ada di sekitarnya dan alat peraga tersebut juga mudah dijumpai oleh siswa.

    Hal-hal unik yang dapat saya temukan dalam video tersebut ialah seperti dalam penggunaan alat peraga, guru menggunakan alat peraga seadanya dan mudah didapatkan oleh siswa. Hal ini akan membantu siswa dalam memahami apa yang sedang dijelaskan oleh guru tersebut. Meskipun dalam video tersebut persiapan guru tersebut memakan waktu yang cukup lama yang mengakibatkan siswa merasa bosan dan suasana kelas menjadi ribut dan tidak kondusif sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai atau tidak sesuai dengan yang di harapkan.

    Upaya yang dapat diusulkan untuk meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran berikutnya diantaranya;
    a). Guru harus membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) sebagai pedoman untuk mengajar dengan lebih terorganisir dan berstruktur, adapun yang terkandung dalam RPP itu seperti pada kegiatan awal ( ucapan salam, doa, dan Apersepsi), kegiatan inti ( penjelasan mengenai materi yang diajarkan), dan kegiatan akhir/penutup (tanya jawab, tugas, dan kesimpulan).
    b). Sebelum pembelajaran dimulai, guru harus lebih dahulu membuat persiapan apa-apa saja yang diperlukan pada saat kegiatan pembelajaran misalnya dalam kegiatan pembelajaran tersebut memerlukan alat peraga seperti benda-benda nyata, gambar atau foto, dan lain sebagainya. Hal ini akan membantu guru tersebut dalam mengefektifkan waktu dalam kegiatan pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran akan tercapai dan sesuai dengan yang diharapkan.
    c). Dalam kegiatan pembelajaran juga guru harus membuat rincian tugas praktikum yang akan dilakukan oleh siswa. Hal ini bisa membantu siswa untuk memahami apa yang diperintahkan oleh guru tersebut dan sesuai tujuan pembelajaran.
    d).Selanjutnya, guru juga dapat membuat sebuah kelompok diskusi untuk mengefektifkan waktu proses pembelajaran.
    e).Dalam kegiatan pembelajaran juga, guru diharuskan membimbing siswa dalam menulis, menganalisis, dan menyimpulkan data dari proses eksperimen yang dilakukan oleh siswa secara berkelompok tersebut.

  9. Nama: Sri Nita Dwi Utami
    Nim: 856028771
    Prodi: S1 PGSD
    UPBJJ UT MEDAN “Mengefektifkan Waktu Pada Menggunakan Alat Peraga pada Mata Pelajaran IPA SD

    Reaksi siswa terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru adalah siswa terlihat antusias mendengarkan pembelajaran yang disampaikan oleh guru

    Kelemahan guru dalam melakukan pembelajaran adalah Guru kurang menguasai materi yang diberikan, sehingga siswa terkesan melakukan kegiatan lain.

    Kelebihan guru dalam melakukan pembelajaran adalah mampu menjadi guru yang baik dan tahu bagaimana mengkoordinasikan pelajaran agar pembelajaran berlangsung dengan urutan yang benar

    Upaya yang dapat diusulkan untuk meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran adalah dengan adanya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang Disiapkan Sebelumnya. Guru mengetahui bagaimana mengalokasikan waktu yang tepat untuk awal, inti, dan penutup RPP sehingga tidak bingung apa yang dikerjakan dan lebih terstruktur. Guru memberikan instruksi dan meminta siswa untuk membuka LKS sebelum kegiatan di kelas agar siswa sudah memahami apa yang diajarkan.

  10. Lilis Safitri
    8560220755
    Dari hasil analisis video tentang “Mengefektifkan Waktu pada Saat Menggunakan Alat Peraga pada Mata Pelajaran IPA SD,” terdapat beberapa kelemahan yang perlu diperbaiki:

    Tidak adanya kegiatan awal (apersepsi): Guru tidak memberikan salam, berdoa bersama, atau melakukan ice breaking sebelum memulai pembelajaran. Ini dapat membuat suasana kelas terasa kaku dan siswa tidak terlibat secara aktif.
    Tidak menjelaskan tujuan pembelajaran: Guru tidak menyampaikan dengan jelas tujuan pembelajaran pada hari tersebut. Hal ini membuat siswa menjadi bingung dan tidak tahu apa yang akan dipelajari.
    Kesiapan pembelajaran yang kurang: Guru terlalu lama menyiapkan alat peraga pada saat jam pelajaran dimulai. Hal ini mengakibatkan kurangnya efektivitas waktu pembelajaran yang terbatas.
    Kurangnya interaksi guru-siswa: Guru tidak memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya atau berdiskusi. Hal ini membuat siswa tidak aktif dalam pembelajaran.
    Kurangnya perencanaan pembelajaran: Guru tidak melakukan persiapan dengan baik sebelum pembelajaran dimulai, sehingga tidak sesuai dengan RPP dan tujuan pembelajaran tidak tercapai.
    Namun, terdapat juga beberapa kelebihan dalam video tersebut:

    Penyampaian informasi yang jelas: Guru memberitahu siswa apa yang akan dipelajari pada hari tersebut, sehingga siswa dapat membayangkan materi yang akan dipelajari.
    Semangat guru dalam mengajar: Meskipun ada kekurangan dalam persiapan, guru tetap memulai pembelajaran dengan semangat, yang dapat mempengaruhi semangat siswa.
    Kreativitas dalam menggunakan alat peraga: Guru menggunakan alat peraga yang mudah dijumpai oleh siswa dan dapat memvisualisasikan materi dengan baik.
    Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di masa depan, dapat dilakukan beberapa perbaikan, antara lain:

    Perencanaan pembelajaran yang lebih baik: Guru harus membuat RPP sebagai pedoman untuk mengajar secara terstruktur dan terorganisir.
    Persiapan yang lebih matang: Guru harus melakukan persiapan yang cukup sebelum pembelajaran dimulai, termasuk persiapan alat peraga dan materi yang akan disampaikan.
    Memberikan kesempatan interaksi: Guru harus memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya, berdiskusi, dan aktif dalam pembelajaran.
    Menggunakan metode pembelajaran yang lebih variatif: Guru dapat menggunakan berbagai metode pembelajaran yang menarik dan interaktif untuk membuat pembelajaran lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa.
    Dengan melakukan perbaikan-perbaikan tersebut, diharapkan pembelajaran IPA di tingkat SD dapat menjadi lebih efektif dan bermakna bagi siswa.

Leave a Reply