silahkan klik icon    jika video tidak dapat diputar

Sinopsis

Video  ini berisi tentang pembelajaran bahasa Indonesia dengan materi membaca cerita yang dilakukan secara bergilir oleh siswa. Pada pelaksanaan pembelajaran ini, pengarahan terhadap siswa harus dilakukan guru dengan sebaik mungkin agar pembelajaran berlangsung dengan lancar, siswa tidak ribut, tidak main-main, dan mampu memusatkan perhatian (konsentrasi) terhadap pelajaran. Apakah Anda pernah mengalami masalah seperti ini? Bagaimana cara Anda mengatasinya? Ayoo berbagi dengan guru-guru lain dengan cara menuliskan pengalaman atau komentar Anda mengenai masalah tersebut.!
Dra. Siti Rohmi Yuliati, M.Pd.

Similar Posts

123 Comments

  1. Nama : Fuji Aulia
    NIM : 857127144
    Semester : 8

    Ringkasan Isi Video:
    Guru memberikan tujuan pembelajaran di awal pembelajaran dilanjutkan memberikan arahan terkait pembelajaran yang sedang berlangsung dan mendiskusikan bersama peserta didik tentang hukuman yang diberikan kepada peserta didik yang berbuat gaduh di kelas.

    Kelemahan Pembelajaran dalam Video:
    Pada video tersebut guru terlalu banyak memberikan pengarahan yang berulang sehingga peserta didik terlihat kebingungan dan kelas menjadi tidak kondusif.

    Kelebihan Pembelajaran dalam Video:
    Guru mampu menggambar dengan baik di papan tulis untuk menarik perhatian peserta didik.

    Keunikan Pembelajaran dalam Video:
    Pada video guru mendiskusikan hukuman yang akan diberikan kepada peserta didik bagi yang tidak mematuhi arahan yang diberikan oleh guru berupa menggantikan posisi teman yang sedang bercerita.

    Rencana Pembelajaran yang akan dilakukan:
    Saya akan melakukan rencana pembelajaran menggunakan strategi pembelajaran Problem Based Learming dalam mata Pelajaran Bahasa Indonesia

  2. Nama : Sri Yuliah Nurhana
    NIM : 857157749
    Prodi : S1 PGSD
    UPBJJ : Jakarta

    Pada video tersebut, guru menggambar dengan baik di papan tulis, memberi pengarahan dan membuat peraturan bersama ketika pembelajaran, memberi kesempatan siswa untuk membaca di depan kelas, namun guru Guru tidak memberitahu langkah-langkah dengan jelas apa yang harus dilakukan peserta didik untuk menyelesaikan tugasnya, sehingga siswa kebingungan menyelesaikan tugas yang diberikan dan kelas tidak kondusif seperti ada siswa yang bermain ketika pembelajaran berlangsung.
    Sebaiknya guru membuka pembelajaran dengan berdoa, ice breaking, apersepsi, memberi arahan yang jelas kepada siswa, misalnya setiap siswa membaca dulu cerita yang ada di buku, atau membentuk kelompok dan setiap kelompok berdiskusi dengan isi cerita tersebut kemudian perwakilan siswa maju kedepan kelas membacakan atau menyimpulkan cerita tersebut. Pada akhir kegiatan inti seharusnya guru memberi evaluasi, dan menutup dengan kegiatan refleksi, penguatan, kesimpulan dari pembelajaran dan doa penutup.

  3. Nama : Mei Fondrara Dodo Telaunbanua
    NIM : 856064438
    Setelah saya melihat vidio diatas, saya menyimpulkan dari beberapa siswa yang tidak kondusif saat melkukan proses pembelajaran salah satu diantaranya adalah kurangnya arahan guru saat awal pembelajaran,
    apabia guru diawal memberikan arahan yang baik terkait proses pembelajaran yang akan dilakaukan serta membrikan pengantar yang menyenangkan agar siswa dapat terfokus dengan apa yang disampaikan oleh guru, mungkin akan lebih membantu guru dalam menyampaikan proses belajar mengajar dikelas, selain itu , seharusnya guru dapat menggunakan media pembelajaran yang dapat mendukung kelancaran proses belajar mengajar serta menarik perhatian siswa dengan menggunakaan proyektor atau buku cetak, ataupun media-media lain yang dapat menarik perhatian anak,
    dari segi komunikasi serta intonasi yang digunakan alangkah baiknya tidak monoton, bisa menggunakan nada intonasi yang ceria, agar siswa tidak mudah bosan, dan lebih tertarik dengan apa yang diucapkan oleh guru.

    kalau dari segi pengarahan agar siswa tidak gaduh saat mengajar, guru sudah bagus dalam menggunakan metodenya, yakni mengajak kesepakatan bersama dalam proses belajar mengajar, agar siswa yang ramai/gaduh tersebut tidak mengulangi perbuatannya. namun, untuk kesepakatannya belum jelas mau diapakan jika ada yang gaduh.
    jadi guru perlu lebih tegas lagi dalam mengambil tindakan .
    Terimakasih

  4. NAMA : MEIFON FONDRARA DODO TELAUMBANUA
    NIM : 856064438
    Setelah saya melihat vidio diatas, saya menyimpulkan dari beberapa siswa yang tidak kondusif saat melkukan proses pembelajaran salah satu diantaranya adalah kurangnya arahan guru saat awal pembelajaran,
    apabia guru diawal memberikan arahan yang baik terkait proses pembelajaran yang akan dilakaukan serta membrikan pengantar yang menyenangkan agar siswa dapat terfokus dengan apa yang disampaikan oleh guru, mungkin akan lebih membantu guru dalam menyampaikan proses belajar mengajar dikelas, selain itu , seharusnya guru dapat menggunakan media pembelajaran yang dapat mendukung kelancaran proses belajar mengajar serta menarik perhatian siswa dengan menggunakaan proyektor atau buku cetak, ataupun media-media lain yang dapat menarik perhatian anak,
    dari segi komunikasi serta intonasi yang digunakan alangkah baiknya tidak monoton, bisa menggunakan nada intonasi yang ceria, agar siswa tidak mudah bosan, dan lebih tertarik dengan apa yang diucapkan oleh guru.

    kalau dari segi pengarahan agar siswa tidak gaduh saat mengajar, guru sudah bagus dalam menggunakan metodenya, yakni mengajak kesepakatan bersama dalam proses belajar mengajar, agar siswa yang ramai/gaduh tersebut tidak mengulangi perbuatannya. namun, untuk kesepakatannya belum jelas mau diapakan jika ada yang gaduh.
    jadi guru perlu lebih tegas lagi dalam mengambil tindakan . TERIMAKASIH

  5. Nama : Teedy Priyono
    NIM : 857128447
    UPBJJ UT Jakarta

    Video pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan tema “Cerita Rakyat Timun Mas” dengan metode presentasi menggunakan media pembelajaran Visual. Pada video tersebut, guru melakukan pendahuluan pembelajaran dengan menyampaikan tujuan pembelajaran kepada peserta didik.
    Pada bagian inti pembelajaran, guru menjelaskan kepada peserta didik bahwa pembelajaran akan dilakukan dengan presentasi secara berkelompok untuk membaca cerita Timun Mas dan peserta didik yang belum mendapatkan giliran di minta untuk mendengar dan memperhatikan dengan seksama. Selanjutkan guru memberikan proses nasihat kepada peserta didik agar tertib selama presentasi berlangsung.
    Pada bagian penutup guru menegur peserta didik yang membawa mainan ke sekolah.

    Kelemahan dalam video simulasi pembelajaran
    Kurangnya penguatan yang diberikan guru terhadap isi cerita rakyat Timun Mas, sehingga peserta didik tidak dapat melaksanakan intruksi dari guru dengan baik.

    Kelebihan dalam video simulasi pembelajaran
    Guru menggunakan media visual dalam proses pembelajaran. Dari video, tampak bahwa penggunaan media visual (gambar) dalam proses pembelajaran memotivasi peserta didik untuk lebih memperhatikan materi pembelajaran, karena secara psikologis, peserta didik lebih menyukai pembelajaran secara berkelompok. Hasil belajar peserta didik juga lebih meningkat di bandingkan apabila guru hanya menggunakan metode ceramah dan hanya melakukan pendekatan satu arah saja.

  6. Nama : Teddy Priyono
    Nim : 857128447
    UPBJJ UT Jakarta

    Video pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan tema “Cerita Rakyat Timun Mas” dengan metode presentasi menggunakan media pembelajaran Visual. Pada video tersebut, guru melakukan pendahuluan pembelajaran dengan menyampaikan tujuan pembelajaran kepada peserta didik.
    Pada bagian inti pembelajaran, guru menjelaskan kepada peserta didik bahwa pembelajaran akan dilakukan dengan presentasi secara berkelompok untuk membaca cerita Timun Mas dan peserta didik yang belum mendapatkan giliran di minta untuk mendengar dan memperhatikan dengan seksama. Selanjutkan guru memberikan proses nasihat kepada peserta didik agar tertib selama presentasi berlangsung.
    Pada bagian penutup guru menegur peserta didik yang membawa mainan ke sekolah.

    Kelemahan dalam video simulasi pembelajaran
    Kurangnya penguatan yang diberikan guru terhadap isi cerita rakyat Timun Mas, sehingga peserta didik tidak dapat melaksanakan intruksi dari guru dengan baik.

    Kelebihan dalam video simulasi pembelajaran
    Guru menggunakan media visual dalam proses pembelajaran. Dari video, tampak bahwa penggunaan media visual (gambar) dalam proses pembelajaran memotivasi peserta didik untuk lebih memperhatikan materi pembelajaran, karena secara psikologis, peserta didik lebih menyukai pembelajaran secara berkelompok. Hasil belajar peserta didik juga lebih meningkat di bandingkan apabila guru hanya menggunakan metode ceramah dan hanya melakukan pendekatan satu arah saja.

  7. Nama : Anistasya Gusmania
    Nim : 855717119
    Pokjar : Sidomulyo
    Kelas : Semester 8. A

    Izin menanggapi video pembelajaran tersebut, Pada awal pembelajaran guru belum menerapkan prosedur pembelajaran dengan baik yang seharusnya diawal pembelajaran itu dilakukan kegiatan pembukaan dan pendahuluan seperti memberi salam, menyapa siswa seperti menciptakan kondisi awal pembelajaran( berdoa, mengecek kehadiran, menumbuhkan kesiapan belajar siswa, membangkitkan motivasi dan perhatian siswa), memberi acuan dan melaksanakan apersepsi hal ini dapat membuat suasana kelas kurang hangat dan siswa tidak termotivasi untuk belajar,
    suara guru terlalu datar dan tidak berekspresi, sehingga siswa menjadi tidak bersemangat, seharusnya guru harus lantang dalam penyampaian materi pembelajaran, sehingga perhatian siswa tertuju pada guru.
    Media yang digunakan Guru tersebut juga kurang menarik perhatian siswa, sebaiknya guru harus lebih kreatif untuk memilih alat peraga.
    Guru mengajak siswa untuk bergantian membaca dan maju kedepan kelas, hal tersebut sangat bagus untuk mengasah mental siswa supaya berani maju didepan hadapan orang banyak.

  8. Nama : Andi Prabowo
    Nim : 857866871
    Sem : 6
    UT SURAKARTA
    Dari vidio yang telah saya putar saya sendiri juga mengalami apa yang dialami Ibu guru dalam vidio tersebut, mulai dari siswa yang suka gaduh, tidak memperhatikan tugas yang diberikan, bermain sendiri, dan masih bayak lagi. Pada dasarnya anak di usia tersebut masih senang bermain dan dalam vidio tersebut siswa dalam kelas jumlahnya juga lumayan banyak, butuh tenaga ekstra dalam pengondisian siswa dalam kelas dengan jumlah banyak. Menurut pendapat saya dalam awal pertemuan baiknya kita cek kehadira siswa selain itu kita juga dapat memberi motivasi kepada siswa, di era moderen ini siswa lebih menyukai hal hal baru yang sebelumnya tidak mereka jumpai. Salah satu yang dapat kita gunakan untuk mengkondisikan siswa dalam kelas adalah dengan penggunaan vidio dalam pembelajaran, manfaat dari penggunaan vidio sendiri adalah:
    (-) Memudahkan pemahaman : Vidio dapat membantu siswa dalam memahami apa yang disampaikan oleh guru.
    (-) Menarik perhatian : Penggunaan vidio dapat menarik perhatian siswa dan menumbuhkan minat mereka untuk belajar.
    (-) Memperjelas materi : Vidio juga dapat memperjelas materi yang disampaikan oleh guru.

  9. Nama : Chistin widywati NIM : 857866857
    UT SURAKARTA
    Menghadapi anak yang tidak memperhatikan saat guru menjelaskan dan menciptakan kelas kondusif bisa menjadi tantangan, namun ada beberapa pendekatan yang dapat membantu. Berikut adalah beberapa strategi yang dapat diterapkan:
    1. Identifikasi penyebab: Cari tahu alasan anak tidak memperhatikan. Apakah mereka bosan, sulit memahami materi.
    2. Variasikan metode pengajaran: Terkadang, anak-anak kehilangan perhatian karena metode pengajaran yang monoton. Coba variasikan cara mengajar, seperti menggunakan alat bantu visual, permainan edukatif, video, atau diskusi kelompok kecil. Metode pembelajaran yang interaktif dapat membantu menarik perhatian.
    3. Beri penghargaan dan motivasi: Berikan pujian atau penghargaan kecil ketika mereka mulai menunjukkan perhatian. Pujian bisa memotivasi anak untuk terus berusaha lebih baik.
    4. Gunakan teknik manajemen kelas: Terapkan aturan yang jelas mengenai perilaku di kelas. Gunakan teknik manajemen perilaku seperti penguatan positif atau sistem poin untuk mendorong perilaku yang lebih baik.

  10. Nama: Emaria Feby Monika
    NIM: 858213156
    UPBJJ Pontianak

    Dari video Pentingnya Pengarahan Guru tersebut dapat disimpulkan bahwa, sebagai pengajar. Pentingnya seorang guru untuk memberikan pengarahan kepada siswa di dalam kelas. Sebagai guru wajib menjelaskan materi pembelajaran kepada siswa. Maka pentingnya guru untuk membuat RPP tujuannya agar disaat jam pembelajaran hal hal apa saja yang harus dilakukan tujuan pembelajarannya harus jelas apa yang akan disampaikan lebih terarah. Menciptakan suasana kelas yang menyenangkan juag tidak kalah penting. Seperti saat awal pembelajaran sebaiknya menyapa, menanyakan kabar, ice breaking, menyiapkan lagu yang terkait pembelajaran. Supaya di saat masuk untuk menjelaskan materi siswa akan lebih mudah memahami yg disampaikan. Pentingnya guru di saat menjelaskan juga harus menjelaskan pelan pelan dan bertanya apakah anak anak sudah memahami materi atau belum. Dan bisa mencoba meminta siswa untuk maju dan mencoba mengerjakan soal di papan tulis. Atau juga bisa sebagai guru mencoba satu soal sambil menjelaskan cara pengerjaannya. Dan memberikan tugas yang hampir sama cara pengerjaannya dengan begitu. Sebagai guru akan lebih mudah menilai apakah materi yang di sampaikan sudah dapat diterima dan dimengerti siswa.

Leave a Reply