60 Comments

Sinopsis

Dalam program ini digambarkan video pembelajaran tentang sikap berontak siswa. Ada beberapa diantara mereka yang berpandangan bahwa tidak ada kaitan antara kecerdasan dengan prilaku tertentu, seperti masalah rambut solusi, diperlakukan pendekatan yang tepat untuk menyelesaikan persoalan ini secara arif dan bijaksana.

Asnah Limbong

Penayangan Video ini bertujuan agar Guru dengan bantuan Guru BK, dapat menerapkan aturan sekolah. Dimulai dengan mengajak siswa untuk mematuhi aturan sekolah hingga mendapatkan surat peringatan.

Materi-Video GPO disampaikan tanpa guru mengajar. Penyajian disampaikan melalui penayangan video pendek dan presenter.

Pendekatan menggunakan penayangan video sangat baik bagi para guru yang melihat program ini karena semua lebih nyata.

Program ini sangat sesuai dengan perkembangan peserta didik dengan memberi contoh mengenai rambut.

Program ini juga telah sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

Sebaik materi ini diletakan untuk umum jangan diletakan pada seri Pembelajaran Matematika SMP. Di akhir penayangan sebaiknya dilihatkan siswa ybs telah menyadari kesalahannya.

Drs. Edy Sjarif, M.Pd.

60 Replies to “Sikap Berontak

  1. Nama : Siti Nurhalimah
    NIM : 042055467
    Prodi : Pendidikan Bahasa Inggris
    UPBJJ UT : Bogor

    Kenakalan siswa / pemberontakan siswa terhadap aturan sekolah merupakan hal yang kerap kali di lakukan oleh siswa, tidak sedikit siswa yang menyepelekan akan aturan yang di buat sekolah. Saya sering menemukan anak yang seperti itu, tidak hanya di peraturan masalah rambut gondrong, tapi ada juga siswa yang menyepelekan kedisiplinan sekolah yang di buat, contohnya saja dalam hal datang ke sekolah, masih da beberapa siswa yang menganggap jam sekolah tidak terlalu penting untuk mereka ikuti. Ada juga siswa yang melanggar aturan sekolah dalam hal menggunakan alat komunikasi (handphone), saya kerap kali memergoki siswa yang mengobrol bahkan bermain game di pinselnya secara terang-terangan ketika pembelajaran berlangsung. Menurut saya, solusi terbaik untuk mengatasi hal tersebut, dapat kita lakukan peng rajiaan secara rutin, atau tegoran langsung dengan menyebutkan nama siswa nya, memang hal ini hanya dapat di terapkan di waktu singkat, namanya juga anak anak yang masih harus di didik, mereka akan menuruti aturan sekolah paling lama beberapa minggu kedepan, ke sananya ketika mereka merasa guru atau pembimbing mereka lengah, dan peraturan berjalan normal kembali, mereka akan mengulangi kembali hal tersebut yaitu melanggar dan berontak kembali. Karena mereka merasa hal itu wajar mereka lakukan di usia mereka yang memang labil apalagi usia usia anak SMP.

  2. Sebagai seorang guru harus memahami karakteristik anak muridnya terutama yang suka melanggar aturan aturan sekolah,pendekatan secara langsng saya rasa harus sering dilakukan terhadap siswa tsb,guru tidak harus menjadi seorang pendidik setiap saat,ada kalanya kita harus menjadi teman yang bisa di ajak berbicara secara santai dengan murid tsb,sehingga sang murid juga merasa lebih leluasa untuk di ajak bicara,sehingga guru juga bisa memberikan nasehat nasehat yang membuat murid tsb menjadi tidak merasa tertekan .

  3. Pemberontakan Siswa terhadap Aturan yang ada di sekolah sering kita jumpai, banyak siswa yang menyepelekan peraturan sekolah yang ada. Bahkan ada juga siswa yang sudah membuat perjanjian akan masalah yang dia lakukan supaya tidak mengulangi nya lagi, ketika kita lengah terhadap nya dia dapat mengulangi sikap menyepelekan peraturan yang ada. Solusi nya menurut saya jika seperti itu maka sebagai Guru yang memahami Sifat nya bermusyawarah terhadap guru yang lainnya supaya ikut membantu memberi nya nasehat dan teguran, supaya saat dia melanggar aturan, dia ingat kalau dia banyak yang memperhatikannya, dan dia berfikir dia telah diberi kesempatan terkhir dan telah membuat perjanjian tidak akan melanggar peraturan apapun disekolah, maka dia akan malu untuk melakukan kesalahannya

  4. Nama : La Ode Maharudin
    NIM : 023704782
    Prodi : Pendidikan Fisika S1

    Solusi yang diberikan secara berurutan pada video tersebut saya setuju. Dan menurut saya, sangat baik bila permasalahan berontak ini selesai di wali kelas saja.
    Sikap berontak biasanya karena sang siswa masih membawa ego individualisnya dari rumah ke sekolah. Dia belum sadar bahwa kehidupan sosial di sekolah bukan mengutamakan dirinya saja, melainkan untuk kenyamanan bersama. Untuk itulah aturan sekolah dibuat agar kenyamanan ini terwujud. Siswa harus memahami hal ini.
    Dan juga memang harus ada penyampaian bahwa ketika siswa masuk di sekolah ini, maka aturan yang dipakai adalah aturan sekolah yang harus di taati.

    Siswa juga harus memahami bahwa ukuran kepandaian bukan hanya dilihat dari nilai-nilai ujian saja, melainkan menempatkan diri yang sesuai pada kondisi tertentu adalah kepandaian juga, yaitu kepandaian bersikap. Keterpaduan ini membuat siswa akan mudah dihargai dan disenangi banyak orang.

  5. Di sekolah sering kita jumpai pemberontakan siswa terhadap peraturan yang ada, banyak siswa yang menyepelekan peraturan sekolah yang ada. Bahkan ada siswa yang sudah menyetujui soal tersebut tidak akan mengulanginya lagi. Jika kita acuh tak acuh terhadap hal ini, mereka mungkin mengulangi sikap meremehkan aturan yang ada. Menurut saya, solusinya jika demikian, sebagai guru yang memahami karakter Anda, berkonsultasilah dengan guru lain saat memberikan nasihat dan teguran, agar Anda ingat untuk sangat berhati-hati saat melanggar peraturan. kepadanya dan dia pikir dia mendapat kesempatan terakhirnya dan berjanji tidak akan melanggar peraturan di sekolah sehingga dia malu melakukan kesalahan.

Leave a Reply