Similar Posts
Inovasi Pembelajaran Dikelas Rendah
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis Membelajarkan konsep waktu pada siswa kelas rendah tidak terlepas dari tahap perkembangan kognitif siswa yang menurut Bruner berada pada tahap ikonik. Pada tahap ini, pengetahuan siswa dapat dibangun melalui serangkaian gambar-gambar yang merepresentasikan suatu konsep. Video ini berisi tayangan bagaimana seorang guru membangun pengetahuan siswa…
Teknik Bernyanyi dengan Mudah Melalui Media Audio Tape Recorder
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis Ilustrasi dalam Video ini berisi tentang pemecahan masalah yang dilakukan guru ketika mengajar bernyanyi kepada siswa dengan menggunakan tape recorder karena guru kurang menguasai teknik bernyanyi dengan baik dan benar. Pada kegiatan awal guru menjelaskan lagu yang akan dipelajari kemudian secara bersama-sama mempelajari dengan memutar…
Siswa Tidak Konsentrasi Belajar Matematika Pada Siang Hari
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis Dalam belajar matematika, seringkali siswa tidak dapat berkonsentrasi dengan baik. Apalagi kegiatan belajar tersebut dilakukan pada jam-jam terakhir pembelajaran di sekolah atau pada siang hari. Indikator yang menunjukkan hal itu misalnya, ribut dengan teman-temannya dan mengantuk. Ada beberapa solusi yang dapat dilakukan guru, yaitu mengajak…
Penggunaan Metode Field atau Karya Wisata dalam menumbuhkan Pemahaman Siswa Pada Tumbuhan dengan Memanfaatkan Lingkungan Sekitar Sebagai Sumber Belajar
Sinopsis Program ini menggambarkan permasalahan guru ketika melaksanakan pembelajaran di kelas pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, yaitu dalam materi tempat menyimpan cadangan makanan pada tumbuhan siswa mengalami kesulitan untuk memahami materi. Metode yang dianjurkan dalam program ini adalah dengan menggunakan metode field trip atau karya wisata pada pembelajaran ilmu pengetahuan alam Sekolah Dasar. Adapun hal-hal…
Siswa Tidak Teratur pada Saat melaksanakan Observasi/Praktikum Diluar Kelas Pada Saat Pembelajaran IPA SD
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis Kadang-kadang dalam pelaksanaan praktikum IPA di SD, guru mengalami kesulitan. Misalnya saat harus melaksanakan praktek di luar kelas. Siswa-siswa menjadi tidak terkendali dan berkeliaran tak tentu arah. Solusi yang ditawarkan dalam program ini adalah sebagai berikut. Guru memberikan pengarahan serta memberikan LKS sebelum siswa keluar…
Belajar Penjarian dengan Bermain Recorder tanpa Recorder
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis Video ini berisi tentang kegiatan belajar anak dalam mempelajari teknik penjarian bermain recorder / suling tangga nada 1 = C pada siswa kelas 4 SD. Pada awal pertemuan guru menyampaikan apersepsi dengan penjelasan bagaimana cara memainkan alat musik sederhana yaitu recorder. Pada topik ini guru…
Bismillah…Izin Respon Video
Nama : Ima Resmawati
NIM : 857529268
UPBJJ – UT : Katapang – Kab. Bandung
Dalam video tersebut alangkah lebih baik jika menggunakan media video tentang bagaimana membaca pantun sehingga peserta didik bisa melihat secara langsung betapa menarik jika bisa membaca pantun dengan intonasi dan penyampaian yang enak dan seru. Dan memberikan pertanyaan pemantik kepada peserta didik mengenai pantun dengan memberikan contoh tokoh yang pandai dalam berpantun, seperti public figure atau yang sudah peserta didik kenal. Kemudian dalam proses pembelajaran membacakan pantun bisa dibuat per kelompok sehingga akan ada kegiatan berbalas pantun yang dibacakan sehingga bisa membuat semua peserta didik lebih aktif. Adapun mengenai teori tentang pantun bisa dibuat review seperti Fishbone atau infografis yang dibagikan kepada peseta didik sebelum dimulainya kegiatan membaca pantun ataupun setelahnya.
Terima kasih
Terima kasih
Nama : Ita Nurhidayah
Nim : 857875018
UPBJJ-UT: Surakarta
Setelah melihat video pembelajaran di atas, menurut saya dari beberapa aspek observasi sudah ada, seperti:
1. keterampilan membuka salam sudah dilakukan guru
2. keterampilan bertanya sudah dilakukan guru
3. keterampilan menjelaskan sudah ada, walaupun pada video menurut saya guru kurang menjelaskan dengan runtut, sehingga anak-anak belum mengetahui dengan jelas apa itu pantun.
4. Keterampilan mengadakan variasi , di dalam video terlihat anak sudah aktif bertanya , dan maju ke depan untuk membaca pantun.Tetapi akan lebih menyenangkan jika dibuat kelompok dan mengunakan kartu pantun sehingga lebih bervariasi kembali. Lalu kurangnya media pembelajaran, seharusnya guru bisa membuat variasi pembelajaran yang berdiferensiasi sesuai gaya belajar anak.
5. keterampilan menutup pelajaran. Menurut saya dalam aspek ini guru belum melakukan penilaian atau evaluasi kepada siswa sehingga kita belum tahu sejauh mana anak faham.
6. keterampilan menutup pelajaran. Sudah dilakukan guru
mungkin itu yang dapat saya sampaikan mohon maaf jika ada kekeliruan, semangat belajar dan sukses untuk kita semua.
Nama :Maslianati
NIM: 858062232
Setelah menonton video pembelajaran tersebut, saya berpendapat bahwa beberapa aspek observasi telah tercakup, antara lain:
– Guru telah melakukan keterampilan membuka pelajaran dengan salam.
– Guru sudah menunjukkan keterampilan bertanya.
– Guru juga memiliki keterampilan menjelaskan, meskipun menurut saya penjelasannya kurang terstruktur, sehingga anak-anak belum memahami dengan jelas apa yang dimaksud dengan pantun.
– Keterampilan dalam variasi pembelajaran sudah terlihat, seperti anak-anak aktif bertanya dan tampil di depan untuk membaca pantun. Namun, pembelajaran akan lebih menarik jika dilakukan dalam kelompok dengan menggunakan kartu pantun agar lebih bervariasi. Media pembelajaran juga kurang beragam; – –sebaiknya guru dapat menghadirkan variasi yang sesuai dengan gaya belajar siswa.
-Dalam keterampilan menutup pelajaran, guru tampaknya belum melakukan penilaian atau evaluasi kepada siswa, sehingga kita belum mengetahui tingkat pemahaman mereka.
– Keterampilan menutup pelajaran juga telah dilakukan oleh guru.
Setelah melihat vidio di atas, kegiatan belajar tersebut sangat rapi. Anak anak antusias mengikuti kegiatan . Bapak guru memberikan materi sangat mudah untuk di pahami, sehingga anak tidak merasa lelah ataupun mengantuk.
Namun pada awal kegiatan lebih baiknya pak guru melakukan apersepsi terlebih dahulu untuk untuk melakukan doa atau permainan dengan waktu yang di tentukan. Komunikasi antar dan guru sangat baik. Kegiatan belajar mengajar dalam vidio cukup balik