4 Comments

Sinopsis

Video ini berisi tentang pemecahan masalah kesulitan siswa dalam belajar membuat pantun, beserta alternatif pemecahan masalahnya, dengan tujuan untuk mempercepat pemahaman siswa mengenai cara membuat pantun. Solusi yang diberikan dalam program ini adalah dengan pembelajaran secara berkelompok. Dengan belajar berkelompok, selain mempercepat pemahaman siswa bagaimana cara membuat pantun, juga memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk membuat pantun, mendiskusikan isi pantun, dan bersosialisasi dengan temannya. Pembelajaran secara berkelompok akan berhasil jika dalam proses pembelajaran, guru mengarahkan dan mengamati kegiatan yang dilakukan setiap kelompok. Apakah anda pernah melakukan pembelajaran membuat pantun dengan cara berkelompok? Bagaimana cara anda melakukan proses pembelajarannya? Ayo berbagi dengan guru-guru lain dengan cara menuliskan pengalaman atau komentar anda!

Dra. Yetty Morelent, M. Hum.

4 Replies to “Belajar Membuat Pantun

  1. Nama : Nina Triana
    NIM : 860718099

    Guru sudah memberikan contoh pembacaan pantun dengan baik serta menjelaskan ciri-ciri pantun kepada siswa. Hal ini sangat membantu siswa dalam memahami struktur pantun dan cara membacanya dengan tepat, baik dari segi intonasi maupun ekspresi. Dengan adanya penjelasan dan contoh tersebut, siswa menjadi lebih mudah dalam membuat dan membacakan pantun secara mandiri. Saya pernah melakukan pembelajaran membuat pantun dengan cara berkelompok. Dalam prosesnya, saya membagi siswa ke dalam beberapa kelompok kecil agar mereka dapat berdiskusi dan saling bertukar ide. Selanjutnya, saya menjelaskan terlebih dahulu ciri-ciri pantun, seperti jumlah baris, rima, serta perbedaan antara sampiran dan isi, kemudian memberikan contoh pantun sebagai acuan.
    Setelah itu, setiap kelompok diminta untuk membuat pantun berdasarkan tema tertentu. Siswa bekerja sama menyusun kalimat, menentukan rima, dan memastikan pantun sesuai dengan kaidah yang benar. Di akhir kegiatan, masing-masing kelompok membacakan hasil pantunnya di depan kelas, kemudian saya memberikan umpan balik serta apresiasi terhadap hasil karya mereka.
    Menurut saya, metode berkelompok ini cukup efektif karena dapat meningkatkan kerja sama, kreativitas, serta keaktifan siswa dalam pembelajaran.

  2. Nama: Nurhayati
    Nim: 856100914

    video ini berisi tentang pemecahan masalah kesulitan siswa dalam belajar membuat pantun, beserta alternatif pemecahan masalahnya. selain mempercepat pemahaman siswa bagaimana cara membuat pantun, juga memberikan kesempatan kepada setiap siswa untuk membuat pantun.

    kelebihan yaitu meningkatkan keterampilan menulis pantun secara signifikan, memberikan kesempatan setiap siswa berpartisipasi, mendiskusikan ide dan mengembangkan kreativitas sertabkemampuan sosial, sehingga mengurangi kebosanan.
    Kekurangannya yaitu kondisi kelas tidak kondusif jika guru kurang mengarahkan, misalnya saat pembagian kelompok atau tanpa atran.
    kesimpulannya pembelajaran berkelompok efektif mempercepat pemahaman membuat pantun jika guru memastikan partisipasi inklusif dan pengawasan ketat.

  3. Nama : Amar Riyanto
    NIM : 857600788
    POKJAR : KEDUNGREJA
    Guru memberikan contoh pembacaan pantun secara baik dan menjelaskan cara memahami serta menganalisis pantun kepada siswa . Ini sangat membantu siswa memahami struktur pantun dan cara membaca dengan benar , termasuk nada dan ekspresi yang tepat. Dengan adanya penjelasan dan contoh tersebut, siswa menjadi lebih mudah dalam membuat dan membacakan pantun secara mandiri. Saya pernah belajar cara membuat pantun dengan bekerja dalam kelompok. Selama prosesnya, saya membagi murid – murid menjadi beberapa kelompok kecil agar mereka bisa berdiskusi dan saling berbagi gagasan . Selanjutnya saya akan menjelaskan terlebih dahulu ciri – ciri dari pantun, seperti jumlah barisnya, cara berimannya, serta perbedaan antara bagian sampiran dan isi, lalu memberikan contoh pantun sebagai acuan. Setelah itu, setiap kelompok diminta untuk membuat pantun dengan tema yang telah ditentukan. Siswa bekerja sama menyusun kalimat, menentukan rima, dan memastikan sesuai dengan kaidah yang benar . Di akhir acara, setiap kelompok membacakan pantun yang mereka buat di depan kelas, lalu saya memberikan tanggapan dan penghargaan atas hasil karya mereka . Menurut saya , metode belajar berkelompok itu cukup baik karena bisa memperbaiki kerja sama, meningkatkan kreativitas , dan membuat siswa lebih aktif dalam proses belajar .

  4. Nama : Priya Arya Fanadhi
    Nim : 857610051

    Pembelajaran membuat pantun yang disajikan dalam video ini memberikan pengalaman belajar yang menarik dan bermakna bagi siswa. Materi disampaikan secara runtut, dimulai dari pengenalan pengertian pantun, ciri-ciri, hingga struktur yang terdiri dari sampiran dan isi. Penjelasan guru yang jelas dan disertai contoh konkret membuat siswa lebih mudah memahami konsep dasar pantun. Selain itu, penggunaan metode pembelajaran yang variatif, seperti diskusi kelompok dan praktik langsung, mampu meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses belajar.

    Dalam kegiatan tersebut, siswa tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga diberi kesempatan untuk mengembangkan kreativitas mereka melalui kegiatan menyusun pantun sendiri. Interaksi antar siswa dalam kelompok juga membantu mereka bertukar ide, memperkaya kosakata, serta melatih kemampuan bekerja sama. Hal ini tentu berdampak positif terhadap perkembangan keterampilan berbahasa dan rasa percaya diri siswa dalam mengemukakan pendapat.

    Di sisi lain, guru juga berperan penting dalam mengelola kelas agar tetap kondusif. Dengan arahan yang tepat dan pengawasan yang baik, kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan tertib dan tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal. Evaluasi di akhir kegiatan, seperti pembacaan hasil pantun di depan kelas, menjadi sarana apresiasi sekaligus refleksi bagi siswa untuk memperbaiki karya mereka ke depannya.

    Secara keseluruhan, pembelajaran ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, materi yang awalnya dianggap sulit dapat menjadi lebih mudah dipahami dan menyenangkan. Oleh karena itu, metode pembelajaran seperti ini sangat layak untuk diterapkan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa, khususnya dalam keterampilan menulis pantun.

    Terimakasih

Komentar