Sinopsis
Seorang guru bahasa yang mengajarkan membuat slogan, guru memperagakan bagaimana jika pembelajaran slogan itu dilakukan dengan cara yang tidak benar, misalnya diawali dengan menunjukkan beberapa gambar dan satu contoh slogan. Kemudian guru menjelaskan arti slogan dengan menyampaikan definisi slogan. Kegiatan selanjutnya guru memberi tugas kerja kelompok tiap kelompok beranggotakan 4 siswa untuk membuat slogan dengan tema lingkungan hidup. Guru berpesan untuk tidak ramai karena akan meninggalkan ruang kelas. Siswa kemudian kerja kelompok membuat slogan. Kemudian guru kembali dan memonitor kerja kelompok, dan menanyakan kelompok mana yang sudah selesai.
Untuk mengatasi hal tersebut seorang guru memperagakan dengan mengajarkan membuat slogan dengan benar. Diawali dengan menjelaskan tujuan, guru memulai pelajaran dengan menjelaskan pengertian slogan. Untuk meyakinkan pemahaman tentang slogan, guru meminta siswa memberi contoh slogan yang sering di baca di tepi jalan. Beberapa siswa secara volunteer menyampaikan contoh slogan yang pernah dibaca. Pembelajaran dilanjutkan dengan berlatih membuat slogan. Kegiatan delakukan dengan memberikan tema slogan yang akan dibuat, yaitu lingkungan hidup. Slogan dibuat secara kelompok.
–
1. Cara guru membuka pelajaran sudah cukup baik dengan memberitahukan materi yang akan dipelajari saat itu. Pada saat mengisi pelajaran guru sudah cukup baik ,sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran, namun tidak ada penutup dalam video tersebut.
2. Pendekatan yang digunakan sudah tepat metode yag digunakan yaitu berkelompok untuk membuat slogan berdasarkan gambar yang terlihat.
3. Materi,Pendekatan, metode,dan langkah-langkah pembelajaran yang digunakan sesuai dengan perkembangan peserta didik.
4. Materi membuat slogan berdasarkan gambar terdapat pada kurikulum 2013.
Neneng Fitriyah, M.Pd
30 Replies to “Membuat Slogan Bergambar2”
Komentar Cancel reply
Anda harus login untuk memberikan komentar.
Nama : Kunthi Tri Prasetyo Ningsih
NIM : 043550181
Prodi : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Dalam video yang diperlihatkan, terdapat kegiatan belajar mengajar yang berjudul Membuat Slogan bergambar. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:
1. Tidak adanya bagian pembuka selain salam langsung ke inti pokok tanpa penjelasan berupa pertanyaan atau pernyataan mengenai slogan bergambar.
2. Guru meninggalkan kelas saat kegiatan kelompok dilakukan sehingga murid ada yang tertidur bahkan mengobrol tanpa ada yang mengontrol.
3. Saat guru kembali ke kelas, langsung menanyakan apakah murid sudah selesai, karena banyak yang mengobrol sehingga murid belum selesai mengerjakannya.
4. Manajemen kelas perlu diperbaiki kembali.
Untuk video kedua.
Solusi tentang kelas manajemen sudah ada dan dijelaskan mengenai slogan bergambar. Gambar bisa disediakan sehingga peserta didik hanya fokus membuat slogan tanpa menghabiskan waktu pelajaran.
Nama: Muhammad Imrom
NIM : 042253622
Prodi: Pendidika Bahasa dan Sastra Indonesia
1. Menurut pendapat saya pribadi Reaksi anak didik atau siswa sangat jelas berbeda antara saat guru berada dikelas dan ketika guru keluar dari kelas. Siswa menjadi tidak kondusif dan tidak mengerjakan tugas yang diberikan ketika guru keluar dan hal sebaliknya terjadi, yaitu ketika guru berada dikelas maka keadaan anak didik atau siswa menjadi kondusif.
2. Adapun kekurangan atau kelemahan guru pada saat melakukan kegiatan belajar mengajar, harusnya sebagai seorang guru tentunya harus mampu menjadi fasilitator dalam proses pembelajaran bagi anak didik atau siswa, namun guru tersebut malah terlihat hanya memberikan tugas kelompok kemudian keluar dari kelas yang seharusnya guru tersebut harus tetap menamai dan memandu para siswanya dalam menyelesaikan tugas tersebut.
3. Dan Adapun kelebihan guru dalam pelaksanaan pembelajaran tersebut ialah, guru tersebut memberikan keterampilan membuka sebelum pembelajaran dimulai dengan cara memberikan sapaan kepada siswa. Serta guru tersebut tampak memberikan media visual yang berupa slogan bergambar yang ditampilkan menggunakan proyektor.
Nama : Regari Fuji Astuti
NIM : 044487041
Prodi : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Dari kedua video proses pembelajaran dengan materi “Membuat Slogan Bergambar” yang kita tonton dapat kita lihat bahwa video pertama saat memulai kelas siswa tidak baik karena tidak ada salam pembuka, tidak berdoa terlebih dahulu, tidak memberikan motivasi untuk siswa, tidak menjelaskan tujuan dari pembuatan slogan, tidak melakukan refleksi dan meninggalkan kelas padahal jam pelajaran masih berlangsung. Hal ini dapat membuat kelas tidak kondusif dan proses pembelajaran kurang maksimal. Sementara video yang kedua pembelajaran dikelas sudah mulai terstruktur mulai dari awal sampai akhir, adanya umpan balik dari siswa dan guru sudah menjadi motivator sekaligus fasilitator dikelas. Jika nanti memungkinkan guru bisa menunjukan alat peraga atau contoh nyata slogan bergambar yang ada dilingkungan terutama lingkungan sekolah dan sekitar sekolah. Terimakasih
Nama: Saidatil kamila
Nim :042231208
Prodi: pendidikan bahasa dan sastra Indonesia.
Kekurangan dari video tersebut ialah guru tidak mendampingi siswa ketika siswa mengerjakan tugas sehingga tidak ada fasilitator bertanya. Akibatnya pembelajaran menjadi tidak maksimal.
Kelebihannya guru menjelaskan materi slogan dan memberi contoh gambar slogan sehingga siswa dapat lebih mudah dalam mengerjakan tugas membuat slogan.
Nama : Winda Nuraini
NIM : 044489568
Prodi : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
UPBJJ: Jakarta
Assalamualaikum Wr. Wb.
Dalam Video pembelajaran yang berjudul ” Membuat Slogan Bergambar”, dapat disimpulkan bahwa:
– Dalam video pembelajaran pertama:
– guru tidak melakukan pendahuluan seperti : Mengucapkan salam, mengecek kehadiran siswa,
memberikan motivasi siswa.
– ketika guru memberikan pertanyaan terkait materi pembelajaran, siswa tidak memjawab karena guru
tidak menjelaskan materi terlebih dahulu.
– Pada saat pembelajaran berlangsung guru meninggalkan kelas sehingga suasana kelas tidak kondusif
yang seharusnya siswa mengerjakan tugas kelompok mereka hanya melakukannya dengan mengobrol.
-Video Pembelajaran kedua:
Cara mengajar sudah baik. Guru menjelaskan materi terlebih dahulu dan memberikan contoh-contoh dari materi yang disampaikan dengan begitu siswa lebih mengerti mengerti ketika diberikan pertanyaan.
Demikian komentar dari saya.
Wassalamualaikum Wr. Wb