11 Comments

Sinopsis

Program video ini berisi dua kegiatan pembelajaran Biologi kelas IX tentang eksperimen mikroorganisme dalam mengelola lingkungan. Pembelajaran pertama, memperlihatkan bagaimana kurangnya waktu yang digunakan guru untuk menugaskan siswa bereksperimen. Hal ini dikarenakan guru mengajak siswa memperagakan proses pembuatan kompos di halaman belakang sekolah secara berkelompok dengan menyiapkan alat dan bahannya. Setiap kelompok diberikan sampah daun ketapang kering, gunting kecil, plastik hitam. Guru meminta siswa melakukan percobaan dimulai dengan menggunting daun, memasukkan ke plastik, mengisinya dengan air, mencampur starter dengan waktu percobaan sekitar 50 menit. Pembelajaran kedua memperlihatkan bagaimana guru dapat lebih memanfatkan waktu melakukan eksperimen dengan menugaskan setiap siswa untuk mengumpulkan potongan sampah daun yang berada dihalaman rumahnya dan menggabungkannya saat eksperimen di sekolah.

Tri Wahyuningsih

Tayangan video pembelajaran yang terkait dengan tujuan dalam proses pembelajaran yang dinarasikan oleh presenter, sesuai dengan judul dari video yang ditayangkan, yaitu bagaimana cara mengatur waktu untuk melakukan praktikum seefisien mungkin. Hal ini tampak pada 2 tayangan pembelajaran yang berbeda.

Pada pembelajaran tayangan pertama, saat membuka pembelajaran, guru cukup baik menyampaikan materi dan rencana kegiatannya, serta cukup sistematis. Namun dalam pengaturan waktu tampaknya terlalu banyak menghabiskan waktu. Berhubung waktu kegiatan cukup sempi yaitu hanya 50 menit, barangkali sebaiknya guru menyiapkan satu lembar kertas panduan yang berisi judul kegiatan, alat dan bahan, serta cara pengerjaan yang diberikan kepada masing-masing kelompok. Dengan demikian guru tidak perlu menuliskan lagi alat dan bahan serta cara pengerjaannya.

Pengaturan waktu pada pelaksanaan kegiatan, cukup baik dan efisien karena bahan dan alat sudah disediakan. Tetapi akan lebih baik jika air dan cairan CM 4 sudah dicampur terlebih dahulu agar lebih mudah menyiramkannya dan merata. Demikian pula pada saat menutup pembelajaran, guru cukup baik melakukannya, tetapi kurang mengeksplor pengetahuan siswa mengenai kompos ini, karena hanya diberikan satu pertanyaan saja.

Pada pembelajaran tayangan kedua, pengaturan waktu eksperimen tampaknya lebih baik dengan cara menjelaskan tujuan pembelajaran minggu berikutnya dan menugaskan siswa mengumpulkan bahan dari rumah, sehingga di sekolah hanya melakukan percobaannya saja, sehingga lebih banyak waktu untuk membahas dan mengeksplor pengetahuan siswa mengenai materi yang diberikan. Akan tetapi dalam tayangan tidak tampak pelaksanaan pembelajarannya.

Dalam hal penyediann bahan sebaiknya tidak ditentukan hanya satu jenis bahannya tetapi diberi alternatif lain. Tetapi metode serta media yang diberikan cukup baik Demikian pula diberikannya evaluasi pada akhir pembelajaran.

Ditinjau dari kesesuaian materi yang diberikan dengan tingkat perkembangan peserta didik sudah baik dan mudah untuk dilaksanakan, karena sudah sesuai dengan tingkat pemahaman dan keamanan siswa SMP terhadap bahan dan cara kerja yang harus dilakukan.

Materi yang diberikan pada pembelajaran sudah sesuai dengan kurikulum yang berlangsung pada saat ini karena pada kurikulum 2013 yang direvisi tahun 2017 kelas IX, terdapat pembelajaran mengenai percobaan untuk membuat produk bioteknologi konvensional dalam mendukung kelangsungan hidup manusia.

Tayangan pembelajaran ini cukup baik dan sesuai untuk diberikan kepada peserta didik tingkat SMP. Disarankan pada pembukaan pembelajaran diberikan perbaikan untuk mengatur waktu yang sesuai dan se-efektif mungkin.

Dra. Krisna Iryani, M.Si.

11 Replies to “Mengatur Waktu Eksperimen

  1. SEPTIANA KUSUMA WARDANI (MPDr 501333277 UPBJJ Malang)

    Video tersebut memperlihatkan dengan jelas bahwasanya pengaturan waktu untuk pembelajaran sangatlah penting. Guru dituntut untuk dapat berkreasi menyusun modul ajar agar dapat memperkirakan skenario yang tidak menghabiskan banyak waktu namun bermakna bagi siswa. Sarpras dan media pembelajaran di era sekarang tidak saklek harus tersedia di sekolah, namun bisa juga memanfaatkan lingkungan rumah siswa. Hal tersebut akan mengolaborasikan efisiensi dan kedisiplinan siswa agar pembelajaran berjalan semakin optimal dan tujuan pembelajaran juga tercapai dengan baik.

  2. Nama: FATWA NURUL ALIYAH
    NIM: 042160392
    Prodi: PKn

    Video tersebut sangat bagus sekali dan sangat diperlukan terutama untuk kita sebagi guru, khusunya guru IPA yang selalu melakukan Eksperimen. Video terbesbut sangat membantu guru bagaimana cara memanage waktu yang baik dan sesuai dengan dengan apa yang diharapkan sehingga, kegiatan eksperimen atau kegiatan lainnya dapat berjalan dengan baik sesuai dengan apa yang sudah ditargetkan

  3. Nama: Lidiah
    NIM: 501173262
    Prodi: MPDr

    Manfaat yang saya dapatkan setelah mengamati video di atas adalah pentingnya bagi guru untuk membuat rancangan seefisien mungkin, sehingga waktu pelaksanaan kegaiatan eksperimen dapat berjalan dengan optimal.

  4. Nama : Dedy Adian Utomo
    NIM : 501253241
    Prodi : MPDr
    mengatur waktu eksperimen. diperkirakan waktu yang ditentukan.
    sampah daun ketapang dipotong menjadi bagian terkecil, EM4 1 tutup masukan polibek, campur dengan daun ketapang, fungsi mikroorganisme membantu pembusukan.
    video 1 belum mengatur waktu eksperimen, sampai selesai eksperimen
    video 2 sudah merencanakan waktu eksperimen, karena eksperimen membutuhkan waktu 1 minggu maka, percobaan dibagi menjadi 2 pertemuan pertemuan pertama membuat percobaan, kemudian setelah 1 minggu dilakukan pegecekan hasil ujicoba.
    jadi waktu melakukan eksperimen sampai benar benar selesai,
    pada tahap 1 peretemuan 1 langkah langkah dan pemahaman eksperimen yang dilakukan.
    pada tahap 2 melihat hasil eksperimen beserta kesimpulan yang diperoleh

  5. Nama : Noer Fitri
    NIM : 048449461
    Prodi : Pendidikan Fisika

    Sangat perlu sekali para guru khususnya guru IPA dapat mengatur waktu dalam kegiatan bereksperimen, agar dalam pembelajaran disekolah dapat berjalan walau keterbatasan waktu selama disekolah yang hanya 2-3 jam pelajaran saja. Menurut saya tepat sekali jika dalam penyiapan alat-alat dan bahan eksperimen dilakukan sebelum praktikum, bisa anak-anak menyiapkan nya saat pulang sekolah atau pada hari sabtu/minggu untuk mengumpulkan alat dan bahan eksperimen. sehingga kegiatan eksperimen dapat dilakukan pada jam pelajaran.

Tuliskan komentar anda disini