Sinopsis
Program ini menceritakan seorang guru PAUD dalam menanamkan ketertiban dan keteraturan pada proses pembelajaran pada peserta didik melalui penggunaan karcis parkir. Dengan menggunakan karcis parkir guru akan mlebih mudah menertibkan siswa pada saat mengambil dan menyimpan mainannya. Melalui penggunaan karcis parkir, pembelajaran menjadi lebih fokus dan peserta didik menjadi lebih tertib, tidak ada yang saling berebut mainan yang bukan miliknya.
Dr. Ir. Hastuti, M.Sc.
–
–
–
–
Secara umum tayangan video tersebut menarik dan cukup memberi inspirasi
bagi guru maupun pendidik lainnya. Penggunaan strategi, pendekatan,
metode yang dipergunakan sudah sesuai dengan karakteristik peserta
didik. Anak usia TK perlu diberikan penanaman pembiasaan melalui
kegiatan-kegiatan yang menarik. Seperti pada tayangan tersebut yaitu
karcis parkir, sebagai salah satu cara menanamkan ketertiban dan
keteraturan. Hanya guru sebaiknya tidak terlihat lebih dominan, tidak
terlalu terlibat jauh dalam proses pembelajaran tersebut, hanya perlu
mengarahkan saja.
Harimurti
Nama : Alif Dewi Ratnasari
NIM : 858955046
Jurusan : S1 PGPAUD
menurut pendapat saya tentang video di tersebut yaitu menggambarkan bahwa pendekatan inovatif seperti pemanfaatan karcis parkir dapat membantu menanamkan nilai ketertiban dan keteraturan pada anak usia dini. Dengan metode ini, guru berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih terorganisasi dan menyenangkan, di mana anak-anak diajarkan untuk bertanggung jawab dalam mengambil dan menyimpan mainan. Strategi ini tidak hanya membuat proses pembelajaran lebih terfokus, tetapi juga membantu mengurangi potensi perselisihan seperti perebutan mainan. Anak-anak dilatih untuk mengikuti aturan sederhana, yang pada akhirnya mendukung pengembangan keterampilan sosial mereka, seperti menghormati giliran dan berperilaku teratur dalam kegiatan kelompok.
Nama : Salnita
NIM : 859430943
Menanamkan ketertiban dan keteraturan pada anak usia dini melalui penggunaan karcis parkir bisa dilakukan dengan pendekatan yang menyenangkan, kreatif, dan mudah dipahami oleh anak-anak. Konsep parkir dan karcis parkir bisa diadaptasi menjadi permainan yang mendidik, di mana anak-anak belajar tentang urutan, disiplin, dan tanggung jawab.
Judul Video : Menanamkan Ketertiban dan Keteraturan pada anak usia dini melalui penggunaan karcis parkir.
Strategi yang digunakan guru dalam video sangat menarik dan merupakan salah satu cara untuk menertibkan anak dalam pembelajaran, bisa dijadikan inspirasi bagi guru. Melalui karcis parkir, sebagai salah satu cara menanamkan ketertiban , keteraturan dan kedisiplinan . metode yang digunakan guru mudah dipahami anak -anak dan sudah sesuai dengan karakteristik anak.
saya telah menyaksikan video “Menanamkan Ketertiban dan Keteraturan pada anak usia dini melalui penggunaan karcis parkir”
yang dilakukam oleh guru menggunakan karcis parkir untuk menyimpan mainan anak sangatlah kreatif. hal ini dapat melatih anak tentang displin dan cara menjaga barang/mainan yang dimiliki. hal ini juga melatih anak untuk mematuhi kesepakatan yang telah disepakati bersama yaitu menyimpan mainan sesuai dengan tempat masing-masing.
hal ini hampir sama seperti yang kami lakukan untuk mencegah anak-anak di sekolah kami ketika ingin buang ari kecil atau ke toilet. kami membuat tiket supaya tidak ada anak yang hanya ikut-ikutan temannya. karena sebelumnya setiap aada anak yang ingin ke toilet teman-temannya juga ingin ikut dan mereka bermain di toilet. sehingga hanya ada maksimal 2 anak yang dapat pergi ke toilet pada waktu yang bersamaan sehingga kegiatan pembelajaran di kelas tetap kondusif.
Video di atas membahas tentang cara menanamkan ketertiban dan keteraturan pada anak usia dini melalui penggunaan karcis parkir. Dalam video tersebut, seorang guru PAUD menjelaskan bagaimana situasi pembelajaran dapat terganggu ketika anak-anak membawa mainan dari rumah dan berebut untuk menguasai mainan tersebut. Untuk mengatasi masalah ini, guru menggunakan metode karcis parkir sebagai solusi.
Guru memberikan karcis parkir kepada anak-anak untuk membantu mereka menyimpan mainan dengan tertib. Setiap anak diberikan nomor yang sesuai dengan kotak penyimpanan mainan, sehingga saat mereka ingin bermain, mereka harus mengambil mainan dari kotak yang sesuai dengan nomor karcis yang mereka miliki. Dengan cara ini, diharapkan anak-anak dapat belajar untuk lebih tertib dan teratur dalam bermain.
Dari video di atas, guru-guru dapat mempelajari beberapa hal penting, antara lain:
a. Penggunaan Metode Kreatif: Guru dapat belajar untuk menggunakan metode kreatif seperti karcis parkir untuk mengatasi masalah ketertiban di kelas. Metode ini membantu anak-anak memahami pentingnya keteraturan dan ketertiban dalam bermain.
b. Manajemen Kelas: Video ini menunjukkan bagaimana guru dapat mengelola kelas dengan lebih baik, terutama ketika anak-anak membawa mainan dari rumah. Dengan memberikan karcis parkir, guru dapat mengurangi kekacauan dan menciptakan suasana belajar yang lebih kondusif.
c. Pendidikan Karakter: Melalui penggunaan karcis parkir, guru dapat menanamkan nilai-nilai karakter seperti disiplin dan tanggung jawab kepada anak-anak. Anak-anak belajar untuk menyimpan mainan mereka dengan tertib dan mengambilnya sesuai dengan nomor yang diberikan.
d. Interaksi Positif: Video ini juga menunjukkan pentingnya interaksi positif antara guru dan siswa. Dengan cara yang menyenangkan, guru dapat menarik perhatian anak-anak dan membuat mereka lebih terlibat dalam proses belajar.
Dengan menerapkan pelajaran ini, guru-guru diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih teratur dan menyenangkan bagi anak-anak.
Menurut pendapat saya tentang video di atas yang berjudu “ Menanamkan Ketertiban dan Keteraturan pada anak usia dini melalui penggunaan karcis parkir “ menggambarkan bahwa pendekatan inovatif seperti pemanfaatan karcis parkir dapat membantu menanamkan nilai-nilai dan keteraturan pada anak usia dini. Dengan metode ini, guru berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih terorganisasi dan menyenangkan, di mana anak-anak diajarkan untuk bertanggung jawab dalam mengambil dan menyimpan mainan. Strategi ini tidak hanya membuat proses pembelajaran lebih terfokus, tetapi juga membantu mengurangi potensi gangguan seperti perebutan mainan. Anak-anak dilatih untuk mengikuti aturan sederhana, yang pada akhirnya mendukung pengembangan keterampilan sosial mereka, seperti menghormati giliran dan berperilaku teratur dalam kegiatan kelompok serta Menanamkan kedamaian dan keteraturan pada anak usia dini melalui penggunaan karcis parkir bisa dilakukan dengan pendekatan yang menyenangkan, kreatif, dan mudah dipahami oleh anak-anak. Konsep parkir dan karcis parkir bisa diadaptasi menjadi permainan yang mendidik, di mana anak-anak belajar tentang urutan, disiplin, dan tanggung jawab.
Nama:Made warsini
Nim :859019186
Menurut pendapat saya tentang video di atas yang berjudul “ Menanamkan Ketertiban dan Keteraturan pada anak usia dini melalui penggunaan karcis parkir “ menggambarkan bahwa pendekatan inovatif seperti pemanfaatan karcis parkir dapat membantu menanamkan nilai-nilai dan keteraturan pada anak usia dini. Dengan metode ini, guru berhasil menciptakan suasana belajar yang lebih terorganisasi dan menyenangkan, di mana anak-anak diajarkan untuk bertanggung jawab dalam mengambil dan menyimpan mainan. Strategi ini tidak hanya membuat proses pembelajaran lebih terfokus, tetapi juga membantu mengurangi potensi gangguan seperti perebutan mainan. Anak-anak dilatih untuk mengikuti aturan sederhana, yang pada akhirnya mendukung pengembangan keterampilan sosial mereka, seperti menghormati giliran dan berperilaku teratur dalam kegiatan kelompok serta Menanamkan kedamaian dan keteraturan pada anak usia dini melalui penggunaan karcis parkir bisa dilakukan dengan pendekatan yang menyenangkan, kreatif, dan mudah dipahami oleh anak-anak. Konsep parkir dan karcis parkir bisa diadaptasi menjadi permainan yang mendidik, di mana anak-anak belajar tentang urutan, disiplin, dan tanggung jawab.
Nama : Xaudiyani Harefa
NIM : 857328266
Menurut saya, guru memiliki kreativitas untuk mengembangkan perilaku tertib pada anak. Dengan memberikan karcis berarti anak diberi batasan agar tidak bertindak sesuka hati. Hanya, dengan pola ini, waktunya kurang efektif karena harus memanggil anak satu per satu. Bisa dirancang misalnya, anak dari no 1-5 berbaris di satu barisan. Nomor 6-10 berbaris sati barusan. Lalu, tanpa dipanggil, anak-anak mengambilnya dengan tertib.
Nama : Ratna Anggraini
NIM : 858299561
Menurut saya “Video ini memberikan banyak inspirasi, terutama dalam penggunaan lagu untuk pengenalan pemukosan anak. Namun, perlu perbaikan pada visualisasi agar anak-anak lebih tertarik.”
Nama : Ratna Anggraini
NIM : 858299561
Menurut saya “Video ini memberikan banyak inspirasi, terutama dalam penggunaan karcis parkir agar anak mau menyimpan mainanya . Namun, perlu perbaikan pada visualisasi agar anak-anak lebih tertarik.”