silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar
Sinopsis
Program ini menceritakan tentang kejujuran pada anak usia dini. Dalam pembelajaran guru bercerita tentang anak yang jujur menggunakan buku cerita bergambar. Pada akhir cerita guru menanyakan pada siswa, siapa-siapa saja tokoh dalam cerita tersebut, isi akhir program guru menyimpulkan tentang anak yang jujur sehingga melalui cerita, tentang kejujuran, secara tidak langsung guru telah menanamkan kejujuran pada peserta didiknya
Drs. Sukiniarti, M.Pd.
–
–
a. Cara guru membuka biasa pada umumnya, baik membacakan cerita, memberikan respon pada bacaan
b. Strategi yang di gunakan cukup baik, bermain drama memerankan
tokoh2 di dalam buku cerita itu, dan akan lebih mengena ketika anak
dilibatkan dalam cerita itu, sehingga pembelajaran tentang kejujuran
lebih tepat sasaran.
c. Ini bisa dilakukan untuk anak usia dini 4-6 tahun melalui
d. Jika disesuaikan pada kurikulun K13 saat ini adanya tingkat
pencapaian perkembangan anak usia 4-6 tahun. Atau yang sesuai dengan
kemampuan anak.
Evanigustiningtyas
wiwik dwi aputri
859698328
video ini merupakan salah satu media dan cara untuk menyampaikan pesan yang baik kepada anak,disajikan dengan cerita yang menarik yang membuat anak antusia untuk mendengarnya.namun menurut saya kelemahan dari cara ini adalah tidak terlalu efektif perhatian anak yang kinestetik yang tidak bisa diam.
Assalamualikum
perkenalkan nama saya : Nafsul Mutmainah
Nim : 858880424
izin menanggapi video diatas.
Menurut saya video diatas pada saat bercerita ibu guru kurang mengekspresikan wajahnya saat membaacakan cerita kepada anak-anak, jika video diatas dipraktekan dikelas paud dengan anak-anak usia 3-4 tahun mereka kurang tertarik karna waktu bercerita tidak ada ekspresi dan jeda, jika video diatas saat bercerita mendapatkan ekspresi, mimik dan intonasi yang tepat pasti sangat menyenangkan dan seru untuk anak-anak. Dan tidak lupa lempar pertanyaan pemantik dan berikan timbal balik untuk anak sehingga anak dapat mengingat isi dari cerita yang dibacakan dan perbuatan kejujuran.
Nama : Indah Parwati Putri
NIM : 856338145
Metode bercerita menurut saya sangat efektif bagi pendidik untuk menyampaikan pesan moral kepada peserta didik. Karena dengan membacakan cerita yang menarik dan menggunakan ekspresi, intonasi atau menggunakan media seperti bonela tangan, guru dapat membuat anak-anak merasa terhibur kemudian fokus anak tertuju pada cerita sehingga pesan moral yang ingin disampaikan dapat dengan mudah diterima oleh anak. Dengan bercerita, guru dapat merangsang imajinasi anak-anak untuk dapat berpikir kritis.
Nama: Denisa Namira Pambayun
NIM: 8879437
Mohon izin menanggapi vidio diatas.
Pada vidio tersebut dijelaskan kiat-kiat menanamkan pendidikan karakter anak yaitu kejujuran dengan metode pembacaan dongeng disertai pesan moral. Vidio tersebut cukup menarik dan cukup jelas dalam menyampaikan cara-cara untuk melatih kejujuran pada anak usia dini. Dalam vidio tersebut juga cukup bagus dalam pengambilan gambar. Moderator juga dengan jelas menyampaikan apa isi dari vidio tersebut. Namun pada vidio tersebut sebaiknya ditambah lagi resolusinya agar tidak buram ketika di putar.
Video ini bagus, mengajarkan anak pada kejujuran dengan cara yang menyenangkan yaitu bercerita. Intonasi guru dalam membacakan cerita menarik, sehingga anak-anak antusias mendengarkan.
Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh
Perkenalkan nama saya Hera, NIM 859527245 dari UT Jakarta.
Menurut saya, videonya sangat menarik. di video ini guru melakukan pengembangan moral anak yaitu kejujuran melalui cara yang menyenangkan yaitu bercerita. guru bercerita dengan intonasi yang menarik sehingga anak-anak antusias mendengarkan. Guru juga melakukan tanya jawab tentang isi cerita dengan anak setelah selesai bercerita, sehingga bisa diketahui tingkat kemampuan anak dalam menyimak dan menceritakan isi cerita. Ibu guru juga memberikan penguatan moral kepada anak diakhir cerita.
Nama: Marsalina Feoh
Nim: 857249263
Mohon ijin menanggapi setelah mengamati video di atas, menurut saya suara gurur sudah cukup jelas menarik eprhatian anak-anak yang tampak antusias, jika ditambahkan dengan intonasi suara dan mimik wajah menghayati cerita seperti saat sedih, bingung dan takut, ketika melakukan sebuah kesalahan. Akan lebih dirasakan oleh anak yang mendengarkan. Alangka baiknya gurur duduk sedikit leebih tinggi agar semua anak lebih leluasa melihat alat peraga di tangan guru. posisi letak duduk anak dibuat setengah lingkaran agar tidak ada hambatan melihat ke guru. Cerita moral yang sederhana ini sangat cocok buat anak usia dini karena sudah sangat langka anak mendengarkan cerita moral seperti ini di rumah dikarenakan kesibukan orang tua/pendamping dan tanpa disadari mereka teralihkan dengan gadget dan tayangan televisi yang menjadi vaforit bagi mereka
Nama: Marsalina Feoh
Nim: 857249263
Ijin menanggapi video yang saya amati, sudah cukup baik cara guru menyampaikan cerita, intonasi suara sangat jelas, cerita tidak panjang, isi cerita cukup familiar dengan keseharian anak bisa saja ada yang pernah mengalami. Anak-anak terlihat antusias berusaha untuk melihat gambar lebih fokus. Jikalau mimik sedih dari kucing di tampilkan dengan raut wajak yang lebih sedih, bingung dan takut akan menambah seru dari cerita. seis diakhiri dengan tanya jawab sudah bagus, jika ditambahkan dengan pertanyaan “apakah ada anak-anak yang mengalami hal yang sama dengan cerita? dan memberi kesempatan kepada anak untuk menungkapkan peristiwa yang mirip dengan cerita akan lebih bagus lagi. anak anak akan lebih tersentuh untuk berkata jujur jika terjadi pada diri mereka. Posisi duduk guru jika sedikit lebih tinggi dari anak akan lebih baik dan memudahkan anak untuk melihat dengan lebih leluasa.
Terima kasih
Nama : Marsalina Feoh
Nim
– Cara guru saat pembukaan biasa pada umumnya, baik membacakan cerita, memberikan respon pada bacaan dan sebagainya
– Strategi yang di gunakan cukup baik, bermain drama memerankan
tokoh-tokoh di dalam buku cerita itu, dan akan lebih mengenal ketika anak
dilibatkan dalam cerita itu, sehingga pembelajaran tentang kejujuran
lebih tepat sasaran.