19 Comments

Sinopsis

Program ini menceritakan seorang guru PAUD dalam menanamkan ketertiban dan keteraturan pada proses pembelajaran pada peserta didik melalui penggunaan karcis parkir. Dengan menggunakan karcis parkir guru akan mlebih mudah menertibkan siswa pada saat mengambil dan menyimpan mainannya. Melalui penggunaan karcis parkir, pembelajaran menjadi lebih fokus dan peserta didik menjadi lebih tertib, tidak ada yang saling berebut mainan yang bukan miliknya.

Dr. Ir. Hastuti, M.Sc.

Secara umum tayangan video tersebut menarik dan cukup memberi inspirasi bagi guru maupun pendidik lainnya. Penggunaan strategi, pendekatan, metode yang dipergunakan sudah sesuai dengan karakteristik peserta didik. Anak usia TK perlu diberikan penanaman pembiasaan melalui kegiatan-kegiatan yang menarik. Seperti pada tayangan tersebut yaitu karcis parkir, sebagai salah satu cara menanamkan ketertiban dan keteraturan. Hanya guru sebaiknya tidak terlihat lebih dominan, tidak terlalu terlibat jauh dalam proses pembelajaran tersebut, hanya perlu mengarahkan saja.

Harimurti

19 Replies to “Menanamkan Ketertiban dan Keteraturan pada anak usia dini melalui penggunaan karcis parkir

  1. Pendapat dan Tanggapan Setelah Menyaksikan Video
    Menurut saya, program video ini memberikan ide yang kreatif dan menarik dalam menanamkan sikap tertib dan teratur pada anak usia dini. Penggunaan karcis parkir sebagai media pembelajaran membantu anak memahami konsep kepemilikan, tanggung jawab, serta aturan dalam menggunakan dan mengembalikan mainan. Dengan cara ini, anak belajar untuk tidak berebut dan lebih menghargai hak teman-temannya.
    Saya pernah menghadapi masalah yang serupa, yaitu anak-anak sering berebut mainan dan lupa mengembalikan mainan ke tempat semula setelah digunakan. Untuk mengatasinya, saya menerapkan sistem tanda pengenal sederhana berupa kartu nama atau simbol yang ditempel pada tempat penyimpanan mainan. Setiap anak bertanggung jawab terhadap mainan yang dipilihnya dan harus mengembalikannya sebelum berganti permainan.
    Hasilnya, anak-anak menjadi lebih tertib dan bertanggung jawab. Mereka juga belajar menunggu giliran serta menghormati teman yang sedang menggunakan mainan. Selain itu, suasana kelas menjadi lebih kondusif sehingga kegiatan pembelajaran dapat berlangsung dengan lebih fokus dan menyenangkan.
    Menurut saya, penggunaan karcis parkir seperti yang ditunjukkan dalam video merupakan strategi yang efektif karena sesuai dengan karakteristik anak usia dini yang belajar melalui benda konkret dan pengalaman langsung. Metode ini dapat menjadi inspirasi bagi guru PAUD untuk menciptakan lingkungan belajar yang tertib, teratur, dan menyenangkan.

  2. Pendapat saya video tersebut sangat diperlukan untuk seorang guru PAUD karena hal tersebut sering terjadi dikelas apalagi pada usia 4-5 tahun anak-anakmasih bersifat egosentris oleh karena itu biasanya mereka sering berebut mainan sehingga didalam pembelajaran perlu menggunakan adanya karcis parkir agar anak tertib dan kondusif sehingga anak usia dini juga ditanamkan rasa bertanggung jawab dan tertib antrian.

  3. Nama: Siti Zulaiha
    NIM: 857890873

    Menurut saya, video ini memberikan contoh yang menarik tentang cara menanamkan sikap tertib dan disiplin kepada anak melalui kegiatan sederhana, yaitu penggunaan karcis parkir saat mengambil dan menyimpan mainan. Cara tersebut membantu anak belajar menaati aturan dengan suasana yang menyenangkan tanpa merasa terpaksa. Selain itu, kegiatan ini juga dapat melatih kemandirian, rasa tanggung jawab, serta sikap menghargai hak teman. Menurut saya, strategi seperti ini dapat diterapkan dalam kegiatan pembelajaran PAUD sehari hari.

  4. Nama : Alini Yoshi Amelinda
    NIM : 877691625
    UPBJJ-UT : Purwokerto

    Izin menanggapi video tersebut
    Analisis :
    Dari video yang saya lihat, guru menggunakan karcis parkir sebagai media untuk mengajarkan anak agar lebih tertib dan teratur saat bermain. Anak mendapatkan karcis dengan nomor tertentu yang digunakan untuk mengambil mainan. Menurut saya, cara ini cukup kreatif karena guru memanfaatkan permainan yang sederhana untuk mengenalkan aturan kepada anak.
    Melalui kegiatan tersebut, anak belajar menunggu giliran, tidak berebut mainan, dan mengembalikan mainan ke tempatnya. Anak juga bisa belajar mengenal angka sambil bermain. Menurut saya, kegiatan ini tidak hanya mengajarkan ketertiban, tetapi juga melatih tanggung jawab dan kemandirian anak dalam menggunakan serta merapikan mainan.

    Refleksi :
    Setelah melihat video ini, saya belajar bahwa mengajarkan anak untuk tertib bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Guru tidak harus selalu memberikan teguran, tetapi bisa menggunakan permainan atau media sederhana agar anak lebih mudah memahami aturan.
    Dalam kegiatan di kelas, saya ingin mencoba membiasakan anak untuk mengambil dan mengembalikan mainan dengan tertib. Misalnya, menggunakan kartu bergambar atau tanda tertentu untuk mengatur giliran anak saat bermain. Saya juga akan terus mengingatkan anak dengan sabar agar mereka terbiasa merapikan mainan setelah selesai digunakan. Menurut saya, pembiasaan seperti ini penting supaya anak belajar bertanggung jawab, tidak berebut, dan lebih teratur dalam kegiatan sehari-hari.

Leave a Reply