118 Comments

Sinopsis

Pada program video ini diperlihatkan bagaimana cara seorang guru mengatasi masalah pada anak yang belum bisa memegang pensil dengan benar. Cara yang dilakukan adalah dengan melatih motorik halus anak secara bertahap. Diantara cara-cara yang dapat dilakukan adalah dengan memindahkan air dari mangkok satu ke mangkok lainya menggunakan spon, membuka dan menutup gembok kunci, membuka dan memasangkan kancing baju.

Badru Zaman

Pada tayangan video tersebut saya tidak bisa  mengatakan kegiatan ini belum terlihat pembuka, isi, dan penutup, karena video ini tdak ditayangkan secara utuh, untuk penggunaan strategi seperti pendekatan, metode, media sudah baik,  evaluasi sudah nampak dalam unjuk kerja anak.

Untuk mengatasi anak yang belum bisa memegang pensil dengan benar, saran saya sebaiknya diawali dengan pengenalan alat (pensil) seperti  jenis-jenis pensil, kegunaan pensil, bahaya pensil kalau tidak digunakan dengan benar dan lain sebagainya.

Contoh untuk pembelajaran pada tayangan video tersebut sudah baik  yang berkenaan dengan cara cara melatih motorik halus anak guna menguatkan jari-jari tangan saat memegang pensil dengan baik dan benar, semakin banyak melatih jari tangan akan semakin baik cara memegang pensilnya.

Drs. Muman Hendra Budiman, M.Pd.

Pada tayangan video tersebut belum terlihat jelas, kegiatan pembuka, isi, dan penutup. Penggunaan strategi seperti pendekatan, metode, media sudah cukup terlihat namun untuk evaluasi belum terlihat. Untuk tingkat perkembangan anak didik belum begitu sesuai karena biasanya kegiatan pada pembelajaran tersebut dilakukan untuk kelompok A atau bila ada kelompok bermain (melatih motorik halus). Untuk pembelajaran pada tayangan video tersebut sudah sesuai dengan kurikulum yang berlaku, yaitu yang berkenaan dengan cara-cara melatih motorik halus anak guna menguatkan tangan saat memegang pensil dengan benar.

Tri Ekowati

118 Replies to “Mengatasi Anak yang Belum Bisa Memegang Pensil dengan Benar

  1. Nama : Nina Triana
    NIM : 860718099

    Video “Mengatasi Anak yang Belum Bisa Memegang Pensil dengan Benar” memberikan gambaran yang cukup jelas bahwa kesulitan anak dalam memegang pensil bukan semata-mata karena kurang latihan menulis, tetapi lebih kepada belum berkembangnya kemampuan motorik halus. Dalam video ditunjukkan berbagai kegiatan sederhana seperti memindahkan air dengan spons, membuka kunci, dan mengancing baju yang bertujuan melatih kekuatan serta koordinasi jari anak.
    Menurut saya, pendekatan yang digunakan dalam video ini sudah tepat karena tidak memaksa anak langsung menulis, melainkan membangun dasar keterampilan terlebih dahulu. Hal ini sesuai dengan prinsip pembelajaran anak usia dini yang menekankan proses bermain sambil belajar. Selain itu, penggunaan alat yang sederhana dan mudah ditemukan menjadi nilai tambah karena bisa diterapkan oleh guru maupun orang tua di rumah.
    Namun, video ini masih memiliki beberapa kekurangan, seperti kurangnya penjelasan mengenai cara memegang pensil yang benar secara langsung serta belum terlihat struktur pembelajaran yang lengkap (pembuka, inti, penutup). Hal ini membuat penyampaian materi terasa kurang sistematis.
    Sebagai saran, sebaiknya guru juga memberikan contoh konkret posisi jari saat memegang pensil (misalnya tripod grasp) dan lebih aktif membimbing anak secara individual. Selain itu, penjelasan durasi dan tahapan latihan juga perlu ditambahkan agar hasil pembelajaran lebih optimal.
    Kesimpulannya, video ini sangat bermanfaat karena menekankan pentingnya latihan motorik halus sebagai dasar kemampuan menulis. Dengan metode yang tepat dan menyenangkan, anak akan lebih mudah belajar memegang pensil dengan benar tanpa merasa tertekan.

  2. Bismillah..
    Nama : Budi Santoso
    NIM : 858007085
    “Video ini memberikan gambaran yang sangat baik mengenai penanganan masalah motorik halus pada anak usia dini. Strategi yang digunakan guru sangat tepat karena menitikberatkan pada stimulasi kekuatan dan koordinasi otot jari sebelum masuk ke tahap menulis formal. Penting bagi kita sebagai pendidik untuk memahami bahwa setiap anak memiliki milestone perkembangan yang berbeda. Penggunaan media kreatif dalam video ini terbukti mampu mengurangi tekanan pada anak dan membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan.”

  3. Melihat dari video tersebut solusi yang dilakukan Bu guru pada video tersebut memang sudah benar tapi menurut saya kurang menyenangkan anak akan merasa cepat bosan. Lebih baik menggunakan pembelajaran terpadu yang mana pendekatan ini menggunakan sistem tematik dengan cara kontekstual memberikan kesempatan anak untuk bereksplorasi sehingga anak terstimulasi secara komprehensif yaitu motorik, kognitif, bahasa, sosial serta emosional.

  4. Strategi guru sudah tepat karena melatih kemampuan dasar anak melalui kegiatan yang menyenangkan dan bertahap sesuai perkembangan. Namun, perlu ditambah variasi (seperti plastisin atau meronce) agar anak tidak bosan, serta guru perlu mencatat perkembangan anak supaya hasil belajar lebih optimal.

  5. Nama : Wahidah
    NIM : 858329324

    Video Mengatasi Anak yang belum bisa memegang pensil dengan benar
    Pada tayangan video tersebut menunjukkan masalah nyata yang sering kita temui dikelas. Hal ini sering kita kaitkan dengan motorik halus anak yang belum matang. Namun sebernarnya masih banyak pemicu – pemicu yang sering kita abaikan. Menurut pendapat saya, ada beberapa penyebab anak belum bisa memegang pensil dengan benar :
    1. Otot Tangan dan Jari Belum Siap :
    Otot-otot kecil pada tangan dan jari belum cukup kuat atau belum terkoordinasi untuk memegang pensil dengan tiga jari.
    2. Kurangnya Stimulasi Motorik Halus : menurut saya, kemungkinan anak jarang melakukan kegiatan yang dapat mengasa atau melatih jarinya
    Dari video yang telah kita saksikan Bersama, terlihat bahwa anak itu cuman sendirian saat diajarkan gurunya, yang artinya bahwa teman temannya yang lain sudah bisa memegang pensil dengan benar . menurut saya, sebagai guru kita perlu melakukan pendekatan yang lebih serius terhadap anak tersebut untuk mengetahui mengapa anak itu belum bisa memegang pensil dengan benar. Walaupun dalam video tersebut sudah dijelaskan terkait Solusinya, namun bagi saya, ada beberapa hal penting yang dapat menjadi Solusi alternatif lain :
    1. Jika anak belum bisa memegang pensil dengan benar, mungkin yang dapat kita ajarkan sebelum anak memegang pensil Adalah melakukan kegiatan menulis di pasir atau tepung, memegang kuas cat air dengan gagang kuasnya yang seukuran dengan pensil,
    2. Guru juga perlu berkomunikasi dengan orang tua anak agar latihan dapat dilakukan secara konsisten di rumah. Dengan begitu, perkembangan anak bisa lebih cepat terlihat.
    3. Guru harus menciptakan suasana belajar yang menyenangkan agar anak tidak mudah bosan dan lelah
    4. Guru dapat memberikan berbagai aktivitas sederhana seperti meronce manik-manik, menggunting kertas, melipat origami, atau bermain puzzle. Kegiatan ini membantu memperkuat otot jari dan meningkatkan koordinasi tangan anak secara bertahap.
    5. Setiap kemajuan kecil yang ditunjukkan anak perlu diberikan pujian atau penghargaan sederhana. Hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri dan semangat anak dalam belajar.

Leave a Reply