574 Comments

Sinopsis

Pada program video ini diperlihatkan bagaimana cara seorang guru mengatasi masalah pada anak yang belum bisa memegang pensil dengan benar. Cara yang dilakukan adalah dengan melatih motorik halus anak secara bertahap. Diantara cara-cara yang dapat dilakukan adalah dengan memindahkan air dari mangkok satu ke mangkok lainya menggunakan spon, membuka dan menutup gembok kunci, membuka dan memasangkan kancing baju.

Badru Zaman

Pada tayangan video tersebut saya tidak bisa  mengatakan kegiatan ini belum terlihat pembuka, isi, dan penutup, karena video ini tdak ditayangkan secara utuh, untuk penggunaan strategi seperti pendekatan, metode, media sudah baik,  evaluasi sudah nampak dalam unjuk kerja anak.

Untuk mengatasi anak yang belum bisa memegang pensil dengan benar, saran saya sebaiknya diawali dengan pengenalan alat (pensil) seperti  jenis-jenis pensil, kegunaan pensil, bahaya pensil kalau tidak digunakan dengan benar dan lain sebagainya.

Contoh untuk pembelajaran pada tayangan video tersebut sudah baik  yang berkenaan dengan cara cara melatih motorik halus anak guna menguatkan jari-jari tangan saat memegang pensil dengan baik dan benar, semakin banyak melatih jari tangan akan semakin baik cara memegang pensilnya.

Drs. Muman Hendra Budiman, M.Pd.

Pada tayangan video tersebut belum terlihat jelas, kegiatan pembuka, isi, dan penutup. Penggunaan strategi seperti pendekatan, metode, media sudah cukup terlihat namun untuk evaluasi belum terlihat. Untuk tingkat perkembangan anak didik belum begitu sesuai karena biasanya kegiatan pada pembelajaran tersebut dilakukan untuk kelompok A atau bila ada kelompok bermain (melatih motorik halus). Untuk pembelajaran pada tayangan video tersebut sudah sesuai dengan kurikulum yang berlaku, yaitu yang berkenaan dengan cara-cara melatih motorik halus anak guna menguatkan tangan saat memegang pensil dengan benar.

Tri Ekowati

574 Replies to “Mengatasi Anak yang Belum Bisa Memegang Pensil dengan Benar

  1. Assalamualaikum wr.wb
    Nama : Netti Kartika Br Butarbutar
    Nim : 856517318
    Prodi: Pendidikan Anak Usia Dini
    Upbjj Pekanbaru

    Menurut saya, program video tersebut sudah menunjukkan upaya yang baik dari seorang guru dalam mengatasi anak yang belum mampu memegang pensil dengan benar. Guru menggunakan pendekatan yang tepat, yaitu dengan melatih motorik halus anak secara bertahap melalui kegiatan yang menyenangkan dan bermakna. Kegiatan seperti memindahkan air menggunakan spons, membuka dan menutup gembok, serta memasang kancing baju merupakan aktivitas yang efektif untuk melatih kekuatan dan koordinasi jari anak.

    Namun, dalam tayangan video tersebut masih terdapat beberapa kekurangan. Kegiatan pembelajaran belum terlihat tersusun secara sistematis karena bagian pembuka, inti, dan penutup tidak ditampilkan dengan jelas. Padahal, ketiga tahapan tersebut penting untuk memberikan alur pembelajaran yang terarah dan bermakna bagi anak.

    Selain itu, meskipun strategi pembelajaran seperti pendekatan, metode, dan media sudah terlihat, aspek evaluasi belum tampak. Evaluasi sangat penting untuk mengetahui sejauh mana perkembangan kemampuan anak dalam memegang pensil setelah diberikan stimulasi.

    Dari segi tingkat perkembangan, kegiatan yang ditampilkan lebih sesuai untuk anak Kelompok A atau kelompok bermain, karena fokus pada penguatan motorik halus dasar. Hal ini menunjukkan bahwa guru perlu menyesuaikan kegiatan dengan usia dan tahap perkembangan anak agar pembelajaran lebih optimal.

    Secara keseluruhan, pembelajaran dalam video tersebut sudah sesuai dengan kurikulum yang berlaku, khususnya dalam pengembangan motorik halus anak. Namun, akan lebih baik jika dilengkapi dengan tahapan pembelajaran yang jelas serta adanya evaluasi untuk mengukur keberhasilan kegiatan.

  2. Nama : Juana Zhein Agresia
    NIM : 859317118

    Video ini sangat berguna dan praktis untuk para guru serta orang tua PAUD. Materinya membahas tentang solusi bagi anak yang belum mampu memegang pensil dengan baik, dari penjelasan perkembangan keterampilan motorik halus hingga berbagai teknik latihan yang simpel dipraktikkan, seperti metode “pinch and flip”, penggunaan pensil atau krayon pendek, serta aktivitas tambahan lainnya.

    Penyajiannya lugas, jelas, dan mudah dimengerti, sehingga dapat langsung diterapkan di sekolah atau rumah. Video ini juga menekankan pentingnya kesabaran dan pendekatan yang positif, tanpa memaksakan anak, yang sangat sesuai dengan prinsip pendidikan anak usia dini.

    Secara keseluruhan, ini merupakan sumber yang sangat direkomendasikan untuk membantu anak dalam menguasai keterampilan memegang alat tulis dengan benar dan efektif.

  3. Assalamualaikum,

    Nama : Apriyani
    Nim : 877842243
    UPBJJ : UT Bandung

    Izin menanggapi Video,

    Dalam kegiatan belajar mengajar diatas seorang anak mengalami kesulitan untuk memegang pensil, yang artinya kemampuan motorik halus anak tersebut harus di latih lebih sering, banyak kegiatan untuk melatih motorik halus anak, seperti yang disebutkan pada video di atas dengan memindahkan air menggunakan spons ( meremas), memasang dan membuka kunci gembok kemudian memasang dan melepas baut, memasang dam membuka kancing baju, kegiatan tersebut dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Selain kegiatan yangtelah disebutkan tadi juga ada beberapa kegiatan yang biasa saya lakukan untuk mengembangkan kemampuan motorik halus, seperti ;
    1. Memindahkan benda kecil ( kacang-kacangan atau kerikil)
    2. Merobek kertas
    3. Meremas kertas
    4. Bermain capitan baju
    5. menggunting
    Kegiatan tersebut di atas dapat melatih kemampuan motorik halus anak, sehingga kemempuan anak dalam memegang pensil dapat terlatih.

  4. Assalamualaikum..
    Nama : Innnatus Sholeha
    NIM :877306984
    UPBJJ: Surabaya

    Refleksi Analisis Video :
    Refleksi Video 1 (Anak belum bisa memegang pensil)

    Berdasarkan hasil pengamatan pada video 1, terlihat bahwa anak masih mengalami kesulitan dalam memegang pensil dengan benar. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan motorik halus anak belum optimal. Kemampuan memegang pensil sangat berkaitan dengan koordinasi antara otot kecil tangan dan jari serta kontrol gerakan.
    Kemungkinan penyebabnya antara lain kurangnya stimulasi, belum terbiasanya anak melakukan aktivitas yang melibatkan motorik halus, atau tahap perkembangan anak yang memang masih dalam proses.

    Sebagai pendidik PAUD, langkah stimulasi yang ada pada video sangat membantu sekali. Dan izin saya menambahkan pendapat. Di tempat saya mengajar ada stimulasi yang diberikan juga, seperti:
    – Bermain plastisin
    – Meronce
    – Menggunting
    – Mewarnai bebas
    Stimulasi tersebut dilakukan tujuannya sama seperti pada video, agar otot-otot pada tangan anak lebih kuat dan dapat membantu anak mengembangkan koordinasi tangan dan jari secara alami.

  5. Refleksi Analisis Video :
    Refleksi Video 1 (Mengatasi Anak yang Belum Bisa Memegang Pensil dengan Benar)

    Berdasarkan hasil pengamatan pada video 1, terlihat bahwa anak masih mengalami kesulitan dalam memegang pensil dengan benar. Hal ini menunjukkan bahwa perkembangan motorik halus anak belum optimal. Kemampuan memegang pensil sangat berkaitan dengan koordinasi antara otot kecil tangan dan jari serta kontrol gerakan.
    Kemungkinan penyebabnya antara lain kurangnya stimulasi, belum terbiasanya anak melakukan aktivitas yang melibatkan motorik halus, atau tahap perkembangan anak yang memang masih dalam proses.

    Sebagai pendidik PAUD, langkah stimulasi yang ada pada video sangat membantu sekali. Dan izin saya menambahkan pendapat. Di tempat saya mengajar ada stimulasi yang diberikan juga, seperti:
    – Bermain plastisin
    – Meronce
    – Menggunting
    – Mewarnai bebas
    Stimulasi tersebut dilakukan tujuannya sama seperti pada video, agar otot-otot pada tangan anak lebih kuat dan dapat membantu anak mengembangkan koordinasi tangan dan jari secara alami.

Leave a Reply