Similar Posts
Sicepot Membantu Menanamkan Konsep Pengurangan Bilangan Bulat
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis Sinopsis Tayangan dalam video ini memperlihatkan bagaimana seharusnya guru menyampaikan konsep pengurangan bilangan bulat secara bermakna yang dalam hal ini dilakukan guru menggunakan alat peraga balok garis bilangan. Alat peraga yang disajikan menggunakan model yang bernama cepot, penggunaan model dimaksudkan agar pembelajaran matematika menjadi menarik….
Menciptakan Suasana Kelas Kondusif
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis Video ini berisi tentang bagaimana guru mengatur siswa agar suasana belajar menjadi kondusif. Proses pembelajaran dikatakan kondusif jika seorang guru dapat menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal serta mengembalikan kondusif jika terjadi gangguan. Selanjutnya…. Pada saat belajar secara kelompok, anak dapat mendalami materi dan…
Kurang Mengetahui Perkalian Dasar
Sinopsis Pada program ini digambarkan guru yang sedang mengajar perkalian dasar (matematika) menggunakan papan tulis. Sebagian besar siswa gaduh, tidak konsentrasi dan tampak malas mengikuti. Hal ini disebabkan karena mereka tidak mengerti, tidak bisa dan tulisan guru juga kurang jelas.Salah satu solusi yang ditawarkan adalah menggunakan chart. Dalam program ini juga diberikan beberapa tips bagi…
Menarik Perhatian Siswa
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis Video ini berisi tentang bagaimana seorang guru yang berusaha untuk menarik perhatian siswa untuk memperhatikan pelajaran yang diberikan. Dalam hal ini guru melakukan beberapa cara diantaranya dengan cara : Mengajak mahasiswa untuk mengeksplorasi dengan membilang. Memberi penguatan ketika memberi respon terhadap apa yang kita contohkan….
Mengefektifkan Waktu Pada Saat Menggunakan Alat Peraga Pada Mata Pelajaran IPA SD
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis Program ini menggambarkan kesulitan guru kelas V SD dalam mengajarkan peristiwa Perang Diponegoro secara bermakna kepada siswa. Ketika siswa diminta untuk mencatat hal-hal yang dijelaskan guru, siswa kebingungan untuk mencatatnya. Anak-anak diminta untuk mengingat sesuatu atau menghafal sesuatu yang terjadi pada masa lalu, tanpa mengaitkannya…
Yuk, Bercerita Kepada Teman
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis – – Pakar Dosen – – Pakar Guru – –
NAMA : SALSA INAYAH PUTRI
NIM : 857125577
UPBJJ : JAKARTA
Setelah menonton video berjudul “Mengkonstruksi Rumah dari Kertas”, saya menemukan beberapa poin penting terkait proses pembelajaran.
Reaksi siswa: Siswa terlihat antusias dan fokus mendengarkan saat guru menjelaskan materi. Meskipun ada beberapa siswa yang kurang semangat di awal, mereka tetap berusaha memperhatikan dan terlibat aktif saat mempraktikkan pembuatan konstruksi rumah.
Kelemahan guru: Guru memulai pembelajaran tanpa memberikan apersepsi, motivasi, atau ice breaking yang bisa membantu meningkatkan semangat siswa. Guru hanya menanyakan kabar siswa lalu langsung masuk ke materi. Selain itu, apresiasi terhadap siswa kurang diberikan, padahal apresiasi penting untuk memotivasi siswa.
Kelebihan guru: Penyampaian materi mudah dipahami, guru memberi contoh nyata melalui praktek langsung pembuatan rumah kertas yang dapat membantu siswa lebih cepat mengerti. Guru juga telah mempersiapkan pembelajaran dengan matang, seperti meminta siswa membawa alat dan bahan sejak minggu sebelumnya serta membagi siswa ke dalam kelompok sehingga pembelajaran lebih efektif dan siswa bisa bekerja sama.
Hal unik: Guru membawa contoh nyata dan ikut mempraktekkan pembuatan konstruksi rumah, yang memancing rasa penasaran siswa untuk bertanya dan aktif selama kegiatan praktek.
Upaya perbaikan: Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, guru sebaiknya membuka kelas dengan memberikan apersepsi dan motivasi. Ice breaking atau kegiatan lain bisa dilakukan di awal pembelajaran agar siswa lebih rileks dan semangat. Guru juga disarankan memberikan apresiasi kepada siswa, terutama kepada mereka yang sudah mempersiapkan alat dan bahan dengan baik, untuk mendorong semangat mereka di pembelajaran berikutnya.
Nama : Nur Wahyudi
NIM : 877684454
UPBJJ : Purwokerto ( Pokjar Slawi )
Sumber link : https://gurupintar.ut.ac.id/index.php/2023/03/10/mengkontruksi-rumah-dari-kertas/
Judul : Membuat Karya Kerajinan dan benda Konstruksi
ijin menanggapi
1. Kondisi siswa terlihat fokus mendengarkan penjelasan guru, guru juga menjelaskannya detail
2. kelemahannya diawal vidio pembelajaran guru langsung masuk kemateri dan kurangnya modeling sehingga kurang dipahami anak
3. kelebihan guru : Di vidio kedua guru memberikan modeling sekaligus menjelaskan secara rinci sehingga anak dapat memahami apa yang akan dilakukan dan sesuai dengan harapan
4. Unik anak dapat mengeksplorasi bentuk kontruksi sesuai dengan ide mereka melalui praktik secara langsung
5. Saran mungkin diawal bisa melakukan kegiatan apersepsi ata ice breaking untuk menyiapkan fokus anak
terima kasih
Nama : Ulfah Anisa
NIM : 857639329
Pokjar : Slawi
Setelah saya menonton video berjudul “Mengkonstruksi Rumah dari Kertas”, saya menemukan beberapa poin penting terkait proses pembelajaran.
Reaksi siswa: Siswa terlihat antusias dan fokus mendengarkan saat guru menjelaskan materi. Meskipun ada beberapa siswa yang kurang semangat di awal, mereka tetap berusaha memperhatikan dan terlibat aktif saat mempraktikkan pembuatan konstruksi rumah.
Kelemahan guru: Guru memulai pembelajaran tanpa memberikan apersepsi, motivasi, atau ice breaking yang bisa membantu meningkatkan semangat siswa. Guru hanya menanyakan kabar siswa lalu langsung masuk ke materi. Selain itu, apresiasi terhadap siswa kurang diberikan, padahal apresiasi penting untuk memotivasi siswa.
Kelebihan guru: Penyampaian materi mudah dipahami, guru memberi contoh nyata melalui praktek langsung pembuatan rumah kertas yang dapat membantu siswa lebih cepat mengerti. Guru juga telah mempersiapkan pembelajaran dengan matang, seperti meminta siswa membawa alat dan bahan sejak minggu sebelumnya serta membagi siswa ke dalam kelompok sehingga pembelajaran lebih efektif dan siswa bisa bekerja sama.
Hal unik: Guru membawa contoh nyata dan ikut mempraktekkan pembuatan konstruksi rumah, yang memancing rasa penasaran siswa untuk bertanya dan aktif selama kegiatan praktek.
Upaya perbaikan: Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, guru sebaiknya membuka kelas dengan memberikan apersepsi dan motivasi. Ice breaking atau kegiatan lain bisa dilakukan di awal pembelajaran agar siswa lebih rileks dan semangat. Guru juga disarankan memberikan apresiasi kepada siswa, terutama kepada mereka yang sudah mempersiapkan alat dan bahan dengan baik, untuk mendorong semangat mereka di pembelajaran berikutnya.
Terimakasih