0 Comments

Sinopsis

Program ini menggambarkan permasalahan guru ketika melaksanakan pembelajaran di kelas pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam, yaitu dalam materi tempat menyimpan cadangan makanan pada tumbuhan siswa mengalami kesulitan untuk memahami materi. Metode yang dianjurkan dalam program ini adalah dengan menggunakan metode field trip atau karya wisata pada pembelajaran ilmu pengetahuan alam Sekolah Dasar. Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakuka metode field trip adalah:

  1. menentukan tempat yang akan digunakan sebagai sumber,

  2. mengamati kesesuaian sumber belajar dengan tujuan dan program sekolah,

  3. menganalisis sumber belajar berdasarkan nilai-nilai pedagogis,

  4. menghubungkan sumber belajar dengan kurikulum,

  5. melaksanakan karya wisata sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan, dan

  6. menganalisis apakah tujuan karya wisata telah tercapai atau tidak.

Toto Fathoni

Pada saat guru membuka pembelajaran belum terlihat jelas pemberian motivasi terhadap siswa untuk mencari tahu apa itu fotosintesis , pada saat mengisi pembelajaran guru hanya sekilas saja menjelaskan apa itu fotosintesis belum terstruktur, dan saat menutup pembelajaran sebaiknya diberikan tugas / pr guna mengulas pembelajaran di rumah.

Penggunaan strategi sudah baik, pendekatan metode sudah baik, media / evaluasi masih belum memadai sebaiknya siswa diberikan worksheet tugas observasi / kunjungan lapangan saat berada di kebun sekolah maupun di luar sekolah.

Kesesuaian sudah cukup baik, Kesesuaian dengan kurikulum sudah sesuai.

Saran dan rekomendasi sebaiknya video dibuat lebih runtut dan menarik lagi sehingga dapat dijadikan patokan / tolak ukur bagi pendidik dalam memberikan pengajaran di kelas atau bila perlu dibuatkan teacher guide book nya.

Herwati, M.Pd

One Reply to “Penggunaan Metode Field atau Karya Wisata dalam menumbuhkan Pemahaman Siswa Pada Tumbuhan dengan Memanfaatkan Lingkungan Sekitar Sebagai Sumber Belajar

  1. Nama : Nina Triana
    NIM : 860718099

    Video ini menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan memahami materi tentang tumbuhan karena pembelajaran awal hanya menggunakan metode ceramah tanpa media yang konkret. Akibatnya, siswa terlihat bingung dan kurang memahami materi yang disampaikan guru .

    Namun, setelah guru menggunakan metode field trip/karya wisata dengan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, pembelajaran menjadi lebih efektif. Siswa dapat mengamati langsung tumbuhan sehingga pemahaman mereka meningkat dan pembelajaran menjadi lebih menarik serta bermakna .

    Kelebihan
    -Menggunakan lingkungan sebagai sumber belajar nyata
    -Siswa belajar melalui pengalaman langsung (observasi)
    -Meningkatkan motivasi dan keaktifan siswa
    -Pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan
    -Membantu siswa memahami konsep tumbuhan secara konkret

    Kekurangan
    -Tidak ada apersepsi dan motivasi di awal pembelajaran
    -Penjelasan materi awal masih kurang jelas dan terlalu singkat
    -Guru kurang menggunakan media pendukung sebelum kegiatan lapangan
    -Evaluasi dan penutup pembelajaran belum maksimal

    Saran
    -Memberikan penjelasan konsep dasar terlebih dahulu di kelas sebelum ke lapangan
    -Menyediakan lembar kerja (LKPD) agar kegiatan observasi lebih terarah
    -Melakukan refleksi dan evaluasi setelah kegiatan
    -Memberikan pengarahan (briefing) sebelum kegiatan field trip agar lebih efektif

    Kesimpulan

    Secara keseluruhan, video ini sangat baik karena menunjukkan bahwa metode field trip atau karya wisata efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa melalui pengalaman nyata. Pembelajaran akan lebih optimal jika didukung dengan persiapan yang matang, penjelasan awal yang jelas, serta evaluasi di akhir kegiatan.

Komentar