Sinopsis
Kepribadian latar belakang anak serta keluarganya dan hubungan anak dengan orang lain di rumah mempengaruhi kemampuan anak dalam menenyesuaikan diri dan mematuhi aturan di kelas. Strategi yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran di TK adalah dengan mengadakan perlombaan agar siswa secara perlahan mengerti dan dapat terbiasa mematuhi aturan di kelas.
Bagaimana pendapat Anda setelah menyaksikan program video ini? Apakah Anda mempunyai masalah yang sama namun sudah berhasil menemukan solusi dari permasalahan yang Anda hadapi terkait dengan bagaimana melatih siswa TK agar mereka secara perlahan memahami dan dapat mentaati aturan di kelas. Dapatkah Anda menuangkan buah pikiran dalam kolom yang disediakan di bawah ini? Dengan Anda membagi pengalaman sejenis dengan tayangan program video ini, secara tidak langsung Anda telah membantu rekan sejawat guru yang memiliki masalah serupa.
Sri Tatminingsih
-
-
Secara keseluruhan dalam tayangan video pembelajaran, sebelum perlombaan dimulai guru memberikan peraturan yang disepakati antara guru dan anak didik sebaliknya anak-anak yang mengikuti pelombaan. Ada beberapa langkah yang harus di ikuti: anak mengikuti peraturan yang ada dalam perlombaan, menyusun aturan dalam perlombaan, membuat kesepakatan bersama, memberi contoh terlebih dahulu sebelum memulai perlombaan, pemberian hadiah untuk yang menang, konsekuensi untuk anak yang melanggar aturan tidak mendapatkan sesuai kesepakatan bersama. Kegiatan tersebut disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak didik dan disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku.
-
One Reply to “Perlombaan “Competition””
Leave a Reply Cancel reply
You must be logged in to post a comment.
Saya telah menonton video dari GPO UT seri Menanamkan Ketaatan Peraturan pada Anak, dengan judul Perlombaan/Competition. Video ini menjelaskan bagaimana guru dapat menanamkan sikap taat terhadap aturan melalui kegiatan perlombaan yang menyenangkan. Menurut saya, tema ini sangat relevan karena pada usia dini anak lebih mudah memahami aturan jika dikemas dalam bentuk permainan yang menarik.
Dalam video terlihat guru memberikan kegiatan seperti kuis sederhana. Anak yang dapat menjawab pertanyaan diberi kesempatan terlebih dahulu untuk masuk ke bak pasir atau mengikuti kegiatan selanjutnya. Kegiatan seperti ini cukup efektif karena anak belajar menaati aturan permainan, menunggu giliran, mendengarkan instruksi guru, serta mengikuti kesepakatan yang telah dibuat bersama.
Menurut pengalaman saya selama mengajar, metode perlombaan seperti ini memang sering digunakan dan cukup berhasil. Misalnya saat waktu makan bersama, guru dapat memberikan pertanyaan sederhana kepada anak, lalu anak yang menjawab dengan benar mendapat giliran lebih dulu untuk mencuci tangan. Begitu juga saat pulang sekolah, anak dapat menjawab kuis terlebih dahulu sebelum bersiap pulang. Dengan cara tersebut, anak belajar antre, sabar menunggu giliran, dan menaati aturan tanpa merasa dipaksa.
Selain itu, dalam video juga terlihat guru mengajak anak berdiskusi membuat aturan bermain bersama. Hal ini sangat baik karena anak merasa dilibatkan dalam menentukan aturan, sehingga mereka lebih memahami dan bersedia menjalankannya. Misalnya aturan tidak saling mendorong, tidak berebut, mendengarkan saat guru berbicara, serta merapikan alat setelah bermain selesai.
Namun, menurut saya video ini akan lebih menarik jika ditambahkan contoh perlombaan lain yang lebih beragam. Misalnya lomba merapikan mainan tercepat, lomba berbaris paling rapi, lomba kelompok paling kompak, lomba mengikuti instruksi dengan benar, atau lomba menjaga kebersihan kelas. Dengan tambahan contoh-contoh tersebut, guru akan memiliki lebih banyak ide untuk diterapkan di kelas sehingga kegiatan tidak monoton.
Secara keseluruhan, video ini sangat baik dan sesuai dengan kondisi nyata di kelas PAUD. Menanamkan ketaatan peraturan melalui perlombaan terbukti efektif karena anak belajar disiplin, sabar, bertanggung jawab, dan bekerja sama melalui kegiatan yang menyenangkan.