9 Comments

Sinopsis

Video ini berisi tentang pembelajaran biologi kelas IX mengenai pemanfaatan mikroorganisme dalam mengelola lingkungan. Guru menjelaskan topik pembelajaran dan dilanjutkan dengan penjelasan langkah-langkah membuat kompos. Guru mengajak siswa memperagakan proses pembuatan kompos dihalaman belakang sekolah secara berkelompok dengan menyiapkan alat dan bahan nya. Setiap kelompok dibiarkan sebongkah sampah daun ketapang kering, kunting kecil, plastik 5kg. Guru meminta siswa melakukan percobaan dimulai dengan menggunting daun, memasukan ke plastik, mengisi dengan air, mencampur starter dengan waktu percobaan 50menit. setelah selesai siswa kembali ke kelas menerima penjelasan materi dan diberikan tes formatif dengan waktu 10 menit.

Yulinda Asnita, S.Pd.

9 Replies to “Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Sebagai Acuan Mengajar

  1. Nama : Rita Anggraini
    NIM : 501173033
    Program Studi : Magister Pendidikan Dasar
    UPBJJ UT : Palembang

    Strategi yang digunakan oleh guru tersebut terlihat cukup tepat dalam mengaktifkan siswa dalam pembelajaran biologi. Guru memberikan penjelasan materi yang cukup jelas, kemudian melanjutkan dengan aktivitas praktikum di lapangan yang menarik dan memungkinkan siswa untuk melakukan percobaan dengan tangan mereka sendiri. Setelah itu, guru memberikan tes formatif untuk mengevaluasi pemahaman siswa. selain strategi di atas, terdapat beberapa strategi yang dapat digunakan untuk lebih mengaktifkan siswa dalam pembelajaran, antara lain:

    a. Pembelajaran Kooperatif
    Dalam strategi ini, siswa dikelompokkan dalam tim untuk memecahkan masalah atau menyelesaikan tugas bersama. Siswa saling berinteraksi dan saling membantu dalam mencapai tujuan tertentu. Metode ini dapat membantu siswa untuk meningkatkan kemampuan sosial dan kognitif mereka.

    b. Pembelajaran Berbasis Proyek
    Metode ini memungkinkan siswa untuk belajar dengan cara membuat atau mengembangkan suatu proyek yang terkait dengan topik yang sedang dipelajari. Siswa dapat belajar secara mandiri dan berkolaborasi dengan teman-teman mereka untuk mencapai tujuan akhir dari proyek tersebut.

    c. Pembelajaran Berbasis Game
    Strategi ini menggunakan permainan untuk memperkenalkan, memperkuat, atau menguji konsep-konsep yang dipelajari. Permainan dapat membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif, dan dapat membantu siswa untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang konsep yang sulit.

    d. Pembelajaran Berbasis Masalah
    Dalam metode ini, siswa diberikan masalah yang harus mereka pecahkan dengan menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang telah mereka pelajari. Strategi ini memungkinkan siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, memperluas pemahaman mereka tentang topik, dan meningkatkan kemampuan mereka untuk memecahkan masalah.

    Dalam rangka mengaktifkan siswa dalam pembelajaran, seorang guru dapat menggunakan salah satu atau kombinasi dari strategi di atas, tergantung pada kebutuhan dan karakteristik siswa mereka. Hal ini dapat membantu siswa untuk belajar dengan lebih efektif dan mempertahankan minat mereka dalam mata pelajaran yang sedang dipelajari.

  2. Nama : Sarianto
    NIM : 501574273
    Prodi : MPDR

    Dari video ini kita bisa melihat betapa pentingnya perencanaan dalam pembelajaran. Guru yang memiliki kesiapan dalam melaksanakan pembelajaran akan terhindar dari pembelajaran yang tidak terkontrol. Perencanaan dalam pembelajaran juga menciptakan pembelajaran yang sistematis dari pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup.
    sebagai masukan, hendaknya guru juga memperhatikan hal yang tidak terencana dalam RPP. Dalam memberikan pembelajaran harus memiliki wajah yang ekspresif, ceria, menyenangkan, dan tidak kaku seperti di video.

  3. Nama : UMA FADHILA TRISNAWATI
    NIM: 501333141
    Prodi: Magister Pendidikan Dasar

    Dalam video pembelajaran tersebut guru menjelaskan topik pembelajaran dan dilanjutkan dengan penjelasan langkah-langkah membuat kompos. Guru menggunakan media powerpoint. Guru menjelaskan langkah-langkah percobaan, selanjutnya siswa memperagakan proses pembuatan kompos dihalaman belakang sekolah secara berkelompok dengan menyiapkan alat dan bahan nya. Dengan melakukan percobaan siswa mengalami pembelajaran yang menyenangkan, bermakna, serta dapat mengkonstruksi pemahamannya. Setelah selesai siswa kembali ke kelas menerima penjelasan materi dan diberikan tes formatif dengan waktu 10 menit.
    Guru dapat merancang RPP yang mencakup kegiatan pendahuluan selama 5 menit. Kegiatan pendahuluan mencakup apersepsi da motivasi. Apersepsi dilakukan dengan memberikan pertanyaan pengetahuan dasar tentang pemanfaatan mikroorganisme. Motivasi dilakukan dengan memberikan pertanyaan terkait pembuatan kompos dalam membantu mengelola lingkungan.

    Dari video pembelajaran tersebut kita dapat mengetahui bahwa membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran sangat penting dilakukan sebelum melaksanakan pembelajaran. Dengan membuat RPP guru dapat mengidentifikasi kebutuhan dalam mencapai tujuan pembelajaran serta dapat melaksanakan pembelajaran dengan urut dan sistematis.

    Didalam video tersebut menurut saya terdapat beberapa kekurangan guru dalam pembelajaran. Pertama ekspresi guru dalam mengajar terlihat kaku tidak pernah tersenyum. Sebaiknya ekspresi guru ceria dan ramah kepada siswa. Dengan wajah yang ceria dan ramah akan membuat siswa nyaman dan tidak membosankan. Yang kedua dalam percobaan yang dilakukan siswa guru tidak terlihat memberikan mendampingi kelompok2. Sebaiknya guru mengawasi jalannya percobaan dan berperan sebagai fasilitator dengan memberikan pelayanan agar siswa semakin mudah memahami proses pembelajaran

  4. Nama : Asnaria

    NIM : 501172998

    Program Studi : Magister Pendidikan Dasar

    UPBJJ UT : Palembang

    Guru memberikan penjelasan materi yang cukup jelas, kemudian praktikum di lapangan yang memungkinkan siswa untuk melakukan percobaan dengan tangan mereka sendiri. Guru memberikan tes formatif untuk mengevaluasi pemahaman siswa. Terdapat beberapa strategi yang dapat digunakan untuk lebih mengaktifkan siswa dalam pembelajaran : Pembelajaran Berbasis Game. Strategi ini menggunakan permainan untuk memperkenalkan, memperkuat, atau menguji konsep-konsep yang dipelajari. Permainan dapat membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif, dan dapat membantu siswa untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang konsep yang sulit.

  5. Nama : Ana Maharani Keban

    NIM: 501202704

    Prodi: MPDr

    UPBJJ: Jakarta

    Di video tersebut nampak guru dapat menyampaikan pembelajaran secara sistematis dan menguasai topik pembelajaran. Guru tersebut pasti sudah menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran dengan baik sehingga pembelajaran menjadi terarah mengacu pada apa yang sudah direncanakan. Menyusun rencana pembelajaran bermanfaat bagi seorang guru ketika mengajar dapat menyampaikan pelajaran dengan baik sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai dengan optimal.

Tuliskan komentar anda disini