21 Comments

Sinopsis

lustrasi dalam video ini menyajikan  gambaran salah satu cara mengembangkan motorik kasar dan bahasa anak TK melalui  kegiatan tebak pantomim, yang merupakan salah satu alternative kegiatan untuk mengembangkan kemampuan motorik anak, dalam menstimulasi kemampuan anak bergerak, kelenturan, keseimbangan dan perkembangan gerakan lainnya. Selain itu, kegiatan tebak pantomime ini juga melatih perkembangan bahasa anak, yaitu kemampuan menyimak, mengekspresikan diri dan mengenal kosa kata agar lebih baik lagi.

Agus Tatang

Tujuan tayangan video sudah sesuai, yaitu sebagai alat bantu guru dalam mengembangkan kemampuan motorik Anak Usia Dini.

Pada waktu pembukaan guru kurang memperhatikan kesiapan belajar siswa sehingga masih ada siswa yang kurang memperhatikan pada materi yang akan dijadikan topik pembelajaran, dan pada waktu  mengisi pembelajaran guru tidak berusaha melibatkan seluruh siswa sehingga ada siswa yang masih belum aktif. Begitupun pada waktu mengevaluasi hasil pembelajaran, guru belum melibatkan semua siswa sehingga ketuntasan pembelajaran secara umm belum nampak.

Penggunaan pendekatan, strategi metode, media dan evaluasi sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

Materi yang disajikan sudah sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.

Materi yang disajikan sudah sesuai dengan kurikulum yang berlaku.

Secara umum video pembelajaran ini sudah sesuai dengan fungsinya sebagai alat bantu pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan motorik anak usia dini, dan guna mengatasi siswa yang acuh tak acuh terhadap materi yang disajikan guru. Namun  masih ada siswa yang belum terlibat secara aktif karena guru tidak menghampiri semua siswa, terutama siswa yang belum berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran.

Chofnia Saidah

Secara umum tayangan video tersebut sudah cukup bagus dan banyak manfaatnya bagi pengunjung.

Penggunaan strategi, metode dan evaluasi pembelajaran cukup terlihat. Guru menggunakan strategi bermain, tebak-tebakan, disertai media gambar-gambar yang mendukung, yang membuat anak merasa senang dan tertarik untuk melakukan kegiatan yang dapat meningkatkan motorik kasarnya, dimana hal tersebut sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik, dimana pembelajaran dilakukan dengan nuansa bermain. Untuk evaluasi pembelajaran, sebelum anak-anak mencuci tangan atau pulang, anak dapat melakukan gerakan-gerakan sesuai gambar menuju keluar kelas.

Pembelajaran sesuai dengan kurikulum yang berlaku, dimana anak diperlihatkan sesuatu, anak menebak, dan memperagakan sendiri gerakan-gerakan tersebut. Guru hanya sebagai fasilitator.

Harimurti

21 Replies to “Tebak Pantomim”

  1. Dari video pembelajaran diatas, saya berpendapat bahwa kegiatan sederhana seperti “pantomim” ternyata dapat memberikan banyak stimulasi bagi perkembangan anak. Anak tidak hanya diajak bergerak dan menirukan suatu gerakan, tetapi juga belajar menyimak, memahami petunjuk, berpikir, dan mencoba menyampaikan sesuatu melalui ekspresi tubuhnya. Dari kegiatan tersebut, saya menyadari bahwa pengembangan motorik kasar dan bahasa dapat dilakukan secara bersamaan melalui kegiatan yang menyenangkan. Ke depannya, kegiatan seperti tebak pantomim dapat dikembangkan dengan tema yang dekat dengan kehidupan anak agar mereka lebih mudah memahami dan lebih antusias untuk mengikuti kegiatan.

  2. Menurut saya, kegiatan tebak pantomim merupakan kegiatan yang menarik dan menyenangkan untuk mengembangkan kemampuan anak usia dini. Melalui kegiatan ini, anak tidak hanya bergerak, tetapi juga dapat melatih motorik kasar seperti keseimbangan, kelenturan, dan koordinasi gerak tubuh.
    Selain itu, kegiatan tebak pantomim juga dapat membantu perkembangan bahasa anak karena anak belajar menyimak, memahami gerakan, menebak, serta mengungkapkan jawabannya dengan kata-kata. Menurut saya, kegiatan seperti ini sangat sesuai dengan karakteristik anak usia dini karena dilakukan sambil bermain dan dapat melibatkan anak secara aktif. Dengan kegiatan yang bervariasi, perkembangan fisik dan bahasa anak dapat distimulasi secara bersamaan.

  3. Menurut saya, kegiatan tebak pantomim merupakan kegiatan yang menarik untuk anak usia dini karena anak dapat belajar sambil bermain. Kegiatan ini tidak hanya melatih motorik kasar melalui gerakan tubuh, tetapi juga melatih kemampuan bahasa, kognitif, dan sosial emosional anak. Anak belajar memahami gerakan, menebak, menunggu giliran, serta memperhatikan teman. Namun, menurut saya guru juga perlu memastikan semua anak mendapat kesempatan untuk terlibat, terutama anak yang masih malu atau kurang aktif.

  4. Nama : Alini Yoshi Amelinda
    NIM : 877691625
    UPBJJ-UT : Purwokerto

    Izin menanggapi video tersebut.
    Analisis :
    Dari video yang saya lihat, kegiatan tebak pantomim dilakukan dengan cara anak memperagakan suatu gerakan berdasarkan gambar, kemudian teman-temannya mencoba menebak gerakan tersebut. Menurut saya, kegiatan ini cukup menarik karena anak bisa belajar sambil bermain dan bergerak. Melalui permainan ini, anak tidak hanya mengembangkan motorik kasar, seperti keseimbangan, kelenturan, dan koordinasi gerak, tetapi juga melatih kemampuan bahasa, seperti menyimak, menebak, dan menyampaikan jawaban.
    Kegiatan ini juga dapat membantu anak menjadi lebih berani tampil di depan teman-temannya. Selain itu, anak belajar menunggu giliran, memperhatikan teman yang sedang tampil, dan menghargai jawaban teman. Namun, guru perlu memastikan semua anak mendapat kesempatan untuk ikut bermain, termasuk anak yang masih malu atau belum terlalu aktif.

    Refleksi :
    Setelah melihat video ini, saya mendapatkan inspirasi bahwa kegiatan pembelajaran tidak harus selalu dilakukan dengan duduk dan mengerjakan tugas. Anak juga bisa belajar melalui permainan yang melibatkan gerakan dan interaksi dengan teman. Menurut saya, kegiatan seperti tebak pantomim bisa membuat suasana kelas lebih menyenangkan dan anak menjadi lebih aktif.
    Dalam kegiatan di kelas, saya ingin mencoba permainan sederhana seperti ini dengan menggunakan gambar hewan, pekerjaan, atau kegiatan sehari-hari. Anak bisa bergantian memperagakan gerakan, sementara teman-temannya menebak. Saya juga perlu memberikan semangat kepada anak yang masih malu agar mereka berani mencoba tanpa takut salah. Dengan begitu, kegiatan ini tidak hanya melatih motorik anak, tetapi juga membantu mengembangkan bahasa, keberanian, dan kemampuan bersosialisasi.

  5. Assalamu alaikum, perkenalkan
    Nama : Hasriani
    NIM: 859449324
    Izin menanggapi video
    Menurut saya kegiatan tebak pantomim sangat efektif untuk meningkatkan kemampuan fisik motorik anak dibandingkan senam biasa, karena melalui permainan anak lebih antusias dan tidak cepat merasa bosan.
    Hal yang paling berkesan dari video tersebut, ketika anak mengikuti permainan tebak pantonim, hampir semual aspek perkembangan anak terstimulasi melalui permainan tersebut.
    Terima kasih, Assalamu alaikum…

Leave a Reply