Sinopsis
Lingkungan hidup yang kita nikmati saat ini adalah suatu anugerah ciptaan tuhan Yang Maha Esa. Lingkungan hidup sebagai tempat hidup dan berinteraksnya manusia dengan mahluk hidup lain dipermukaan bumi diatas lingkungan hidup ini. Lingkungan hidup memiliki dua komponen, yaitu biotik dan abiotik. Kedua kompenen ini tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya.
Sayangnya, dalam interaksi antara manusia dengan dua kompenen lingkungan hidup ini, seringkali menimbulkan efek yang kurang baik. Misalnya saja ulah perbuatan manusia yang tidak bertanggungjawab menimbulkan kerusakan lingkungan abiotik bahkan tidak jarang membuat komponen biotik menjadi mati.
Tentunya hal ini dapat dicegah sebelum semakin banyak kerusakan di muka bumi. Salah satu caranya adalah dengan mengedukasi sejak dini kepada siswa siswi, agar mereka memiliki bekal kecakapan hidup dan rasa peka terhadap lingkungan hidup.
Dalam video ini ditampilkan langkah kecil yang dapat dilakukan untuk mencegah kerusakan lingkungan hidup dalam model pembelajaran Project Based Learning dengan materi Lingkungan biotik dan abiotik serta cara menjaga keseimbangan ekosistem. Siswa akan berdialog tentang kerusakan lingkungan dan mereka akan membuat projek sebagai salah satu cara mencegahnya, dengan menggunakan botol bekas.
PERTANYAAN PEMACU DISKUSI
-
Bagaimana pendapat Anda mengenai Video Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) ini?
-
Hal penting apa yang Anda peroleh dari video pembelajaran ini?
-
Apakah tayangan video ini sesuai dengan kebutuhan Anda dalam mengajar atau merancang pembelajaran?
-
Apa saja hal yang sudah sangat baik dalam video ini?
4 Replies to “Pembelajaran IPA dalam Kurikulum MBKM di Sekolah Dasar”
Leave a Reply Cancel reply
You must be logged in to post a comment.
Nama : Nina Triana
NIM : 860718099
1. Bagaimana pendapat Anda mengenai Video Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) ini?
Menurut saya, video ini sangat baik karena menunjukkan penerapan Project Based Learning (PjBL) yang membuat siswa lebih aktif, kreatif, dan terlibat langsung dalam pembelajaran. Melalui proyek yang berkaitan dengan lingkungan, siswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga belajar memecahkan masalah nyata sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna.
2. Hal penting apa yang Anda peroleh dari video pembelajaran ini?
Hal penting yang saya peroleh adalah:
Pembelajaran harus berpusat pada siswa
Proyek membantu siswa memahami konsep secara nyata
Materi akan lebih mudah dipahami jika dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari
Guru berperan sebagai fasilitator dan pembimbing
3. Apakah tayangan video ini sesuai dengan kebutuhan Anda dalam mengajar atau merancang pembelajaran?
Ya, video ini sangat sesuai karena memberikan contoh nyata bagaimana merancang pembelajaran yang aktif dan inovatif. Model PjBL dapat membantu meningkatkan keterlibatan siswa serta membuat pembelajaran lebih menarik dan tidak membosankan.
4. Apa saja hal yang sudah sangat baik dalam video ini?
Pembelajaran berpusat pada siswa (student-centered)
Siswa aktif dan kreatif dalam membuat proyek
Mengaitkan materi dengan masalah nyata (lingkungan)
Guru berperan sebagai pembimbing/fasilitator
Suasana belajar interaktif dan menyenangkan
Nama : Teguh Muhammad Rizki
NIM : 860720823
1. Menurut saya, video Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) “Pembelajaran IPA dalam Kurikulum MBKM di Sekolah Dasar” sangat baik membuat siswa berperan aktif menjawab gurunya. Sehingga siswa lebih kreatif, inovatif dan berani dalam menyampaikan pendapatnya. Video diatas sudah melakukan model pembelajaran Project Based Learning.
2. Hal penting yang saya peroleh antara lain :
– Guru hanya sebagai fasilitator saja
– Pembelajaran menjadi terpusat kepada siswa
– Siswa menjadi lebih aktif, kreatif, inavatif dan berani dalam menyampaikan pendapat
– Pembelajaran menjadi lebih menarik
3. Ya, video ini sesuai dengan kebutuhan dalam mengajar atau merancang pembelajaran yang membuat siswa lebih aktif bertanya dan menjawab pertanyaan dari guru nya. Sehingga pembelajaran pun lebih menyenangkan.
4. Hal yang sudah baik dalam video ini antara lain:
– Materi yang di sampaikan lebih menarik sehingga suasana pembelajaran menjadi menyenangkan dan interaktif
– Pembelajaran berpusat pada siswa agar menjadi aktif dan inovatif
– Guru sebagai fasilitator
– Materi lebih di pahami karena berkaitan dengan sehari-hari
Nama : Rini octaviany payapo
Nim: 856104524
1. Bagaimana pendapat Anda mengenai Video Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) ini?
Menurut saya, video pembelajaran ini sangat menarik karena memberikan gambaran bahwa pembelajaran dapat dilakukan melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan siswa. Penerapan PjBL dalam video membuat siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan guru, tetapi ikut berdiskusi, menemukan permasalahan, dan menghasilkan sebuah karya. Hal ini membuat proses belajar terasa lebih nyata dan memiliki makna bagi siswa.
2. Hal penting apa yang Anda peroleh dari video pembelajaran ini?
Hal yang paling saya dapatkan adalah pentingnya memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar melalui pengalaman langsung. Saya juga melihat bahwa kegiatan proyek dapat melatih kerja sama, kreativitas, tanggung jawab, dan kemampuan siswa dalam mencari solusi terhadap suatu masalah. Selain itu, materi yang dikaitkan dengan lingkungan sekitar akan lebih mudah dipahami karena siswa dapat melihat dan merasakannya dalam kehidupan sehari-hari.
3. Apakah tayangan video ini sesuai dengan kebutuhan Anda dalam mengajar atau merancang pembelajaran?
Menurut saya, video ini cukup sesuai dengan kebutuhan saya dalam merancang pembelajaran yang lebih aktif dan bermakna. Kegiatan yang ditampilkan dapat menjadi inspirasi untuk membuat pembelajaran yang tidak hanya mengejar pemahaman materi, tetapi juga mengembangkan keterampilan siswa. Saya juga dapat menerapkan ide serupa dengan menyesuaikan proyek berdasarkan kondisi dan lingkungan sekolah.
4. Apa saja hal yang sudah sangat baik dalam video ini?
Menurut saya, beberapa hal yang sudah baik dalam video ini adalah materi disampaikan melalui permasalahan yang dekat dengan kehidupan siswa, sehingga pembelajaran terasa lebih relevan. Siswa juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi, bekerja sama, dan menghasilkan suatu proyek. Pemanfaatan botol bekas sebagai bahan proyek juga merupakan ide yang sederhana tetapi memiliki nilai edukatif karena sekaligus mengajarkan kepedulian terhadap lingkungan. Peran guru sebagai pendamping selama proses pembelajaran juga sudah terlihat dengan baik, sehingga siswa tetap mendapatkan arahan tanpa terlalu bergantung pada guru.
Nama : Dina Pusika
NIM : 856104531
Menurut saya, video pembelajaran IPA dengan model Project Based Learning (PjBL) sangat menarik. Siswa terlihat aktif mengikuti pembelajaran, menjawab pertanyaan, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat. Kegiatan seperti ini dapat membuat siswa lebih percaya diri, kreatif, dan aktif dalam belajar.
Hal penting yang saya dapatkan dari video tersebut adalah: Guru berperan sebagai fasilitator dan pembimbing.Siswa menjadi lebih aktif dalam pembelajaran. Siswa dapat mengembangkan kreativitas dan keberanian.Pembelajaran menjadi lebih menarik dan menyenangkan. Siswa lebih mudah memahami materi melalui kegiatan yang dilakukan.
Kesesuaian dengan kebutuhan mengajar, Menurut saya, video tersebut sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di sekolah. Model ini dapat membantu guru menciptakan pembelajaran yang membuat siswa aktif bertanya, menjawab, berdiskusi, dan menyampaikan pendapat. Dengan demikian, suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan.
Hal yang sudah baik adalah materi disampaikan dengan cara yang menarik dan melibatkan siswa secara langsung. Siswa diberi kesempatan untuk aktif selama pembelajaran, sedangkan guru memberikan arahan dan membantu siswa ketika mengalami kesulitan. Materi juga dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari sehingga lebih mudah dipahami oleh siswa.