253 Comments

Sinopsis

Program ini menggambarkan upaya seorang guru Taman kanak-kanak untuk mengatasi anak yang sulit berimajinasi pada saat menggambar. Strategi yang diterapkan guru tersebut anatara lain: memberikan kebebasan kepada anak untuk menggambar sesuatu sesuai dengan minat anak, mengajak anak keluar kelas, kemudian meminta anak untuk bercerita dan menggambarkan apa yang ditemukan di lapangan.

Badru Zaman

Secara umum tujuan tayangan video dalam pembelajaran sudah tercapai, yaitu menggambarkan kondisi anak yang sulit berimajinasi ketika diminta guru untuk menggambar serta alternatif pemecahan masalahnya. Kesulitan anak berimajinasi ini muncul terutama ketika guru terlebih dahulu memberikan contoh gambar kepada anak. Anak cenderung meniru apa yang digambar oleh guru.

Berdasarkan tayangan video, kegiatan yang dilakukan oleh guru terpotong (langsung kegiatan guru memberikan contoh gambar pada anak); sehingga tidak terlihat kegiatan pembukaan yang dilakukan oleh guru.

Pendekatan atau strategi yang digunakan oleh guru untuk mengatasi permasalahan anak tersebut sudah tepat, yaitu meminta anak untuk melakukan pengamatan terhadap lingkungan sekitarnya, sehingga anak dapat menggambar sesuai apa yang dilihatnya.Usulan perbaikan: sebaiknya ditambahkan sedikit teori tentang tahapan perkembangan kognitif anak, khususnya mengenai tahap imitasi (meniru), sehingga penyampaian permasalahan dapat lebih diperkaya.

Della Raymena Jovanka, S.Pd., M.Si.

Secara keseluruhan dalam tayangan video pembelajaran, guru mengajak anak-anak didiknya untuk melakukan kegiatan menggambar bebas serta anak diberi kebebasan untuk menuangkan ide-ide cemerlangnya namun dalam isi bembelajaran anak anak anak menemukan hambatan untuk mengambar, agar anak anak dapat menuangkan ide ide cemerlang guru mengajak anak didik untuk melihat benda –benda yang ada disekitar sekolah dengan begitu anak didik dapat langsung melihat media yang akan dituangkan lewat menggambar sesuai tingkat perkembangan anak didik dan kegiatan pembelajaran menggambar bebas sesuai kurikulum yang berlaku.

253 Replies to “Anak Sulit Berimajinasi saat Menggambar

  1. Assalamualaiikum wrwr
    Hayati Tahang
    NIM : 859455897
    UT Makassar-Wajo

    Pendapat saya terkait vedio tentang ‘Anak Sulit Berimajinasi saat Menggambar’ adalah upaya seorang guru untuk menampakkan karya menggambar anak bebas, namun tidak sesuai harapan sehingga di ambilllah langkah-langkah yang kreatif dan menarik sehingga anak cendrung menggambar dengan berbagai gembar dan bentuk. Selain itu media menggambar yang kurang dan belum disiapkan dengan baik.

    Saran saya, agar seorang guru harus selalu mengupdate ilmu pembaharuan di dunia PAUD sesuai dengan zaman anak-anak sekarang. Anak akan cenderung berkreasi dan lebih baik jika ada stimulasi sebelumnya dan itu pasti akan menyenangkan. Seperti menonton bersama aneka pemandangan dan lain-lain. Mengajak keluar ke halaman sekolah atau keluar sekolah sesuai tema yang berjalan. Hendaknya juga menyiapkan alat menggambar yang menarik sehingga anak lebih antusias menggambar. Terakhir berikan pujian/aspirasi atas karya anak.

    Sekian. Mohon bimbingannya.

  2. izin berkomentar terkait vidio diatas
    Nama : kokom komariah
    Nim : 857503147
    UPBJJ : Bandung
    dari vidio diatas sering kali itulah yang dilakukan kebanyakan pendidik termasuk saya dalam kegiatan menggambar,sehingga anak akan lebih merasa percaya diri dengan hanya meniru apa yang gurunya gambar. anak akan merasa aman dan tidak lagi perlu menceritakan apa yang mereka gambar. Selain itu terbatasnya media untuk mereka mengembangkan imajinasinya yang harus lebih kita perhatikan bukan hanya dengan melihat media secara nyata saja, namun setelah saya mengamati anak-anak didik saya,bukan hanya terkait media nyata namun mereka lebih membutuhkan motivasi untuk mendorong rasa percaya dirinya,bahwa mereka bisa secara bebas berimajinasi, tidak selalu harus meniru gamabr orang lain maupun benda nyata yang mereka lihat. anak bisa mengembangkan dari yang mereka lihat tanpa harus takut pendapat orang terkait gambarnya. dorongan itu bisa menjadi salah satu pemicu anak untuk bisa berimajinasi dan lebih percaya diri dalam menggambar, pada akhirnya anakpun akan merasa terdorong untuk menceritakan apa yang mereka gambar dalam bentuk verbal sehingga orang lain bisa mengerti atau tahu dengan apa yang mereka gambar.
    demikian sedikit komentar saya terkait vidio diatas. terimakasih untuk kesempatannya.

  3. Assalamu’alaikum.

    Nama : Endang Lestariningsih
    NIM : 877637795

    Pendapat saya tentang video “Anak Sulit Berimjinasi saat Menggambar” dikarenakan anak terbiasa meniru gambar guru atau temannya, kurangnya pemahaman visual dalam artian kurangnya wawasan tentang objek-objek sehingga membuat anak bingung untuk menuangkan idenya, rasa takut salah artinya anak takut gambarnya tidak bagus sehingga enggan mencoba hal yang baru dan kurangnya stimulasi sehingga dapat menghambat kreativitas.

    Dalam video tersebut sudah sesuai, dimana guru mengajak anak-anak untuk berkeliling sekolah yang disertai dengan tanya jawab sehingga membuat anak-anak terinspirasi untuk menggambar bebas sesuai imajinasinya.

    Saran untuk guru:
    1. Menciptakan suasana yang menyenangkan
    2. Memberikan pujian pada proses (bukan hasil)
    3. Mendorong anak untuk berpikir aktif
    4. Melakukan tanya jawab saat circle time

    Kesimpulannya:
    Perkembangan setiap anak itu berbeda-beda sesuai dengan pengalaman objek nyata, maka sebaiknya dibuat langkah -langkah yang efektif dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kreativitas anak-anak dalam menggambar, dimulai dari bagian yang paling mudah sehingga anak mengetahui bahwa suatu gambar dapat dimulai dari langkah yang paling mudah. Kemudian memberikan umpan balik yang positif sehingga anak termotivasi untuk terus berlatih.

    Demikian tanggapan saya mengenai video tersebut.
    Terima kasih.

  4. Assalamualaikum,wr.wb

    Nama : Quswaroh
    NIM : 857970576
    UPBJJ: YOGYAKARTA

    Mohon ijin untuk menanggapi video di atas yang berjudul “Anak Sulit Berimajinasi Saat Menggambar”. Video tersebut pada awalnya menunjukkan pembelajaran yang berpusat pada guru. Dengan guru memberikan contoh gambar di papan tulis maka anak kesulitan dalam mengembangkan imajinasinya, dan dampaknya semua anak menggambar hal yang sama. Kemudian guru mengajak anak untuk berkeliling di sekitar sekolah, dan melihat semua benda-benda yang ada di lingkungan tersebut. Guru juga menjelaskan benda-benda yang mereka lihat. Kemudian mereka kembali ke dalam kelas dan guru mengajak anak-anak untuk menggambar apa saja yang barusaja mereka lihat. Hasilnya anak-anak menggambar dengan antusias dan dengan gambar yang sangat variatif. Maka dapat disimpulkan bahwa salah satu faktor yang menyebabkan anak sulit berimajinasi saat menggambar adalah kurang tepatnya metode pembelajaran yang dipilih oleh guru. Akan tetapi sebaliknya manakala metode pembelajaran yang dipilih sesuai, maka hal tersebut dapat merangsang imajinasi anak dalam menuangkan idenya dalam menggambar.
    Kesimpulan dalam video tersebut yaitu:
    – Pembelajaran yang berpusat kepada anak dapat merangsang imajinasi anak dengan baik, dari pada pembelajaran yang berpusat pada guru.
    – Pembelajaran yang konkret mampu merangsang imajinasi anak dengan baik
    – Guru harus senantiasa mengupgrade pengetahuannya untuk memperbaiki cara mengajar pada anak
    – Pengetahuan guru yang dinamis akan memberikan ruang yang luas dan dapat mengembangkan kemampuan anak secara optimal sesuai tingkat usianya

    Demikian pandangan saya terkait video di atas, terima kasih telah memberikan sebuah video yang sangat baik, sehingga saya dapat mengambil pelajaran dari video tersebut.

    Wassalamu’alaikum wr wb.

  5. Nama : Rika Handayani
    NIM :877861419

    Menanggapi video di atas tentang anak sulit berimajinasi saat menggambar, untukk cara yg dilakukan pada video tersebut sangat membantu anak agar lebih berimajinasi lagi dalam hal menggambar, dengan mengajak anak melihat lingkungan sekitar Dann mereka jugaa terlibat aktif bisaa membantu anak tersebut lebihh berimajinasi lagi.

    1. Nama: Nadya Kesuma Andriani
      Nim: 877841463

      Guru sudah bagus karena memberi kebebasan anak menggambar sesuai imajinasinya. Untuk menggali ide, anak juga diajak melihat lingkungan sekitar seperti halaman sekolah agar mendapat inspirasi. Setelah menggambar, anak diminta bercerita tentang hasil gambarnya dan guru memberikan pertanyaan seperti “ada apa saja di halaman sekolah?”, ini sudah tepat untuk melatih imajinasi dan kemampuan bahasa anak. Apresiasi yang diberikan guru juga baik untuk meningkatkan rasa percaya diri anak.

      Demikian pandangan saya pada video ini, saya dapat mengambil pelajaran dari video tersebut.
      Terimakasih

Komentar