silahkan klik icon    jika video tidak dapat diputar

Sinopsis

Pada program ini digambarkan guru yang sedang mengajar perkalian dasar (matematika) menggunakan papan tulis. Sebagian besar siswa gaduh, tidak konsentrasi dan tampak malas mengikuti. Hal ini disebabkan karena mereka tidak mengerti, tidak bisa dan tulisan guru juga kurang jelas.Salah satu solusi yang ditawarkan adalah menggunakan chart. Dalam program ini juga diberikan beberapa tips bagi guru agar siswanya mudah mempelajari perkalian dasar.

Muchtar M Noor

Pada program ini digambarkan guru yang sedang mengajar perkalian dasar (matematika) menggunakan papan tulis. Sebagian besar siswa gaduh, tidak konsentrasi dan tampak malas mengikuti. Hal ini disebabkan karena mereka tidak mengerti, tidak bisa dan tulisan guru juga kurang jelas.Salah satu solusi yang ditawarkan adalah menggunakan chart. Dalam program ini juga diberikan beberapa tips bagi guru agar siswanya mudah mempelajari perkalian dasar.

Drs. Tarhadi, M.Si.

1. Secara keseluruhan baik pembukaan maupun penutup sudah cukup baik.

2. Penggunaan media labih optimal.

3. Materi dan kurikulum sudah sesuai.

Taufik Ma’ruf

Similar Posts

632 Comments

  1. Nama : Roseu Rosinati
    NIM : 857507019
    UPBJJ : Bandung (Karangnunggal-Tasikmalaya)

    ANALISIS VIDEO PADA GURU PINTAR ONLINE (GPO)
    JUDUL VIDEO : KURANG MENGETAHUI PERKALIAN DASAR

    FORMAT PERENCANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN
    – Fakta / data pembelajaran yang terjadi di kelas
    1. Guru tidak melakukan pembukaan seperti salam, mengecek kehadiran, berdoa, dan menyampaikan tujuan pembelajaran
    2. Murid tidak focus dan terlihat acuh pada proses pembelajaran yang berlangsung
    3. Murid kurang bersemangat pada materi pembelajaran
    4. Guru tidak berurutan dalam memberikan materi perkalian
    5. Guru tidak memlakukan refleksi pada akhir pembelajaran
    6. Guru memberi waktu dalam menghapal perkalian
    7. Guru mengulas materi kembali
    8. Guru memberikan tanya jawab kepada siswa
    9. Siswa menjawab dengan benar pertanyaan guru
    10 Guru memberikan PR kepada siswa

    – Identifikasi masalah
    1. Guru tidak melakukan pembukaan seperti salam, mengecek kehadiran, berdoa, dan menyampaikan tujuan pembelajaran
    2. Murid tidak focus dan terlihat acuh pada proses pembelajaran yang berlangsung
    3. Murid kurang bersemangat pada materi pembelajaran
    4. Guru tidak berurutan dalam memberikan materi perkalian
    5. Guru tidak memlakukan refleksi pada akhir pembelajaran

    – Analisis masalah
    Masalah yang terjadi selama pembelajaran matematika yang berlangsung karena kurangnya kolaborasi antara guru dan murid, sehingga semangat dan antusias murid kurang.

    – Alternatif dan prioritas pemecahan masalah
    Solusi dari masalah yang terjadi dengan semangat guru dalam menumbuhkan antusias murid dalam belajar perkalian Tingkat dasar. Kemudian, kolaborasi antara murid dan guru harus dijalin dengan dimulainya kemauan guru dalam membaca situasi dan membangun komunikasi dan hubungan tersebut.
    Prioritas pemecahan masalah bisa menggunakan metode pembelajaran “ Metode Perkalian Latis”
    – Rumusan Masalah
    “Apakah metode perkalian latis pada pembelajaran perkalian dasar berhasil?”

  2. Nama : Roseu Rosinati
    NIM : 857507019
    UPBJJ : Bandung (Karangnunggal-Tasikmalaya)

    ANALISIS VIDEO PADA GURU PINTAR ONLINE (GPO)
    JUDUL VIDEO : KURANG MENGETAHUI PERKALIAN DASAR

    FORMAT PERENCANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN
    – Fakta / data pembelajaran yang terjadi di kelas
    1. Guru tidak melakukan pembukaan seperti salam, mengecek kehadiran, berdoa, dan menyampaikan tujuan pembelajaran
    2. Murid tidak focus dan terlihat acuh pada proses pembelajaran yang berlangsung
    3. Murid kurang bersemangat pada materi pembelajaran
    4. Guru tidak berurutan dalam memberikan materi perkalian
    5. Guru tidak memlakukan refleksi pada akhir pembelajaran
    6. Guru memberi waktu dalam menghapal perkalian kepada siswa
    7. Guru mengulas materi perkalian
    8. sesi tanya jawab antara murid dan guru
    9. guru memberikan hukuman bagi yang tidak mau menghapal dan mampu terhdap tugas yang diberikan
    10. siswa dapat menjawab pertanyaan guru
    11. guru memberikan PR

    – Identifikasi masalah
    1. Guru tidak melakukan pembukaan seperti salam, mengecek kehadiran, berdoa, dan menyampaikan tujuan pembelajaran
    2. Murid tidak focus dan terlihat acuh pada proses pembelajaran yang berlangsung
    3. Murid kurang bersemangat pada materi pembelajaran
    4. Guru tidak berurutan dalam memberikan materi perkalian
    5. Guru tidak memlakukan refleksi pada akhir pembelajaran

    – Analisis masalah
    Masalah yang terjadi selama pembelajaran matematika yang berlangsung karena kurangnya kolaborasi antara guru dan murid, sehingga semangat dan antusias murid kurang.

    – Alternatif dan prioritas pemecahan masalah
    Solusi dari masalah yang terjadi dengan semangat guru dalam menumbuhkan antusias murid dalam belajar perkalian Tingkat dasar. Kemudian, kolaborasi antara murid dan guru harus dijalin dengan dimulainya kemauan guru dalam membaca situasi dan membangun komunikasi dan hubungan tersebut.
    Prioritas pemecahan masalah bisa menggunakan metode pembelajaran “ Metode Perkalian Latis”
    – Rumusan Masalah
    “Apakah metode perkalian latis pada pembelajaran perkalian dasar berhasil?”

  3. Nama : Roseu Rosinati
    NIM : 857507019
    UPBJJ : Bandung (Karangnunggal-Tasikmalaya)

    ANALISIS VIDEO PADA GURU PINTAR ONLINE (GPO)
    JUDUL VIDEO : KURANG MENGETAHUI PERKALIAN DASAR

    FORMAT PERENCANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN
    – Fakta / data pembelajaran yang terjadi di kelas
    1. Guru tidak melakukan pembukaan seperti salam, mengecek kehadiran, berdoa, dan menyampaikan tujuan pembelajaran
    2. Murid tidak focus dan terlihat acuh pada proses pembelajaran yang berlangsung
    3. Murid kurang bersemangat pada materi pembelajaran
    4. Guru tidak berurutan dalam memberikan materi perkalian
    5. Guru tidak memlakukan refleksi pada akhir pembelajaran
    6. Guru memberi waktu dalam menghapal perkalian kepada siswa
    7. Guru mengulas materi perkalian
    8. sesi tanya jawab antara murid dan guru
    9. guru memberikan hukuman bagi yang tidak mau menghapal dan mampu terhdap tugas yang diberikan
    10. siswa dapat menjawab pertanyaan guru
    11. guru memberikan PR

    – Identifikasi masalah
    1. Guru tidak melakukan pembukaan seperti salam, mengecek kehadiran, berdoa, dan menyampaikan tujuan pembelajaran
    2. Murid tidak focus dan terlihat acuh pada proses pembelajaran yang berlangsung
    3. Murid kurang bersemangat pada materi pembelajaran
    4. Guru tidak berurutan dalam memberikan materi perkalian
    5. Guru tidak memlakukan refleksi pada akhir pembelajaran

    – Analisis masalah
    Masalah yang terjadi selama pembelajaran matematika yang berlangsung karena kurangnya kolaborasi antara guru dan murid, sehingga semangat dan antusias murid kurang.

    – Alternatif dan prioritas pemecahan masalah
    Solusi dari masalah yang terjadi dengan semangat guru dalam menumbuhkan antusias murid dalam belajar perkalian Tingkat dasar. Kemudian, kolaborasi antara murid dan guru harus dijalin dengan dimulainya kemauan guru dalam membaca situasi dan membangun komunikasi dan hubungan tersebut.
    Prioritas pemecahan masalah bisa menggunakan metode pembelajaran “ Metode Perkalian Latis”
    – Rumusan Masalah
    “Apakah metode perkalian latis pada pembelajaran perkalian dasar berhasil?”

    Terimakasih

  4. 021 749-0941 Ext. 2063
    gurupintar@ecampus.ut.ac.id
    Search
    Search…

    Search

    Beranda
    Tentang GPO
    Kontak
    Profile
    Log Out
    Home / Seri Pembelajaran SD / Kurang Mengetahui Perkalian Dasar
    Seri Pembelajaran SD
    Kurang Mengetahui Perkalian Dasar

    silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar

    Sinopsis
    Pada program ini digambarkan guru yang sedang mengajar perkalian dasar (matematika) menggunakan papan tulis. Sebagian besar siswa gaduh, tidak konsentrasi dan tampak malas mengikuti. Hal ini disebabkan karena mereka tidak mengerti, tidak bisa dan tulisan guru juga kurang jelas.Salah satu solusi yang ditawarkan adalah menggunakan chart. Dalam program ini juga diberikan beberapa tips bagi guru agar siswanya mudah mempelajari perkalian dasar.

    Muchtar M Noor

    Pakar Dosen
    Pada program ini digambarkan guru yang sedang mengajar perkalian dasar (matematika) menggunakan papan tulis. Sebagian besar siswa gaduh, tidak konsentrasi dan tampak malas mengikuti. Hal ini disebabkan karena mereka tidak mengerti, tidak bisa dan tulisan guru juga kurang jelas.Salah satu solusi yang ditawarkan adalah menggunakan chart. Dalam program ini juga diberikan beberapa tips bagi guru agar siswanya mudah mempelajari perkalian dasar.

    Drs. Tarhadi, M.Si.

    Pakar Guru
    1. Secara keseluruhan baik pembukaan maupun penutup sudah cukup baik.

    2. Penggunaan media labih optimal.

    3. Materi dan kurikulum sudah sesuai.

    Taufik Ma’ruf

    Post navigation
    Previous
    Pembebeasan Irian Barat
    Next
    Siswa Kurang Menguasai Konsep Pencerminan Bangun Dasar
    Similar Posts

    527 Comments
    Comments navigation
    Older comments
    Newer comments
    ayu andira says:
    May 4, 2024 at 10:32 am
    Nama : Ayu Andira
    Nim : 856573323
    Dari video diatas dapat saya simpulkan kelemahan dan kelebihan
    -kelamahan
    guru menggunakan media yang kecil dan sulit untuk di mengerti siswa sehingga para siswa tampak kurang memperhatikan pembelajaran tersebut
    -kelebihan
    guru menggunakan metode menghapal dan memberikan tugas tugas kepada siswa sehingga siswa tampak mulai aktif untuk mengingat ngingat perkalian.

    ayu andira says:
    May 4, 2024 at 10:42 am
    Nama : Ayu Andira
    Nim : 856573323
    dari video diatas yang dapat saya simpulkan ialah
    -kelemahan
    guru kurang menggunakan media yang tepat sehingga para siswa kurang memperhatikan pembelajaran, media yang digunakan terlalu kecil.
    -kelebihan
    guru menggunakan metode menghapal, siswa disuruh menghapal dan mengerjakan tugas sehingga tampak aktif pemebelajaran yang dilakukan karena siswa asik dalam menghapal.

    Umi Kafi Fadilah says:
    May 4, 2024 at 3:38 pm
    Nama: Umi Kafi Fadilah
    NIM: 858906219
    Dari video diatas dapat saya simpulkan kelemahan dan kelebihan
    -kelamahan
    guru menggunakan media yang kecil dan sulit untuk di mengerti siswa sehingga para siswa tampak kurang memperhatikan pembelajaran tersebut
    -kelebihan
    guru menggunakan metode menghafal dan memberikan tugas tugas kepada siswa sehingga siswa tampak mulai aktif untuk mengingat ngingat perkalian.

    Chika Karmelia says:
    May 5, 2024 at 2:32 pm
    nama : ELISA

    nim : 858069582

    menururut saya dari video tersebut, tampak pembelajaran yang berlangsung terlihat sedikit monoton di awal, hal ini mungkin dikarenakan oleh guru yang tidak melakukan pembukaan pada pembelajaran dan langsung masuk ke kegiatan inti.

    kelebihannya adalah guru dapat tetap mengontrol emosi dan tetap sabar serta tekun mengajarkan siswa yang belum paham terhadap materi yang disampaikan pada pembelajaran.

    Riyan Adam says:
    May 5, 2024 at 7:04 pm
    Nama : Riyan Adam
    NIM : 858906606

    Dari pengamatan saya, Video Praktik ini mengajarkan tentang materi perkalian dasar. selama proses pembelajaran cenderung guru memberikan tanya jawab untuk melatih siswa menghafal perkalian. cara ini menurut saya cukup bagus, karena dengan ada selalu mengulang dan terbiasa, maka siswa otomatis menghafal hasil jawaban dari perkalian dasar.
    Pada video praktik mengajar yang saya amati juga guru mengajarkan tentang perbandingan perkalian dan penjumlahan yang menentukan hasil jawaban sama. Menurut saya alangkah baiknya jika guru tersebut mengajarkan tentang perkalian di ubah menjadi penjumlahan berulang.
    Dan pada video cenderung guru memberikan penjelasan materi langsung penugasan, dimana saat penyampaian materi siswa terlihat merasa bosan. Menurut saya guru bisa menggunakan model pembelajaran Kinestetik seperti memberikan Game interaktif mencari jawaban dari sebuah soal perkalian, dimana hal itu menurut saya mampu meningkatkan semangat siswa dan membuat kelas menjadi ceria.

    1
    Christianus Paran says:
    May 6, 2024 at 7:57 am
    Nama : FAHRUL JANI PARAN
    Nim : 858430102
    dari video diatas yang dapat saya simpulkan ialah
    -kelemahan
    guru kurang menggunakan media yang tepat sehingga para siswa kurang memperhatikan pembelajaran, media yang digunakan terlalu kecil.
    -kelebihan
    guru menggunakan metode menghapal, siswa disuruh menghapal dan mengerjakan tugas sehingga tampak aktif pemebelajaran yang dilakukan karena siswa asik dalam menghapal.

    Zalsabilla Apf says:
    May 6, 2024 at 4:28 pm
    Nama : zalsabilla ayu pf
    Nim : 858713134

    Berdasarkan vidio diatas. Saya ingin menjelaskan kelemahan dan kelebihan guru saat mengajar

    Kelemahan;
    Pada saat guru menerangkan murid atau peserta didik banyak yang tidak menunjukkan antusias dalam belajar atau memperhatikan, memperhatikan namun sedang memikirkan hal lain. Seharusnya guru dapat memberikan ice breaking, atau membawa media pembelajaran yang lebih menarik seperti penggunaan LCD proyektor dan laptop.

    Selanjutnya guru dapat langsung memberikan latihan.
    Karena matematika adalah ilmu Pasti, ilmu hitung yang membutuhkan latihan soal

    Kelebihan :
    Pada vidio di atas. Guru sabar untuk memberikan materi kepada siswanya yang mayoritas terdiam tidak mengerti bahkan sudah di jelaskan, guru memiliki strategi dan langsung memberikan latihan untuk pembelajaran perkalian.

    Menghafal dapat kita implementasikan bersama dengan suatu nada. Tidak hanya menghafal monoton, agar diingat anak kita perlu kreativitas untuk mengemas hafalan menjadi menarik dan gampang diingat.

    Agung Permadi says:
    May 6, 2024 at 6:17 pm
    dalam video tersebut terlihat seorang guru sedang menjelaskan perkalian dasar, dalam penjelasannya menurut saya guru kurang membawa suasana kepada peserta didik sehingga yang terlihat peserta didik kurang semangat dalam mendengarkan materi yang sedang di ajarkan. dalam penyampaiannya seharusnya guru juga bisa menggunakan alat peraga sehingga siswa lebih mengerti dalam memahami tentang perkalian dasar

    Agung Permadi says:
    May 6, 2024 at 6:21 pm
    Nama: Agung Permadi
    Nim: 858693333
    Judul: Kurang mengetahui perkalian dasar

    dalam video tersebut terlihat seorang guru sedang menjelaskan perkalian dasar, dalam penjelasannya menurut saya guru kurang membawa suasana kepada peserta didik sehingga yang terlihat peserta didik kurang semangat dalam mendengarkan materi yang sedang di ajarkan. dalam penyampaiannya seharusnya guru juga bisa menggunakan alat peraga sehingga siswa lebih mengerti dalam memahami tentang perkalian dasar. dalam pembelajaran tersebut sangat baik karena guru memberikan waktu untuk menghafal perkalian dan kemudian menanyakan satu persatu sehingga siswa akan lebih cepat hafal dalam perkalian dasar

    Njili Syahwati says:
    May 8, 2024 at 10:33 pm
    Nama : Njili Syahwati
    NIM. : 859763091

    Setelah saya menganalisis video “Kurang Mengetahui Perkalian Dasar”, saya menemukan :
    Pertama, Guru tidak melakukan kegiatan awal(apersepsi).
    Kedua, Guru langsung masuk pada kegiatan inti dan langsung melakukan evaluasi.
    Ketiga, media yang digunakan kurang cocok untuk melatih perkalian dasar pada peserta didik.

    Comments navigation
    Older comments
    Newer comments
    Leave a Reply
    Logged in as Roseu Rosinati. Edit your profile. Log out?

    Nama : Roseu Rosinati
    NIM : 857507019
    UPBJJ : Bandung (Karangnunggal-Tasikmalaya)

    ANALISIS VIDEO PADA GURU PINTAR ONLINE (GPO)
    JUDUL VIDEO : KURANG MENGETAHUI PERKALIAN DASAR

    FORMAT PERENCANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN
    – Fakta / data pembelajaran yang terjadi di kelas
    1. Guru tidak melakukan pembukaan seperti salam, mengecek kehadiran, berdoa, dan menyampaikan tujuan pembelajaran
    2. Murid tidak focus dan terlihat acuh pada proses pembelajaran yang berlangsung
    3. Murid kurang bersemangat pada materi pembelajaran
    4. Guru tidak berurutan dalam memberikan materi perkalian
    5. Guru tidak memlakukan refleksi pada akhir pembelajaran
    6. Guru memberi waktu dalam menghapal perkalian kepada siswa
    7. Guru mengulas materi perkalian
    8. sesi tanya jawab antara murid dan guru
    9. guru memberikan hukuman bagi yang tidak mau menghapal dan mampu terhdap tugas yang diberikan
    10. siswa dapat menjawab pertanyaan guru
    11. guru memberikan PR

    – Identifikasi masalah
    1. Guru tidak melakukan pembukaan seperti salam, mengecek kehadiran, berdoa, dan menyampaikan tujuan pembelajaran
    2. Murid tidak focus dan terlihat acuh pada proses pembelajaran yang berlangsung
    3. Murid kurang bersemangat pada materi pembelajaran
    4. Guru tidak berurutan dalam memberikan materi perkalian
    5. Guru tidak memlakukan refleksi pada akhir pembelajaran

    – Analisis masalah
    Masalah yang terjadi selama pembelajaran matematika yang berlangsung karena kurangnya kolaborasi antara guru dan murid, sehingga semangat dan antusias murid kurang.

    – Alternatif dan prioritas pemecahan masalah
    Solusi dari masalah yang terjadi dengan semangat guru dalam menumbuhkan antusias murid dalam belajar perkalian Tingkat dasar. Kemudian, kolaborasi antara murid dan guru harus dijalin dengan dimulainya kemauan guru dalam membaca situasi dan membangun komunikasi dan hubungan tersebut.
    Prioritas pemecahan masalah bisa menggunakan metode pembelajaran “ Metode Perkalian Latis”
    – Rumusan Masalah
    “Apakah metode perkalian latis pada pembelajaran perkalian dasar berhasil?”

    Terimakasih

  5. 021 749-0941 Ext. 2063
    gurupintar@ecampus.ut.ac.id
    Search
    Search…

    Search

    Beranda
    Tentang GPO
    Kontak
    Profile
    Log Out
    Home / Seri Pembelajaran SD / Kurang Mengetahui Perkalian Dasar
    Seri Pembelajaran SD
    Kurang Mengetahui Perkalian Dasar

    silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar

    Sinopsis
    Pada program ini digambarkan guru yang sedang mengajar perkalian dasar (matematika) menggunakan papan tulis. Sebagian besar siswa gaduh, tidak konsentrasi dan tampak malas mengikuti. Hal ini disebabkan karena mereka tidak mengerti, tidak bisa dan tulisan guru juga kurang jelas.Salah satu solusi yang ditawarkan adalah menggunakan chart. Dalam program ini juga diberikan beberapa tips bagi guru agar siswanya mudah mempelajari perkalian dasar.

    Muchtar M Noor

    Pakar Dosen
    Pada program ini digambarkan guru yang sedang mengajar perkalian dasar (matematika) menggunakan papan tulis. Sebagian besar siswa gaduh, tidak konsentrasi dan tampak malas mengikuti. Hal ini disebabkan karena mereka tidak mengerti, tidak bisa dan tulisan guru juga kurang jelas.Salah satu solusi yang ditawarkan adalah menggunakan chart. Dalam program ini juga diberikan beberapa tips bagi guru agar siswanya mudah mempelajari perkalian dasar.

    Drs. Tarhadi, M.Si.

    Pakar Guru
    1. Secara keseluruhan baik pembukaan maupun penutup sudah cukup baik.

    2. Penggunaan media labih optimal.

    3. Materi dan kurikulum sudah sesuai.

    Taufik Ma’ruf

    Post navigation
    Previous
    Pembebeasan Irian Barat
    Next
    Siswa Kurang Menguasai Konsep Pencerminan Bangun Dasar
    Similar Posts

    527 Comments
    Comments navigation
    Older comments
    Newer comments
    ayu andira says:
    May 4, 2024 at 10:32 am
    Nama : Ayu Andira
    Nim : 856573323
    Dari video diatas dapat saya simpulkan kelemahan dan kelebihan
    -kelamahan
    guru menggunakan media yang kecil dan sulit untuk di mengerti siswa sehingga para siswa tampak kurang memperhatikan pembelajaran tersebut
    -kelebihan
    guru menggunakan metode menghapal dan memberikan tugas tugas kepada siswa sehingga siswa tampak mulai aktif untuk mengingat ngingat perkalian.

    ayu andira says:
    May 4, 2024 at 10:42 am
    Nama : Ayu Andira
    Nim : 856573323
    dari video diatas yang dapat saya simpulkan ialah
    -kelemahan
    guru kurang menggunakan media yang tepat sehingga para siswa kurang memperhatikan pembelajaran, media yang digunakan terlalu kecil.
    -kelebihan
    guru menggunakan metode menghapal, siswa disuruh menghapal dan mengerjakan tugas sehingga tampak aktif pemebelajaran yang dilakukan karena siswa asik dalam menghapal.

    Umi Kafi Fadilah says:
    May 4, 2024 at 3:38 pm
    Nama: Umi Kafi Fadilah
    NIM: 858906219
    Dari video diatas dapat saya simpulkan kelemahan dan kelebihan
    -kelamahan
    guru menggunakan media yang kecil dan sulit untuk di mengerti siswa sehingga para siswa tampak kurang memperhatikan pembelajaran tersebut
    -kelebihan
    guru menggunakan metode menghafal dan memberikan tugas tugas kepada siswa sehingga siswa tampak mulai aktif untuk mengingat ngingat perkalian.

    Chika Karmelia says:
    May 5, 2024 at 2:32 pm
    nama : ELISA

    nim : 858069582

    menururut saya dari video tersebut, tampak pembelajaran yang berlangsung terlihat sedikit monoton di awal, hal ini mungkin dikarenakan oleh guru yang tidak melakukan pembukaan pada pembelajaran dan langsung masuk ke kegiatan inti.

    kelebihannya adalah guru dapat tetap mengontrol emosi dan tetap sabar serta tekun mengajarkan siswa yang belum paham terhadap materi yang disampaikan pada pembelajaran.

    Riyan Adam says:
    May 5, 2024 at 7:04 pm
    Nama : Riyan Adam
    NIM : 858906606

    Dari pengamatan saya, Video Praktik ini mengajarkan tentang materi perkalian dasar. selama proses pembelajaran cenderung guru memberikan tanya jawab untuk melatih siswa menghafal perkalian. cara ini menurut saya cukup bagus, karena dengan ada selalu mengulang dan terbiasa, maka siswa otomatis menghafal hasil jawaban dari perkalian dasar.
    Pada video praktik mengajar yang saya amati juga guru mengajarkan tentang perbandingan perkalian dan penjumlahan yang menentukan hasil jawaban sama. Menurut saya alangkah baiknya jika guru tersebut mengajarkan tentang perkalian di ubah menjadi penjumlahan berulang.
    Dan pada video cenderung guru memberikan penjelasan materi langsung penugasan, dimana saat penyampaian materi siswa terlihat merasa bosan. Menurut saya guru bisa menggunakan model pembelajaran Kinestetik seperti memberikan Game interaktif mencari jawaban dari sebuah soal perkalian, dimana hal itu menurut saya mampu meningkatkan semangat siswa dan membuat kelas menjadi ceria.

    1
    Christianus Paran says:
    May 6, 2024 at 7:57 am
    Nama : FAHRUL JANI PARAN
    Nim : 858430102
    dari video diatas yang dapat saya simpulkan ialah
    -kelemahan
    guru kurang menggunakan media yang tepat sehingga para siswa kurang memperhatikan pembelajaran, media yang digunakan terlalu kecil.
    -kelebihan
    guru menggunakan metode menghapal, siswa disuruh menghapal dan mengerjakan tugas sehingga tampak aktif pemebelajaran yang dilakukan karena siswa asik dalam menghapal.

    Zalsabilla Apf says:
    May 6, 2024 at 4:28 pm
    Nama : zalsabilla ayu pf
    Nim : 858713134

    Berdasarkan vidio diatas. Saya ingin menjelaskan kelemahan dan kelebihan guru saat mengajar

    Kelemahan;
    Pada saat guru menerangkan murid atau peserta didik banyak yang tidak menunjukkan antusias dalam belajar atau memperhatikan, memperhatikan namun sedang memikirkan hal lain. Seharusnya guru dapat memberikan ice breaking, atau membawa media pembelajaran yang lebih menarik seperti penggunaan LCD proyektor dan laptop.

    Selanjutnya guru dapat langsung memberikan latihan.
    Karena matematika adalah ilmu Pasti, ilmu hitung yang membutuhkan latihan soal

    Kelebihan :
    Pada vidio di atas. Guru sabar untuk memberikan materi kepada siswanya yang mayoritas terdiam tidak mengerti bahkan sudah di jelaskan, guru memiliki strategi dan langsung memberikan latihan untuk pembelajaran perkalian.

    Menghafal dapat kita implementasikan bersama dengan suatu nada. Tidak hanya menghafal monoton, agar diingat anak kita perlu kreativitas untuk mengemas hafalan menjadi menarik dan gampang diingat.

    Agung Permadi says:
    May 6, 2024 at 6:17 pm
    dalam video tersebut terlihat seorang guru sedang menjelaskan perkalian dasar, dalam penjelasannya menurut saya guru kurang membawa suasana kepada peserta didik sehingga yang terlihat peserta didik kurang semangat dalam mendengarkan materi yang sedang di ajarkan. dalam penyampaiannya seharusnya guru juga bisa menggunakan alat peraga sehingga siswa lebih mengerti dalam memahami tentang perkalian dasar

    Agung Permadi says:
    May 6, 2024 at 6:21 pm
    Nama: Agung Permadi
    Nim: 858693333
    Judul: Kurang mengetahui perkalian dasar

    dalam video tersebut terlihat seorang guru sedang menjelaskan perkalian dasar, dalam penjelasannya menurut saya guru kurang membawa suasana kepada peserta didik sehingga yang terlihat peserta didik kurang semangat dalam mendengarkan materi yang sedang di ajarkan. dalam penyampaiannya seharusnya guru juga bisa menggunakan alat peraga sehingga siswa lebih mengerti dalam memahami tentang perkalian dasar. dalam pembelajaran tersebut sangat baik karena guru memberikan waktu untuk menghafal perkalian dan kemudian menanyakan satu persatu sehingga siswa akan lebih cepat hafal dalam perkalian dasar

    Njili Syahwati says:
    May 8, 2024 at 10:33 pm
    Nama : Njili Syahwati
    NIM. : 859763091

    Setelah saya menganalisis video “Kurang Mengetahui Perkalian Dasar”, saya menemukan :
    Pertama, Guru tidak melakukan kegiatan awal(apersepsi).
    Kedua, Guru langsung masuk pada kegiatan inti dan langsung melakukan evaluasi.
    Ketiga, media yang digunakan kurang cocok untuk melatih perkalian dasar pada peserta didik.

    Comments navigation
    Older comments
    Newer comments
    Leave a Reply
    Logged in as Roseu Rosinati. Edit your profile. Log out?

    Nama : Roseu Rosinati
    NIM : 857507019
    UPBJJ : Bandung (Karangnunggal-Tasikmalaya)

    ANALISIS VIDEO PADA GURU PINTAR ONLINE (GPO)
    JUDUL VIDEO : KURANG MENGETAHUI PERKALIAN DASAR

    FORMAT PERENCANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN
    – Fakta / data pembelajaran yang terjadi di kelas
    1. Guru tidak melakukan pembukaan seperti salam, mengecek kehadiran, berdoa, dan menyampaikan tujuan pembelajaran
    2. Murid tidak focus dan terlihat acuh pada proses pembelajaran yang berlangsung
    3. Murid kurang bersemangat pada materi pembelajaran
    4. Guru tidak berurutan dalam memberikan materi perkalian
    5. Guru tidak memlakukan refleksi pada akhir pembelajaran
    6. Guru memberi waktu dalam menghapal perkalian kepada siswa
    7. Guru mengulas materi perkalian
    8. sesi tanya jawab antara murid dan guru
    9. guru memberikan hukuman bagi yang tidak mau menghapal dan mampu terhdap tugas yang diberikan
    10. siswa dapat menjawab pertanyaan guru
    11. guru memberikan PR

    – Identifikasi masalah
    1. Guru tidak melakukan pembukaan seperti salam, mengecek kehadiran, berdoa, dan menyampaikan tujuan pembelajaran
    2. Murid tidak focus dan terlihat acuh pada proses pembelajaran yang berlangsung
    3. Murid kurang bersemangat pada materi pembelajaran
    4. Guru tidak berurutan dalam memberikan materi perkalian
    5. Guru tidak memlakukan refleksi pada akhir pembelajaran

    – Analisis masalah
    Masalah yang terjadi selama pembelajaran matematika yang berlangsung karena kurangnya kolaborasi antara guru dan murid, sehingga semangat dan antusias murid kurang.

    – Alternatif dan prioritas pemecahan masalah
    Solusi dari masalah yang terjadi dengan semangat guru dalam menumbuhkan antusias murid dalam belajar perkalian Tingkat dasar. Kemudian, kolaborasi antara murid dan guru harus dijalin dengan dimulainya kemauan guru dalam membaca situasi dan membangun komunikasi dan hubungan tersebut.
    Prioritas pemecahan masalah bisa menggunakan metode pembelajaran “ Metode Perkalian Latis”
    – Rumusan Masalah
    “Apakah metode perkalian latis pada pembelajaran perkalian dasar berhasil?”

    Terimakasih

  6. 021 749-0941 Ext. 2063
    gurupintar@ecampus.ut.ac.id
    Search
    Search…

    Search

    Beranda
    Tentang GPO
    Kontak
    Profile
    Log Out
    Home / Seri Pembelajaran SD / Kurang Mengetahui Perkalian Dasar
    Seri Pembelajaran SD
    Kurang Mengetahui Perkalian Dasar

    silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar

    Sinopsis
    Pada program ini digambarkan guru yang sedang mengajar perkalian dasar (matematika) menggunakan papan tulis. Sebagian besar siswa gaduh, tidak konsentrasi dan tampak malas mengikuti. Hal ini disebabkan karena mereka tidak mengerti, tidak bisa dan tulisan guru juga kurang jelas.Salah satu solusi yang ditawarkan adalah menggunakan chart. Dalam program ini juga diberikan beberapa tips bagi guru agar siswanya mudah mempelajari perkalian dasar.

    Muchtar M Noor

    Pakar Dosen
    Pada program ini digambarkan guru yang sedang mengajar perkalian dasar (matematika) menggunakan papan tulis. Sebagian besar siswa gaduh, tidak konsentrasi dan tampak malas mengikuti. Hal ini disebabkan karena mereka tidak mengerti, tidak bisa dan tulisan guru juga kurang jelas.Salah satu solusi yang ditawarkan adalah menggunakan chart. Dalam program ini juga diberikan beberapa tips bagi guru agar siswanya mudah mempelajari perkalian dasar.

    Drs. Tarhadi, M.Si.

    Pakar Guru
    1. Secara keseluruhan baik pembukaan maupun penutup sudah cukup baik.

    2. Penggunaan media labih optimal.

    3. Materi dan kurikulum sudah sesuai.

    Taufik Ma’ruf

    Post navigation
    Previous
    Pembebeasan Irian Barat
    Next
    Siswa Kurang Menguasai Konsep Pencerminan Bangun Dasar
    Similar Posts

    527 Comments
    Comments navigation
    Older comments
    Newer comments
    ayu andira says:
    May 4, 2024 at 10:32 am
    Nama : Ayu Andira
    Nim : 856573323
    Dari video diatas dapat saya simpulkan kelemahan dan kelebihan
    -kelamahan
    guru menggunakan media yang kecil dan sulit untuk di mengerti siswa sehingga para siswa tampak kurang memperhatikan pembelajaran tersebut
    -kelebihan
    guru menggunakan metode menghapal dan memberikan tugas tugas kepada siswa sehingga siswa tampak mulai aktif untuk mengingat ngingat perkalian.

    ayu andira says:
    May 4, 2024 at 10:42 am
    Nama : Ayu Andira
    Nim : 856573323
    dari video diatas yang dapat saya simpulkan ialah
    -kelemahan
    guru kurang menggunakan media yang tepat sehingga para siswa kurang memperhatikan pembelajaran, media yang digunakan terlalu kecil.
    -kelebihan
    guru menggunakan metode menghapal, siswa disuruh menghapal dan mengerjakan tugas sehingga tampak aktif pemebelajaran yang dilakukan karena siswa asik dalam menghapal.

    Umi Kafi Fadilah says:
    May 4, 2024 at 3:38 pm
    Nama: Umi Kafi Fadilah
    NIM: 858906219
    Dari video diatas dapat saya simpulkan kelemahan dan kelebihan
    -kelamahan
    guru menggunakan media yang kecil dan sulit untuk di mengerti siswa sehingga para siswa tampak kurang memperhatikan pembelajaran tersebut
    -kelebihan
    guru menggunakan metode menghafal dan memberikan tugas tugas kepada siswa sehingga siswa tampak mulai aktif untuk mengingat ngingat perkalian.

    Chika Karmelia says:
    May 5, 2024 at 2:32 pm
    nama : ELISA

    nim : 858069582

    menururut saya dari video tersebut, tampak pembelajaran yang berlangsung terlihat sedikit monoton di awal, hal ini mungkin dikarenakan oleh guru yang tidak melakukan pembukaan pada pembelajaran dan langsung masuk ke kegiatan inti.

    kelebihannya adalah guru dapat tetap mengontrol emosi dan tetap sabar serta tekun mengajarkan siswa yang belum paham terhadap materi yang disampaikan pada pembelajaran.

    Riyan Adam says:
    May 5, 2024 at 7:04 pm
    Nama : Riyan Adam
    NIM : 858906606

    Dari pengamatan saya, Video Praktik ini mengajarkan tentang materi perkalian dasar. selama proses pembelajaran cenderung guru memberikan tanya jawab untuk melatih siswa menghafal perkalian. cara ini menurut saya cukup bagus, karena dengan ada selalu mengulang dan terbiasa, maka siswa otomatis menghafal hasil jawaban dari perkalian dasar.
    Pada video praktik mengajar yang saya amati juga guru mengajarkan tentang perbandingan perkalian dan penjumlahan yang menentukan hasil jawaban sama. Menurut saya alangkah baiknya jika guru tersebut mengajarkan tentang perkalian di ubah menjadi penjumlahan berulang.
    Dan pada video cenderung guru memberikan penjelasan materi langsung penugasan, dimana saat penyampaian materi siswa terlihat merasa bosan. Menurut saya guru bisa menggunakan model pembelajaran Kinestetik seperti memberikan Game interaktif mencari jawaban dari sebuah soal perkalian, dimana hal itu menurut saya mampu meningkatkan semangat siswa dan membuat kelas menjadi ceria.

    1
    Christianus Paran says:
    May 6, 2024 at 7:57 am
    Nama : FAHRUL JANI PARAN
    Nim : 858430102
    dari video diatas yang dapat saya simpulkan ialah
    -kelemahan
    guru kurang menggunakan media yang tepat sehingga para siswa kurang memperhatikan pembelajaran, media yang digunakan terlalu kecil.
    -kelebihan
    guru menggunakan metode menghapal, siswa disuruh menghapal dan mengerjakan tugas sehingga tampak aktif pemebelajaran yang dilakukan karena siswa asik dalam menghapal.

    Zalsabilla Apf says:
    May 6, 2024 at 4:28 pm
    Nama : zalsabilla ayu pf
    Nim : 858713134

    Berdasarkan vidio diatas. Saya ingin menjelaskan kelemahan dan kelebihan guru saat mengajar

    Kelemahan;
    Pada saat guru menerangkan murid atau peserta didik banyak yang tidak menunjukkan antusias dalam belajar atau memperhatikan, memperhatikan namun sedang memikirkan hal lain. Seharusnya guru dapat memberikan ice breaking, atau membawa media pembelajaran yang lebih menarik seperti penggunaan LCD proyektor dan laptop.

    Selanjutnya guru dapat langsung memberikan latihan.
    Karena matematika adalah ilmu Pasti, ilmu hitung yang membutuhkan latihan soal

    Kelebihan :
    Pada vidio di atas. Guru sabar untuk memberikan materi kepada siswanya yang mayoritas terdiam tidak mengerti bahkan sudah di jelaskan, guru memiliki strategi dan langsung memberikan latihan untuk pembelajaran perkalian.

    Menghafal dapat kita implementasikan bersama dengan suatu nada. Tidak hanya menghafal monoton, agar diingat anak kita perlu kreativitas untuk mengemas hafalan menjadi menarik dan gampang diingat.

    Agung Permadi says:
    May 6, 2024 at 6:17 pm
    dalam video tersebut terlihat seorang guru sedang menjelaskan perkalian dasar, dalam penjelasannya menurut saya guru kurang membawa suasana kepada peserta didik sehingga yang terlihat peserta didik kurang semangat dalam mendengarkan materi yang sedang di ajarkan. dalam penyampaiannya seharusnya guru juga bisa menggunakan alat peraga sehingga siswa lebih mengerti dalam memahami tentang perkalian dasar

    Agung Permadi says:
    May 6, 2024 at 6:21 pm
    Nama: Agung Permadi
    Nim: 858693333
    Judul: Kurang mengetahui perkalian dasar

    dalam video tersebut terlihat seorang guru sedang menjelaskan perkalian dasar, dalam penjelasannya menurut saya guru kurang membawa suasana kepada peserta didik sehingga yang terlihat peserta didik kurang semangat dalam mendengarkan materi yang sedang di ajarkan. dalam penyampaiannya seharusnya guru juga bisa menggunakan alat peraga sehingga siswa lebih mengerti dalam memahami tentang perkalian dasar. dalam pembelajaran tersebut sangat baik karena guru memberikan waktu untuk menghafal perkalian dan kemudian menanyakan satu persatu sehingga siswa akan lebih cepat hafal dalam perkalian dasar

    Njili Syahwati says:
    May 8, 2024 at 10:33 pm
    Nama : Njili Syahwati
    NIM. : 859763091

    Setelah saya menganalisis video “Kurang Mengetahui Perkalian Dasar”, saya menemukan :
    Pertama, Guru tidak melakukan kegiatan awal(apersepsi).
    Kedua, Guru langsung masuk pada kegiatan inti dan langsung melakukan evaluasi.
    Ketiga, media yang digunakan kurang cocok untuk melatih perkalian dasar pada peserta didik.

    Comments navigation
    Older comments
    Newer comments
    Leave a Reply
    Logged in as Roseu Rosinati. Edit your profile. Log out?

    Nama : Roseu Rosinati
    NIM : 857507019
    UPBJJ : Bandung (Karangnunggal-Tasikmalaya)

    ANALISIS VIDEO PADA GURU PINTAR ONLINE (GPO)
    JUDUL VIDEO : KURANG MENGETAHUI PERKALIAN DASAR

    FORMAT PERENCANAAN PERBAIKAN PEMBELAJARAN
    – Fakta / data pembelajaran yang terjadi di kelas
    1. Guru tidak melakukan pembukaan seperti salam, mengecek kehadiran, berdoa, dan menyampaikan tujuan pembelajaran
    2. Murid tidak focus dan terlihat acuh pada proses pembelajaran yang berlangsung
    3. Murid kurang bersemangat pada materi pembelajaran
    4. Guru tidak berurutan dalam memberikan materi perkalian
    5. Guru tidak memlakukan refleksi pada akhir pembelajaran
    6. Guru memberi waktu dalam menghapal perkalian kepada siswa
    7. Guru mengulas materi perkalian
    8. sesi tanya jawab antara murid dan guru
    9. guru memberikan hukuman bagi yang tidak mau menghapal dan mampu terhdap tugas yang diberikan
    10. siswa dapat menjawab pertanyaan guru
    11. guru memberikan PR

    – Identifikasi masalah
    1. Guru tidak melakukan pembukaan seperti salam, mengecek kehadiran, berdoa, dan menyampaikan tujuan pembelajaran
    2. Murid tidak focus dan terlihat acuh pada proses pembelajaran yang berlangsung
    3. Murid kurang bersemangat pada materi pembelajaran
    4. Guru tidak berurutan dalam memberikan materi perkalian
    5. Guru tidak memlakukan refleksi pada akhir pembelajaran

    – Analisis masalah
    Masalah yang terjadi selama pembelajaran matematika yang berlangsung karena kurangnya kolaborasi antara guru dan murid, sehingga semangat dan antusias murid kurang.

    – Alternatif dan prioritas pemecahan masalah
    Solusi dari masalah yang terjadi dengan semangat guru dalam menumbuhkan antusias murid dalam belajar perkalian Tingkat dasar. Kemudian, kolaborasi antara murid dan guru harus dijalin dengan dimulainya kemauan guru dalam membaca situasi dan membangun komunikasi dan hubungan tersebut.
    Prioritas pemecahan masalah bisa menggunakan metode pembelajaran “ Metode Perkalian Latis”
    – Rumusan Masalah
    “Apakah metode perkalian latis pada pembelajaran perkalian dasar berhasil?”

    Terimakasih

  7. Ijinkan saya menanggapi video tersebut.
    menurut saya Menggunakan chart dalam mengajar perkalian dasar dapat menjadi solusi untuk meningkatkan pemahaman siswa. selain itu, guru juga perlu memberikan tips dan strategi yang tepat untuk membantu siswa memahami konsep dasar perkalian contohnya seperti sering memberikan tugas dan juga sering dilakukan tanya jawab. dari video tersebut 80% siswa kurang mengerti dalam dasar perkalian.
    Sekian dari saya diucapkan terima kasih.

  8. Nama : Normalinda
    NIM : 856463889
    Dari video tersebut guru tidak memperhatikan kesiapan siswa langsung memberikan materi pembelajaran. sebaiknya guru memberikan motivasi kepada siswa terlebih dahulu dan memberikan apersepsi agar siswa lebih konsentrasi dalam menerima pembelajaran. terlihat dari video siswa tidak memperhatikan guru menjelaskan pelajaran sehingga siswa tidak memahami pelajaran. siswa pun kurang semangat dalam menerima pelajaran.
    Masalah yang ada didalam video tersebut adalah guru menjelaskan perkalian dasar yaitu perkalian 1 dan 2 yang dimana siswa masih belum mengerti dan masih bingung karena belum hafal perkalian, tetapi guru memberikan pertanyaan dengan perkalian atas seperti perkalian 7 dan 8, sehingga siswa semakin tidak mengerti apa yang ditanyakan oleh guru kepada siswa.

  9. Nama : TIKA SARTIKA
    NIM : 857494972
    UPBJJ : Bandung
    Pokjar : Karangnunggal- Tasikmalaya
    Setelah mengamati video pembelajaran yang berjudul “Kurang mengetahui perkalian dasar” tersebut, saya memiliki beberapa pandangan, sebagai berikut:
    • Ibu Guru sudah memberikan konsep dasar perkalian dengan cara penjumlahan berulang yang disampaikan dengan metode ceramah dengan media papan tulis dan grafik perkalian yang harus dihafal anak. Namun, menurut pendapat saya, akan lebih baik jika sebelum menghafal, konsep dasar perkalian disampaikan dengan metode konstruktive yang lebih membuat siswa terlibat aktif sehingga akan menciptakan pembelajaran yang bermakna bagi siswa. Jika siswa diajak terlibat aktif dalam sebuah pemikiran konsep, siswa dapat menemukan cara sendiri dalam memahami sebuah konsep. Untuk alternatif solusi nya menurut saya, ketika menjelaskan konsep dasar perkalian, Ibu guru bisa menggunakan media nyata misalnya dengan menggunakan batu dalam gelas, atau sedotan dalam gelas (seperti menghitung 2×3 dengan cara sediakan 2 gelas masukan masing-masing 3 sedotan, kemudian menghitung semua sedotan, dll). Dengan cara-cara seperti itu, selain mengurangi rasa bosan atau kantuk karena siswa terlibat aktif, siswa juga dapat membangun pengertian sendiri mengenai konsep yang sedang diajarkan. Setelah itu, baru kemudian anak dapat diajarkan untuk menghafal table perkalian. Karena jika hanya menghafal tanpa mengerti konsep nya, ketika lupa dengan hafalannya siswa akan blank, berbeda dengan ketika ia mengetahui konsep dasarnya, jika lupa dengan hafalannya, ia masih bisa menghitung dengan cara sendiri.
    • Setelah proses menghafal, sudah tepat sekali Ibu Guru memberikan pertanyaan mencongak, dan kemudian diberikan PR, karena pembelajaran matematika yang diperlukan adalah banyak nya Latihan/ sering berlatih.
    • Kemudian dari segi penyampaian, Ibu Guru sudah baik menunjukan sikap antusias dan semangat saat mengajar, tapi jika dilihat di video, anak-anak sedikit kurang antusias. Oleh karena itu, mungkin lebih baik ditambahkan ice-breaking atau permainan konsentrasi di sela-sela pembelajaran atau di awal pembelajaran untuk membangkitkan semangat anak.
    Demikian pendapat saya, Terimakasih.

  10. Nama : Putri Siwi Utami
    NIM : 857633611
    Pokjar : Slawi
    Upbjj : Purwokerto
    Dari hasil pengamatan saya pada video pembelajaran dengan judul “Kurang mengetahui perkalian dasar” pada link berikut https://drive.google.com/file/d/1XASKeilBbh31DXkxstq0XDqFqKQARM9u/view?t=23 saya menemukan beberapa kelebihan dan kekurangan dalam video tersebut yaitu:
    1. Kekurangan :
    • Guru tidak melakukan kegiatan pra pembelajaran sebelum proses pembelajaran berlangsung seperti doa, dan absen.
    • Guru tidak melakukan kegiatan awal pembelajaran .
    • Media yang digunakan Guru terlalu biasa atau kurang menarik dan menggunakan metode ceramah dalam menjelaskannya sehingga membuat siswa/siswi tidak tertarik dan akhirnya tidak memperhatikan.
    • Guru terlalu cepat menjelaskan materinya, dan kurang banyak memberikan contoh soal kepada siswa/siswi.
    • Saat bertanya kepada siswa/siswi Guru langsung memberikan soal-soal yang susah tidak yang bertahap seperti dari soal yang mudah, sedang, lalu susah.
    • Guru tidak melakukan kegiatan penutup pada akhir kegiatan pembelajaran.
    2. Kelebihan :
    • Agar siswa/siswi lebih paham guru memberikan waktu untuk siswa/siswinya menghafal perkalian.
    • Saat menjelaskan materi sudah benar yaitu dimulai dari konsep lalu berikan contoh soal yang mudah terlebih dahulu
    • Guru mengulang penjelasan materi agar siswa/siswi lebih paham akan materinya, disertai tanya jawab.
    • Guru memberikan pujian kepada siswa/siswi yang benar menjawabnya.
    • Guru memberikan pertanyaan lalu berkata “ siapa yang bisa menjawab?” membuat siswa/siswi nya menjadi semangat dan antusias menjawab.
    • Guru memberikan Latihan soal disekolah
    • Guru memberikan PR (Pekerjaan Rumah)
    Solusi :
    • Guru seharusnya melakukan kegiatan pra pembelajarannya seperti doa, absen, karena dapat berguna untuk menyiapkan siswa/siswi mengikuti pelajaran.
    • Setelah kegiatan pra pembelajaran masuk ke kegiatan awal pembelajaran yaitu seperti memberikan gambaran umum materi yang akan jelaskan di kegiatan inti, dan mengajukan pertanyaan tentang bahan pelajaran yang sudah dipelajari sebelumnya untuk menciptakan kondisi optimal agar siswa/siswi siap dan fokus.
    • Guru seharusnya menggunakan media yang menarik seperti menggunakan video pembelajaran, dan menggunakan benda-benda sekitar sehingga siswa/siswi lebih tertarik dengan kegiatan pembelajaran dan mudah memahami materi.
    • Guru seharusnya menjelaskan perlahan, dan jangan terburu-buru, serta bertahap , mulai dari konsepnya terlebih dahulu, lalu berikan contoh soal yang tingkat kesulitannya gampang, sedang, dan lalu tinggi.
    • Saat memberikan pertanyaan berilah pertanyaan yang mudah terlebih dahulu, jika dirasa siswa/siswi mampu menjawabnya maka tingkat kesulitan soalnya ditambahkan lagi.
    • Diakhir pembelajaran seharusnya melakukan kegiatan penutup seperti bersama-sama dengan siswa/siswi dan atau sendiri membuat rangkuman atau kesimpulan Pelajaran, dan menyampaikan rencana pembelajaran untuk pertemuan berikutnya.

Leave a Reply