silahkan klik icon    jika video tidak dapat diputar

Sinopsis

Video ini berisi tentang bagaimana guru mengatur siswa agar suasana belajar menjadi kondusif. Proses pembelajaran dikatakan kondusif jika seorang guru dapat menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal serta mengembalikan kondusif jika terjadi gangguan. Selanjutnya….

Pada saat belajar secara kelompok, anak dapat mendalami materi  dan menjelaskan materi secara detail. Dengan menerapkan metode  bermain peran tentang materi “Persiapan Kemerdekaan Indonesia”, siswa dapat mengambil hikmahnya serta berani mengemukakan pendapat dalam kegiatan diskusi.

Apakah Anda pernah mengalami masalah seperti ini? Bagaimana cara Anda mengatasinya? Ayoo berbagi dengan guru-guru lain dengan cara menuliskan pengalaman atau komentar Anda mengenai masalah tersebut.!

Dra. Siti Rohmi Yuliati, M.Pd.

Similar Posts

199 Comments

  1. NAMA : EVA AMALIA
    NIM : 858960585
    Untuk menciptakan suasana yang kondusif kita harus melakukan sebagai berikut:
    1. saat suasana kelas tidak kondusif guru harus mampu meredam suasana menjadi lebih tenang, namun tantangannya guru harus menghindari bentakan atau meninggikan suara.
    2. membangun komunikasi yang baik dengan siswa dan orang tua
    3. ketika anak ikut dalam diskusi membuat peraturan, mereka akan merasa terlibat dan menganggap peraturan itu harus dipatuhi karena dibuat atas kesepakatan bersama
    4. setiap siswa masing-masing mempunyai waktu berbeda untuk berkembang dan menangkap pelajaran ada siswa yang cepat paham, namun tidak sedikit jugayang sulit dan membutuhkan waktu lama untuk mempelajari sesuatu
    5. saat siswa berhasil menguasai materi atau menadapatkan nilai memuaskan, berikan apresiasi, bisa dalam bentukm pujian, hadiah, juga pesan motifasi untuk mempertahankan dan meningkatkan capaiannya

  2. Nama : Devi Indah Permatasari (858921275)
    Pokjar : Giri
    Berdasarkan hasil analisis saya setelah menonton video yang berjudul “ Menciptakan Suasana Kelas Kondusif” yaitu guru berhasil membuat suasana kelas kondusif tidak ada kegaduhan dikelas, ini membuat siswa fokus dan berkonsentrasi dalam menerima pembelajaran. Akan tetapi dalam kegiatan pembelajaran tersebut guru kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran, guru kurang berinteraksi dengan siswa, sehingga membuat suasana kelas menjadi monoton. Guru tidak mengawali dengan memberitahu maksud, tujuan, dan tidak menyampaikan materi pembelajaran, dimana guru hanya mengajak siswa membaca lalu merumuskan sendiri hasil bacaan yang ditemukan siswa. Selanjutnya siswa membentuk kelompok, belajar mandiri, dan melakukan tanya jawab. Serta guru mengarahkan siswa untuk berdiskusi dan bermain peran.
    Saran saya guru saat akan memulai pembelajaran, seharusnya mengawali dengan salam, doa, mengecek kehadian dan menyampaikan tujuan pembelajaran. Guru sebaiknya menjelaskan materi terlebih dahulu untuk merangsang siswa sebelum melanjutkan diskusi kelompok. Guru lebih berinteraksi agar suasana kelas tidak monoton. Guru juga sebaiknya mencari metode dan media pembelajaran yang menarik agar siswa semangat dan tertarik untuk mengikuti pembelajaran. Selain itu, diakhir pembelajaran seharusnya guru memberikan umpan balik.

  3. Nama : Linda Nur Wahyuni
    NIM. : 858066301
    Makul : Panduan Pemantapan.
    Kemampuan Mengajar
    (PKM)
    Kelas. : 6B
    UPBJJ : Pontianak
    Pokjar : Sintang
    Judul : Menciptakan suasana
    kelas kondusif

    • Setelah saya menonton video tersebut menurut pendapat saya logo

    Belajar memang termasuk salah satu hal yang penting, apalagi bagi anak-anak usia SD. Inilah masalahnya, anak-anak sekarang cenderung malas untuk belajar dan memilih untuk melakukan aktifitas lain yang menurut mereka lebih menarik. Siswa yang malas belajar tentu memiliki alasan yang berbeda-beda, ada yang merasa lelah terhadap pelajaran karena nilainya anjlok terus, ada yang tidak memiliki semangat untuk belajar, dan ada pula yang susah untuk berkonsentrasi ketika disuruh belajar.

    Apabila motivasi belajar peserta didik rendah, umumnya diasumsikan prestasi mereka yang bersangkutan akan rendah pula. Hal ini akan berpengaruh terhadap minat belajar dan motivasi belajar secara tidak langsung menurun. Dari hasil pengamatan sehari-hari, siswa di kelas tidak dapat tertib belajarnya.
    Cara menumbuhkan motivasi belajar siswa yang mungkin para guru bisa terapkan, kapanpun dan dimanapun sebagai berikut!

    -Pertama, belajar menggunakan metode dan kegiatan belajar mengajar yang beragam. Berikanlah variasi belajar sehingga para siswa bisa tetap termotivasi dan konsentrasi dalam belajar. Sesekali Anda bisa mencoba metode belajar yang berbeda seperti membuat pembagian peran, studi kasus, simulasi, debat, transfer pengetahuan secara singkat, diskusi, presentasi dengan audio-visual dan kerja kelompok kecil.
    – Kedua, belajar. Jadikan siswa sebagai peserta aktif. Gunakanlah metode belajar yang aktif dengan memberikan siswa tugas berupa simulasi penyelesaian suatu masalah untuk menumbuhkan motivasi dalam belajar. Jangan berikan jawaban apabila tugas tersebut dirasa sanggup dilakukan oleh siswa.
    – Ketiga, menciptakan suasana kelas yang kondusif. Kelas yang aman dan tidak mendikte umumnya akan membuat siswa merasa didukung untuk berusaha.
    – Keempat, belajar kenali minat siswa. Meskipun berada di kelas yang sama, setiap siswa tentu memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Di sinilah tugas Anda sebagai guru, pahamilah siswa Anda dengan selalu memberikan tanggapan terhadap materi, minat, cita-cita, harapan serta kekhawatiran mereka. Pergunakanlah berbagai contoh dalam pembelajaran yang ada kaitannya dengan minat mereka untuk membuat mereka tetap termotivasi dalam belajar.
    – Kelima, berikan tugas yang proporsional. Segala tugas di kelas dan pekerjaan rumah tidak selalu bisa disetarakan dengan nilai. Jangan hanya berorientasi pada nilai dan coba penekanan pada penguasaan materi.
    – Keenam, Belajar kenali minat siswa. Meskipun berada di kelas yang sama, setiap siswa tentu memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Di sinilah tugas Anda sebagai guru, pahamilah siswa Anda dengan selalu memberikan tanggapan terhadap materi, minat, cita-cita, harapan serta kekhawatiran mereka. Pergunakanlah berbagai contoh dalam pembelajaran yang ada kaitannya dengan minat mereka untuk membuat mereka tetap termotivasi dalam belajar.

    Sekian dan terimakasih 🙏🏻

  4. Nama : Linda Nur Wahyuni
    NIM : 858066301
    Makul : Panduan Pemantapan.
    Kemampuan Mengajar
    (PKM)
    Kelas. : 6B
    UPBJJ : Pontianak
    Pokjar : Sintang
    Judul : Menciptakan suasana kelas kondusif

    • Setelah saya menonton video tersebut menurut pendapat saya logo Belajar memang termasuk salah satu hal yang penting, apalagi bagi anak-anak usia SD. Inilah masalahnya, anak-anak sekarang cenderung malas untuk belajar dan memilih untuk melakukan aktifitas lain yang menurut mereka lebih menarik. Siswa yang malas belajar tentu memiliki alasan yang berbeda-beda, ada yang merasa lelah terhadap pelajaran karena nilainya anjlok terus, ada yang tidak memiliki semangat untuk belajar, dan ada pula yang susah untuk berkonsentrasi ketika disuruh belajar. Apabila motivasi belajar peserta didik rendah, umumnya diasumsikan prestasi mereka yang bersangkutan akan rendah pula. Hal ini akan berpengaruh terhadap minat belajar dan motivasi belajar secara tidak langsung menurun. Dari hasil pengamatan sehari-hari, siswa di kelas tidak dapat tertib belajarnya. Cara menumbuhkan motivasi belajar siswa yang mungkin para guru bisa terapkan, kapanpun dan dimanapun sebagai berikut!
    – Pertama, belajar menggunakan metode dan kegiatan belajar mengajar yang beragam. Berikanlah variasi belajar sehingga para siswa bisa tetap termotivasi dan konsentrasi dalam belajar. Sesekali Anda bisa mencoba metode belajar yang berbeda seperti membuat pembagian peran, studi kasus, simulasi, debat, transfer pengetahuan secara singkat, diskusi, presentasi dengan audio-visual dan kerja kelompok kecil.
    – Kedua, belajar. Jadikan siswa sebagai peserta aktif. Gunakanlah metode belajar yang aktif dengan memberikan siswa tugas berupa simulasi penyelesaian suatu masalah untuk menumbuhkan motivasi dalam belajar. Jangan berikan jawaban apabila tugas tersebut dirasa sanggup dilakukan oleh siswa.
    – Ketiga, menciptakan suasana kelas yang kondusif. Kelas yang aman dan tidak mendikte umumnya akan membuat siswa merasa didukung untuk berusaha.
    – Keempat, belajar kenali minat siswa. Meskipun berada di kelas yang sama, setiap siswa tentu memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Di sinilah tugas Anda sebagai guru, pahamilah siswa Anda dengan selalu memberikan tanggapan terhadap materi, minat, cita-cita, harapan serta kekhawatiran mereka. Pergunakanlah berbagai contoh dalam pembelajaran yang ada kaitannya dengan minat mereka untuk membuat mereka tetap termotivasi dalam belajar.
    – Kelima, berikan tugas yang proporsional. Segala tugas di kelas dan pekerjaan rumah tidak selalu bisa disetarakan dengan nilai. Jangan hanya berorientasi pada nilai dan coba penekanan pada penguasaan materi. – Keenam, Belajar kenali minat siswa. Meskipun berada di kelas yang sama, setiap siswa tentu memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Di sinilah tugas Anda sebagai guru, pahamilah siswa Anda dengan selalu memberikan tanggapan terhadap materi, minat, cita-cita, harapan serta kekhawatiran mereka. Pergunakanlah berbagai contoh dalam pembelajaran yang ada kaitannya dengan minat mereka untuk membuat mereka tetap termotivasi dalam belajar.
    Sekian dan terimakasih 🙏🏻

  5. Nama : Baiq Humaira Arsyadi
    NIM : 856082411

    Menurut saya, Suasana belajar yang tenang dan kondusif adalah faktor yang menunjang fokus belajar siswa dan efektifitas mengajar guru. Dalam menciptakan suasana tersebut, dibutuhkan peran guru dalam memahami kondisi sosial anak. Dalam situasi ini, guru harus bisa menjaga stabilitas emosi, sabar dan menunjukkan minat yang tulus dalam mengajar.
    Seorang guru perlu membekali diri dengan strategi pengelolaan kelas yang tepat untuk menciptakan suasana belajar yang tenang, kondusif dan menyenangkan.
    Selain itu, penting juga untuk membangun kedekatan dengan murid agar kelas menjadi lebih aktif dan partisipatif.
    Suasana kelas yang kondusif akan membantu siswa dan mempermudah Anda sebagai guru untuk menangkap pelajaran dan menyampaikan materi pelajaran.

  6. Nama : Rizky Nabila Khaisan
    Nim : 855857537
    Prodi : PGSD-S1 Semester 6
    Upbjj : Medan
    Pokjar : Tanjung balai
    -Bagaimana reaksi anak/siswa terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru ? peserta didik terlihat pada awal pembelajaran dapat mengikuti pembelajaran dengan kondusif dan guru berinteraksi dengan baik terhadap peserta didik.

    -Secara keseluruhan apa saja kelemahan guru dalam melakukan pembelajaran ? guru hanya menggunakan buku sebagai media pembelajaran pada video pembelajaran tersebut.

    -Secara keseluruhan apa saja kelebihan guru dalam melakukan pembelajaran ? guru melakukan tanya jawab terhadap peserta didik dan peserta didik dalam video pembelajaran mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan guru.

    -Hal-hal unik apa saja yang ditemukan dalam video tersebut dari guru saat melaksanakan pembelajaran ? terlihat bahwa peserta didik sangat aktif dan percaya diri dan berani saat menyampaikan pendapat atau jawaban yang diberikan ibu guru.

    – Setelah mengetahui kelemahan dan kelebihan dari guru yang anda amati dari tayangan video, upaya apa saja yang dapat di usulkan untuk meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran berikutnya ? untuk kedepannya guru harus menggunakan media pembelajaran bukan hanya buku dan lebih baik walaupun guru dalam video pembelajaran ini sudah sangat menciptakan kelas yang kondusif.
    demikianlah refleksi saya.
    atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih.

  7. Nama : Ria Cahyani
    NIM : 858053867
    Prodi : PGSD-S1

    Setelah mengamati video tersebut pendapat saya situasi kelas memang kondusif tetapi memiliki kekurangan pada kelas yang monoton dan kurang menyenangkan. Hal tersebut dapat di liat pada pembelajaran guru hanya meminta siswa untuk melakukan pembelajaran sendiri tanpa adanya penyampaian materi terlebih dahulu, guru langsung meminta siswa untuk membagi kelompok dan memberikan pernyataan, walaupun siswa bisa menjawab tetapi pembelajaran tersebut sangat monoton.
    Perbaikan pembelajaran yang akan di lakukan menurut saya adalah pertama, guru harus melakukan prapembelajaran dan memotivasi siswa pada awal pembelajaran agar menjadi lebih menyenangkan. Kedua, guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menjelaskan materi pembelajaran. Ketiga guru harus melakukan diskusi bersama siswa untuk mengulas kembali jawaban dan pertanyaan yang telah di lakukan dalam pembelajaran

  8. Nama : Ria Cahyani
    NIM : 858053867
    Prodi : PGSD-S1

    Setelah mengamati video tersebut menurut pendapat saya kekurangan pada pada pembelajaran tersebut terlihat pada pembelajaran yang monoton dan tidak menyenangkan sehingga tidak dapat memotivasi siswa untuk semangat belajar. Selain itu guru juga tidak menjelaskan materi pembelajaran sebelum menyuruh siswa untuk membuat kelompok, hal tersebut dapat menyebabkan beberapa siswa tidak memahami materi pembelajaran. Menurut pendapat saya perbaikan pembelajaran yang harus dilakukan adalah pertama, guru melakukan pra pembelajaran dan memulai pembelajaran dengan memotivasi siswa dan menyampaikan tujuan pembelajaran. Kedua, guru harus menjelaskan materi pembelajaran sebelum menyuruh siswa untuk membuat kelompok, hal tersebut dilakukan untuk menghindari ketidakpahaman siswa terhadap materi. Ketiga, guru harus mengulas kembali pertanyaan dan jawaban yang telah dilakukan dalam pembelajaran.

  9. NAMA : MURNI ADJUBA
    NIM : 859642884

    “Menciptakan Suasana Kelas Kondusif”
    Menurut saya, Suasana belajar yang tenang dan kondusif adalah faktor yang menunjang fokus belajar siswa dan efektifitas mengajar guru. Dalam menciptakan suasana tersebut, dibutuhkan peran guru dalam memahami kondisi sosial anak. Dalam situasi ini, guru harus bisa menjaga stabilitas emosi, sabar dan menunjukkan minat yang tulus dalam mengajar.
    Pada vidio di atas menurut saya sudah melakukannya dengan baik, karena dengan metode kelompok anak-anak akan lebih antusias berdiskusi dan ini juga bisa melatih tanggung jawab dan kerja sama yang baik. cara ini tentu akan terciptanya suasana kondusif selama proses pembelajaran.

    Namun menurut saya, pada awal pembelajaran sebaiknya ada salam, berdoa, absen kemudian tanya jawab untuk mengetahu kabar anak-anak. karena pada saat berinteraksi kita guru bisa melihat memahami suasana hati anak dari mimik muka. apakah anak lagi senang ataupun sedih.

  10. Nama: Dewi Nurdianingsih
    Nim: 856023797
    Prodi: S1 PGSD

    Setelah saya mengamati video pembelajaran tersebut saya menemukan beberapa masalah yang terjadi dikelas IV pada pembelajaran IPS.beberapa masalah tersebut adalah sebagai berikut:
    1. Kurangnya minat belajar siswa terhadap pembelajaran tersebut.
    2. Metode yang belum terlaksana secara maksimal.
    3. Siswa cenderung tidak dapat umpan balik dari guru

    Solusi yang dapat dilakukan dalam pembelajaran IPS dengan menggunakan metode bermain peran tersebut yaitu memahami langkah-langkah dalam melaksanakan metode bermain peran tersebut, kemudian kerja sama antar kelompok dan guru yang berpartisipasi aktif akan membangkitkan suasana kelas menjadi teratur dan kondusif.

Leave a Reply