614 Comments

Sinopsis

Pada program video ini diperlihatkan bagaimana cara seorang guru mengatasi masalah pada anak yang belum bisa memegang pensil dengan benar. Cara yang dilakukan adalah dengan melatih motorik halus anak secara bertahap. Diantara cara-cara yang dapat dilakukan adalah dengan memindahkan air dari mangkok satu ke mangkok lainya menggunakan spon, membuka dan menutup gembok kunci, membuka dan memasangkan kancing baju.

Badru Zaman

Pada tayangan video tersebut saya tidak bisa  mengatakan kegiatan ini belum terlihat pembuka, isi, dan penutup, karena video ini tdak ditayangkan secara utuh, untuk penggunaan strategi seperti pendekatan, metode, media sudah baik,  evaluasi sudah nampak dalam unjuk kerja anak.

Untuk mengatasi anak yang belum bisa memegang pensil dengan benar, saran saya sebaiknya diawali dengan pengenalan alat (pensil) seperti  jenis-jenis pensil, kegunaan pensil, bahaya pensil kalau tidak digunakan dengan benar dan lain sebagainya.

Contoh untuk pembelajaran pada tayangan video tersebut sudah baik  yang berkenaan dengan cara cara melatih motorik halus anak guna menguatkan jari-jari tangan saat memegang pensil dengan baik dan benar, semakin banyak melatih jari tangan akan semakin baik cara memegang pensilnya.

Drs. Muman Hendra Budiman, M.Pd.

Pada tayangan video tersebut belum terlihat jelas, kegiatan pembuka, isi, dan penutup. Penggunaan strategi seperti pendekatan, metode, media sudah cukup terlihat namun untuk evaluasi belum terlihat. Untuk tingkat perkembangan anak didik belum begitu sesuai karena biasanya kegiatan pada pembelajaran tersebut dilakukan untuk kelompok A atau bila ada kelompok bermain (melatih motorik halus). Untuk pembelajaran pada tayangan video tersebut sudah sesuai dengan kurikulum yang berlaku, yaitu yang berkenaan dengan cara-cara melatih motorik halus anak guna menguatkan tangan saat memegang pensil dengan benar.

Tri Ekowati

614 Replies to “Mengatasi Anak yang Belum Bisa Memegang Pensil dengan Benar

  1. Nama : Eva Nopitasari
    Nim : 860266931

    Setelah menonton video “Mengatasi Anak yang Belum Bisa Memegang Pensil dengan Benar”, menurut saya kegiatan yang dilakukan guru sudah tepat. Anak tidak langsung dipaksa untuk menulis, tetapi diberikan stimulasi terlebih dahulu untuk melatih motorik halusnya.
    Kegiatan seperti memindahkan air menggunakan spons, membuka dan menutup gembok, serta memasang kancing baju dapat membantu melatih kekuatan, kelenturan, dan koordinasi jari tangan anak. Hal ini penting karena kemampuan memegang pensil membutuhkan kesiapan motorik halus.
    setiap anak memiliki tahap perkembangan yang berbeda. Sebagai guru PAUD, kita perlu sabar, melakukan observasi, dan memberikan stimulasi sesuai kemampuan anak. Menurut saya, kegiatan tersebut akan lebih baik jika dilanjutkan dengan kegiatan pra-menulis seperti bermain plastisin, meronce, menjepit benda, menggambar bebas, dan membuat berbagai macam garis.
    Video ini memberikan pembelajaran bahwa guru sebaiknya tidak hanya berfokus pada hasil tulisan anak, tetapi lebih memperhatikan proses dan kesiapan anak sebelum belajar menulis.

  2. Selamat malam, izin menanggapi video di atas.

    Setelah menonton video ini, saya jadi memahami bahwa kemampuan memegang pensil setiap anak tidak selalu sama. Ada anak yang sudah bisa memegang pensil dengan baik, tapi ada juga yang masih kesulitan. Hal tersebut merupakan bagian dari proses perkembangan anak dan tidak bisa dipaksakan agar langsung bisa.

    Menurut saya, kesulitan memegang pensil berhubungan dengan kemampuan motorik halus anak. Jari dan tangan masih perlu dilatih supaya lebih kuat, lentur dan mampu melakukan gerakan yang membutuhkan koordinasi antara mata dan tangan. Sebelum anak bisa menggunakan pensil dengan baik, guru perlu memberikan kegiatan yang melatih otot-otot kecil pada tangan dan jari secara bertahap.

    Dari video yang saya lihat, guru memberikan kegiatan lain sebagai latihan. Anak tidak harus diarahkan untuk memegang pensil, tapi diberikan kegiatan yang melibatkan gerakan jari dan tangan. Dalam video juga terlihat kegiatan menggunakan benda atau bahan yang diremas, ditekan dan dimainkan dengan jari. Menurut saya kegiatan seperti ini lebih menyenangkan bagi anak, Karen mereka merasa sedang bermain, padahal sebenarnya kemampuan motorik halusnya sedang dilatih.

    Pentingnya peran guru dalam mendampingi anak. Guru perlu memperhatikan cara anak menggunakan tangannya dan memberikan bntuan jika anak mengalami kesulitan. Tapi bantuan tersebut tidak membuat anak bergantung pada guru. Anak diberi kesempatan untuk mencoba sendiri sesuai dengan kemampuannya.

    Dari video tersebut saya belajar bahwa guru PAUD ebaiknya tidak terburu-buru menuntut anak untuk bisa memegang pensil dengan sempurna. Anak perlu diberikan kesempatan untuk berlatih melalui berbagai kegiatan sederhana. Setelah kemampuan motorik halusnya berkembang, anak akan lebih siap melakukan kegiatan menulis atau menggambar menggunakan pensil.

    Terimakasih.

  3. Selamat malam, izin menanggapi video di atas.

    Setelah menonton video ini, saya jadi memahami bahwa kemampuan memegang pensil setiap anak tidak selalu sama. Ada anak yang sudah bisa memegang pensil dengan baik, tapi ada juga yang masih kesulitan. Hal tersebut merupakan bagian dari proses perkembangan anak dan tidak bisa dipaksakan agar langsung bisa.

    Menurut saya, kesulitan memegang pensil berhubungan dengan kemampuan motorik halus anak. Jari dan tangan masih perlu dilatih supaya lebih kuat, lentur dan mampu melakukan gerakan yang membutuhkan koordinasi antara mata dan tangan. Sebelum anak bisa menggunakan pensil dengan baik, guru perlu memberikan kegiatan yang melatih otot-otot kecil pada tangan dan jari secara bertahap. Dari video yang saya lihat, guru memberikan kegiatan lain sebagai latihan. Anak tidak harus diarahkan untuk memegang pensil, tapi diberikan kegiatan yang melibatkan gerakan jari dan tangan. Dalam video juga terlihat kegiatan menggunakan benda atau bahan yang diremas, ditekan dan dimainkan dengan jari. Menurut saya kegiatan seperti ini lebih menyenangkan bagi anak, Karen mereka merasa sedang bermain, padahal sebenarnya kemampuan motorik halusnya sedang dilatih.

    Pentingnya peran guru dalam mendampingi anak. Guru perlu memperhatikan cara anak menggunakan tangannya dan memberikan bantuan jika anak mengalami kesulitan. Tapi bantuan tersebut tidak membuat anak bergantung pada guru. Anak diberi kesempatan untuk mencoba sendiri sesuai dengan kemampuannya.

    Dari video tersebut saya belajar bahwa guru PAUD ebaiknya tidak terburu-buru menuntut anak untuk bisa memegang pensil dengan sempurna. Anak perlu diberikan kesempatan untuk berlatih melalui berbagai kegiatan sederhana. Setelah kemampuan motorik halusnya berkembang, anak akan lebih siap melakukan kegiatan menulis atau menggambar menggunakan pensil. Terimakasih.

  4. anak dalam memegang pensil tidak selalu bisa langsung dilatih melalui kegiatan menulis. Anak perlu diberikan stimulasi motorik halus secara bertahap dan menyenangkan. Kegiatan sederhana seperti memindahkan air menggunakan spons, membuka dan menutup gembok, serta memasang dan membuka kancing ternyata dapat membantu melatih kekuatan dan koordinasi jari anak. Menurut saya, pendekatan seperti ini penting diterapkan guru agar anak berkembang sesuai tahap kemampuannya tanpa merasa terbebani.

  5. Berdasarkan tayangan video pembelajaran “Mengatasi Anak yang Belum Bisa Memegang Pensil dengan Benar”, dapat dipahami bahwa kemampuan memegang pensil pada anak perlu dilatih secara bertahap melalui kegiatan yang sesuai dengan perkembangan motorik halusnya. Guru tidak hanya mengajarkan anak untuk langsung menulis, tetapi memberikan berbagai kegiatan sederhana seperti memindahkan air menggunakan spons, membuka dan menutup gembok, serta membuka dan memasangkan kancing baju. Kegiatan tersebut dapat membantu melatih kekuatan jari, koordinasi tangan dan mata, serta kelenturan gerakan tangan anak. Menurut saya, cara yang ditunjukkan dalam video sangat baik karena guru memberikan stimulasi dengan kegiatan yang sederhana, menyenangkan, dan tidak membuat anak merasa tertekan. Dengan latihan yang dilakukan secara rutin dan sesuai kemampuan anak, diharapkan anak dapat berkembang hingga mampu memegang pensil dengan benar.

Leave a Reply