23 Comments

Sinopsis

Program ini berisi cuplikan pembelajaran dengan pokok bahasan Menulis Puisi. Dalam awal pembelajaran, Guru memancing imajinasi para siswa dengan beberapa video terkait dengan topik yang dibahas, yakni Tukang Jamu Gendhong, Penjual Skoteng, dan Kehidupan Petani. Media gambar tersebut dipilih guru berhasil memancing perhatian siswa sehingga ketika guru meminta para siswa menulis puisi bebas dengan topik yang ditentukan, yakni kemiskinan, para siswa dapat mengerjakannya dengan mudah.


Mengapresiasi cerpen. Siswa langsung diberikan sebuah cerpen untuk dibaca secara pribadi. Setelah itu, ketika membahas unsur intrinsiknya, mereka dibentuk dalam kelompok-kelompok. Dengan cara ini, semua siswa dapat dengan jelas menangkap materi pembelajaran dan menjelaskan dengan benar unsur-unsur tersebut atas dasar apresiasi secara langsung.


Alternatif pemecahan kasus pembelajaran yang terdapat pembelajaran pertama. Di dalam alternatif pembelajaran tersebut, diperlihatkan bagaimana proses pembelajaran menulis dengan menggunakan puisi sebagai medianya. Penggunaan puisi sebagai media pembelajaran menulis membuat siswa tertarik, senang, aktif, dan kreatif dalam menulis cerita.


Anda tertarik untuk mengetahui secara lengkap proses pembelajaran tersebut? Silakan Anda simak baik-baik video berikut. Selamat menyimak dan semoga Anda mendapatkan pencerahan dari tayangan video tersebut.

 

Media merupakan komponen penting di dalam sebuah pembelajaran. Salah satu ciri Guru profesional memiliki kemampuan memilih dan menggunakan media yang tepat di dalam pembelajarannya. Video pembelajaran ini menggambarkan bahwa guru memiliki keterampilan tersebut di dalam menyampaikan materi pelajaran menulis puisi.

Dalam tayangan ini proses pembelajaran yang dilakukan guru sangat baik sejak awal pembelajarn sampai akhir, hanya penutupnya atau umpan balik tidak tampak. Sedikit mungkin bisa disebut kelemahan yaitu guru lebih fokus pada tokoh-tokoh dalam media, bukan kepada tujuan belajar puisi dan kandungannya. Pendekatan, strategi, metode, dan media serta evaluasi yang digunakan sudah tepat. Sayangnya hanya satu siswa yang menjadi contoh, mungkin karena kurangnya waktu tayang. Akan halnya kurikulum, bagi seorang guru profesional kurikulum manapun yang berlaku tidak akan menghalangi kreativitasnya.


Secara umum tayangan video pembelajaran puisi ini sudah sangat baik, gurunya bagus, para siswanya juga cerdas. Sedikit perlu ditambahkan adalah informasi kepada siswa tentang apa itu puisi, manfaat, dan kandungan (unsur-unsur) puisi yang harus juga dimiliki siswa secara bertahap. Sedikit yang perlu diperhatikan fokus guru di dalam pembelajaran harus kuat. Puisi adalah yang utama, komponen lain merupakan pendukung.

 

Lis Setiawati

 

23 Replies to “Menulis Puisi Bebas Dengan Media Gambar2

  1. Nama : Ummi Kultsum
    NIM : 042231222
    Prodi : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
    Asal : Paiton Probolinggo

    Assalamu’alaikum
    Selamat siang 🙏
    Dari video di atas, keterampilan mengajarnya sudah bagus hanya saja setelah salam guru tidak mengecek kondisi kelas, tidak mengajak siswa berdo’a dan tidak mengecek kehadiran siswa.Akan tetapi untuk penyampaian materinya sudah bagus. Guru sangat menguasai kelas, sehingga siswa sangat bersemangat dan antusias. Guru memancing para siswa dengan beberapa video terkait dengan topik yang dibahas, yaitu Tukang Jamu Gendhong, Penjual Skoteng, dan Kehidupan Petani. Media gambar yang dipilih guru tersebut berhasil memancing perhatian siswa, sehingga ketika guru meminta para siswa menulis puisi bebas dengan topik yang ditentukan, yakni kemisikinan, para siswa dapat mengerjakannya dengan mudah.
    Dan dengan memberikan hadiah kepada siswa yang telah membacakan puisi di depan, akan membuat siswa semakin bersemangat. Demikian dari saya, mohon bimbingan nya🙏

  2. Nama : Hawwa Syifa Lahfah
    NIM : 044358425
    Prodi : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
    UPBJJ : Bandung

    Assalamualaikum
    izin berpendapat terkait video di atas, seorang guru yang sedang mengajar didepan siswa-siswi nya.
    dua pelajaran yang saya ambil dari video diatas bahwasannya seorang guru yang disiplin adalah seorang guru yang memiliki persiapan yang baik sebelum mengajar, dengan penuh persiapan guru akan mengajarkan materi dengan maksimal.
    kedua, memberikan apresiasi terhadap prestasi siswa, ini sangat penting dengan mengapresaisi para siswa mereka akan sedikit mendorong minat dan semangat belajar juga bersaing dalam kelas.
    demikian pendapat saya, mohon bimbingan nya

  3. Assalamualaiqum wr…wb…
    Saya sangat setuju dengan menayangkan video video dalam cara memberikan materi pembelajaran kepada siswa siswi,karena dengan hal ini mereka akan jauh lebih memahami dari materi apa yang akan kita berikan. Dan dalam video tsb juga seorang guru secara tidak langsng telah mengajarkan murid dengan pembentukan karakter dan sikap yang baik , seperti saling menghargai,serta menanamkan rasa syukur dan trimakasih terhadap orang orang yang berjasa disekitar kita,tidak membedakan antara si miskin dan si kaya.
    Dan dengan guru memberikan apresiasi terhadap siska karena telah mengerjakan tugasnya dengan baik, itu salah satu sikap yang ditunjukan guru kepada murid untuk menghargai setiap dari kerjakeras seseorang.

  4. Assalamualaikum, perkenalkan
    Nama : Selpia Wulandari
    NIM : 041615718
    Prodi : pendidikan bahasa dan sastra Indonesia
    UPBJJ : UT Bengkulu, kaur

    Menurut saya Vidio pembelajaran tersebut sudah bagus gurunya juga menjelaskan dengan baik media yang di gunakan dalam pembelajaran tersebut juga bagus untuk mengasah lebih dalam kemampuan para siswa. Tapi, alngkah baiknya jika di dalam Vidio tersebut guru terlebih dahulu mengajak para siswa untuk berdoa terlebih dahulu dan memberikan sedikit motivasi kepada siswa tidak hanya itu pada saat pembelajaran selesai guru juga tidak memberikan Salam tanda berakhirnya pembelajaran.

  5. Nama : Musdalifah
    Nim : 044146555
    Prodi : FKIP Bahasa Indonesia
    Berikut jawaban yang saya berikan
    Berdasarkan video yang disajikan menurut pendapat saya,di kegiatan pendahuluan guru/tenaga pendidik belum melakukan salam atau berdoa terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan belajar mengajar (KBM). Begitu juga pada saat penutup, guru/tenaga pendidik tidak melakukan salam penutup sebagai simbol KBM telah berakhir. Tapi pada kegiatan inti, proses KBM berjalan dengan baik, suasana kelas sangat kondusif dan peseta didik sangat aktif dalam memberikan tanggapan terhadap apa yang dijelaskan oleh guru/tenaga pendidik. Ia mampu menguasai materi dan telah menjadi fasilitator yang baik sehingga peserta didik mampu menciptakan puisi dengan baik. Guru/tenaga pendidik juga telah menerapkan nilai-nilai moral berdasarkan media yang disajikan. Ia mampu memberikan contoh yang dapat ditiru dari media proyektor yang diberikan. Guru/peserta didik juga melakukan apresiasi terhadap peseta didik yang mampu membacakan puisi dengan baik, sehingga merangsang atau membangkitkan semangat peserta didik lainnya untuk berani tampil di depan tanpa menjatuhkan atau membandingkan peserta didik. Sehingga tidak menimbulkan kecemburuan terhadap peserta didik. Sekian dan terima kasih.

Leave a Reply