Sinopsis
Video ini berisi tentang pemecahan masalah dalam strategi pembelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Pertama kelas VII dalam keterampilan SPEAKING. Guru berusaha untuk keluar dari kebiasaan umumnya pengajaran keterampilan berbicara (Speaking) yang dilakukan oleh guru dengan cara memberikan paragraf atau dialog yang harus dihafal siswa. Dalam video ini guru menyajikan pembelajaran speaking melalui tema shopping. Beberapa gambar berbagai barang/bahan yang biasa dijumpai di pasar ditempel di papan tulis sebagai barang yang dijual. Guru dan peserta didik bermain peran menjadi penjual dan pembeli. Siswa diberikan kesempatan untuk berbicara dan mengekpresikan keinginanannya melalui bermain peran.
–
Pakar Dosen
Kesulitan untuk memberikan komentar/masukan terhadap video pembelajaran yang dimaksud karena video terpotong hanya berdurasi 56 detik. Yang ditayangkan hanya bumper pembuka serta judul dan topik video saja.
Suci Madiarti Isman
Pakar Guru
Dengan durasi 56 detik hanya terdengar suara musik ilustrasi dan terlihat tampilan judul “Shop Till You Drop” serta topik “Strategi pembelajaran Bahasa Inggris” serta gambar-gambar ilustrasi kegiatan siswa.
–
30 Replies to “Shop Till You Drop2”
Leave a Reply Cancel reply
You must be logged in to post a comment.
Nama: MIKE LINA
Nim: 042417326
Prodi: Pendidikan Bahasa Inggris
By playing a role in a dialogue, it can increase students curiosity, and the teacher can also assess students ability and courage to speak in expressing themselves.
Nama : Arif Putra Yogesi
NIM : 044229253
Jurusan : Pendidikan Bahasa Inggris
Menurut saya metode pembelajaran yang diberikan sangat kreatif, inovatif dan interaktif. Mengapa? Karena melihat kegiatan yang dilakukan oleh guru pada umumnya, mengajar speaking menggunakan dialog atau percakapan memang juga baik, akan tetapi metode mengajar seperti demikian sudah terlalu sering digunakan sehingga membuat kesan pembelajaran yang biasa saja. Akan tetapi metode shop till drop ini sangat amat kreatif. Guru menyiapkan materi berupa gambar makanan atau pakaian atau apapun itu yang dijual, kemudian ditempel di papan tulis dan siswa-siswi diajak untuk bermain peran (berbelanja) merupakan ide pembelajaran yang sangat menarik.
Pembelajaran dengan ide seperti ini akan membuat kesan baru terhadap siswa yang diajar. Saya yakin 100% melalui ide pembelajaran bermain peran ini akan memancing minat siswa untuk belajar speaking. Mereka akan dengan penuh semangat mengikuti pembelajaran berbelanja. Belajar seperti ini juga akan membuat siswa menjadi lebih aktif, percaya diri dan kelas akan terasa sangat menyenangkan.
NAMA:FISMAH
NIM:041392594
PRODI:S1/PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS
In my opinion, the video above shows a glimpse of the learning process in the classroom, how a teacher speaks in front and then students listen, listen, and do what the teacher has said. And that has become a good teaching and learning process
Nama : Tasmira Tahir Rasid
Nim : 2013430178178926162843
Prodi: PGSD
berikut adalah komentar tentang vidio di atas, Ketidakefektifan umpan balik: Dalam video, tidak disebutkan bagaimana guru memberikan umpan balik kepada siswa terkait kemampuan berbicara mereka. Umpan balik yang baik sangat penting dalam pengajaran berbicara, karena dapat membantu siswa memperbaiki kesalahan dan mengembangkan keterampilan berbicara mereka. Oleh karena itu, dalam video berikutnya, sebaiknya guru menjelaskan bagaimana dia memberikan umpan balik yang konstruktif kepada siswa.
Menurut saya, bermain peran menggunakan dialog dengan siswa dapat memacu rasa ingin “bisa” dalam belajar speaking. Karena siswa tentunya berusaha untuk lebih baik lagi dalam mendapatkan tantangan yang baru. Sebagai guru, kita juga juga bisa menilai sejauh mana kemampuan siswa dalam speaking dan keberanian dalam megekspresikan diri melalui dialog dengan bebas. Guru juga memacu keberanian siswa yang biasa takut dan tidak pede ketika melakukan dialog.