97 Comments

Sinopsis

Program ini menggambarkan upaya seorang guru Taman Kanak-kanak dalam mengatasi anak yang sulit mengenal konsep bilangan. Upaya guru tersebut antara lain: mengajak anak untuk membilang dengan permainan dan lagu dan atau tepuk; membuat alat peraga permainan konsep bilangan kemudian anak diminta meletakkan sejumlah benda sesuai lambang bilangan tersebut; memberikan tugas berupa lembar kerja memasangkan benda sesuai lambang bilangannya atau melingkari benda sesuai lambang bilangannya; dan mengulas kembali hasil karya anak yang paling baik serta memberikan penguatan kepada anak yang hasil karyanya baik berupa pemberian stempel bintang di tangannya.

Netti Hernawati

Dalam membuka pelajaran guru bagus dalam mengkaitkan dengan materi yang lalu dengan mengutarakan akan melakukan permainan dengan bola.

Guru mengutarakan bahwa pelaksanaan permainan didalam kelas sambil berhitung untuk mengenalkan konsep bilangan pada anak.

Menyuruh anak mengambil bola dalam kranjang dan menghitung, akan lebih baik lagi jika yang menghitung anak sendiri sambil ditunjukan pada teman-temannya.

Sayang guru dalam memilih anak yang mengambil bola hanya anak perempuan sebaiknya juga anak laki-laki sehingga ada variasi dan tidak merasa dikesampingkan.

Guru dalam menggunakan tehnik pengenalan konsep bilangan bagus dengan melakukan bernyanyi bersama dengan alat peraga badan sendiri.

Tehnik yang digunakan guru cukup memperhatikan perkembangan anak dengan alat peraga yang ada disekitar anak.

Penanaman konsep yang dilakukan guru dengan menggunakan LKS yaitu ada gambar yang dibawahnya ada angka anak disuruh melinghkari sesuai dengan jumlah gambar yang ada yang dilakukan anak secara mandiri .

Secara umum pelaksanaan pembelajaran bagus sesuai dengan materi yang disampaikan guru .

Perbaikan yang diusulkan adalah peraga yang nyata atau tiruan yang beraneka ragam digunakan guru untuk menyampaikan konsep bilangan dan memberikan penilaian pada  anak  .

Memberikan penghargaan bagi anak yang menang dengan memberikan stempel di tangan kanan dan kiri.

Ada beberapa kegiatan yang dilakukan guru tidak bisa ditampilkan dalam vidio secara lengkap seperti penilaian guru.

Dra. Aini Indriasih, M.Pd (Semarang)

Secara umum, tayangan video cukup menarik. Memperlihatkan sebuah pemecahan masalah tentang bagaimana mengenalkan konsep bilangan yang menyenangkan kepada anak anak. Penggunaan strategi, metode dan evaluasi pembelajaran sudah terlihat jelas. Guru menggunakan benda-benda konkrit , dimana hal tersebut sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik, dimana anak-anak TK lebih tertarik dengan hal-hal yang bersifat konkrit. Tetapi guru masih terlihat lebih dominan dalam mencapai keberhasilan dalam pembelajaran materi tersebut.

Evanigustiningtyas

97 Replies to “Sulit Mengenal Konsep Bilangan

  1. Menurut saya, Penggunaan permainan dan lagu membuat anak lebih tertarik untuk membilang sehingga kegiatan belajar tidak terasa monoton. Alat peraga yang meminta anak meletakkan sejumlah benda sesuai lambang bilangan juga sangat membantu karena anak dapat menghubungkan simbol angka dengan jumlah benda secara langsung. Hal ini penting karena anak tidak hanya menghafal lambang bilangan, tetapi juga memahami makna jumlah yang diwakilinya.
    Pemberian lembar kerja berupa memasangkan benda dengan lambang bilangan dan melingkari benda sesuai angka dapat melatih kemampuan kognitif serta koordinasi mata dan tangan anak. Kegiatan mengulas hasil karya anak juga merupakan langkah yang baik karena guru dapat memberikan umpan balik dan memperbaiki pemahaman anak.

  2. Nama:Erna purwanti
    Nim:860165887
    Metode yang diterapkan sama yang saya lakukan dalam pembelajaran,terbukti anak anak jauh lebih bersemangat dan mudah dalam memahami angka…karena anak tidak merasa dipaksa belajar.mereka tahunya bermain.tapi dengan permainan itu tanpa sadar anak anak sudah mengerti konsep angka,seri pembelajaran ini selalu saya jadikan contoh untuk menjadikan saya guru yang lebih baik dan kreatif lagi.

  3. Nama : Wulan Setiawati
    Nim : 860306386

    Setelah menyimak video tersebut, saya memahami bahwa mengenalkan bilangan kepada anak usia dini bukan hanya dengan menghafal angka. Anak juga perlu memahami bahwa setiap angka menunjukkan jumlah tertentu. Jadi, anak tidak hanya bisa menyebutkan angka, tetapi juga memahami jumlah benda yang sesuai.
    Menurut teori perkembangan kognitif Jean Piaget, anak usia dini berada pada tahap praoperasional. Pada tahap ini, anak lebih mudah memahami sesuatu melalui benda nyata dan pengalaman langsung. Karena itu, guru dapat menggunakan benda yang ada disekitar anak, seperti bola, pensil, dan mainan untuk mengenalkan konsep bilangan.
    Hal ini juga sesuai dengan tahap berpikir matematika menurut Dienes, yang dimulai dari free play dan games. Anak belajar melalui bermain dan menggunakan benda nyata. Kemudian, anak mulai mengenali pola, menunjukkan jumlah melalui gambar / benda (representasi), dan mengenal lambang angka (simbolisasi).
    Saya juga belajar bahwa setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda. Guru perlu sabar melakukan pengulangan, memberikan kesempatan pada anak untuk mencoba lagi, dan menghargai usaha anak. Dengan belajar melalui bermain dengan benda nyata, anak akan lebih mudah memahami konsep bilangan sebelum mengenal simbol angka.

  4. Assalamu’alaikum wr wb
    Menurut pendapat saya setelah melihat video tersebut mengenalkan konsep bilangan pada anak usia dini tidak bisa dilakukan secara abstrak atau sekedar menghafal angka saja, tetapi anak membutuhkan benda – benda konkrit, pengalaman langsung seperti menghubungkan jumlah benda dengan lambang bilangannya, serta aktivitas fisik seperti tepuk tangan/ lagu, mengambil bola, dan memindahkan benda. Video tersebut menurut saya mempunyai kelebihan dan kekurangan. Kelebihan dari video tersebut diantaranya guru mengkombinasikan bernyanyi, aktivitas fisik, dan media manipulatif untuk menguatkan pemahaman anak. Guru memanfaatkan media bola dan alat peraga di sekitar anak untuk membilang, sehingga kegiatan pembelajaran di kelas menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. Guru memberikan penguatan positif dengan cara memberikan apresiasi nyata misalnya dengan memeberikan stempel bintang untuk membangkitkan rasa percaya diri anak. Kekurangan dari video tersebut yaitu guru kurang memeberikan ruang bagi anak untuk membilang secara mandiri dan memastikan keterlibatan seluruh siswa secara merata tanpa dominasi guru. Guru juga kurang memperbanyak variasi alat peraga manipulatif di sekitar anak. Guru juga kurang memeberikan kesempatan yang adil untuk anak mencoba serta menunjukkan pemahaman konsep bilangannya di depan kelas.

  5. Assalamualaikum wr. wb
    Izinkan saya memberikan komentar,
    Menurut saya video yang saya amati dari berbagai kegiatan pembelajaran, anak terlihat masih kesulitan untuk mengenal konsep bilangan angka. Kegiatan yang diberikan oleh guru berupa,
    a. Mengambil bola sesuai intruksi angka yang disebutkan oleh guru.
    b. Menghitung jumlah gambar (bintang dll) yang telah disediakan dengan cara memilih angka lalu dilingkari.
    c. Mengambil spidol warna yang sesuai dengan jumlah yang diberikan oleh guru.
    Dari kegiatan pembelajaran ini, anak tidak hanya mengenal lambang bilangan saja, tetapi juga memahami angka dan jumlah benda. Ada beberapa anak yang masih bingung ketika guru menyebutkan angka kemudian anak disuruh untuk mengambil benda sesuai intruksi angka yang disebutkan. Ada juga anak yang sudah mengerti tentang angka dan menyebutkannya, tetapi belum mempu menghubungkan angka dengan jumlah benda yang diambil.
    Contoh, guru menyebutkan angka 6, anak dapat mengatakan bahwa angka tersebut 6 tetapi anak masih bingung saat mengambil jumlah benda yang diambil tidak sesuai.
    Jadi, video dalam kegiatan pembelajaran di GPO ini sudah cukup baik karena menggunakan benda nyata seperti bola, spidol, gambar (bintang dll) yang membuat anak menjadi tertarik. Tetapi, alangkah baiknya anak diberikan kesempatan untuk menghitung benda secara langsung sambil menunjuk satu per satu. Dan guru juga dapat memberikan pengulangan atau mendampingi anak yang mengalami kesulitan dalam berhitung dan mengenal angka.
    Dari refleksi ini, saya memahami bahwa belajar melalui bermain dengan benda nyata, pengulangan dan memberikan kesempatan anak untuk mencoba sendiri dapat memahami makna bilangan angka serta mampu mencocokkan jumlah benda yang diambil.
    Terimakasih

Leave a Reply