298 Comments

Sinopsis

Program ini menggambarkan upaya seorang guru Taman kanak-kanak untuk mengatasi anak yang sulit berimajinasi pada saat menggambar. Strategi yang diterapkan guru tersebut anatara lain: memberikan kebebasan kepada anak untuk menggambar sesuatu sesuai dengan minat anak, mengajak anak keluar kelas, kemudian meminta anak untuk bercerita dan menggambarkan apa yang ditemukan di lapangan.

Badru Zaman

Secara umum tujuan tayangan video dalam pembelajaran sudah tercapai, yaitu menggambarkan kondisi anak yang sulit berimajinasi ketika diminta guru untuk menggambar serta alternatif pemecahan masalahnya. Kesulitan anak berimajinasi ini muncul terutama ketika guru terlebih dahulu memberikan contoh gambar kepada anak. Anak cenderung meniru apa yang digambar oleh guru.

Berdasarkan tayangan video, kegiatan yang dilakukan oleh guru terpotong (langsung kegiatan guru memberikan contoh gambar pada anak); sehingga tidak terlihat kegiatan pembukaan yang dilakukan oleh guru.

Pendekatan atau strategi yang digunakan oleh guru untuk mengatasi permasalahan anak tersebut sudah tepat, yaitu meminta anak untuk melakukan pengamatan terhadap lingkungan sekitarnya, sehingga anak dapat menggambar sesuai apa yang dilihatnya.Usulan perbaikan: sebaiknya ditambahkan sedikit teori tentang tahapan perkembangan kognitif anak, khususnya mengenai tahap imitasi (meniru), sehingga penyampaian permasalahan dapat lebih diperkaya.

Della Raymena Jovanka, S.Pd., M.Si.

Secara keseluruhan dalam tayangan video pembelajaran, guru mengajak anak-anak didiknya untuk melakukan kegiatan menggambar bebas serta anak diberi kebebasan untuk menuangkan ide-ide cemerlangnya namun dalam isi bembelajaran anak anak anak menemukan hambatan untuk mengambar, agar anak anak dapat menuangkan ide ide cemerlang guru mengajak anak didik untuk melihat benda –benda yang ada disekitar sekolah dengan begitu anak didik dapat langsung melihat media yang akan dituangkan lewat menggambar sesuai tingkat perkembangan anak didik dan kegiatan pembelajaran menggambar bebas sesuai kurikulum yang berlaku.

298 Replies to “Anak Sulit Berimajinasi saat Menggambar

  1. Dari materi pembelajaran ini, saya menyadari bahwa anak TK yang terlihat kesulitan menggambar atau tampak tidak punya ide sebenarnya bukan karena mereka tidak pintar, melainkan karena mereka butuh rangsangan yang tepat agar imajinasi mereka bisa keluar.
    Terkadang, sebagai pendidik atau orang tua, kita sering membatasi anak dengan menyuruh mereka menggambar hal-hal yang itu-itu saja atau menuntut hasil yang kaku. Padahal, dari video dan sinopsis tersebut, ada beberapa hal penting yang bisa saya pelajari dan terapkan:
    Memberikan Kebebasan: Anak tidak boleh ditekan harus menggambar apa. Biarkan mereka berekspresi sesuai dengan minat dan apa yang sedang mereka sukai

    Belajar Langsung dari Lingkungan (Kontekstual): Mengajak anak keluar kelas adalah ide yang sangat bagus. Dengan melihat langsung keadaan di luar, anak-anak mendapat pengalaman nyata yang bisa memancing rasa ingin tahu dan ide gambar mereka

    Melatih Kemampuan Bercerita: Minta anak menceritakan apa yang mereka lihat atau apa yang ingin mereka buat sebelum atau sesudah menggambar. Ini membantu mereka merangkai ide di dalam kepalanya ke dalam bentuk visual atau karya nyata

  2. Dari video yang saya amati, saya menyimpulkan bahwa anak yang mengalami kesulitan dalam berimajinasi saat menggambar membutuhkan dukungan dan stimulasi dari guru. Guru sebaiknya menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan tidak memaksa anak untuk menghasilkan gambar yang sama dengan contoh.

    Menurut saya, dengan memberikan kebebasan, pengalaman, dan rangsangan yang sesuai, anak akan lebih berani untuk mencoba dan mengembangkan imajinasinya. Kegiatan menggambar dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus membantu mengembangkan kreativitas, motorik halus, dan rasa percaya diri anak.

  3. Nama : Alini Yoshi Amelinda
    NIM : 877691625
    UPBJJ-UT : Purwokerto

    Izin menanggapi video tersebut

    Analisis :
    Setelah saya melihat video tentang anak yang sulit berimajinasi saat menggambar, saya melihat bahwa memang ada anak yang masih bingung ketika diminta menentukan sendiri apa yang ingin digambar. Anak belum tahu harus mulai dari mana dan cenderung menunggu contoh dari guru. Ketika diberikan contoh gambar, anak biasanya lebih memilih mengikuti gambar tersebut daripada mencoba membuat gambar dengan idenya sendiri.
    Menurut saya, kegiatan yang dilakukan guru dengan mengajak anak melihat dan mengamati lingkungan sekitar cukup membantu. Anak bisa melihat benda-benda secara langsung dan menjadikannya sebagai bahan untuk mencari ide. Setelah itu, anak juga bisa menceritakan apa yang dilihatnya lalu menggambarkannya. Dengan cara seperti ini, anak tidak hanya menggambar, tetapi juga belajar mengamati, mengingat pengalaman, dan menuangkan apa yang dipikirkannya.

    Refleksi :
    Setelah melihat video tersebut, saya merasa kejadian seperti ini juga ada di kelas saya. Masih ada anak yang kalau diminta menggambar sendiri biasanya langsung bertanya, “Bu, gambar apa?” atau “Bu, contohnya yang mana?” Dari situ saya melihat bahwa anak masih membutuhkan bantuan untuk menemukan ide dan belum terlalu percaya diri dengan apa yang ingin dibuatnya.
    Saya belajar bahwa guru perlu memberikan rangsangan dan kesempatan kepada anak untuk menemukan idenya sendiri. Saya bisa mengajak anak bercerita, mengamati lingkungan, atau menggunakan benda nyata sebelum menggambar. Saya juga perlu mengurangi pemberian contoh yang harus ditiru agar anak lebih bebas dalam menuangkan ide dan imajinasinya. Dengan begitu, anak bisa lebih percaya diri untuk mencoba dan tidak takut kalau hasil gambarnya berbeda dengan teman-temannya.

  4. dari video terlihat bahwa murid masih cenderung meniru pada guru pada kegiatan menggambar. sehingga guru menggali imajinasi anak untuk menggambar dengan salah satunya mengajak anak ke halaman sekolah dan melihat objek nyata sehingga memunculkan imajinasi dan ide-ide anak untuk menggambar tanpa melihat dan meniru punya orang lain. dari video tersebut dapat kita ambil bahwa menggambar pada anak usia dini bukan dilihat dari bagus atau tidaknya gambar tersebut, namun dilihat dari apakah anak mampu menuangkan imajinasinya dalam menggambar.

  5. Menurut saya,dari tayangan vidio diatas, langkah guru mengajak anak keluar kelas untuk mengamati lingkungan sekitar sangat baik.Karena dengan melihat secara langsung benda-benda yang ada di sekitar,anak menjadi lebih mudah mendapatkan ide dan mengembangkan imajinasinya saat menggambar.Kegiatan seperti ini juga membuat pembelajaran lebih menyenangkan karena anak belajar melalui pengalaman langsung.

Leave a Reply