Similar Posts
Meningkatkan Kerjasama Siswa dalam Kerja Kelompok
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis Ada beberapa kemampuan dasar yang harus dikuasai guru dalam melaksanakan proses pembelajaran, di antaranya keterampilan mengelola kelas. Guru harus mampu bagaimana mengelola kelas untuk pembelajaran klasikal dan cara yang harus dilakukan dalam mengelola pembelajaran secara kelompok. Dalam tayangan veideo ini akan disajikan masalah-masalah yang muncul…
Memainkan Alat Musik Sederhana
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis Video ini berisi tentang bagaimana seorang guru yang berusaha unutkmenarik perhatian siswa untuk memperhatikan pelajaran yang dei berikan. Dalam hal ini guru melakukan beberapa cara diantaranya dengan cara: Mengajak mahasiswa untuk mengeksplorasi dengan membilang; Memberi penguatan ketika memberi respon terhadap apa yang kita contohkan; Meminta…
Pembelajaran Apresiasi Sastra Anak (Puisi/Cerita/Drama) dalam Upaya Penguatan Pendidikan Karakter
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis Abdul Rozk Zaidean et. al. (1994: 35) dalam buku Kamus Istilah Sastra mengartikan apresiasi sastra adalah penghargaan atas karya sastra sebagai hasil pengenalan, pemahaman, penafsiran, penghayatan, dan penikmatan yang didukung oleh kepekaan batin terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam karya sastra itu. Dalam melaksanakan apresiasi sastra…
Penjumlahan Pecahan Berpenyebut Tidak Sama
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis Program ini membahas bagaimana seorang guru memberikan pembelajaran matematika dengan topik pecahan berpenyebut tidak sama dengan menggunakan media potongan-potongan karton untuk memudahkan pemahaman siswa dalam penjumlahan pecahan. Mery Novianti Pakar Dosen Video ini ditayangkan agar murid memahami konsep penjumlahan dua buah pecahan dengan penyebut tidak…
Siswa Kurang Menguasai Konsep Pencerminan Bangun Dasar
Sinopsis Video ini membahas tentang bagaimana cara guru mengajarkan konsep pencerminan. Dalam hal ini guru menggunakan cermin, penghapus, spidol sebagai media pembelajaran. Selain itu guru meminta siswa untuk mempraktekan konsep pencerminan dengan menggunkan media pembelajaran. Muchtar M Noor Pakar Dosen Video ini berupaya menjelaskan konsep pencerminan yang diawali dengan pertanyaan terkait jarak antara cermin dan…
Asyiknya Melakukan Perkalian Dengan Tulang Napier
silahkan klik icon jika video tidak dapat diputar Sinopsis Program ini membahas bagaimana seorang guru mengajarkan perkalian dengan media karton yang dinamakan “Tulang Napier”. Dengan metode ini anak-anak jadi lebih mudah memahami perkalian dua buah bilangan. Vera Maya Santi, M.Si. Pakar Dosen Video ini diawali dengan ungkapan guru yang akan menyajikan bilangan bulat. Ungkapan…
Nama : Darnis Padilah
Nim : 855767872
Dari tayangan video ini, saya dapat menyampaikan beberapa hal sebagai berikut:
Dalam video tersebut ada beberapa kekurangan dan kelebihan dalam mengajar guru tersebut
kekurangannya :
1. Guru tidak memulai pembelajaran dengan berdoa
2. tidak mengenalkan huruf apa saja pada kata yang diajarkan
3. tidak terlihat membimbing siswa dalam memperkenalkan huruf abjad dan suku kata.
kelebihan :
1. memulai pembelajaran menggunakan lagu pemantik yaitu ibu dan ayah
2. media gambar yang sudah digunakan sudah baik.
saran
1. sebaiknya sebelum melakukan pembelajaran, guru hendaknya mengajak anak untuk berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing
2. memulai ice breaking dengan lagu ABCD Sampai Z agar anak semakin mengenal huruf
3. melakukan permainan sederhana seperti melengkapi huruf yang hilang dengan media kartu huruf. contohnya kata : S A Y A ___ . lalu si anak mencari pada tumpukan huruf,huruf apa yang sesuai pada kata tersebut.
Terimah kasih.
Nama : Hesti May Syaroh
NIM : 857021842
UPBJJ : Bandar Lampung
Pokjar : Natar
kelemahan dari video diatas
Tidak adanya pendahuluan seperti melaksanakan doa terlebih dahulu
Melakukan absen dan sebagainya
Kurangnya Pengetahuan tentang Metode Pembelajaran: Beberapa guru mungkin tidak familiar dengan strategi yang efektif untuk membantu siswa yang kesulitan membaca.
Pendekatan yang Tidak Personalisasi: Tidak mempertimbangkan perbedaan individu dalam kemampuan membaca, sehingga semua siswa diajarkan dengan cara yang sama.
Minimnya Umpan Balik: Kurangnya umpan balik yang konstruktif dapat membuat siswa tidak tahu area mana yang perlu diperbaiki.
Ketidakmampuan Mengidentifikasi Masalah: Guru mungkin tidak dapat dengan cepat mengenali kesulitan spesifik yang dihadapi siswa, seperti disleksia atau masalah lainnya.
Penguasaan Materi: Guru yang memahami teknik membaca dapat memberikan penjelasan yang jelas dan mudah dipahami.
Penerapan Metode Pengajaran yang Variatif: Guru bisa menggunakan berbagai metode, seperti pembelajaran berbasis permainan atau kegiatan praktis, untuk membuat membaca lebih menarik.
Dukungan Emosional: Guru yang empatik dapat memberikan dukungan dan dorongan kepada siswa yang merasa frustasi, membantu meningkatkan kepercayaan diri mereka.
Membangun Hubungan Positif: Guru yang mampu membangun hubungan baik dengan siswa dapat menciptakan lingkungan yang mendukung pembelajaran dan meningkatkan motivasi.
Metode Pembelajaran Kreatif: Penggunaan permainan atau aktivitas interaktif yang membuat siswa lebih terlibat dan antusias dalam belajar membaca.
Penggunaan Alat Peraga: Pemanfaatan alat bantu visual seperti kartu kata, poster, atau teknologi untuk memudahkan pemahaman.
Pendekatan Individual: Guru memberikan perhatian khusus kepada siswa yang mengalami kesulitan, dengan sesi pembelajaran satu-satu.
Pelatihan untuk Guru: Menyelenggarakan pelatihan yang fokus pada strategi pengajaran membaca yang efektif, termasuk teknik untuk membantu siswa dengan kesulitan.
Pengembangan Materi Ajar: Menyediakan materi ajar yang bervariasi dan sesuai dengan tingkat kemampuan siswa, termasuk buku dengan teks sederhana dan menari
Integrasi Aktivitas Interaktif: Menyisipkan aktivitas yang melibatkan gerakan atau permainan yang berkaitan dengan membaca untuk meningkatkan keterlibatan siswa.
NAMA : ANJAS
NIM : 819391874
kekurangan dari dalam video pembelajaran ini guru tidak menunjukkan salah satu sistem untuk memberikan contoh cara menulis huruf, dan suku kata di papan tulis. sebaiknya guru menggunakan media yang bervariasi supaya siswa teransang untuk lebih berkonsentrasi pada pembelajaran dan menunjukkan salah satu siswa untuk menuliskan huruf atau suku kata di papan tulis.
Nama : Susi Sunarti
NIM : 858197365
Membaca adalah keterampilan dasar yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tidak semua orang dapat dengan mudah menguasai keterampilan ini. Beberapa individu mengalami kesulitan dalam membaca huruf, suku kata, kata, dan kalimat. Kesulitan ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor dan memerlukan pendekatan yang tepat untuk mengatasinya.
Berikut kelebihan dan kekurangan video pembelajaran yang saya amati:
Kelebihan, Guru mengawali pembelajaran dengan mengajak anak-anak bernyanyi sehingga membuat suasana kelas ceria dan bersemangat.
Kekurangan, Guru tidak melakukan apresepsi Dalam mengawali pembelajaran dan guru tidak mengawali pembelajaran dengan doa.
Terima Kasih.
Nama : EARLENE ANDINI
NIM :859911055
-Secara keseluruhan apa saja kelemahan guru dalam melakukan pembelajaran?
jawab : tidak ada ice breaking disela pembelajaran sehingga ada anak yang terlihat bosan.
-Secara keseluruhan apa saja kelebihan guru dalam melakukan pembelajaran?
Jawab: diawali dengan bernyanyi yang berhubungan dengan pembelajaran yang disampaikan, menggunakan alat peraga seperti gambar sehingga anak lebih paham.
Cici Rizky Yonanda, 858978029.
Setelah saya menonton video, saya dapat menganalisis beberapa hal yang terdapat dalam pembelajaran tersebut.
- Apabila pembelajaran merupakan jam pertama, maka guru dalam video tidak melakukan tahap kegiatan awal atau pendahuluan pembelajaran, yakni salam, absen, berdoa.
- Guru dalam video melakukan apersepsi untuk masuk pembelajaran inti dengan bernyanyi dan membahas orang tua. Kemudian menyebutkan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan.
- Kegiatan inti pembelajaran menggunakan media yang menarik bagi siswa.
- Pembelajaran terlihat kurang aktif karena beberapa siswa terlihat tidak antusias dalam belajar.
- Pada tahap penutup guru tidak memberikan kesimpulan dan tidak melakukan penilaian untuk mengetahui kemampuan siswa tentang materi tersebut.
Jadi, dalam video tersebut jalannya pembelajaran yang harus diperbaiki adalah dalam kegiatan awal dan kegiatan penutup. Kemudian bagaimana guru bisa membuat pembelajaran yang aktif, menarik, dan menumbuhkan minat serta antusias peserta didik untuk belajar.
Setelah saya menonton video, saya dapat menganalisis beberapa hal yang terdapat dalam pembelajaran tersebut.
- Apabila pembelajaran merupakan jam pertama, maka guru dalam video tidak melakukan tahap kegiatan awal atau pendahuluan pembelajaran, yakni salam, absen, berdoa.
- Guru dalam video melakukan apersepsi untuk masuk pembelajaran inti dengan bernyanyi dan membahas orang tua. Kemudian menyebutkan tujuan pembelajaran yang akan dilakukan.
- Kegiatan inti pembelajaran menggunakan media yang menarik bagi siswa.
- Pembelajaran terlihat kurang aktif karena beberapa siswa terlihat tidak antusias dalam belajar.
- Pada tahap penutup guru tidak memberikan kesimpulan dan tidak melakukan penilaian untuk mengetahui kemampuan siswa tentang materi tersebut.
Jadi, dalam video tersebut jalannya pembelajaran yang harus diperbaiki adalah dalam kegiatan awal dan kegiatan penutup. Kemudian bagaimana guru bisa membuat pembelajaran yang aktif, menarik, dan menumbuhkan minat serta antusias peserta didik untuk belajar.
nama : Amin Khoirulloh
nim: 860055605
Pada vidio tersebut, guru yang mengajar memberikan pengajaran cukup baik, dengan mengajak anak untuk merangkai suku kata, dan kata, menggunakan salah satu media pembelajaran berupa kertas yang di pisah pisah per suku kata. yang kemudian di rangkai perkata sehingganya anak bisa memahami.
Juga terdapat kekurangan, yaitu karena fokus belajarnya, itu per orang maka anak yang lain akan ribut, dan tidak fokus, maka perlunya menulis di papan tulis, agar terlihat mana yang fokus dan yang tidak, jikalau terlihat ada anak yang kurang fokus dan belum faham, barulah kita memfokuskan pengajaran kepada anak tersebut.
Nama : Umu Hani
NIM : 877697199
UPBJJ : Semarang Salut Kedungwuni
Dari tayangan video tersebut reaksi siswa terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru tersebut mereka kurang antusias di awal pembelajaran.
Kelemahan guru dalam melakukan pembelajaran tersebut yakni pada pembukaan guru tidak mengawali dengan berdoa, sapaan dan salam, serta tidak ada ice breaking . Padahal pembukaan sangatlah penting agar tercipta pembelajaran yang penuh semangat dan antusias. Kelemahan lain, guru tidak seharusnya bertanya demikian “ Siapa yang dirumah punya ibu dan ayah?”
Kelebihan guru dalam melakukan pembelajaran yakni mengawali pembelajaran dengan lagu pemantik. Selain itu metode yang digunakan menggunakan media gambar, siswa tidak hanya menggambar tetapi sekaligus memahami apa yang mereka baca.
Upaya yang dapat diusulkan untuk meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran berikutnya adalah dengan pembukaan seperti, berdoa, sapaan dan salam, serta ice breaking untuk membangun semangat dan konsentrasi siswa.
Selanjutnya untuk metode, siswa yang belum bisa membaca huruf gunakan metode fonik, kenalkan huruf vokal dan cara membunyikannya, siswa yang belum bisa membaca kata gunakan metode silabel. Bisa juga menggunakan metode Montessori untuk mengajarkan anak membaca.
Nama : Umu Hani
NIM : 877697199
UPBJJ : Semarang Salut Kedungwuni
Dalam video tersebut reaksi siswa terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru tersebut mereka kurang antusias di awal pembelajaran.
Kelemahan guru dalam melakukan pembelajaran tersebut yakni pada pembukaan guru tidak mengawali dengan berdoa, sapaan dan salam, serta tidak ada ice breaking . Padahal pembukaan sangatlah penting agar tercipta pembelajaran yang penuh semangat dan antusias. Kelemahan lain, guru tidak seharusnya bertanya demikian “ Siapa yang dirumah punya ibu dan ayah?”
Kelebihan guru dalam melakukan pembelajaran yakni mengawali pembelajaran dengan lagu pemantik. Selain itu metode yang digunakan menggunakan media gambar, siswa tidak hanya menggambar tetapi sekaligus memahami apa yang mereka baca.
Upaya yang dapat diusulkan untuk meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran berikutnya adalah dengan pembukaan seperti, berdoa, sapaan dan salam, serta ice breaking untuk membangun semangat dan konsentrasi siswa.
Selanjutnya untuk metode, siswa yang belum bisa membaca huruf gunakan metode fonik, kenalkan huruf vokal dan cara membunyikannya, siswa yang belum bisa membaca kata gunakan metode silabel. Bisa juga menggunakan metode Montessori untuk mengajarkan anak membaca.