1,180 Comments

Sinopsis

Pada program video ini diperlihatkan bagaimana cara seorang guru mengatasi masalah pada anak yang belum bisa memegang pensil dengan benar. Cara yang dilakukan adalah dengan melatih motorik halus anak secara bertahap. Diantara cara-cara yang dapat dilakukan adalah dengan memindahkan air dari mangkok satu ke mangkok lainya menggunakan spon, membuka dan menutup gembok kunci, membuka dan memasangkan kancing baju.

Badru Zaman

Pada tayangan video tersebut saya tidak bisa  mengatakan kegiatan ini belum terlihat pembuka, isi, dan penutup, karena video ini tdak ditayangkan secara utuh, untuk penggunaan strategi seperti pendekatan, metode, media sudah baik,  evaluasi sudah nampak dalam unjuk kerja anak.

Untuk mengatasi anak yang belum bisa memegang pensil dengan benar, saran saya sebaiknya diawali dengan pengenalan alat (pensil) seperti  jenis-jenis pensil, kegunaan pensil, bahaya pensil kalau tidak digunakan dengan benar dan lain sebagainya.

Contoh untuk pembelajaran pada tayangan video tersebut sudah baik  yang berkenaan dengan cara cara melatih motorik halus anak guna menguatkan jari-jari tangan saat memegang pensil dengan baik dan benar, semakin banyak melatih jari tangan akan semakin baik cara memegang pensilnya.

Drs. Muman Hendra Budiman, M.Pd.

Pada tayangan video tersebut belum terlihat jelas, kegiatan pembuka, isi, dan penutup. Penggunaan strategi seperti pendekatan, metode, media sudah cukup terlihat namun untuk evaluasi belum terlihat. Untuk tingkat perkembangan anak didik belum begitu sesuai karena biasanya kegiatan pada pembelajaran tersebut dilakukan untuk kelompok A atau bila ada kelompok bermain (melatih motorik halus). Untuk pembelajaran pada tayangan video tersebut sudah sesuai dengan kurikulum yang berlaku, yaitu yang berkenaan dengan cara-cara melatih motorik halus anak guna menguatkan tangan saat memegang pensil dengan benar.

Tri Ekowati

1,180 Replies to “Mengatasi Anak yang Belum Bisa Memegang Pensil dengan Benar”

  1. Setelah menonton video tersebut, menurut saya dari cara stimulasi mengatasi anak yang belum bisa memegang pensil dengan benar dapat dilakukan dengan melatih kekuatan otot jari dan motorik halusnya secara bertahap melalui aktivitas bermain yang menyenangkan. Seperti dalam video tersebut kegiatan seperti meremas spons dapat memperkuat otot-otot tangan dan jari, kegiatan kedua membuka kunci dan memasang sekrup bisa melatih kelenturan tangan seperti memutar ke kanan dan ke kiri menggunakan ibu jari,telunjuk dan jari tengah, kegiatan yg ketiga membuka membuka dan memasang kancing baju ini juga dapat melatih kekuatan jari jemari tangan juga melibatkan kerjasama koordinasi mata dan tangan juga melatih kemandirian anak supaya bisa membuka dan memasang kancing baju sendiri di kehidupan sehari-hari. Dari sini saya belajar bahwa proses perkembangan anak lebih penting dari pada hanya melihat hasilnya,tanpa tau cara bagaimana prosesnya.
    Terimakasih

  2. menurut analisis saya

    A. Identifikasi Masalah

    – Masalah utama: Anak belum mampu memegang pensil dengan posisi dan cara yang benar
    – Akar penyebab: Belum berkembangnya kekuatan otot-otot kecil tangan, koordinasi mata-tangan, serta kelenturan jari — prasyarat utama memegang pensil dengan baik
    – Pendekatan guru: Tidak langsung memaksa anak memegang pensil, melainkan melatih kemampuan dasar motorik halus secara bertahap dan menyenangkan

     

    B. Uraian Kegiatan & Manfaatnya

    Kegiatan Cara Pelaksanaan Manfaat untuk Motorik Halus
    1 Memindahkan air dengan spons Anak memeras spons berisi air dari mangkuk ke mangkuk lain ✅ Melatih kekuatan otot jari & telapak tangan ✅ Melatih koordinasi gerakan memegang & menekan
    2 Membuka & menutup gembok/kunci Anak memegang, memutar, dan menyesuaikan anak kunci ✅ Melatih ketepatan gerakan jari halus ✅ Melatih koordinasi mata-tangan & kelenturan pergelangan tangan
    3 Membuka & memasang kancing baju Anak memegang kancing, menekan & memasukkan ke lubang kancing ✅ Melatih jari telunjuk & jempol mencubit/menjepit — gerakan sama dengan memegang pensil ✅ Menguatkan otot jari secara keseluruhan

     

    C. Kekuatan/Kelebihan Pendekatan Guru

    -Sesuai tahap perkembangan anak usia dini — Tidak terburu-buru menyuruh menulis, melainkan membangun fondasi kemampuan terlebih dahulu

    -Bertahap & sistematis — Dari gerakan yang lebih mudah & butuh tenaga besar → ke gerakan yang lebih halus & presisi

    -Alat mudah didapat & murah — Dapat dilakukan di sekolah maupun di rumah

    -Bentuk permainan — Anak tidak merasa sedang “dilatih”, sehingga tidak timbul tekanan psikologis/keengganan

    -Membangun kemandirian sekaligus — Kegiatan memasang kancing juga melatih keterampilan merawat diri

     

    D. Dasar Teori

    – Kemampuan memegang pensil bergantung pada kematangan otot kecil tangan dan koordinasi mata-tangan — kedua hal ini tidak bisa dipaksakan sebelum waktunya
    – Jika anak dipaksa memegang pensil padahal otot tangannya belum siap:
    → Posisi memegang menjadi salah & sulit diperbaiki
    → Anak cepat lelah, merasa tidak mampu, hilang kepercayaan diri
    – Latihan motorik halus seperti di video menguatkan otot jari secara alami, sehingga saat waktunya memegang pensil, anak dapat melakukannya dengan lebih mudah & benar

     

    E. Saran Pengembangan Tambahan

    – Tambahkan kegiatan lain seperti: merobek kertas, menyusun manik-manik, menekuk kertas, memeras kain — untuk variasi latihan
    – Libatkan orang tua agar latihan juga dilakukan di rumah secara konsisten
    – Jangan terburu-buru mengajak memegang pensil; berikan waktu sampai anak siap sendiri
    – Amati kemajuan secara bertahap, berikan pujian agar anak makin percaya diri

     

    Kesimpulan

    Langkah yang diambil guru dalam video tersebut sangat tepat dan sesuai prinsip pembelajaran anak usia dini. Mengatasi kesulitan memegang pensil bukan dengan mengajarkan cara memegangnya berulang-ulang, melainkan menguatkan kemampuan dasarnya terlebih dahulu melalui latihan motorik halus bertahap. Pendekatan ini tidak hanya efektif membentuk kebiasaan memegang pensil yang benar, tetapi juga menjaga kepercayaan diri dan kegembiraan anak dalam belajar.

  3. Setelah saya menonton video “Mengatasi Anak yang Belum Bisa Memegang Pensil dengan Benar” di Guru Pintar Online, saya memahami bahwa kemampuan anak usia dini dalam memegang pensil tidak bisa dipaksa dan memerlukan proses latihan sesuai tahap perkembangan mereka. Sebagai pendidik PAUD dan mahasiswa, saya memahami bahwa setiap anak memiliki kemampuan serta kecepatan perkembangan yang bervariasi.

    Dari video itu, saya memahami bahwa jika anak belum bisa memegang pensil dengan benar, guru sebaiknya tidak langsung menyalahkan atau memaksa posisi tangan anak. Guru perlu memberikan rangsangan secara bertahap melalui aktivitas yang dapat menguatkan otot jari dan melatih koordinasi antara mata dan tangan. Aktivitas seperti memindahkan air dari mangkuk satu ke mangkuk lainnya dengan spons, membuka dan menutup kunci serta gembok, membuka dan memasangkan kancing baju bisa menjadi latihan yang menarik bagi anak.

    Hal yang saya anggap penting adalah guru harus menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan tidak membuat anak merasa tertekan. Dalam kegiatan di kelas, saya akan lebih fokus pada kemampuan setiap anak sebelum memberikan tugas menulis atau menggunakan pensil. Saya juga akan menunjukkan contoh bagaimana memegang alat tulis dengan benar dan memberi kesempatan kepada anak untuk mencoba perlahan-lahan.

    Sebagai pendidik PAUD yang sedang belajar, video ini menyadarkan saya bahwa peran guru tidak hanya mengajarkan hasil akhir, tetapi juga memahami proses pertumbuhan anak. Saya harus lebih bersabar, kreatif, dan mampu memilih aktivitas yang cocok dengan kebutuhan anak. Melalui stimulasi yang dilakukan secara konsisten dan menyenangkan, diharapkan keterampilan motorik halus anak dapat berkembang secara maksimal.

  4. ​Nama: Masfiyatun Nisa’
    NIM: 860275849

    ​Tanggapan Video Pembelajaran:
    Penanganan guru dalam membimbing anak yang belum bisa memegang pensil sudah sangat sabar dan runtut. Stimulasi otot jemari secara bertahap sangat membantu melatih kelenturan motorik halus anak. Saran dari saya, guru dapat menambahkan media pendukung seperti pencil grip atau latihan dengan jepitan baju agar otot jemari anak tidak mudah lelah. Terima kasih.

    1. Assalamuallaikum
      Nama : Yuni Istanti
      Nim : 860272247

      Program video tersebut menunjukkan upaya guru membantu anak yang belum mampu memegang pensil dengan benar melalui latihan motorik halus secara bertahap. Kegiatan seperti memindahkan air menggunakan spons, membuka dan menutup gembok, serta memasang dan membuka kancing baju dapat melatih kekuatan dan koordinasi jari tangan anak. Menurut saya, kegiatan tersebut menarik karena dilakukan melalui bermain sehingga anak tidak merasa terbebani. Setelah motorik halus anak berkembang, anak akan lebih siap untuk memegang dan menggunakan pensil dengan benar.

  5. Assalamualaikum wr.wb
    Nama : KHOIRUNISA
    NIM : 877690007

    menurut pendapat saya, setelah melihat vidio Cara Mengatasi anak yang belum dapat memegang pensil dengan benar, pendekatan awal yang di lakukan adalah dengan melatih kemampuan motorik halus anak secara bertahap melalui kegiatan sederhana antara lain : Memindahkan air dari mangkok ke mangkok yang lain dengan menggunakan spons, Membuka dan menutup balok skrup, Serta membuka dan memasang kancing baju. Dengan latihan rutin di harapkan otot-otot jari anak semakin kuat dan terlatih sehingga anak dapat memegang pensil dengan benar.
    cara melatih memegang pensil :
    1. Tunjukan ibu jari dan jari telunjuk
    2. Bantu letakan pensil di antara kedua jari tersebut, di topang jari tengah
    3. Lipat jari manis dan jari kelingking ke dalam telapak tangan

    cara Mengatasi anak yang Belum dapat memegang pensil :
    Melatih otot jari dengan kegiatan meronce : Memasukan manik-manik ketali ( melatih ketelitian ), dengan kegiatan menjepit benda : memindahkan benda kecil menggunakan jepitan baju ( melatih ibu jari dan telunjuk), dengan kegiatan menggunting: melatih koordinasi dan kekuatan cari secara menyeluruh.

    Berdasarkan pengalamaan dari vidieo tersebut belajar memegang pensil itu proses, bukan kejadian. Mulai dari latihan kekuatan jari terlebih dahulu baru kemudian perlahan Guru memperkenalkan alat tulis.
    Sebagai pendidik di Harapkan membiasakan melatih anak untuk, memeras air dengan spons, memasang dan membuka balok skrup, memasang dan membuka kancing baju agar anak terbiasa melatih kekuatan jari.

    Terima kasih
    wassalamualaikum wr.wb

Leave a Reply