338 Comments

Sinopsis

Program video ini berisi strategi seorang guru Taman Kanak-Kanak dalam mengatasi anak yang takut menangkap bola pada saat kegiatan pengembangan fisik-motorik anak di TK. Strategi yang dilakukan guru tersebut adalah sebagai berikut. Pada tahap awal guru memberikan bola yang terbuat dari kain berbulu dan memberikan pengertian dengan sabar bahwa bola tersebut aman. Langkah selanjutnya anaka diajak meraba bola dengan kedua tangannya agar anak dapat merasakan tekstur bola tersebut. Langkah berikutnya adalah dengan memberikan bola tersebut kepada anak untuk memegang dan memainkannya sendiri secara bebas. Biarkan anak melakukan kegiatan ini beberapa kali. Dan akhirnya secara perlahan guru tersebut mengajari anak melempar bola dengan benar kearah guru atau sebaliknya.

Badru Zaman

Tayangan video tersebut sudah bagus. Beberapa hal yang perlu saya sampaikan berkaitan dengan solusi mengatasi anak yang masih takut ketika menangkap bola dalam video tersebut diantaranya:

  1. Tayangan video pembelajaran tersebut tidak secara lengkap/utuh merekam dari awal pembelajaran, sehingga tidak bisa saya ketahui bagaimana guru/pengasuh menyiapkan kegiatan awal (menyiapkan, presensi, berdoa, stretching, dst). Barangkali memang yang menjadi fokus video tersebut langsung pada solusinya.
  2. Strategi dan media sudah baik, hanya sebagai masukan dan alternatif untuk menumbuhkan keberanian dan kemampuan anak;
    • Formasi anak-anak dapat diatur berhadapan media bola kain/kertas yang lembut/bola plastik yang ringan dengan ukuran yang lebih kecil sehingga anak dapat menangkap dan melempar bola dengan baik.
    • Formasi anak dapat bervariasi misal anak membentuk lingkaran terdiri dari 5-6 anak dengan jarak1 meter, 1-2 bola untuk diberikan pada teman sebelahnya secara bersambung sehingga seolah bola tersebut berjalan berputar mengelilingi lingkaran anak-anak. Pengalaman sukses harus menjadi perhatian agar anak merasa percaya diri bahwa dia mampu melakukannya (menangkap maupun melempar), sekaligus sebagai sarana menumbuhkan keberanian . Jarak antar pasangan diatur dari tingkat yang pendek sampai dengan jarak yang kita inginkan sesuai tingkat kemampuan dan perkembangan anak.
    • Media bola dapat diganti yang lebih besar jika tahapan pertama (bola yang lebih kecil sudah tidak merasa takut ketika menangkapnya/melemparkannya. Pada akhirnya anak akan berani dan mampu melempar dan menangkap bola sesungguhnya dengan catatan media disesuaikan dengan kekuatan otot, tingkat pertumbuhan dan perkembangan anak.

Triyono, M.Pd.

Video ini memberi gambaran yang nyata tentang pengembangan motoric kasar khususnya saat kegiatan melempar dan menangkap bola. Urutan langkah kegiatannya cukup mudah dipahami dan mudah diterapkan. Selain itu strategi yang digunakan guru sesuai dengan tingakatan usia anak. Selain itu cara penyampaian guru dalam video juga cukup atraktif sehingga anak-anak tampak antusias dan tujuan pembelajarannya (menumbuhkan keberanian anak menangkap bola) juga dapat tercapai secara jelas. Video ini menginspirasi saya untuk belajar dan terus belajar agar kemampuan saya sebagai guru semakin meningkat.

Satriasih

338 Replies to “Mengatasi anak yang takut menangkap bola saat kegiatan

  1. Nama Selli sagita
    Nim 855900162

    Menurut pendapat saya setelah mengalisis vidio di atas anak takut menangkap bola ia beranggapan bahwa bola tersebut akan menyakiti dirinya kekhawatiran tersebut bisa saja di akibatkan anak pernah mengalami hal yang sama sehingga ada rasa ketraumaan tentang benda bergerak sementara itu pada usia 3 sampai dengan 6 tahun perkembangan fisik dan motoriknya belum sempurna. hal yang dilakukan oleh guru tersebut sangat tepat untuk sang anak dikarenakan guru di awal akan membuat anak nyaman dengan lalu akan memberi pengalaman atau arahan kepada anak dengan secara perlahan dan sabar dari mulai memberi tau bahwa bola tersebut tidak menakutkan sampai mengajak sang anak untuk mulai melempar lalu menangkap. sehingga sang anak melakukan tahap pembelajaran tanpa ada paksaan tetapi dengan kesenangan sendiri.

    sekian terima kasih.

  2. Assalamualaikum wr wb
    Perkenalkan nama saya
    Imel Hidayatul Mafiroh
    858003855
    Izin mejawab diskusi
    Video mengatasi anak yang takut menangkap bola saat kegiatan
    Berdasarkan video tersebut menggambarkan bahwa kegiatan melempar bola akan menyakiti anak tersebut sehingga anak tersebut cenderung menghindar. Hal yang dilakukan untuk mengatasi anak yang takut bola adalah memberikan pengertian dan pemahaman bahwa bola yang digunakan adalah aman dan terbuat dari bahan yang tidak keras. Diberikannya stimulant-stimulan atau refleksi yang bertahap dengan kegiatan yang paling dasar hingga sampai tujuan tercapai Tindakan yang terus menerus dan bertahap diberikan supaya anak tersebut terbiasa bermain bola sehingga tidak takut bola.

  3. Setelah menonton materi video tentang mengatasi anak yang takut menangkap bola saat kegiatan saya akan menyampaikan pendapat saya sebagai berikut :

    Menurut pendapat saya ketakutan anak terhadap saat kegiatan pada video tersebut bukan berarti anak tersebut tidak mampu, melainkan jarang berinteraksi dengan benda yang bergerak dan rasa khawatir yang besar tentang takut rasa sakit pada tangan dan badannya. Hal yang dilakukan oleh guru tersebut sudah sangat tepat yaitu, dengan memberi pemahaman dan dorongan kepada anak dengan cara memegang/meraba bola tersebut agar anak bisa merasakan teksturnya, serta menhilangkan anggapan bahwa bola itu benda yang menakutkan. Dengan cara seperti ini anak akan tumbuh rasa percaya diri sehingga anak akan berani mengikuti kegiatan tersebut dengan baik.

  4. Perkenalkan saya Ayang Wasutrin, NIM 877680464. Menurut saya penanganan yang dilakukan oleh guru ketika menghadapi anak yang takut menangkap bola pada video tersebut sudah tepat. Langkah mengganti media/modifikasi dari bola karet menjadi bola dari kain cukup efektif, karena teksturnya lebih lembut. Pendekatan yang dilakukan oleh guru juga cukup baik, ketika anak sudah merasa bahwa alat yang dimainkannya aman, anak dapat bermain dan tidak takut lagi dengan bola. Cara guru yang bertahap ketika mengajari anak untuk menangkap bola juga sudah baik, akan lebih baik lagi dengan memberikan apresiasi ketika anak sudah berhasil menangkap bola, sehingga anak lebih percaya diri dan termotivasi.
    Sekian dan terima kasih.

  5. Nama: Nur Hafifah
    Nim: 860141627
    setelah melihat video tersebut anak yang merasa ketakutan dalam kegiatan menangkap bola, adanya peristiwa yang sama sebelumnya yang mengakibatkan anak merasa takut. dalam video tersebut yang di lakukan pendidik sudah sangat tepat dengan membantu anak untuk tidak tajut menangkap bola. yaitu dengan cara memakai bola yang ringan halus , menyuruh anak meraba tekstur bola, sehingga anak bisa merasakan sendiri bahan dari bola tersebut. terimakasih

Leave a Reply