silahkan klik icon    jika video tidak dapat diputar

Sinopsis

Program ini menggambarkan guru dengan menggunakan metode ceramah menjelaskan pemerintahan desa/kelulrahan kepada siswa kelas III SD, sementara itu siswa tampak tidak memahami mengenai apa itu aparatur/perangkat desa/ kelurahan dan fungsi dari setiap aparatur tersebut. Solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah melakukan pembelajaran dengan menggunakan media flowchart dengan slot card yang menjelaskan tentang struktur pemerintahan desa/kelurahan termasuk penjelasan singkat tugas pokok dan fungsinya.

Dadang Sukirman

  1. Tidak ada berdoa sebelum belajar dan penutup selesai belajar.
  2. Tidak menjelaskan tentang materi struktur organisasi pemerintahan.
  3. Sesuai peserta didik.
  4. Sesuai dengan kurikulum.

Ranny Indriany Syam S, S.Pd.

Similar Posts

145 Comments

  1. Pembelajaran Menggunakan Flow Chart
    Nama: Rismawanti Putri
    NIM: 501252748
    Prodi: Magister Pendidikan Dasar
    Menurut saya dalam video pembelajaran tersebut bahwa guru sudah menggunakan media pembelajaran yang menarik siswa sehingga siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan baik. Dengan media yang menarik mungkin dapat didukung dengan model maupun metode pembelajaran yang inovatif juga sehingga pembelajaran akan lebih menarik. Pembelajaran yang menarik sangat penting diperhatikan oleh guru karena dapat meningkatkan minat belajar, siswa akan lebih termotivasi untuk belajar jika materi disajikan dengan cara yang menyenangkan, mempermudah pemahaman, pembelajaran yang interaktif akan membuat siswa lebih aktif dan terlibat dalam proses belajar.

  2. Nama. : Lia Nurhayati
    NIM. : 501222333
    Prodi. : S2 MPDr

    Dalam video tersebut guru menggunakan media pembelajaran flow chart untuk materi struktur pemerintah desa termasuk tugas pokok dan fungsinya.
    Dari metode yang dilakukan guru mempunyai kekuatan, yaitu dapat mengakomodir kebutuhan peserta didik untuk bergerak, serta mengkonkretkan atau memviualisasikan struktur di pemerintahan desa sehingga anak bisa lebih memahami.
    Kelemahan yang masih terlihat, penguatan pemahaman dari media flow chart belum muncul. Belum semua siswa mendapatkan kesempatan untuk menyusun struktur pemerintah desa melalui flow chart.

    Sebagai salah satu saran yang bisa ditambahkan dalam kegiatan itu, dibuatkan lembar kerja untuk menyusun struktur pemerintah desa secara kelompok, dimana setiap anggota mencoba secara bergiliran sehingga dapat menguatkan ingatannya. Lalu juga ditambahkan metode bermain peran untuk materi tugas pokok dan fungsi dari perangkat desa tersebut.

  3. Pada awal pembelajaran menggambarkan guru dengan menggunakan metode ceramah menjelaskan pemerintahan desa/kelulrahan kepada siswa kelas III SD, sementara itu siswa lebih asik bermain bersama teman-temannya, sehingga tidak memahami mengenai apa itu aparatur/perangkat desa/ kelurahan dan fungsi dari setiap aparatur tersebut. Pada awal pembelajaran tersebut guru tidak menggunakan strategi yang sesuai dengan mataeri yang akan disampaikan. Kemudian guru tersebut menngunakan pembelajaran dengan menggunakan media flowchart dengan slot card yang menjelaskan tentang struktur pemerintahan desa/kelurahan termasuk penjelasan singkat tugas pokok dan fungsinya. Dan ternyata siswa dan antusias dalam mempelajari materi tersebut, sehingga pembelajaran di kelas menjadi kondusif.

  4. Melalui pengamatan saya pada proses pembelajaran guru tidak mengondisikan siswanya terlebih dahulu, pembelajaran monoton, strategi dan metode pembelajaran tidak diterapkan sehingga siswa asik mengobrol sendiri bahkan terjadi keributan di kelas, sebaiknya pembelajaran menggunakan media flow chart, kartu atau game learning lainnya yang dapat melibatkan siswa secara aktif dalam kegiatan pembelajaran, sehingga kegiatan pembelajaran berjalan secara kondusif dan tujuan pembelajaran dapat tercapai.

  5. Nama : Rizki Niken Suskandari
    NIM : 501201014
    Prodi : Magister Pendidikan Dasar

    Video pembelajaran diatas menunjukkan aktifitas pembelajara struktur pemerintahan tingkat desa dengan menggunakan media flowchart. Secara keseluruhan saya menyimpulkan bahwa pembelajaran diatas cukup efektif dengan pemanfaatan media pembelajaran yang tepat (struktur organisasi) tetapi ada beberapa masukan dan saran saya terkait pembelajaran tersebut sebagai berikut:
    1. Dalam memulai suatu kegiatan pembelajaran alangkah baiknya seorang guru memastikan kesiapan seluruh peserta didik untuk menerima pembelajaran yang akan diberikan. Aktifitas ini biasanya saya namakan menyamakan frekuensi kita dengan peserta didik melalui aktifitas yang mengundang perhatian mereka.. (tepuk tangan, ice breaking, pemutaran video terkait materi, intonasi suara, lagu dan lain lain.
    2. Setelah menyamakan frekuensi , kita sampaikan apa tujuan pembelajaran kita pada hari ini, lalu mengaitkan dengan informasi awal yang peserta didik miliki (apersepsi), terkait istilah istilah yang mereka dengar disekitar lingkungan mereka terkait struktur pemerintahan.
    3. Setelah itu kegiatan inti dengan menggunakan flow chart baru bisa kita terapkan.
    4. Pastikan semua anak memperhatikan penjelasan kita melalui media flowchart yang kita gunakan agar pemanfaatan media ini bisa efektif melalui aktifitas guru yang berkeliling pada saat menjelasakan satu persatu bagian dari struktur pemerintahan dan fungsinya.
    5. Diakhir kegiatan , ada aktifitas guru yang menanyakan tingkat pemahaman peserta didik tentang materi yang dipelajari hari ini. Kegiatan ini sudah baik namun alangkah lebih baik lagi jika diadakan asesmen formatif terkait materi hari ini dengan menggunakan pertanyaan lisan , tertulis atau gform.

  6. Video pembelajaran tentang penggunaan flow chart menunjukkan beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki. Pertama, guru tidak memulai dengan menyapa siswa atau berdoa, yang dapat membantu menciptakan suasana yang lebih hangat dan kondusif. Selain itu, guru langsung melanjutkan ke penjelasan materi tanpa memastikan bahwa siswa siap, sehingga membuat kelas menjadi kurang fokus. Meskipun penggunaan alat peraga flow chart berhasil menarik perhatian siswa, interaksi antara guru dan siswa masih minim, dan guru tidak menjelaskan konsep dasar struktur organisasi sebelum membahas bagian desa/kelurahan. Beberapa siswa juga terlihat tidak memperhatikan, bahkan ada yang tertidur, menunjukkan kurangnya perhatian dari guru. Di akhir pembelajaran, guru tidak menyampaikan kesimpulan atau melakukan penutup, yang seharusnya penting untuk mengikat pembelajaran.

  7. NAMA : RISKA
    NIM : 501312083
    PRODI/UPBJJ : MPDR/SAMARINDA

    Menurut pendapat saya, pada awal video ditampilkan kegiatan pembelajaran yang monoton dengan menggunakan metode ceramah, guru memulai pembelajaran tanpa berdoa dan apersepsi, bahkan tidak membuat suasana kelas menjadi nyaman dan kondusif, namun guru langsung memulai pembelajaran sehingga siswa kurang terarik dengan pembelajaran yang disampaikan guru tersebut.
    pada sesi kedua video tersebut, setelah guru menggunakan media Flow Chart dapat diketahui bahwa guru mampu menyiapkan para siswa dalam keadaan rapi sebelum memulai pembelajaran, guru menyampaikan tujuan pembelajaran diawal menggunakan media pembelajaran sehingga tidak monoton, guru dapat mengajak siswa untuk aktif dalam kegiatan pembelajaran dengan cara meminta siswa menempelkan bagian struktur kepala pemerintahan tingkat desa, siswa cukup antusias untuk aktif dan maju kedepan kelas ikut berpartisipasi dan guru memberikan timbal balik berupa apresiasi (tepuk tangan) kepada siswa yang berani maju kedepan kelas.

  8. Nama : Suci Fitriani
    NIM : 501222587
    Judul Video : Pembelajaran Menggunakan Flow Chart

    Dalam vidio tersebut, diawal pembelajaran guru tidak mengkondisikan siswa agar siap untuk belajar guru langsung menyampaikan tujuan dan materi yang akan dipeljari hari ini sehingga siswa tidak kondusif. Kemudian pada saat menggunakan flow chart siswa sangat antusias belajar namun ada seorang siswa yang tertidur.
    Izin sedikit menyampaikan masukan, untuk mempelajari materi struktur organisasi pemerintahan di tingkat kelurahan sudah bagus menggunakan flow chart namun masukkannya mungkin flow chartnya dibuat dalam bentuk LKPD Kelompok tidak dikerjakan bersama atau secara klasikal. Karena akan ada saja siswa yang merasa tidak terlibat disana. Jika menggunakan LKPD Kelompok kecil maka siswa mau tidak mau harus terlibat aktif dalam melengkapi flow chart tersebut.

  9. Assalamualaikum
    Nama : Sartinah
    NIM : 501152989
    Prodi : MPDR/UT Pekanbaru/ Tembilahan -Kab.Indragiri Hilir
    Setelah menyimak video pembelajaran mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan topik tentang aparatur atau perangkat desa dan kelurahan. Guru menggunakan media berupa diagram alir atau flow chart yang ditempel di depan kelas. Namun guru kurang bersemangat dalam memperhatikan peserta didiknya sehingga tampaknya respon siswa terhadap metode pembelajaran yang dilakukan kurang maksimal, hal ini terlihat adanya peserta didik yang tertidur saat pembelajaran berlangsung.
    Pada tayangan video pertama, Dalam kegiatan pembuka tampak bahwa guru tidak memulai pembelajaran dengan salam dan doa. Guru juga tidak mengecek kesiapan siswa dan guru kurang trik dalam memunculkan respon dan minat dalam pembelajaran, akhirnya siswa tampak ramai dan gaduh dan tidak memperhatikan selama proses pembelajaran terjadi.
    Kemudian, seharusnya guru sebelum memulai Pelajaran harusnya memberi pertanyaan pemantik dulu dan mengaitkan pembelejaran dengan contoh kongkrit kehidupan nyata siswa agar siswa benar-benar mengerti tentang materi yang diajarkan. Tidak ada definisi yang jelas tentang apa itu aparatur atau perangkat desa dan kelurahan serta fungsinya, padahal metode pembelajaran yang digunakan. Guru tidak melakukan salam penutup saat mengakhiri pembelajaran.
    Ada kelebihan yang terlihat pada video pembelajaran tersebut yaitu Penggunaan media dalam pembelajaran tampak menyenangkan dan berhasil menarik perhatian siswa. Siswa tampak sangat antusias untuk membantu guru dalam menempelkan struktur perangkat desa di depan kelas.
    Demikian tanggapan dari saya,,Trimks

  10. Nama : Widiyaningrum Dewi
    NIM : 501252762
    UPBJJ : Semarang

    Dari penayangan video pembelajaran yang ada, penggunaan flow chart sebagai metode pembelajaran dalam materi pemerintahan desa/kelurahan cukup efektif. Siswa yang tadinya sibuk sendiri tanpa memperhatikan penjelasan guru, secara cepat dapat mengikuti proses pembelajaran dengan aktif. Suasana kelaspun menjadi kondusif dan siswa terlihat lebih antusias mengikuti proses pembelajaran.

Leave a Reply