Sinopsis
Membentuk karakter paling tepat dilakukan sejak usia dini sebagai pondasi awal. Jika dapat terbentuk dengan baik maka pada generasi mendatang akan menjadi generasi yang berkarakter kuat. Untuk mewujudkan PAUD berkualitas maka dibutuhkan kerjasama yang kuat antara keluarga (orang tua), lingkungan sekolah dan masyarakat. Tantangan dunia pendidikan di era globalisasi saat ini demikian kompleks, telah memberikan banyak perubahan dan dampak terhadap masyarakat sekitar salah satunya adalah asimilasi dalam bentuk budaya. Pergeseran nilai , akulturasi dan asimilasi dari berbagai pilar budaya perlu disikapi dengan cermat dan komprehensif. Tutur kata/ucapan/kata/kalimat, sikap/perilaku/adab dan pola fikir turut serta mengiringi perubahan tersebut.
PERTANYAAN PEMACU DISKUSI
-
Apa pendapat Anda mengenai tayangan video tersebut?
-
Hal apa saja yang dapat membantu mengenalkan cinta tanah air pada anak?
-
Bagaimana sikap Anda jika menemukan keluarga yang menggunakan bahasa daerah?
-
Bagaimana peran orang tua dalam memberikan teladan pada anak mengenai cinta tanah air? Berikan pendapat Anda!
-
Bagaimana peran sekolah dalam mengenalkan cinta tanah air pada anak? Berikan contoh!
144 Replies to “Pengenalan Cinta Tanah Air pada Anak Usia Dini”
Leave a Reply Cancel reply
You must be logged in to post a comment.
Selamat malam
perkenalkan
Nama : Berlindah Ampang
Nim : 859450114
ijin menanggapi
1. Pendapat Soal Video
Videonya bagus dan pas banget. Di zaman sekarang yang serba modern, mengenalkan cinta tanah air harus dimulai dari anak kecil. Caranya juga asyik dan tidak membosankan karena lewat lagu dan media yang menarik.
2. Cara Mengenalkan Cinta Tanah Air pada Anak
Lagu & Musik: Sering mengajak anak menyanyi lagu nasional atau lagu daerah.
Media Nyata: Mengenalkan bendera Merah Putih, gambar Garuda Pancasila, dan baju adat.
Kegiatan Seru: Mengajak anak pakai baju adat saat hari besar, makan jajanan tradisional, dan main permainan daerah.
Cerita: Mengisi waktu sebelum tidur dengan cerita dongeng atau kisah pahlawan dari buku bergambar.
3. Sikap Saat Ada Keluarga yang Pakai Bahasa Daerah
Sangat setuju dan mendukung. Bahasa daerah itu warisan budaya yang harus dijaga. Justru bagus kalau anak diajarkan bahasa daerah di rumah agar tidak lupa dengan asalnya, asalkan tetap diajarkan bahasa Indonesia yang santun untuk di sekolah.
4. Peran Orang Tua sebagai Teladan
Anak kecil itu peniru yang hebat. Jadi orang tua harus memberi contoh nyata, seperti:
Bicara yang sopan dan santun sehari-hari.
Mengajarkan anak menghargai tetangga yang beda suku atau agama.
Suka membeli jajanan atau produk lokal dibanding barang luar negeri.
Memasang bendera Merah Putih di depan rumah saat momen 17 Agustus.
5. Peran Sekolah & Contohnya
Sekolah bertugas buat wadah belajar yang seru dan membiasakan nilai kebangsaan.
Contohnya:
Mengadakan Pekan Budaya di sekolah (anak-anak pakai baju adat sederhana, makan bekal jajanan pasar, dan menari bersama).
Menyanyikan lagu nasional saat baris sebelum masuk kelas.
Menyediakan buku-buku cerita rakyat dan mainan tradisional di pojok baca/kelas.
Sekian dan Terimakasih..
Reni Revikawati / NIM : 877718389
Pendapat saya mengenai tayangan video tersebut memang perlu menanamkan cinta tanah air dan nilai-nilai luhur pada anak usia dini, namun penyampaiannya sebisa mungkin yang dapat dipahami oleh anak. Cinta tanah air bukan berarti anti dengan luar negeri. Kita juga boleh tahu siapa presiden atau pejabat luar negeri (misal dubes luar negeri), paham bahasa asing, makan makanan khas luar negeri (asalkan dari bahan yang halal : bagi yang beragama muslim), bisa lagu yang berasal dari luar negeri dll.
Hal yang dapat membantu mengenalkan cinta tanah air pada anak usia dini : mengenalkan makanan tradisional, mengenalkan jenis permainan tradisional, mengenalkan lagu-lagu daerah, memperlihatkan tontonan/ video film karya anak bangsa juga bisa mengajak anak bereksplorasi lingkungan dan alam (misal : pantai)
Sikap saya jika menemukan keluarga yang menggunakan bahasa daerah yaitu sangat mendukung dan menghargai, karena mereka turut melestarikan warisan budaya yang sangat berharga.
Bagaimana peran orang tua dalam memberikan teladan pada anak mengenai cinta tanah air? Menurut saya contoh dari orang tua merupakan peran utama. Teladan nyata jauh lebih efektif bagi anak usia dini daripada sekedar nasihat. Karena anak usia dini belajar dari apa yang mereka lihat, bukan dari apa yang didengar.
Bagaimana peran sekolah dalam mengenalkan cinta tanah air pada anak? Berikan contoh!
1. mengenalkan nyanyian daerah, permainan tradisional, makanan tradisional, tari tradisional dll
2. mengenalkan simbol negara (gambar garuda pancasila, foto presiden dan wakil presiden, bendera, lagu indonesia raya, lagu2 nasional, bahasa indonesia)
3. mengadakan program pekan budaya (misal : memperingati hari kartini dengan menggunakan pakaian adat jawa, membawa dan makan makanan tradisional)
4. upaca bendera (10 – 15 menit) untuk latihan berbaris, menghormati bendera dan menyanyikan lagu Indonesia Raya
Assalamualaikum wr.wb
NAMA: SRI WAHYUNI MUTRIKAH
NIM : 860270798
UPBJJ: UNIVERSITAS TERBUKA BANDAR LAMPUNG
Izin menanggapi vidio tersebut
Pendapat saya dari kedua vidio tersebut, menggambarkan bahwa peran orang tua sangat mempengaruhi bagaimana seorang anak berpendapat bagaimana dia bisa mencintai tanah air, dan nilai-nilai budaya bangsanya.
Pada vidio ke 1, orang tua lebih dominan mengenalkan budaya asing seperti makanan, mainan, baju, dan tempat wisata. Dividio ini juga orang tua kurang mendengarkan pendapat anak tentang beberapa hal tersebut. Sedangkan pada vidio ke2, orang tua secara seimbang mengenalkan budaya asing dan budaya indonesia. Dan di vidio ke2 ini juga orang tua mau mendengarkan pendapat anak untuk lebih memilih budaya sendiri atau indonesia.
Setelah melihat dan memahami kedua vidio tersebut saya bisa mengambil kesimpulan bahwa rasa cinta tanah air bisa ditanamkan pada anak usia dini melalui hal-hal sederhana yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain peran orang tua, peran guru juga perlu mengenalkan budaya indonesia dengan cara yang menyenangkan agar anak mudah memahami.
Disekolah anak diajak untuk mengenal budaya Indonesia, ini bisa dilakukan melalui lagu daerah cerita rakyat, makanan khas daerah, pakaian2 adat dan mewarnai Yang berkaitan dengan budaya Indonesia.
Mencontohkan dan membiasakan anak mengenal budaya Indonesia sejak kecil diharapkan mereka bisa tumbuh menjadi anak yang merasa bangga dan cinta pada tanah air Indonesia.
Terimakasih
Wassalamualaikum wr.wb
Mohon ijin menanggapi video diatas,
Nama : Heni Hariyanti
Mengenalkan pada anak tentang cinta tanah air bisa dimulai sejak dini dengan objek – objek yang ada disekitar kita. Misalnya tentang tarian yang ada di indonesia, melaui gambar pahlawan kita, lagu nasional , lagu jawa ,pakaian adat, makanan khas dan bahasa.
Pengenalan bahasa daerah sangat penting agar anak mengetahui berbagai bahasa daerah yang ada di negara kita.
Pengenalan tentang budaya memang harus dimulai dari orang tua dirumah, waktu yang paling lama anak adalah dirumah, jadi rumah menjadi sekolah pertama bagi anak – anak. Kebiasaan anak tergantung kebiasaan orang tua, karena anak punya inisiatif meniru perilaku orang dewasa.
Selain dirumah, Guru di sekolah juga harus mengenalkan tentang cinta tanah air mulai dari basaha , Permainan dan tarian.
Setelah menyimak tayangan tersebut, saya semakin memahami bahwa cinta tanah air sebaiknya dikenalkan sejak anak usia dini. Menurut saya, caranya tidak harus dengan penjelasan yang sulit atau kegiatan yang terlalu formal. Anak justru lebih mudah memahami melalui contoh dan kebiasaan sederhana yang mereka lakukan setiap hari.
1. Pendapat mengenai tayangan video
Tayangan tersebut menurut saya cukup menarik karena menunjukkan bahwa pembentukan karakter anak tidak hanya menjadi tugas sekolah. Keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat harus saling bekerja sama. Apalagi di zaman sekarang anak mudah mengenal berbagai budaya dari luar melalui televisi, internet, dan media sosial. Hal tersebut bukan berarti budaya luar harus ditolak, tetapi anak perlu tetap mengenal dan menghargai budaya serta identitas bangsanya sendiri.
2. Hal yang dapat membantu mengenalkan cinta tanah air
Ada banyak kegiatan sederhana yang bisa dilakukan, misalnya mengenalkan bendera Merah Putih, lagu nasional, lambang Garuda Pancasila, pakaian dan makanan tradisional, permainan tradisional, serta cerita tentang pahlawan. Di PAUD, kegiatan tersebut bisa dikemas melalui bermain, bernyanyi, menggambar, bercerita, atau membuat karya.
Contohnya, anak membuat kolase bendera Merah Putih dari sobekan kertas sambil menyanyikan lagu nasional. Jadi anak belajar tanpa merasa sedang diberi pelajaran yang berat.
3. Sikap ketika menemukan keluarga yang menggunakan bahasa daerah
Saya justru menghargainya karena bahasa daerah merupakan bagian dari kekayaan budaya Indonesia. Anak tidak harus meninggalkan bahasa daerah hanya karena sedang belajar bahasa Indonesia. Keduanya dapat digunakan sesuai situasi. Misalnya, di rumah anak menggunakan bahasa Jawa bersama keluarga, sedangkan di sekolah menggunakan bahasa Indonesia agar dapat berkomunikasi dengan teman dan guru.
4. Peran orang tua dalam memberikan teladan
Orang tua mempunyai peran yang sangat besar karena anak belajar pertama kali dari keluarga. Cinta tanah air dapat ditunjukkan melalui hal sederhana, seperti menggunakan bahasa yang santun, menghargai perbedaan, mengenalkan budaya daerah, menghormati bendera, menjaga kebersihan lingkungan, serta mengajarkan anak untuk menghargai orang lain.
Menurut saya, contoh nyata dari orang tua lebih mudah ditiru anak daripada sekadar nasihat. Misalnya, orang tua mengajak anak menggunakan dan menjaga produk lokal atau mengenalkan makanan tradisional di rumah.
5. Peran sekolah dalam mengenalkan cinta tanah air
Sekolah dapat mengenalkan cinta tanah air melalui kegiatan pembelajaran sehari-hari. Tidak harus selalu dalam bentuk upacara. Contohnya, guru dapat mengajak anak menyanyikan lagu nasional, mengenal pahlawan melalui cerita bergambar, membuat kolase bendera, memainkan permainan tradisional, mengenal pakaian atau rumah adat, serta mengadakan kegiatan bertema budaya daerah.
Yang terpenting, kegiatan tersebut disesuaikan dengan usia anak dan dilakukan secara menyenangkan. Dengan begitu, anak tidak hanya mengetahui bahwa dirinya adalah bagian dari Indonesia, tetapi juga mulai belajar mencintai, menghargai, dan menjaga keberagaman yang ada di sekitarnya.