Sinopsis
Dalam pelaksanaan senam di beberapa TK selalu menerapkan senam yang sama seperti senam sehat ceria, senam gembira, ataupun senam fantasi melalui cerita. Kegiatan senam semacam ini kadangkala membuat anak-anak bosan dan merasa tidak tertarik atau tidak tertantang untuk mengikutinya dengan antusias. Mereka tampak enggan dan hanya akhirnya pengembangan motorik kasar para siswa dapat menjadi kurang optimal. Berdasarkan hal tersebut maka dalam program video ini akan disajikan mengenai kegiatan senam tradisional, yaitu kegiatan senam dengan menggunakan musik iringan berirama gamelan dengan gerakan-gerakan yang dikombinasikan antara senam dan gerakan tari secara umum.
Bagaimana pendapat Anda setelah menyaksikan program video ini? Apakah Anda mempunyai masalah yang sama namun sudah berhasil menemukan solusi dari permasalahan yang Anda hadapi terkait dengan bagaimana melatih motorik kasar dan seni melalui kegiatan senam. Dapatkah Anda menuangkan buah pikiran dalam kolom yang disediakan di bawah ini? Dengan Anda membagi pengalaman sejenis dengan tayangan program video ini, secara tidak langsung Anda telah membantu rekan sejawat guru yang memiliki masalah serupa.
Sri Tatminingsih
-
-
Dalam tanyangan video tersebut, belum terlihat secara jelas bagaimana guru membuka dan menutup pembelajaran. Saat mengisi pembelajaran sudah cukup jelas. Dalam video juga sudah tercakup penggunaan strategi (berorientasi pada anak), pendekatan, metode dan media, namun untuk penggunaan evaluasi belum terlihat jelas. Materi pembelajaran juga sudah sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik (anak mampu melakukan gerakan mata, tangan, kaki, kepala secara terkoordinasi dalam menirukan berbagai gerakan yang teratur) dan ini juga terdapat dalam kurikulum yang berlaku.
Tri Ekowati
12 Replies to “Senam Tradisional”
Komentar Cancel reply
Anda harus login untuk memberikan komentar.
Nama : Putri Ruhpasya Habibie
Nim : 857267706
Setelah menyaksikan program video tersebut, saya memahami bahwa kurangnya variasi dalam kegiatan senam dapat menyebabkan anak merasa bosan dan kurang bersemangat, sehingga perkembangan motorik kasar menjadi kurang optimal.
Menurut saya, guru perlu lebih kreatif dalam merancang kegiatan senam, salah satunya dengan menggunakan musik tradisional sebagai iringan. Hal ini dapat meningkatkan semangat anak sekaligus mengenalkan budaya daerah sejak usia dini.
Dengan demikian, kegiatan senam tidak hanya melatih motorik kasar, tetapi juga menumbuhkan kecintaan anak terhadap budaya Indonesia.
video ini sangat menginspirasi sekali, khususnya untuk guru-guru TK yang ingin mencari alternatif kegiatan fisik motorik anak.
Gerakan senam yang di kombinasikan dengan gerakan tarian tradisional menjadi tantangan baru bagi anak-anak untuk dapat mengikuti gerakan yang berbeda dari biasanya, sesuai dengan fitrah anak yang sangat menyukai hal-hal yang baru.
Kegiatan ini, menambah wawasan anak tentang berbagai macam gerakan sehingga dapat memancing ide/imajinasi mereka untuk membuat gerakan yang mereka ciptakan sendiri.
Nama : Evi Nur Alfiyah
NIM : 860030793
Video tersebut sudah cukup baik dalam menjelaskan pentingnya senam tradisional sebagai alternatif kegiatan pengembangan motorik kasar di TK. Dari video tersebut juga dijelaskan bahwa kegiatan senam dapat membantu perkembangan motorik kasar dan halus anak TK. Ide menggabungkan gerakan senam dengan tari tradisional merupakan pendekatan kreatif dan edukatif yang dapat membuat kegiatan lebih menarik dan bermakna. Penggunaan musik dan gerakan tradisional dapat menjadi sarana memperkenalkan budaya lokal kepada anak-anak sejak dini.
Senam tradisional merupakan salah satu bentuk kegiatan fisik yang sangat potensial untuk mendukung perkembangan motorik kasar anak TK. Dengan memadukan unsur budaya lokal dan aktivitas fisik yang menyenangkan, senam tradisional bukan hanya melatih tubuh anak, tetapi juga menanamkan nilai-nilai budaya sejak dini.
Musik dengan tempo yang tidak terlalu cepat akan membantu anak mengikuti gerakan. Pilih alat musik khas daerah (misal : gamelan, angklung, tifa, dll) yang mudah dikenali anak. Tidak semua gerakan tari cocok untuk anak usia dini. Sederhanakanlah gerakan agar tetap sesuai kemampuan anak dan tetap menyenangkan.
senam tradisional buat anak usia dini tidak hanya melatih motorik anak tapi juga banyak hal lain yang dapat terstimulasi seperti yang diterangkan dalam vidio.
misalnya anak mengenal lagu daerah yang digunakan sebagai pengiringnya, manfaat lain anak juga jadi lebih percaya diri dengan meniru gerakan-gerakan yang ada dalam senam. namun kegiatan ini akan efektif jika dilakukan dari 10 sampai 15 menit saja, jika lebih anak-anak akan merasa bosan. kegiatan bisa dilanjutkan dengan permainan yang dapat melatih motorik dan menambah semangat anak.
Nama : Farhanah
NIM : 859181588
Setelah menyaksikan video “Senam Tradisional”, saya merasa sangat terinspirasi dengan ide kreatif menggabungkan gerakan senam dengan iringan musik gamelan dan gerakan tari tradisional. Pendekatan ini merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi kebosanan anak terhadap kegiatan senam yang monoton, sekaligus menjadi sarana yang efektif untuk melatih motorik kasar anak secara lebih optimal. Selain manfaat fisik, kegiatan ini juga secara tidak langsung mengenalkan budaya lokal kepada anak sejak usia dini, sehingga nilai-nilai kearifan budaya dapat tertanam lebih awal. Menurut saya, guru perlu terus berinovasi dalam merancang kegiatan fisik yang menyenangkan dan bermakna, serta memastikan gerakan yang digunakan tetap sesuai dengan tingkat perkembangan anak agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.