12 Comments

Sinopsis

Dalam pelaksanaan senam di beberapa TK selalu menerapkan senam yang sama seperti senam sehat ceria, senam gembira, ataupun senam fantasi melalui cerita. Kegiatan senam semacam ini kadangkala membuat anak-anak bosan dan merasa tidak tertarik atau tidak tertantang untuk mengikutinya dengan antusias. Mereka tampak enggan dan hanya akhirnya pengembangan motorik kasar para siswa dapat menjadi kurang optimal. Berdasarkan hal tersebut maka dalam program video ini akan disajikan mengenai kegiatan senam tradisional, yaitu kegiatan senam dengan menggunakan musik iringan berirama gamelan dengan gerakan-gerakan yang dikombinasikan antara senam dan gerakan tari secara umum.

Bagaimana pendapat Anda setelah menyaksikan program video ini? Apakah Anda mempunyai masalah yang sama namun sudah berhasil menemukan solusi dari permasalahan yang Anda hadapi terkait dengan bagaimana melatih motorik kasar dan seni melalui kegiatan senam. Dapatkah Anda menuangkan buah pikiran dalam kolom yang disediakan di bawah ini? Dengan Anda membagi pengalaman sejenis dengan tayangan program video ini, secara tidak langsung Anda telah membantu rekan sejawat guru yang memiliki masalah serupa.

Sri Tatminingsih

Dalam tanyangan video tersebut, belum terlihat secara jelas bagaimana guru membuka dan menutup pembelajaran. Saat mengisi pembelajaran sudah cukup jelas. Dalam video juga sudah tercakup penggunaan strategi (berorientasi pada anak), pendekatan, metode dan media, namun untuk penggunaan evaluasi belum terlihat jelas. Materi pembelajaran juga sudah sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik (anak mampu melakukan gerakan mata, tangan, kaki, kepala secara terkoordinasi dalam menirukan berbagai gerakan yang teratur) dan ini juga terdapat dalam kurikulum yang berlaku.

Tri Ekowati

12 Replies to “Senam Tradisional

  1. Setelah menonton video tersebut ,video ini sangat menginspirasi untuk saya sebagai pendidik untuk mengenalkan budaya lokal sejak dini melalui kegiatan motorik kasar dengan senam tradisonal yang di iriingi dengan musik gamelan.Senam tradisional dengan musik gamelan adalah cara yang menyenangkan serta membantu anak-anak di TK mengembangkan motorik kasar dan membuat anak-anak lebih tertarik dan aktif. Gabungan Senam tradisional dan musik gamelan yang menenangkan membantu anak mengikuti irama gerakan dengan mudah serta memberi kesempatan anak untuk belajar tentang budaya lokal.Menurut saya sebaiknya guru harus memastikan gerakan yang digunakan sesuai dengan kemampuan dan juga lebih bervariasi agar anak tidak merasa kesulitan dan cepat merasa bosan .

  2. Isi video pembelajaran “Senam Tradisional” sudah menunjukkan kegiatan yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Fokus pada pengembangan motorik kasar melalui gerakan senam merupakan pilihan yang tepat, karena anak PAUD memang belajar melalui aktivitas fisik yang aktif dan menyenangkan. Penggunaan unsur tarian dan musik tradisional juga menjadi nilai tambah karena tidak hanya melatih fisik, tetapi sekaligus mengenalkan budaya sejak dini.

  3. Setelah saya menonton video tersebut, sangat menginspirasikan bagi saya sebagai pendidik untuk mengenalkan anak – anak tentang budaya lokal dari sejak dini,dengan melalui motorik kasar dengan melalui senam tradisional dengan di iringi musik gamelan. Selain itu juga melatih koordinasi tubuh dan keseimbangan, anak-anak juga belajar mencintai akar budaya mereka secara alami melalui irama musik gamelan. Mengintegrasikan kearifan lokal melalui kegiatan fisik adalah cara yang sangat efektif untuk anak usia 5-6 tahun. Pada usia ini, mereka belajar paling baik melalui gerakan dan pengalaman sensorik (suara gamelan).

  4. Penggunaan senam tradisional berbasis musik gamelan sebagai alternatif senam rutin di TK adalah langkah yang sangat inovatif dan strategis. Pendekatan ini tidak hanya menjawab persoalan kejenuhan anak, tetapi juga menyatukan dua aspek perkembangan sekaligus: motorik kasar dan kecerdasan musikal-budaya. Keunggulan dalam analisis senam tradisional ialah : Stimulasi Motorik yang Lebih Kompleks: Berbeda dengan senam umum yang gerakannya cenderung repetitif dan linier, gerakan tari tradisional yang diadopsi ke dalam senam seringkali melibatkan variasi koordinasi yang lebih rumit, seperti gerakan tangan (tekuk), posisi kaki (mendak), hingga koordinasi kepala (tolehan). Ini melatih keseimbangan dan kelenturan anak secara lebih mendalam.

  5. Nama: Khotimatul Ngulya
    NIM: 858004438
    Menurut saya, kegiatan senam tradisional dalam video tersebut merupakan inovasi pembelajaran yang sangat baik untuk anak usia dini. Penggabungan gerakan senam dengan unsur budaya tradisional membuat kegiatan menjadi lebih menarik dan tidak membosankan, sehingga anak lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran. Banyak manfaat yang dapat kita ambil dari kegiatan tersebut salah satu contohnya adalah anak mampu melatih koordinasi mata dan tangan, keseimbangan dan bisa menekspresikan diri dan berkreasi dengan berbagai gagasan dan imajinasi. Selain itu, senam tradisional tidak hanya bermanfaat untuk mengembangkan kemampuan motorik kasar, tetapi juga memperkenalkan nilai-nilai budaya sejak dini.

Komentar