68 Comments

Sinopsis

Program ini menggambarkan upaya seorang guru SMP yang berusaha mengubah cara mengajarnya dari model ceramah ke model pembelajaran proyek karena para siswa cenderung tidak semangat apabila pembelajaran dilakukan dengan cara menerangkan panjang lebar. Dengan menggunakan pembelajaran proyek, siswa lebih semangat dan lebih mudah memahami teori yang disampaikan.

Hartinawati

68 Replies to “Siswa Kurang Semangat Mengikuti Pelajaran Teori

  1. Nama : Tuti Sumarni
    Nim : 501132909
    Prodi : Magister Pendidikan Dasar
    UPBJJ : Padang

    Pada video tentang “Siswa Kurang Semangat Mengikuti Pelajaran Teori”, yang saya tonton siswa ditemukan kuarang bersemnagat dengan proses pembelajaran yang dipakai oleh guru,guru kurang variatif dalam menggunakan metode dalam belajar sehingga murid tidak dapat memahami materi yang disajikan karena materi yang disampaikan harusnya menggunakan contoh dan media yang konkrit agar peserta didik dapat bekerja langsung dengan aktif.
    jadi menurut saya metode baru yang digunakan guru tersebut sudah tepat.Dengan materi berbasis proyek anak-anak dapat lebih fokus karena terlibat aktif dalam proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran dapat terwujud dengan mudah.

  2. Nama : Y.CAROLUS F. FOFIED NIM : 501453195 Prodi : Magister Pendidikan Dasar Asal UPBJJ-UT : Jayapura
    Setelah Menonton Video Pembelajaran Tersebut Terlihat guru mengajar dengan format ceramah dengan media temporer dan gambar yang kurang menarik, sehingga banyak siswa yang kurang memahami materi yang disampaikan guru setelah pembelajaran selesai. Metode yang harus ditempuh guru agar materi tersampaikan dan siswa dapat memahaminya yaitu guru harus melakukan proyek berbasis pembelajaran, dalam kegiatan berbasis proyek ini guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok untuk menyampaikan mereka. Praktek langsung, apalagi selalu menuntut guru untuk bisa membaca situasi kelas dan mencari solusi kreatif dari setiap permasalahan dalam proses pembelajaran. Misalnya menggunakan media gambar, video atau membawa siswa belajar di luar kelas, seperti lapangan, perpustakaan atau laboratorium. Jika metode eksperimen yang digunakan sebagai metode, sebaiknya guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk berlatih atau menyampaikan apa yang telah dipelajari sebelumnya, agar siswa membawa serta bahan latihannya, sehingga siswa tidak lagi bingung mencari bahannya selama pembelajaran berlangsung. Untuk belajar pembelajaran sehingga siswa dapat bersemangat dan fokus pada pelajaran.

  3. Nama : Wawan Lukmanul Hakim
    NIP : 500638707
    Prodi : Magister Pendidikan Dasar
    UPBJJ : Bandung

    Pada tanyangan video semula guru menampilkan kondisi siswa yang kurang bersemangat dan kurang memahami pelajaran teori. Guru belum mampu mendesain pembelajaran yang kurang menyenangkan dan menjadikan siswa aktif. Hal ini dipengaruhi oleh pemilihan metode, strategi, pendekatan dan media pembelajaran yang digunakan. Guru terlihat lebih dominan apalagi terkait pelajaran teori yang sangat kompleks seperti contoh pada video ini yaitu bagaimana membuat bel listrik. Pendekatan yang dilakukan oleh guru cenderung ialah teacher centered. Agar pembelajaran meningkatkan minat siswa, membuat suasa menjadi lebih menyenangkan, Siswa lebih aktif serta pemahaman meningkat dengan hasil belajar yang sangat baik maka solusi yang dilakukan oleh guru berdasarkan tanyangan video berikutnya yaitu guru membagi siswa menjadi beberapa kelompok dan melakukan praktek membuat bel listrik pada kelompok masing-masing. Kegiatan belajar ini sangat berbeda dengan yang awal. Siswa lebih aktif, suasana menyenangkan dan pemahaman serta kemampuan menguasai komptensi lebih berhasil karena pembelajaran berfokus pada siswa (student centered).

    Pembelajaran IPA atau yang lainnya harus memperhatikan karakteristik materi ajar, karakteristik peserta didik dan tujuan yang ingin dicapai. Seperti pada awal tayangan video kemampuan membuat bel listrik tidak mungkin siswa melakukannya jika hanya dengan mendengarkan ceramah guru atau mengamati gambar kecil dari kejauhan, maka untuk mencapainya siswa harus melakukan pembelajaran berbasis proyek (Praktek) dan untuk meningkatkan kemampuan kerjasama, jiwa sosial serta meningkatkan suasana lebih menyenangkan maka siswa dibentuk menjadi beberapa kelompok belajar.

  4. Nama : Adinda Khoerunnisa
    NIM : 501233153
    Prodi : Pascasarjana Pendidikan Dasar
    Seorang guru SMP yang beralih dari model ceramah ke model pembelajaran proyek adalah bahwa pendekatan ini dapat membawa manfaat signifikan dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa.

    Model pembelajaran proyek memungkinkan siswa terlibat secara aktif dalam pembelajaran melalui kegiatan praktis dan kolaboratif. Dalam konteks ini, siswa diberi kesempatan untuk memecahkan masalah nyata, menerapkan pengetahuan yang mereka pelajari dalam konteks yang relevan, dan bekerja sama dengan teman sekelas. Pendekatan ini mendorong partisipasi aktif siswa dan memperkuat keterampilan kritis, kreatif, berkolaborasi, dan berkomunikasi.

    Dengan menggunakan model pembelajaran proyek, siswa cenderung lebih terlibat dan bersemangat dalam belajar. Mereka memiliki kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan materi pelajaran dan melihat bagaimana pengetahuan yang mereka peroleh dapat diterapkan dalam situasi nyata. Hal ini dapat meningkatkan pemahaman konsep, memperkuat retensi informasi, dan membangun koneksi antara teori dan praktik.

    Selain itu, pembelajaran proyek juga dapat mendorong siswa untuk mengembangkan keterampilan abad ke-21, seperti pemecahan masalah, kerjasama tim, pemikiran kritis, dan kreativitas. Mereka belajar bagaimana bekerja dalam tim, mengorganisir proyek, mengumpulkan dan menganalisis data, serta menyajikan hasil secara efektif. Keterampilan ini sangat penting dalam mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan di dunia nyata.

    Namun, perlu diingat bahwa tidak semua konsep atau topik pembelajaran cocok untuk model pembelajaran proyek. Ada situasi di mana model ceramah atau metode pengajaran lainnya lebih efektif. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk mengkombinasikan berbagai pendekatan pembelajaran sesuai dengan konteks, materi pelajaran, dan kebutuhan siswa.

  5. Nama: Yohanes Golonaem
    NIM: 501453156
    Prodi: S2 magister Pendidikan Dasar

    Berdasarkan video tersebut menurut saya, Dalam proses belajar mengajar, guru sebagai komponen pendidikan yang pertama dan utama harus mampu memberikan yang terbaik pada siswa. Guru tidak hanya berperan sebagai sumber penyampaian ilmu saja, tetapi guru mampu memberikan perhatian secara psikologis pada siswa. Interaksi antara guru dan siswa akan terjadi jika pembelajaran itu memakai ladasan taksonomi Bloom, yaitu bersifat kognitif, afektif, dan psikomotorik. Kebebasan guru untuk mempersiapkan, melaksanakan dan mengevaluasi tehadap pembelajaran akan mempermudah dalam menyampaikan ilmu pengetahuan pada diri peserta didik. Guru selalu terbuka, untuk membantu dan memotivasi siswa dalam menemukan sesuatu dalam pembelajaran. Kompetensi dan transfer pengetahuan akan tercapai jika suasana pembelajaran berjalan dengan demokratis, menyenangkan, dan terjadi perubahan perilaku pada siswa menjadi lebih baik.

Tuliskan komentar anda disini