55 Comments

Sinopsis

Program ini menggambarkan seorang guru yang kesulitan untuk memulai pelajaran karena siswa dalam kelasnya memiliki tingkat pengetahuan yang tidak merata. Upaya yang dilakukan guru dalam program ini adalah meminta siswa untuk mempelajari materi dikrumah sebelum materi tersebut diajarkan keeseokan harinya. Selain itu guru juga memberikan tugas-tugas secara individual agar siswa dapat lebih memahami yang disampaikan. Apabila siswa masih belum dapat menguasai materi juga maka dapat diberikan remedial dengan menggunakan tutor sebaya.

Hartinawati

Video ini bertujuan untuk membantu guru mengatasi masalah, khususnya masalah pengetahuan dasar siswa yang tidak merata.

Pembukaan kurang menarik. Akan lebih menarik bila dikaitkaitkan dengan kehidupan siswa apalagi ini pelajaran IPA yang erat kaitannya dengan kehidupan siswa. Guru menutup pelajaran dengan menarik yaitu sedikit memuji dan memotivasi siswa untuk belajar

Pendekatan dan strategi yang digunakan guru dalam mengatasi masalah sudah OK (mengaktifkan tutor sebaya, memberi PR, dan tugas individual)

Video ini bagus sebagai video pembelajaran. Kekuatan guru: selalu melakukan refleksi kemudian mencari solusi untuk mengatasi masalah.

Saran:
Sebaiknya guru tidak lupa melakukan apersepsi pada saat membuka pelajaran.
Pergantian jam pelajaran (tiba-tiba istirahat) sebaiknya dibuat lebih mulus dan masuk akal.

Deetje Sunarsih

55 Replies to “Tidak Meratanya Pengetahuan Dasar Siswa dalam Kelas

  1. NAMA : GLAGAH WIJAYA
    NIM : 049550124
    PRODI : Pendidika Fisika

    Tidak semua peserta didik berasal dari sekolah dasar yang sama, mereka mempunyai kemampuan dan pengetahuan yang berbeda-beda. terkadang guru kesusahan jika ada peserta didik yang belum mengerti dasar materi padahal harus sudah masuk materi baru di SMP. solusi di atas sangat bagus dan tepat . selain itu guru juga bsia merekomendasikan peserta didik untuk mengikuti program belajar / les di luar sekolah

  2. NAMA : Rudy Rahmat Perdana
    NIM : 044832358
    PRODI : Pendidikan Fisika

    Guru dapat mengevaluasi keterampilan dan pengetahuan dasar siswa dengan memberikan tes di awal tahun ajaran. Tes ini dapat membantu guru mengetahui tingkat pemahaman siswa tentang topik tertentu dan membantu mereka mengidentifikasi area di mana siswa membutuhkan bantuan tambahan.

    Selain itu guru dapat menggunakan pendekatan diferensiasi dalam pengajaran untuk memastikan bahwa semua siswa menerima instruksi yang sesuai dengan tingkat pemahaman mereka. Guru dapat membagi siswa ke dalam kelompok berdasarkan kemampuan dan memberikan instruksi tambahan untuk siswa yang membutuhkan lebih banyak waktu untuk memahami konsep dasar.

  3. NAMA : VEBY NURSAFITRY

    NIM : 042421372

    Prodi : Pendididkan Fisika

    Asal UPBJJ-UT : Pekanbaru, Riau

    berbedanya pengetahuan dasar siswa, dapat disebabkan karena buku bahan ajar yang digunakan guru SD tidak sama penerbitnya. tidak semua buku lengkap dalam membahas suatu materi. sehingga ada anak yang mudah memahami materi SMP karena sudah memiliki dasar di SD dan ada juga yang kesulitan karena merasa hal baru yang diajarkan guru SMP tersebut.
    solusi yang ada dalam vidio ini sangat membantu anak yang tidak memiliki dasar pengetahuan ini. dengan cara memberikan tugas di luar jam formal belajar,dengan adanya tugas ini, anak dapat mencari melalui perpustakaan maupun browsing di internet, serta guru dapat menyediakan waktu untuk anak dapat bertanya dan berdiskusi bersama di luar jam pelajaran.
    belajar dengan teman sejawat yang lebih mengetahui suatu materi pelajaran juga solusi yang sangat membantu, karena sering ditemui anak yang akan lebih mudah memahami suatu pelajaran bersama temannya sendiri

  4. Nama : Lia Muhniatul Ulya
    NIM : 049765118
    Prodi: pendidikan Biologi

    Video diatas menggambarkan tidak meratanya pengetahuan dasar pada siswa yang membuat pembelajaran mengalami kendala.
    Karena tidak meratanya pembelajaran, solusi yang dapat dilakukan adalah dengan membentuk kelompok-kelompok belajar untuk berdiskusi sesama siswa diluar jam pelajaran. Sehingga siswa yang masih kurang pengetahuan dasarnya mendapatkan pengetahuan dari temannya yang sudah mendapatkan disekolah sebelumnya (SD). Hal tersebut dapat membantu para siswa yang kurang pengetahuan dasarnya dan jadwal KBM pun tetap berjalan sebagaimana seharusnya.

  5. Ada 8 jenis kecerdasan siswa. Delapan Jenis Multiple Intelligence Anak
    1. Kecerdasan Spasial (Visual)
    2. Kecerdasan Linguistik (Verbal)
    3. Kecerdasan Logis (Matematika)
    4. Kecerdasan Kinestetik (Jasmani)
    5. Kecerdasan Musik.
    6. Kecerdasan Interpersonal.
    7. Kecerdasan Intrapersonal.
    8. Kecerdasan Naturalistik.
    Jadi wajar tidak meratanya daya tangkap siswa terhadap pelajaran, tidak ada yang bodoh tapi masing-masing punya jenis kepandaian yang berbeda-beda. Pembelajaran harus dalam kelompok kecil dan siswa dalam satu kelompok diambil yang berbeda jenis kepandaiannya. Guru harus tahu karakteristik siswa-siswanya tersebut.

Leave a Reply