92 Comments

Sinopsis

Program video ini berisi gambaran umum mengenai permasalahan perkembangan moral-disiplin yang sering ditemukan pada anak usia dini pada saat proses belajar mengajar berlangsung yakni anak yang “ngobrol”. Upaya yang dapat dilakukan guru diantaranya adalah: mengadakan variasi permainan, misalnya permainan tepuk; memisahkan anak yang suka mengobrol ke dekat guru; memberikan reward pada akhir pembelajaran sehingga anak akan berusaha lebih baik lagi.

Megawati Simanjuntak, SP., M.Si.

Tujuan penayangan video ini agar dapat bagaimana seorang Guru PAUD mengadapi kegiatan PBM, sebagai Moral disiplin yang sering ditemukan pada anak Usia Dini pada saat proses belajar mengajar berlangsung dengan baik, dan yang terlihat pada tayangan ini seorang anak yakini anak sedang “mengobrol “ (bercanda)

Saat mengajar atau menjelaskan guru berupaya untuk menjelaskan tentang binatang dan mengalikan dengan menggunakan Media gambar penggunaan media gambar sebaiknya dengan gambar media yang besar dan menggunakan Infocus PowerPoint. Jadi untuk mengalihkan anak ngobrol akan melihat gambar binatang sambil guru menjelaskan tentang binatang

Kesesuaian tingkat kependidikan  Sangat Baik

Untuk perkembangan anak didik sesuai dengan yang disampaikan guru untuk bercerita tentang Binatang karena,untuk anak usia dini sangat menarik dengan Kurikulum sesuai dengan AUD.

Kesan umum. Untuk video penayangan sangat baik hanya pada back Graud music jangan terlalu keras jadi tidak menganggu saat mel;ihat tayangan flim tsb.

Untung Laksana Budi

Dalam video tersebut ditampilkan cara bu guru membuka, mengisi pembelajaran serta menutup pembelajaran sesuai dengan pembelajaran anak.

  1. Strategi, pendekatan, metode dan media ditampilkan dalam video tersebut. Namun dalam evaluasi pembelajaran tidak ditampilkan.
  2. Untuk kesesuaian sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
  3. Kesesuaian dengan kerikulum yang berlaku yaitu kurikulum 2013.

Rahmawati

92 Replies to “Anak Ngobrol di Kelas Saat PBM

  1. Bismillahirrahmanirrahim
    Kepada Yth. Bapak Aswar, M.Pd

    Guru menciptakan suasana kelas yang menyenangkan sehingga anak dapat memfokuskan kepada satu titik.
    Dalam vidio ini guru mengelompokan murid unruk menceritakan kembali apa yang dilakukan guru.

    Cara tersebut sangat efektik, karena waktu anak berbicara dapat digunakan untuk bersiskusi dengan teman.
    Dengan berdiskusi, dapat melatih aspek perkembangan bicara anak secara verbal.

    Sekian dari saya
    Terimakasih
    Wassalamualaikum Wr. Wb

    1. Menurut saya, dari video tersebut, sering terjadi untuk anak usia dini. Terlihat bahwa Anak-anak sangat antusias dan aktif.. Pembelajaran terasa hangat dan menyenangkan. Guru sangat bisa menciptakan suasana kelas yang nyaman sehingga Anak-anak tidak tegang. Meskipun kondisi kelas sangat ramai dan sebagian anak ada yang asyik ngobrol sendiri. Agar kegiatan berjalan dengan tertib guru harus bisa mengubah dan mengkondisikan dengan penggunaan strategi, seperti tepuk kelas atau bercerita dengan menggunakan boneka jari untuk membantu memusatkan perhatian siswa kembali.

      Sekian dari saya terimakasih.

  2. Berdasarkan video tersebut, menurut saya sering terjadi pada anak usia dini. Terlihat bahwa anak-anak sangat antusias dan aktif. Pembelajaran terasa hangat dan menyenangkan. Guru bisa menciptakan suasana yang aman dan nyaman sehingga anak-anak tidak tegang. Meskipun kondisi kelas sangat ramai dan sebagian anak da yang asik ngobrol sendiri. Agar kegiatan berjalan dengan tertib guru harus bisa mengubah dan mengkondisikan dengan penggunaan strategi, seperti tepuk kelas atau bercerita dengan menggunakan boneka jari untuk membantu memusatkan perhatian siswa kembali. Sekian dari saya terimakasih.

  3. nama : zaimatus zakiya
    nim : 878196841

    – Dari segi strategi yang digunakan guru, upaya seperti memberikan variasi permainan (misalnya tepuk) merupakan langkah yang tepat. Kegiatan ini dapat mengalihkan perhatian anak, meningkatkan fokus, dan membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan. Hal ini menunjukkan bahwa guru mulai menerapkan prinsip pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini, yaitu belajar sambil bermain.
    – Namun, strategi memisahkan anak yang suka mengobrol ke dekat guru perlu dilakukan dengan hati-hati. Jika dilakukan secara bijak dan tanpa memberi label negatif, cara ini bisa membantu anak lebih fokus. Akan tetapi, jika tidak disertai pendekatan yang hangat, anak bisa merasa “dibedakan” atau kurang nyaman. Oleh karena itu, penting bagi guru untuk tetap menjaga suasana positif dan tidak memberi kesan hukuman.
    – Pemberian reward di akhir pembelajaran memang dapat meningkatkan motivasi anak dalam jangka pendek. Anak akan berusaha lebih tertib agar mendapatkan penghargaan. Meski demikian, guru perlu memperhatikan bahwa ketergantungan pada reward eksternal dapat mengurangi motivasi intrinsik anak untuk berperilaku disiplin. Idealnya, reward dikombinasikan dengan pujian verbal dan penanaman pemahaman tentang mengapa bersikap tertib itu penting.

    Secara keseluruhan guru sudah berupaya mengatasi permasalahan disiplin dengan cara yang cukup variatif dan positif. Namun, pendekatan tersebut akan lebih efektif jika diimbangi dengan pemahaman terhadap kebutuhan perkembangan anak, penggunaan metode yang lebih partisipatif, serta pembiasaan perilaku disiplin melalui keteladanan dan komunikasi yang konsisten.

  4. Tanggapan saya dalam cuplikan Anak Ngobrol di Kelas Saat PBM.
    Video ini memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai salah satu permasalahan yang sering terjadi dalam pembelajaran anak usia dini, yaitu anak yang mengobrol saat kegiatan belajar berlangsung. Permasalahan ini berkaitan dengan perkembangan moral dan disiplin anak yang memang masih dalam tahap pembentukan.
    Menurut saya, langkah yang dilakukan guru sudah tepat dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Guru tidak langsung memarahi anak, melainkan menggunakan pendekatan yang lebih menyenangkan seperti variasi permainan tepuk untuk menarik kembali perhatian anak. Selain itu, strategi memindahkan posisi duduk anak yang sering mengobrol ke dekat guru juga merupakan cara efektif untuk membantu anak lebih fokus.
    Penggunaan media gambar dalam pembelajaran juga menjadi poin penting dalam video ini. Media visual seperti gambar binatang sangat menarik bagi anak, sehingga dapat mengalihkan perhatian anak dari kegiatan mengobrol menjadi lebih fokus pada pembelajaran. Akan lebih optimal jika media yang digunakan berukuran besar atau menggunakan teknologi seperti PowerPoint agar semua anak dapat melihat dengan jelas.
    Pemberian reward di akhir pembelajaran juga merupakan strategi yang baik untuk memotivasi anak agar berperilaku lebih disiplin. Hal ini dapat membantu anak memahami perilaku yang diharapkan secara positif.
    Secara keseluruhan, video ini sudah sangat baik dan sesuai dengan prinsip pembelajaran PAUD yang menyenangkan dan berpusat pada anak. Namun, ada sedikit saran terkait aspek teknis, yaitu sebaiknya suara musik latar tidak terlalu keras agar tidak mengganggu fokus penonton dalam memahami isi pembelajaran.
    Disini dapat di simpulkan bahwa, guru telah menerapkan strategi yang tepat dalam mengatasi anak yang mengobrol di kelas, dengan pendekatan yang kreatif, positif, dan sesuai dengan perkembangan anak usia dini.

  5. Tema yang diambil dalam video sangat umum terjadi dalam pembelajaran. Menurut saya solusi yang dijabarkan masih kurang variatif, semoga ke depannya terus update dengan solusi yang lebih beragam. Juga semoga semakin banyak video pembelajaran yang inspiratif dan relevan dengan isu-isu terbaru, terlebih dengan permsalahan belajar anak gen alpha.

Komentar