212 Comments

Sinopsis

Program video ini berisi gambaran umum mengenai permasalahan perkembangan moral-disiplin yang sering ditemukan pada anak usia dini pada saat proses belajar mengajar berlangsung yakni anak yang “ngobrol”. Upaya yang dapat dilakukan guru diantaranya adalah: mengadakan variasi permainan, misalnya permainan tepuk; memisahkan anak yang suka mengobrol ke dekat guru; memberikan reward pada akhir pembelajaran sehingga anak akan berusaha lebih baik lagi.

Megawati Simanjuntak, SP., M.Si.

Tujuan penayangan video ini agar dapat bagaimana seorang Guru PAUD mengadapi kegiatan PBM, sebagai Moral disiplin yang sering ditemukan pada anak Usia Dini pada saat proses belajar mengajar berlangsung dengan baik, dan yang terlihat pada tayangan ini seorang anak yakini anak sedang “mengobrol “ (bercanda)

Saat mengajar atau menjelaskan guru berupaya untuk menjelaskan tentang binatang dan mengalikan dengan menggunakan Media gambar penggunaan media gambar sebaiknya dengan gambar media yang besar dan menggunakan Infocus PowerPoint. Jadi untuk mengalihkan anak ngobrol akan melihat gambar binatang sambil guru menjelaskan tentang binatang

Kesesuaian tingkat kependidikan  Sangat Baik

Untuk perkembangan anak didik sesuai dengan yang disampaikan guru untuk bercerita tentang Binatang karena,untuk anak usia dini sangat menarik dengan Kurikulum sesuai dengan AUD.

Kesan umum. Untuk video penayangan sangat baik hanya pada back Graud music jangan terlalu keras jadi tidak menganggu saat mel;ihat tayangan flim tsb.

Untung Laksana Budi

Dalam video tersebut ditampilkan cara bu guru membuka, mengisi pembelajaran serta menutup pembelajaran sesuai dengan pembelajaran anak.

  1. Strategi, pendekatan, metode dan media ditampilkan dalam video tersebut. Namun dalam evaluasi pembelajaran tidak ditampilkan.
  2. Untuk kesesuaian sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik.
  3. Kesesuaian dengan kerikulum yang berlaku yaitu kurikulum 2013.

Rahmawati

212 Replies to “Anak Ngobrol di Kelas Saat PBM”

  1. Setelah melihat video tersebut, menurut saya proses pembelajaran yang dilakukan guru cukup menarik karena anak diajak terlibat langsung dalam kegiatan. Guru menggunakan buku bergambar sebagai media sehingga anak lebih mudah memperhatikan dan memahami apa yang sedang disampaikan. Anak juga diberi kesempatan untuk melihat, mendengarkan, dan memberikan respons.
    Saya juga melihat guru berusaha membangun interaksi dengan anak selama pembelajaran. Anak tidak hanya duduk mendengarkan penjelasan guru, tetapi ikut mengikuti kegiatan dan menjawab pertanyaan yang diberikan. Hal seperti ini menurut saya penting dalam pembelajaran PAUD karena anak lebih mudah belajar ketika mereka terlibat secara langsung.
    Dari video tersebut saya belajar bahwa media pembelajaran tidak harus selalu rumit. Buku bergambar yang sederhana pun bisa digunakan untuk menarik perhatian anak, asalkan cara guru menyampaikannya sesuai dengan usia dan kebutuhan anak. Suasana belajar yang menyenangkan juga dapat membuat anak lebih antusias mengikuti kegiatan.

  2. Nama : Lina Khoiriyah
    NIM : 859444626
    Ut Daerah : Makassar

    Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, dalam vidio ini adalah salah satu kendala yang sering kami dapatkan ketika pembelajaran berlangsung. Sering kali anak sibuk bermain sendiri, tetapi dengan melihat vidio ini saya melihat guru tetap tenang menyikapi anak anak dan mengajak anak untuk terlibat aktif sehingga anak anak bisa fokus memperhatikan cerita guru. Menurut saya, perlu juga guru memakai media boneka tangan agar anak lebih tertarik mendengarkan cerita.

  3. Menurut saya, strategi yang dilakukan guru dalam video tersebut cukup baik untuk mengatasi anak yang suka mengobrol saat pembelajaran. Anak usia dini memang mudah kehilangan fokus, sehingga guru perlu membuat kegiatan yang bervariasi dan menyenangkan, seperti permainan tepuk agar perhatian anak kembali terarah. Menempatkan anak lebih dekat dengan guru juga dapat membantu guru memberikan pendampingan dan mengingatkan anak dengan cara yang lebih mudah. Pemberian reward juga dapat menjadi motivasi bagi anak untuk mengikuti pembelajaran dengan lebih baik. Namun, menurut saya reward sebaiknya tidak selalu berupa hadiah, tetapi bisa berupa pujian, apresiasi, atau penghargaan sederhana agar anak belajar disiplin karena memahami aturan, bukan hanya karena ingin mendapatkan hadiah.

  4. Video ini memberikan pembelajaran kepada saya bahwa pengelolaan kelas PAUD harus dilakukan dengan pendekatan yang positif. Guru perlu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik anak. Saya juga belajar bahwa perilaku anak dapat menjadi informasi bagi guru untuk mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang sedang berlangsung.

  5. perkenalkan Nama saya Yantri Pitra Kamala, NIM 858200273, Jurusan PGPAUD, PRODI FKIP, UT Cabang Palangkaraya.

    izin memberikan komentar pada Video diatas :
    “Video ini memberikan wawasan yang sangat aplikatif bagi saya sebagai calon pendidik atau guru dalam menghadapi dinamika kelas, khususnya anak usia dini yang kerap asyik mengobrol saat KBM. Pelajaran utama yang saya dapatkan adalah bahwa kenakalan kecil seperti mengobrol sering kali merupakan sinyal bahwa anak kurang terstimulasi atau bosan, sehingga pendekatan represif (marah) tidak efektif digunakan. Langkah guru dalam memvariasikan kegiatan lewat tepuk tangan, memindahkan posisi duduk anak yang kurang fokus ke dekat guru, serta menggunakan media gambar yang menarik adalah strategi manajemen kelas yang sangat bijak dan mendidik. Sebagai masukan membangun, akan lebih sempurna lagi jika video praktik pembelajaran ini menampilkan tahapan pembuka hingga penutup secara utuh agar alur evaluasi kedisiplinan siswa terlihat lebih komprehensif.”

Leave a Reply